Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Spatial Analysis Of Road Demage Levels On The Bayu - Geudong Road, Syamtalira District, North Aceh Regency Using GIS Based SDI Method Hafli, Teuku Mudi; Burhanuddin; Fasdarsyah; Syibral Malaysi; Nura Usrina; Muhammad Reza
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1010

Abstract

Jalan Bayu–Geudong yang terletak di Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, merupakan jalan nasional di wilayah utara Provinsi Aceh. Jalan ini berfungsi sebagai penghubung strategis antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Pemilihan ruas jalan ini sebagai objek penelitian didasarkan pada fungsinya sebagai jalan kolektor serta kerusakan yang terlihat jelas di permukaannya. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari ringan, menengah, hingga berat, sering melintasi jalan ini, sehingga menyebabkan penurunan kualitas perkerasan. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data langsung dari lokasi jalan. Permukaan jalan dibagi menjadi segmen-segmen sepanjang 100 meter dengan lebar penuh jalan, di mana setiap segmen menjadi unit sampel penelitian. Kondisi permukaan jalan dinilai dengan berjalan menyusuri seluruh panjang jalan Bayu–Geudong sejauh 2,5 km. Untuk setiap segmen, jenis dan tingkat kerusakan diidentifikasi, diukur, dan dicatat, termasuk luas dan kedalaman kerusakan untuk setiap jenis kerusakan, menggunakan formulir standar. Berdasarkan perhitungan Surface Distress Index (SDI), nilai rata-rata SDI pada semua segmen adalah 34,9, yang menunjukkan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi baik dan termasuk dalam kategori pemeliharaan rutin. Data SDI kemudian diintegrasikan ke dalam ArcMap untuk menghasilkan peta analisis spasial yang mencakup atribut seperti nomor segmen, STA (stationing), koordinat, jenis kerusakan, dan tingkat kerusakan. Berdasarkan data kondisi dan analisis spasial, disusun rencana anggaran dan program kerja untuk mendukung upaya pemeliharaan dan perbaikan Jalan Syamtalira Bayu–Geudong, mencakup STA 0+000 hingga STA 2+500 di Aceh Utara.
Analysis Probability Of Public Transportation Mode Choice Between Bus And Hiace Minibus On The Lhokseumawe - Banda Aceh Route Said Jalalul Akbar; Hafli, Teuku Mudi; M. Fauzan; Muthmainnah; Nura Usrina; Ikhsan Maulana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1011

Abstract

Transportasi memegang peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, berfungsi sebagai penggerak, fasilitator, dan penghubung antarwilayah. Dalam perencanaan transportasi, pemodelan pemilihan moda menjadi aspek krusial mengingat peran strategis angkutan umum dalam membentuk kebijakan transportasi. Pada rute Lhokseumawe–Banda Aceh, penumpang dihadapkan pada pilihan antara dua jenis transportasi umum berbasis jalan: bus antar kota Putra Pelangi dan minibus HiAce. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna transportasi umum, faktor yang memengaruhi pemilihan moda, serta probabilitas pemilihan bus Putra Pelangi atau minibus HiAce pada rute tersebut. Metode stated preference digunakan, dengan analisis data mengacu pada model binary logit melalui perangkat lunak SPSS. Hasil survei menunjukkan kecenderungan responden: 38 orang memilih bus Putra Pelangi, sedangkan 62 orang memilih minibus HiAce. Mayoritas penumpang berusia 20–30 tahun. Responden laki-laki cenderung memilih bus, sementara perempuan lebih memilih minibus HiAce. Dari segi pendapatan, penumpang dengan penghasilan Rp500.000–Rp1.000.000 per bulan cenderung memilih bus, sedangkan yang berpenghasilan di atas Rp3.000.000 lebih memilih minibus HiAce. Faktor-faktor tersebut terbukti signifikan memengaruhi pemilihan moda, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,963 atau 96,3%, menunjukkan kekuatan penjelas model yang tinggi. Fungsi utilitas yang diperoleh dari model binary logit adalah: Ubus-UHiace = 0.569 + 0.022X₁ + 0.108X₂ + 0.019X₃ + 0.129X₄ + 0.018X₅ Analisis probabilitas menunjukkan bahwa jika kedua moda transportasi ditawarkan dengan tarif yang sama, kemungkinan pemilihan bus Putra Pelangi hanya 4%, sedangkan minibus HiAce dipilih oleh 96% responden. Namun, jika tarif bus Putra Pelangi diturunkan sekitar Rp90.000, probabilitas pemilihan kedua moda akan setara, masing-masing dipilih oleh 50% penumpang.
Pengaruh Penggunaan Abu Cangkang Kelapa Sawit Pada Batako Terhadap Nilai Kuat Tekan Dan Penyerapan Air David Sarana; Sofyan; Farhan Wini Sara; Syibral Malasyi; Hafli, Teuku Mudi; M Fauzan
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1012

