p-Index From 2021 - 2026
13.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Pendidikan dan Konseling IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana SENADA : Semangat Nasional Dalam MengabdI INTELEKTIVA International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Journal Of Human And Education (JAHE) INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Mesin UDA SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Kanigara Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Young Journal of Social Sciences and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS WACANA KRITIS PADA TEKS BERITA ONLINE SENGKETA 4 PULAU ACEH DAN SUMATERA UTARA Siahaan, Angelica Magira; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur wacana kritis pemberitaan sengketa empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara di media daring CNNIndonesia.com dan Kompas.com menggunakan model analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk yang meliputi tiga dimensi struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, di mana data diambil dari teks berita tanpa observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada struktur makro, CNNIndonesia.com menonjolkan aspek administratif dan politik, seperti peran Gubernur Sumatera Utara, Menteri Dalam Negeri, dan keputusan Presiden Prabowo, sedangkan Kompas.com lebih menekankan tema perdamaian, rekonsiliasi, dan persatuan nasional. Pada superstruktur, kedua media memiliki pola penyajian serupa: dimulai dari judul dan lead yang menyoroti inti peristiwa, diikuti isi berita yang menguraikan kronologi, dasar hukum, serta tanggapan pihak terkait, dan ditutup dengan penegasan pesan utama. Pada struktur mikro, CNNIndonesia.com menggunakan diksi teknis dan formal yang menegaskan otoritas negara, sedangkan Kompas.com memilih leksikon emosional dan persuasif untuk menonjolkan semangat kebersamaan. Secara keseluruhan, konstruksi wacana kedua media tidak hanya menyajikan fakta administratif, tetapi juga merefleksikan ideologi media CNNIndonesia.com berorientasi pada legalitas dan otoritas negara, sementara Kompas.com menonjolkan integrasi sosial dan nasionalisme.
ANALISIS TINDAK TUTUR PADA ACARA ADAT MARHATA SINAMOT DALAM PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA (KAJIAN PRAGMATIK) Lubis , Desy Silvia; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1047

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis secara mendalam bentuk dan fungsi tindak tutur (lokusi, ilokusi, dan perlokusi) yang terwujud dalam acara adat marhata sinamot pada pernikahan Batak Toba. Marhata sinamot merupakan perundingan resmi di Parsoburan, Kabupaten Toba Samosir, untuk menentukan besaran sinamot sebagai simbol tanggung jawab dan keseriusan pihak laki-laki. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur dalam tradisi ini memiliki pola pragmatik yang khas: Tindak lokusi digunakan sebagai penyampai informasi faktual mengenai maksud kedatangan dan tawaran awal; Tindak ilokusi didominasi oleh fungsi komisif (seperti menawarkan dan berjanji) dan deklarasi (mengesahkan keputusan); sementara tindak perlokusi berimplikasi langsung pada tercapainya kesepakatan (sarimatua), dipereratnya hubungan kekerabatan, dan kelancaran teknis pesta. Melalui kajian ini, terungkap bahwa tindak tutur dalam marhata sinamot bukan sekadar alat komunikasi transaksional, melainkan refleksi kuat dari hierarki sosial, sistem nilai, dan makna budaya yang mengakar dalam masyarakat Batak Toba.
