p-Index From 2021 - 2026
13.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Pendidikan dan Konseling IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana SENADA : Semangat Nasional Dalam MengabdI INTELEKTIVA International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Journal Of Human And Education (JAHE) INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Mesin UDA SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Kanigara Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Young Journal of Social Sciences and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

Development of an Indonesian Syntax E-Module Using the Kvisoft Flipbook Maker Application Marlina Agkris Tambunan; Jumaria Sirait; Yanti Arasi Sidabutar; Berliana Sihombing
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1778

Abstract

This study aims to develop an Indonesian Syntax e-module using the Kvisoft Flipbook Maker application that is valid, practical, and interesting as a digital teaching material for students of the Indonesian Language Education Study Program, FKIP, HKBP Nommensen University, Pematangsiantar. The background of this study is based on the dominance of the lecture method and the limitations of interactive digital teaching materials that cause students to have difficulty understanding abstract syntactic concepts. The study uses the Research and Development (R&D) method with a 4-D development model that includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Research data were obtained through observation, interviews, student needs questionnaires, expert validation, and practicality tests. The results of the needs analysis showed that 82% of students had difficulty understanding syntax material, 85% stated that learning was still dominated by lecture methods, 90% needed digital teaching materials, and 93% supported the use of interactive e-modules. The product developed was a flipbook-based e-module that combines materials, images, learning videos, exercises, and evaluations in one digital medium. The validation results showed that the e-module obtained a validity level of 89% from material experts and 90% from design experts, categorized as very valid. Meanwhile, the results of the student practicality test reached 91.8%, categorized as very practical. The research findings indicate that the use of the Kvisoft Flipbook Maker-based e-module can increase the attractiveness of learning, facilitate understanding of syntax material, and support student learning independence. Thus, the developed e-module is suitable for use as supporting teaching materials and has the potential to improve the quality of Indonesian Language Syntax learning in higher education
Pendampingan Mahasiswa dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Terintegrasi Kearifan Lokal: Pengabdian Janwar Tambunan; Lois Oinike Tambunan; Leonita Maria Efipanias Manihuruk; Tarida Alvina Simanjuntak; Yanty Maria Marbun; Marlina Agkris Tambunan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6148

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa secara umum sebagai calon pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Target kegiatan mencakup empat aspek utama. Pertama, mengidentifikasi konsep-konsep esensial dalam pembelajaran yang dapat disajikan secara lebih efektif melalui media berbasis ICT, dengan indikator minimal 50% materi dapat diimplementasikan. Kedua, terbentuknya kelompok belajar mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam pemanfaatan ICT, dengan target sekurang-kurangnya 75% peserta memiliki pemahaman yang baik dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Ketiga, dihasilkannya produk media pembelajaran yang inovatif, eksploratif, dan kontekstual berbasis kearifan lokal, dengan capaian minimal 80% mahasiswa mampu menguasai dan mengaplikasikan media tersebut. Keempat, terbukanya peluang pengembangan jiwa kewirausahaan melalui produksi media pembelajaran berbasis ICT yang bernilai ekonomis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode pendampingan, pelatihan, dan praktik langsung dalam pengembangan media pembelajaran berbasis ICT yang terintegrasi dengan budaya lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan kontekstual, serta membentuk calon pendidik yang peka terhadap perkembangan teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas XI Nasif Maruli Sinaga; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Vita Riahni Saragih; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis Proyek menggunakan media audio-visual terhadap kemampuan menulis berita siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis berita siswa, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang struktur dan aturan penulisan berita, seperti penempatan elemen 5W+1H. Siswa jarang berlatih menulis teks berita, sehingga kurang familiar dengan gaya dan format yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI-5, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis berita sebelum dan sesudah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis berita siswa setelah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual, yang dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test. Media audio-visual telah terbukti efektif dalam meningkatkan aspek-aspek penting penulisan berita. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek yang menggunakan media audio-visual dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa
Analisis Dialog Pada Film “Tulang Belulang Tulang” Karya Sammaria Sari Simanjuntak (Kajian Pragmatik) Jovanka Happy Christine Saragih; Jumaria Sirait; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap layanan Paylater di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di Universitas HKBP Nommensen, Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 305 orang. Berdasarkan hasil analisis dialog dalam film Tulang Belulang Tulang karya Sammaria Sari Simanjuntak, dapat disimpulkan bahwa dialog-dialog yang muncul dalam film ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam membangun makna naratif, mengungkap karakter tokoh, serta menampilkan dinamika sosial dan emosional dalam keluarga Batak. Dialog tidak sekadar menjadi alat komunikasi antar tokoh, tetapi menjadi sarana utama untuk memaparkan konflik, nilai, serta perubahan psikologis yang dialami para karakter sepanjang alur cerita.Dialog antara tokoh-tokoh seperti Mami, Cian, Papi, dan Opung menunjukkan adanya lapisan makna yang kompleks. Misalnya, tuturan Mami sering kali bersifat keras dan langsung, namun di baliknya tersimpan kekhawatiran dan kasih sayang terhadap anaknya. Secara naratif, dialog dalam film ini juga menjadi alat pendorong konflik dan penyelesaian cerita. Melalui pertukaran ujaran, penonton dapat mengikuti perkembangan hubungan antara tokoh yang awalnya penuh jarak menjadi lebih terbuka dan penuh pemahaman. Dari segi pragmatik, dialog-dialog tersebut memperlihatkan adanya penggunaan bahasa yang natural, kontekstual, dan mencerminkan kebiasaan bertutur masyarakat Batak. Kalimat-kalimat yang lugas, ekspresif, dan terkadang kasar menunjukkan bentuk komunikasi yang realistis dalam konteks budaya lokal. Hal ini sekaligus memperkuat daya autentik film sebagai karya sinematik yang tidak hanya menceritakan kisah keluarga, tetapi juga menampilkan potret sosial masyarakat dengan segala kompleksitasnya. Secara keseluruhan, analisis dialog dalam film Tulang Belulang Tulang menegaskan bahwa bahasa dalam film bukan sekadar medium komunikasi, melainkan medium ekspresi budaya, emosi, dan konflik manusia. Dialog menjadi sarana utama yang menghidupkan tokoh, memperdalam alur, serta menciptakan kedekatan emosional antara penonton dan kisah yang ditampilkan. Melalui struktur dialog yang kaya makna dan simbolik, film ini berhasil merepresentasikan relasi keluarga yang penuh dinamika, sekaligus menggambarkan bagaimana komunikasi dapat menjadi sumber pertentangan maupun rekonsiliasi.
Pengaruh Metode Pembelajaran VAK (Visual–Auditory–Kinesthetic) Berbantuan Media Powtoon Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Sukardo Sitohang; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan; Partohap Saut Raja Sihombing
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Visual–Auditory–Kinesthetic (VAK) dengan menggunakan media pembelajaran Powtoon terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Pematangsiantar dengan melibatkan dua kelas XI sebagai sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen yang terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol yang terdiri dari 30 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode VAK dengan media Powtoon, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks eksplanasi yang diberikan sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 66,25 meningkat menjadi 82,80 pada posttest dengan gain score sebesar 16,55. Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 65,90 menjadi 72,40 dengan gain score sebesar 6,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran VAK dengan media Powtoon memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran inovatif yang dipadukan dengan media digital dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan menulis siswa.