Abstract

Concrete block is a building element made from a mixture of Portland cement or pozzolan, sand, water, and other additives. This study aims to evaluate the effect of adding palm shell ash as a partial cement substitution material on the compressive strength and water absorption of concrete block according to SNI 03-0349-1989. The variations of palm shell ash substitution used were 5%, 10%, 15%, and 20% of the cement weight. The test results showed that the average compressive strength values for the BN (normal), BA-5, BA-10, BA-15, and BA-20 variations were 8.88 MPa, 12.2 MPa, 7.9 MPa, 7.2 MPa, and 6.7 MPa, respectively. The optimum compressive strength value was achieved in the BA-5 variation with a value of 12.2 MPa and was included in the classification of quality I concrete block. A decrease in compressive strength occurred in variations above 5%, but still met quality standards I and II. The water absorption test showed consecutive values of 10%, 10.5%, 13.4%, 13.2%, and 15.3%, where all variations were still below the maximum limit of 25% according to SNI and categorized as quality I. Thus, palm shell ash has the potential to be a cement substitute in making bricks, especially at a content of 5%, which provides the best mechanical and physical performance.
Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi Udara Dan Darat Rute Lhokseumawe-Medan Syibral Malasyi; Suci Desna; Herman Fithra; Hafli, Teuku Mudi; David Sarana; Mukhlis
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1013

Abstract

The choice of transportation mode is influenced by various travel characteristics and individuals’ socio-economic factors. This study employed an observational method followed by multiple linear regression analysis to identify the factors affecting mode choice, as well as a binary logit model to estimate the probability of selecting each mode. Data were collected through a questionnaire survey of 296 respondents. The results indicate that land transportation modes (public buses and minibuses) were more commonly chosen by female respondents, aged ≤30 years, with a high school education, who were students, had a monthly income of ≤Rp3,000,000, travel costs of ≤Rp300,000, and travel times of ≥3 hours. In contrast, air transportation tended to be chosen by male respondents, aged >30 years, holding a bachelor's degree, employed as civil servants, and earning more than Rp3,000,000, with the main reason being comfort despite the higher travel cost (>Rp300,000). The regression analysis showed that gender, education level, monthly income, travel cost, and travel time significantly influenced transportation mode choice. The binary logit model estimated a 60% probability for choosing air transportation and 40% for land transportation. These findings provide valuable input for transportation planners in formulating policies to improve accessibility and the quality of transportation services.
A SIMULATION-BASED APPROACH FOR IDENTIFYING AND ANALYZING THE WATER DISTRIBUTION NETWORK OF LHOKSEUMAWE CLEAN WATER SUPPLY Helmy, Iqbal Adinata Setia; Nanda Savira Ersa; Helmy, Wesli; Usrina, Nura; Hafli, T. Mudi
Lingkar: Journal of Environmental Engineering Vol. 6 No. 1 (2025): LINGKAR : Journal of Environmental Engineering
Publisher : Department of Environmental Engineering (Prodi Teknik Lingkungan), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lhokseumawe City faces significant clean water distribution challenges due to increasing demand from population and economic growth. This study aimed to identify and evaluate the performance of the existing water distribution network using WaterCAD V8i. The methodology involved projecting water demand until 2033 based on 10 years of population data and conducting a hydraulic simulation of the current pipeline system. The simulation results showed that the 2023 clean water demand was 84.5 liters per second, with projections showing a significant increase by 2033. The analysis identified critical operational issues, including backflow in pipe segments P-230 and P-235 and extreme pressure loss gradients in others, with segment P-276 reaching 275 psi during peak hours. It was concluded that the network requires optimization to meet future demand efficiently. Improvement recommendations include replacing critical pipes, resetting valves, and adding pressure regulators to optimize flow.  
SIMULASI NUMERIK PERUBAHAN MORFOLOGI PANTAI AKIBAT KONSTRUKSI JETTY PADA MUARA LAMBADA LHOK ACEH BESAR MENGGUNAKAN SOFTWARE DELFT3D Fahmi, Mirza; Hafli, T. Mudi
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, November 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v8i2.13905