ANALISIS STILISTIKA DALAM KUMPULAN PUISI "HIDUP TETAP BERJALAN DAN KITA TELAH LUPA ALASANNYA" KARYA IBE S. PALOGAI Samosir, Tiara; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kekayaan stilistika dalam kumpulan puisi Hidup Tetap Berjalan dan Kita Telah Lupa Alasannya karya Ibe S. Palogai, dengan fokus pada analisis pemajasan, penyiasatan struktur, dan citraan. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kajian stilistika komprehensif terhadap puisi kontemporer Indonesia yang memanfaatkan bahasa simbolik dan reflektif secara intens, padahal karya Palogai menawarkan kompleksitas bahasa yang signifikan untuk diurai. Urgensi penelitian ini terletak pada upaya sistematis untuk mengungkap bagaimana estetika kebahasaan penyair, yang merupakan kunci memahami pandangan dunianya, diejawantahkan dalam karya tersebut. Penelitian kkajian kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan stilistika, dengan data berupa larik, kata, dan struktur kebahasaan yang mengandung unsur gaya bahasa dan imaji sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora merupakan pemajasan yang paling dominan (45 kemunculan), menandai kecenderungan penyair mengolah bahasa secara simbolik untuk makna eksistensial. Pada aspek struktur, hiperbola paling sering digunakan, berfungsi memperkuat intensitas emosi. Sementara itu, citraan visual menjadi citraan yang paling menonjol, menunjukkan kemampuan penyair membangun imaji konkret dan reflektif. Secara keseluruhan, gaya Palogai memperlihatkan perpaduan antara simbolisme, emosionalitas, dan kedalaman filosofis tentang kehidupan manusia.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA NOVEL "3726 MDPL" KARYA NURWINA SARI Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tanda-tanda (sign) yang termuat dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari, sebuah karya yang kaya akan deskripsi alam dan perjuangan hidup, namun membutuhkan interpretasi semiotik untuk mengungkap pesan tersembunyi pengarang. Tanpa analisis sistematis, lapisan makna yang kompleks mengenai representasi lingkungan, nilai moral, dan perjuangan manusia dalam novel tersebut berisiko terlewatkan, sehingga urgensi penelitian ini adalah menjamin pemahaman yang komprehensif. Masalah penelitian ini berfokus pada identifikasi bentuk tanda, hubungan tanda dengan objek, dan interpretant yang dihasilkan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka semiotika Charles Sanders Peirce; metode ini dipilih karena kemampuannya dalam membedah proses semiosis melalui trikotomi tanda (qualisign, sinsign, legisign), objek (ikon, indeks, simbol), dan interpretant (rheme, dicent sign, argument). Hasil penelitian mengidentifikasi 60 data tanda yang merefleksikan hubungan manusia dan lingkungan serta nilai-nilai perjuangan. Kesimpulannya, semiotika Peirce efektif digunakan untuk mengungkap kekayaan makna dalam novel 3726 MDPL.
ANALISIS MAKNA ORNAMEN PINAR RUMAH ADAT SIMALUNGUN (KAJIAN SEMIOTIKA) Purba, Ckrisna Ajai; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1056

Abstract

Penelitian ini mengkaji ukiran pinar pada Rumah Bolon Simalungun sebagai warisan budaya Simalungun di Sumatera Utara, yang rentan tergerus modernisasi. Konteks historis dan kultural ornamen ini memerlukan pemahaman mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengklasifikasikan bentuk dan motif pinar melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, serta memahami maknanya dalam konteks masyarakat Simalungun. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian berfokus pada analisis makna simbolik dan fungsi budaya ornamen. Lokasi penelitian meliputi Museum Simalungun (Pematangsiantar) dan Rumah Bolon Pematang Purba (Simalungun). Hasil penelitian menunjukkan pinar adalah sistem tanda Saussurean, di mana bentuk visual (signifier) merepresentasikan makna filosofis (signified) nilai-nilai luhur masyarakat Simalungun, seperti perlindungan, keseimbangan, kekuatan, dan hubungan spiritual. Variasi bentuk yang muncul diyakini tidak menggeser makna simbolik intinya. Penelitian ini merekomendasikan pelestarian melalui edukasi budaya dan pemberdayaan seniman agar filosofi Rumah Bolon Simalungun tetap lestari.