Agensi Siswa dalam Project-Based Learning: Analisis Motivasi dan Partisipasi Siswa SMPN 7 Pematangsiantar Gerardus Rizki Lumbangaol; Aulia Monica Tambunan; Elfia Fitrika Damanik; Isabel Selmiola Sabrina; Shesilia Regina Manik; Tia Artika Muliani Manurung; Marlina Sinaga; Jonathan Halomoan Sinaga; Marlina Agkris Tambunan
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 1 (2026): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v2i1.252

Abstract

This study aims to analyze student agency through the manifestation of motivation and participation within the Project-Based Learning (PjBL) model at SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Employing a descriptive qualitative approach, this research explores how students articulate their self-capacity within a project-based learning ecosystem. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the students. The data analysis is grounded in the dimensions of intrinsic-extrinsic motivation as well as cognitive, emotional, and social participation. The results indicate that PjBL serves as an incubation space for agency, capable of enhancing students' intrinsic motivation and learning autonomy. However, the findings reveal that student agency is not uniform; variations in engagement arise due to the influence of self-efficacy and the dynamics of peer relations within groups. These findings underscore that student agency develops optimally when supported by adaptive teacher facilitation, authentic project relevance, and inclusive group management. This study concludes that PjBL effectively acts as a catalyst for student agency when implemented contextually in learning situations that value student voice and choice.
Adat Sayur Matua Dalam Budaya Batak Simalungun (Kajian Semiotika) Defi Oftafiya Saragih; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Adat Sayur Matua dalam Budaya Batak Simalungun (Studi Semiotik). Adat Sayur Matua dalam Budaya Batak Simalungun merupakan upacara penghormatan tertinggi bagi individu yang meninggal dalam keadaan sempurna (telah menikahkan semua anak-anaknya dan melihat cucu-cucunya), yang melambangkan kesempurnaan hidup dan kemenangan spiritual yang dirayakan dengan sukacita. Melalui teori semiotik Peirce, upacara ini dianalisis sebagai sistem tanda yang kaya, di mana berbagai unsur ritual seperti kain duka, musik gual, dan tarian tor-tor sombah berfungsi sebagai Representamen (tanda). Elemen-elemen ini diklasifikasikan sebagai Ikon (kemiripan fisik dengan status), Indeks (hubungan sebab-akibat yang menunjukkan tingkat upacara), dan terutama Simbol (konvensi budaya nilai-nilai), yang secara kolektif merujuk pada Objek dalam bentuk status sosial mulia almarhum dan nilai-nilai budaya mulia Simalungun. Interpretasi (Interpretant) yang muncul dari rangkaian tanda-tanda ini merupakan penegasan kembali nilai-nilai tanggung jawab, solidaritas kekerabatan, dan penghormatan terhadap leluhur, menjadikannya media komunikasi budaya yang efektif untuk meneruskan filosofi "Habonaron Do Bona Bona" (Kebenaran adalah dasar).
Analisis Tindak Tutur Dan Pesan Moral Dalam Novel “Toko Tukar Tambah Nasib” Karya Lia Seplia (Kajian Pragmatik) Rospida Marianti Purba; Jumaria Sirait; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur dan pesan moral yang terdapat dalam novel Toko Tukar Tambah Nasib karya Lia Seplia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik dengan teori tindak tutur John L. Austin yang membagi tindak tutur menjadi tiga jenis, yaitu tindak lokusi, tindak ilokusi, dan tindak perlokusi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka, membaca, menyimak, dan mencatat tuturan yang terdapat dalam novel sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Toko Tukar Tambah Nasib ditemukan berbagai bentuk tindak tutur, yaitu tindak tutur lokusi yang berfungsi menyampaikan informasi, tindak tutur ilokusi yang mengandung maksud seperti memerintah, meminta, berterima kasih, dan berjanji, serta tindak tutur perlokusi yang menimbulkan efek atau pengaruh terhadap mitra tutur. Selain itu, penelitian juga menemukan adanya pesan moral yang berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan seperti kejujuran, kekhlasan, tanggung jawab, rasa syukur, dan penerimaan diri. Novel ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak diperoleh dengan menukar nasib, tetapi dengan menerima dan mensyukuri kehidupan yang dimiliki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindak tutur dalam novel berperan penting dalam menyampaikan pesan moral yang ingin diungkapkan pengarang. Melalui kajian pragmatik, dapat dipahami bahwa setiap tuturan memiliki makna tersirat yang menggambarkan pandangan hidup dan nilai-nilai sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat modern.