Abstract

Muara Lambada Lhok merupakan wilayah yang terletak di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Pada muara Lambada Lhok terjadi penumpukan sedimen yang apabila terus dibiarkan akan menutupi mulut muara sehingga menghambat alur pelayaran nelayan. Permasalahan ini dapat diatasi dengan membangun jetty.Konstruksi jetty yang dibangun adalah tipe jetty panjang. Panjang jetty sebelah kanan 509 m dan sebelah kiri 520 m dengan tinggi puncak +3.3 m dan lebar puncak 4.3 m. Dampak perubahan morfologi pantai akibat dibangunnya konstruksi jetty pada muara Lambada Lhok dapat dilihat dengan melakukan simulasi numerik Delft3D. Simulasi perubahan morfologi pantai ini dilakukan dengan 2 skenario yaitu skenario 1 dengan kondisi dibangun jetty dan skenario 2 tanpa dibangun jetty dengan menggunakan 4 arah angin yaitu arah Barat, arah Timur Laut, arah Barat Laut dan arah Utara. Skenario 1 dengan kondisi dibangun jetty dengan dimensi sesuai hasil perhitungan perencanaan.Sedimentasi yang terjadi pada skenario 1 mencapai 334 m sepanjang jetty dan erosi mencapai 90 m sepanjang garis pantai sebelah kanan muara Lambada Lhok, pada skenario 2 sedimentasi yang terjadi bergerak maju mencapai 165 m dan menutup mulut muara sehingga menghambat alur pelayaran bagi para nelayan disekitar wilayah tersebut.
Pengaruh Debit Limpasan Banjir Terhadap Kawasan Matangkuli Pada Subdas Krueng Keureuto Fadhliani, Fadhliani; Ersa, Nanda Savira; Hafli, Teuku Mudi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.667

Abstract

Abstrak Banjir merupakan salah satu bencana alam di mana air yang berlebihan tidak mampu dialirkan ke sungai maupun saluran saluran yang ada (drainase). Kecamatan Matangkuli merupakan salah satu daerah terdampak banjir dari Krueng Keureuto. Hampir setiap tahun terjadi banjir yang merugikan aspek sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itusebagai studi awal terlebih dahulu perlu dilakukanperlu dilakukan analisa dampak banjir terhadap kawasan Matangkuli di sepanjang sungai Keureuto. Curah hujan rencana dianalisis dengan periode ulang 20, 50 dan 100 tahun. Analisis hidrograf banjir menggunakan persamaan Nakayasu. Untuk melakukan simulasi aliran sungai menggunakan software HEC-RAS Mapper. Hasil yang diperoleh pada lokasi tinjauan, sungai tidak dapat menampung debit banjir rencana. Selain itu, diprediksi genangan banjir sedalam 1-2 meter dengan klasifikasi bahaya banjir menengah hingga berat. Kata kunci: banjir, HEC-RAS, debit rencana Abstract Flood is one of the natural disasters where excessive water is not able to collected by existing channels (drainage). Kecamatan Matangkuli is one of the flood-prone areas around Krueng Keureuto. Almost every year there are floods that harm the community. Therefore, as a prior study, it is necessary to analyze the impact of Krueng Keureuto flood on the Matangkuli area. Planned rainfall was analyzed with return periods of 20, 50 and 100 years. Flood hydrograph analysis using the Nakayasu equation. HEC-RAS Mapper is used to perform river flow simulation. Results show that the river section cannot accommodate the planned flood discharge. In addition, hazard flood is classified medium to high with depth flood 1-2 meters. Keywords: flood, HEC-RAS, planned rainfall
Pelatihan Konservasi Terumbu Karang Untuk Berkelanjutan Ekosistem Laut Pada Kabupaten Simeulue Hafli, Teuku Mudi; Fauzan, M; Abdullah, Dahlan; Imanullah, Imanullah; Zulfan, Zulfan; Fazil, M
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i4.3391