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM BUKU "NANTI JUGA SEMBUH SENDIRI" KARYA HELO BAGAS Purba, Johanes Riscy; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1057

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan literatur self-healing yang mampu merangkul pembaca tanpa memberikan kesan menggurui atau menghakimi. Meskipun buku pengembangan diri bertema kesehatan mental marak diterbitkan, seringkali terdapat kesenjangan dalam penggunaan gaya bahasa yang mampu menyentuh sisi emosional pembaca secara santun dan empatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan maksim kesantunan berbahasa dalam buku “Nanti Juga Sembuh Sendiri” karya Helo Bagas sebagai strategi kebahasaan dalam mendukung pemulihan kesehatan mental. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka (library research), data dianalisis menggunakan teori kesantunan Geoffrey Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesantunan berbahasa sangat dominan dengan tingkat kepatuhan mencapai 82,7%. Maksim Simpati menjadi yang paling menonjol, diikuti oleh Maksim Kerendahan Hati, Penghargaan, Kebijaksanaan, Kedermawanan, dan Permufakatan. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan strategi kesantunan tersebut berfungsi memberikan validasi emosional, menormalisasi pengalaman negatif, serta membangun rasa memiliki (sense of belonging) bagi pembaca. Penerapan prinsip kesantunan Leech secara kontekstual terbukti menciptakan narasi yang hangat dan suportif, sehingga bahasa santun dalam literatur self-healing tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi berperan krusial dalam membantu pembaca memproses pengalaman kesehatan mental secara lebih sehat dan konstruktif.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL "INGATAN IKAN-IKAN" KARYA SASTI GOTAMA Saragih, Ester Angelita; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ingatan Ikan-Ikan karya Sasti Gotama, didorong oleh urgensi menelaah karya sastra kontemporer sebagai media transmisi nilai-nilai moral dan sosial. Meskipun novel ini kaya akan unsur estetik dan naratif yang kompleks, potensi didaktisnya perlu diungkap lebih jauh. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah utama: (1) bagaimana gaya bahasa (majas) yang digunakan dalam novel, dan (2) bagaimana bentuk nilai pendidikan yang termuat di dalamnya. Penelitian kualitatif-deskriptif ini menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap data yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dari novel sebagai sumber utama dan literatur teori sastra pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan variasi majas yang signifikan, meliputi metafora, simbolik, paradoks, oksimoron, dan litotes, yang memperkuat ekspresi emosional tokoh. Selain itu, novel ini mengandung nilai pendidikan karakter berupa religiusitas, kerja keras, dan kepedulian sosial yang tercermin melalui tindakan para tokoh. Dengan demikian, novel Ingatan Ikan-Ikan tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra yang indah secara estetis, tetapi juga efektif sebagai media pendidikan karakter yang reflektif bagi pembaca.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN PESAN MORAL PADA NOVEL "AKU JUGA INGIN DIANGGAP" KARYA WULAN DWI BIRAENG Sitorus, Maria Dornauli; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa (stilistika) dan nilai moral dalam novel Aku Juga Ingin Dianggap karya Wulan Dwi Biraeng, sebuah karya yang urgen dikaji karena mengangkat isu kompleks seperti pengabaian emosional dan pencarian pengakuan diri dalam dinamika keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan struktural dan stilistika. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan gaya bahasa puitis dan reflektif, didukung oleh majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan repetisi yang efektif menonjolkan gejolak batin tokoh. Pesan moral yang terkandung meliputi moral etika, individual, dan hukum. Moral etika menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai pelindung, bukan sumber penderitaan. Moral individual tecermin dalam penyesalan Arlan terhadap Reyana, menekankan pentingnya menghargai orang lain selagi ada. Sementara itu, moral hukum digambarkan melalui keputusan Arlan untuk menyerahkan diri, menunjukkan kesadaran atas tanggung jawab dan konsekuensi perbuatan. Secara keseluruhan, novel ini menyampaikan pesan kuat tentang nilai kasih sayang, kesadaran diri atas kesalahan, serta tanggung jawab hukum dan moral.
ANALISIS MIMESIS NOVEL “DUNIA SUNYI” KARYA ACHI TM Pakpahan, Reny Rianti; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Dunia Sunyi karya Achi TM melalui pendekatan mimesis serta mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang tercermin di dalamnya. Pendekatan mimesis digunakan untuk menelaah sejauh mana karya sastra ini merefleksikan realitas kehidupan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber utama berupa teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunia Sunyi secara realistis menggambarkan perjalanan penyandang disabilitas dari penolakan menuju penerimaan, serta perjuangan keluarga dalam menghadapi stigma sosial. Melalui tokoh-tokohnya, novel ini menampilkan berbagai nilai sosial dan kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, solidaritas, perjuangan, dan rekonsiliasi. Sosok Bu Sulis dan Wulan menjadi simbol kekuatan, keteguhan, serta cinta tanpa syarat dalam menghadapi keterbatasan. Selain itu, novel ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan inklusif dalam membangun keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, Dunia Sunyi tidak hanya meniru realitas sosial, tetapi juga menyuarakan kesadaran moral tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap keberagaman manusia.