Identifikasi Makna Simbolik Umpasa Pada Pernikahan Adat Batak Toba Natasia Mentari Simanjuntak; Jumaria Sirait; Vita Riahni Saragih; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Identifikasi Makna Simbolik Umpasa Pada Pernikahan Adat Batak Toba. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai makna umpasa simbolik pada pernikahan adat Batak Toba dapat disimpulkan sebagai berikut: Makna umpasa simbolik yang terdapat dalam pernikahan adat Batak Toba. Adapun makna umpasa simbolik tersebut adalah:Marsibuhabuha : Biasanya dilaksanakan pada pagi hari dengan menyertakan keluarga yang paling dekat. marsibuhabuhai merupakan acara pembuka sebelum masuk ke acara pemberkatan nikah dan acara marunjuk/pesta adat. Biasanya acara marsibuhabuhai dilaksanakan di rumah pihak pengantin perempuan jika kategori pesta adalah "alap jual/jemput jual" . Bila kategori pesta adalah "taruhon jual/antar jual" maka marsibuhabuhai akan dilaksanakan di rumah pihak laki-laki. Marsibuhabuhai biasanya dilakukan makan bersama untuk memohon agar acara adat disukseskan.Penyambutan : Sebagai makna dari penerimaan dengan sukacita pihak paranak kepada pihak parboru.Tudutudu Sipanganong : Pada saat makan kedua belah pihak akan menyerahkan tudu-tudu sipanganon masing-masing. Pihak laki-laki akan menyerahkan daging hewan utuh, sedangkan pihak perempuan akan menyerahkan ikan mas. Masing-masing pihak akan membagikan tudu-tudu sipanganon tersebut dalam bentuk jambar na margoar/bernama kepada kerabat masing-masing untuk di makan bersama-sama.Manjalo Tumpak : Tumpak dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai bantuan atau sumbangan. Tumpaini biasanya berupa uang untuk membantu meringankan beban keluarga pengantin yang telah melakukan atau menjalankan adat dalam pernikahan.Tintin marangkup : Secara harafiah berarti cincin penyatu dan biasanya dimaknai sebagai tanda kesepakatan/perjanjian antara Tulang mempelai pria dengan orangtua mempelai wanita bahwa meskipun mempelai pria menikah bukan dengan putri mereka, melainkan dengan putri dari marga lain, namun mereka akan memperlakukan mempelai wanita tersebut sama seperti putri mereka sendiri.Mangolusi : Mangulosi ialah wujud pengharapan dan doa-doa, suka cita dan rasa sayang yag disimbolkan dengan pemberian ulos yang mana ulos merupakan kain pelindung agar kelak doa-doa da harapan-harapan yang dicita-citakan kemudian akan menjadi pelindung pernikahan mereka sampai ajal menjemput
Analisis Makna Umpasa Pada Proses Acara Saur Matua Budaya Batak Toba (Kajian Semantik) San Laura Limbong; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna semantik dan fungsi sosial linguistik umpasa yang digunakan dalam prosesi adat saurmatua masyarakat Batak Toba. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran bahasa sebagai media ekspresi budaya dan pewarisan nilai-nilai tradisional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan analisis konteks budaya. Data diperoleh melalui dokumentasi teks umpasa dan wawancara dengan tokoh adat Batak Toba.Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpasa dalam upacara saurmatua mengandung makna konotatif dan simbolik yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan, doa, dan penghormatan kepada orang yang telah mencapai kesempurnaan hidup (saurmatua). Secara linguistik sosial, umpasa berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan moral, penguatan solidaritas sosial, serta media komunikasi estetis yang mempererat hubungan kekerabatan. Dari sisi kebudayaan, umpasa memperlihatkan keterkaitan erat antara bahasa dan adat Batak Toba, terutama dalam menjaga prinsip dalihan na tolu, nilai penghormatan kepada leluhur, serta pandangan hidup mengenai kehidupan dan kematian.Kesimpulannya, umpasa dalam prosesi saurmatua tidak hanya memiliki makna semantik yang mendalam, tetapi juga berperan penting sebagai wahana pelestarian identitas dan nilai-nilai budaya masyarakat Batak Toba yang tetap relevan di tengah arus modernisasi.
Co-Authors Afani, Mia Antonius Alexander Sidauruk Aulia Monica Tambunan Ayu Ramadhani Berliana Sihombing Br. Purba, Mega Indah Deborw Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Defi Oftafiya Saragih Devi Nurina Purba Tanjung Diana Naibaho Dyan Wulan Sari Hs Elfia Fitrika Damanik Emelda Thesalonika Eva Pasaribu Eva Pasaribu Gerardus Rizki Lumbangaol Gita Suryani Gultom, Shanta Yesika Gultom, Sopanro Harry Cristofel Simanjuntak Hasugian, Olvyanti Ulina Hetdy Sitio Hutagalung, Trinisa Hutagaol, Febriana Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Immanuel D. B. Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Isabel Selmiola Sabrina Jenetri, Yustina Johannes Riscy Purba Jonathan Halomoan Sinaga Jovanka Happy Christine Saragih Jumaria Sirait Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Katrin Sihaloho Krisna T.F. Sitanggang Leonita Maria Efipanias Manihuruk Limbong, San Laura Lois Oinike Tambunan Lubis , Desy Silvia Lydia Purba Lyly C. Aprianty Hutauruk Malau, Ruth Novelita Manurung, Rafency Marlina Sinaga Martua Reynhat Sitanggang Gusar Meliana Br Gultom Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Melva Dolok Saribu Monalisa Frince S Monalisa Frince S Mungkap Mangapul Siahaan Nadeak, Yosepin Imawati Nanda Ayu Safira Nanda Ayu Safira Nasif Maruli Sinaga Nasution, Wina Natalina Purba Natasia Mentari Simanjuntak Nova Natalia Sidabutar Novra Melisa P. Hutabarat Ovi Maria Simanjuntak Pakpahan, Reny Rianti Panigrahi, Rashmi Ranjan Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Partohap S.R Sihombing Pasaribu, Eva Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Ckrisna Ajai Purba, Johanes Riscy Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani Purba, Yoel Rahayu, Widya Mistika Ramadhani, Ayu Rio Parsaoran Napitupulu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Ronald Hasibuan Rospida Marianti Purba Rut Indah Paulima Malau Saadoon, Abather Sabar Dumayanti Sihombing Samosir, Tiara San Laura Limbong Saragih, Ester Angelita Saragih, Jesika Mutiara Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Shesilia Regina Manik Siahaan, Angelica Magira Sianipar, Ribka Sianturi, Monalisa Frince Sibatuara, Arta Siburian, Sofiah Leorensa Sihaloho, Katrin Sihombing, Berliana Silitonga, Risma Dame Simamora, Rosalia Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Sri Maya Simanjuntak, Tarida Simanungkalit, Yeni SIMAREMARE, JUNI AGUS Sinaga, Devira Ekklesia Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Siska Oktafia Siraait, Jumaria Siregar , Junifer Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang, Marco Christian Sitinjak, Yusnita Sitohang, Roulina Sitorus, Maria Dornauli Sitorus, Veronika Dewi Srinatalia Silaen Stefani Rahel Angel Yolanda Sukardo Sitohang Suryani, Gita Tambunan, Janwar Tambunan, Meliati Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tarida Alvina Simanjuntak Tasya Tampubolon Thantri, Joice Diva Tia Artika Muliani Manurung Tri Arti Esianna Dabukke Via Renita Lubis Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Yanti Arasi Sidabutar Yanty Maria Rosmauli Marbun Yoel Purba Yoel Purba YUNI ANAXTASYA MANIK