REPRESENTASI ISU SOSIAL DALAM NOVEL REMAJA "LAUT BERCERITA" KARYA LEILA S. CHUDORI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SISWA Simanjuntak, Sri Maya; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1063

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi isu-isu sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori untuk merespons minimnya literasi sejarah dan degradasi empati sosial di kalangan generasi muda terhadap tragedi pelanggaran HAM masa lalu. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan analisis isi serta survei dan wawancara terhadap siswa SMA Negeri 2 Pematangsiantar. Masalah utama yang mendasari studi ini adalah kecenderungan pembelajaran formal yang kaku, sehingga gagal menumbuhkan kesadaran kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan isu sosial melalui faktor kebudayaan, psikologis, dan ekonomi yang mencerminkan realitas kelam Orde Baru. Urgensi penelitian ini membuktikan bahwa karya sastra bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen edukatif krusial untuk mengisi kekosongan memori kolektif bangsa. Dampaknya, penggunaan novel ini mampu mentransformasi identitas siswa menjadi pribadi yang lebih reflektif, memiliki empati mendalam terhadap penderitaan sesama, serta menanamkan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, literasi sastra berbasis isu kemanusiaan menjadi solusi strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berorientasi pada nilai keadilan dan perubahan sosial.
Co-Authors Afani, Mia Antonius Alexander Sidauruk Aulia Monica Tambunan Ayu Ramadhani Berliana Sihombing Br. Purba, Mega Indah Deborw Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Defi Oftafiya Saragih Devi Nurina Purba Tanjung Diana Naibaho Dyan Wulan Sari Hs Elfia Fitrika Damanik Emelda Thesalonika Eva Pasaribu Eva Pasaribu Gerardus Rizki Lumbangaol Gita Suryani Gultom, Shanta Yesika Gultom, Sopanro Harry Cristofel Simanjuntak Hasugian, Olvyanti Ulina Hetdy Sitio Hutagalung, Trinisa Hutagaol, Febriana Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Immanuel D. B. Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Isabel Selmiola Sabrina Jenetri, Yustina Johannes Riscy Purba Jonathan Halomoan Sinaga Jovanka Happy Christine Saragih Jumaria Sirait Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Katrin Sihaloho Krisna T.F. Sitanggang Leonita Maria Efipanias Manihuruk Limbong, San Laura Lois Oinike Tambunan Lubis , Desy Silvia Lydia Purba Lyly C. Aprianty Hutauruk Malau, Ruth Novelita Manurung, Rafency Marlina Sinaga Martua Reynhat Sitanggang Gusar Meliana Br Gultom Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Melva Dolok Saribu Monalisa Frince S Monalisa Frince S Mungkap Mangapul Siahaan Nadeak, Yosepin Imawati Nanda Ayu Safira Nanda Ayu Safira Nasif Maruli Sinaga Nasution, Wina Natalina Purba Natasia Mentari Simanjuntak Nova Natalia Sidabutar Novra Melisa P. Hutabarat Ovi Maria Simanjuntak Pakpahan, Reny Rianti Panigrahi, Rashmi Ranjan Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Partohap S.R Sihombing Pasaribu, Eva Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Ckrisna Ajai Purba, Johanes Riscy Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani Purba, Yoel Rahayu, Widya Mistika Ramadhani, Ayu Rio Parsaoran Napitupulu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Ronald Hasibuan Rospida Marianti Purba Rut Indah Paulima Malau Saadoon, Abather Sabar Dumayanti Sihombing Samosir, Tiara San Laura Limbong Saragih, Ester Angelita Saragih, Jesika Mutiara Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Shesilia Regina Manik Siahaan, Angelica Magira Sianipar, Ribka Sianturi, Monalisa Frince Sibatuara, Arta Siburian, Sofiah Leorensa Sihaloho, Katrin Sihombing, Berliana Silitonga, Risma Dame Simamora, Rosalia Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Sri Maya Simanjuntak, Tarida Simanungkalit, Yeni SIMAREMARE, JUNI AGUS Sinaga, Devira Ekklesia Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Siska Oktafia Siraait, Jumaria Siregar , Junifer Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang, Marco Christian Sitinjak, Yusnita Sitohang, Roulina Sitorus, Maria Dornauli Sitorus, Veronika Dewi Srinatalia Silaen Stefani Rahel Angel Yolanda Sukardo Sitohang Suryani, Gita Tambunan, Janwar Tambunan, Meliati Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tarida Alvina Simanjuntak Tasya Tampubolon Thantri, Joice Diva Tia Artika Muliani Manurung Tri Arti Esianna Dabukke Via Renita Lubis Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Yanti Arasi Sidabutar Yanty Maria Rosmauli Marbun Yoel Purba Yoel Purba YUNI ANAXTASYA MANIK