Abstract

Most of the Simeulue population depends on marine products for their livelihoods. However, the use of bombs in fishing has posed a serious threat to the sustainability of fish resources, which are crucial assets for the community's welfare. The practice of fishing with bombs not only damages marine habitats, including coral reefs, but also threatens the sustainability of fish resources in the future. If allowed to continue, this can harm marine ecosystems and jeopardize the sustainability of the local economy. To address this problem, training and implementing coral reef conservation using the Coral Adoption method is crucial. This initiative, which involves the Simeulue Regency government, Simeulue Police, and TNI, focuses on the community, especially fishermen. The Coral Adoption method is a marine environmental rehabilitation technique that aims to conserve marine biota, accelerate coral reef growth, and restore threatened ecosystems. The training provides participants with knowledge about the negative impacts of fish bombing and the importance of marine environmental rehabilitation. It also empowers them to stop such destructive practices. Furthermore, participants recognize the long-term impacts of fish bombing on their socio-economic aspects, which ultimately increases their commitment to preserving the marine environment for a better future.            Keywords: fish bomb; coral reef; fishing; fisherman  Abstrak: Sebagian besar penduduk Simeulue bergantung pada hasil laut untuk mata pencaharian mereka. Namun, penggunaan bom dalam penangkapan ikan telah menimbulkan ancaman serius terhadap kelestarian sumber daya ikan yang menjadi aset penting bagi kesejahteraan masyarakat. Praktik penangkapan ikan dengan bom tidak hanya merusak habitat laut, termasuk terumbu karang, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di masa depan. Jika dibiarkan berlanjut, hal ini dapat berdampak buruk pada ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan ekonomi lokal. Untuk mengatasi masalah ini, pelatihan dan penerapan konservasi terumbu karang dengan metode Rock Pile menjadi sangat penting. Pelatihan ini, yang melibatkan pihak pemerintah Kabupaten Simeulue, Polres Simeulue, dan TNI, difokuskan pada masyarakat, terutama nelayan. Rock Pile adalah teknik rehabilitasi lingkungan laut yang bertujuan untuk melestarikan biota laut, mempercepat pertumbuhan terumbu karang, dan memulihkan ekosistem yang terancam. Manfaat dari pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang dampak buruk pengeboman ikan dan pentingnya rehabilitasi lingkungan laut, tetapi juga menjadi lebih percaya diri dalam menghentikan praktik destruktif tersebut. Selain itu, mereka menyadari dampak jangka panjang pengeboman ikan terhadap aspek sosial ekonomi mereka, yang pada akhirnya meningkatkan komitmen mereka untuk melestarikan lingkungan laut demi masa depan yang lebih baik.Kata kunci: bom ikan; terumbu karang; penangkap ikan; nelayan
ADSORPSI ASAM LEMAK BEBAS CPO DENGAN ADSORBEN DARI LIMBAH CANGKANG KULIT TELUR AYAM Almahibi, Saif; Nurlaila, Rizka; suryati, Suryati; Muhammad, Muhammad; Bahri, Syamsul; Hafli, Teuku Mudi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i1.14784

Abstract

AbstrakPenggunaan limbah cangkang telur ayam sangat efisien dan ekonomis karena banyaknya konsumsi telur sehingga dapat dimanfaatkan menjadi salah satu sumber adsorben, kandungan CaCO3 yang tinggi memiliki potensi pada penjernihan minyak Crude Palm Oil. Minyak CPO adalah minyak yang masih mentah, dan juga masih mengandung zat pengotor dan asam lemak bebas yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh massa adsorben dan waktu kontak terhadap kualitas asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan kadar air pada CPO. Untuk penelitian ini cangkang telur ayam dihaluskan terlebih dulu, lalu difurnace pada suhu 800oC selama 2 jam dan tidak diaktivasi kimia menggunakan HCl. Minyak CPO disiapkan kemudian dimasukkan adsorben yang telah diaktivasi dengan variasi massa adsorben 10 gram; 20 gram; 30 gram; dan 40 gram, kemudian aduk menggunakan stirrer dengan kecepatam 750 rpm dengan variasi waktu kontak 30 menit; 60 menit; 90 menit; dan 120 menit. Hasil terbaik penelitian ini pada massa adsorben 40 gram dengan waktu kontak 120 menit diperoleh penurunan kadar FFA 13,23% menjadi 5,09%, penurunan kadar air 1,2468% menjadi 0,15%, bilangan peroksida 11,66 mek O2/kg menjadi 5,00 mek O2/kg.
SOSIALISASI DAN EDUKASI INOVASI ARMADA TERAPUNG (ARUNG) UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN NELAYAN TRADISIONAL DESA COT SEURANI, KABUPATEN ACEH UTARA Shadiqin, Imam; Salmarika, Salmarika; Hafli, T. Mudi; Noviyansyah, Bagas; Amir, Fachrurozi; Khatami, Syahril
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2858

Abstract

The limited fishing fleet has become a major problem for small-scale fisheries in many regions of Indonesia, one of which is Cot Seurani Village, Muara Baru District, North Aceh Regency. Due to the lack of fishing fleets, many fishers in Cot Seurani Village have to find other jobs to make ends meet. If this situation is allowed to continue, it will inhibit the development of the marine and fisheries sector as well as the welfare of local fishers. To address the above issues, Armada Terapung (Arung) serves as an alternative platform for fishers to conduct fishing activities and can be utilized as a potential fishing area. The objective of this activity is to socialize and educate fishers about ARUNG as a platform for fishing activities. The methods used in this activity include socialization and education for fishers community through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The result of this activity is that the Arung technology socialization and education activities were carried out well executed and received a positive response from all participants. The partner groups gained a good understanding of the general overview of Arung, its functions, construction, and how it can be optimally utilized by all parties. The safety of fishers during fishing activities on Arung is an important consideration during the construction of Arung. The conclusion of this activity is that the socialization and education of fishers on Arung technology has provided fishermen with a good understanding and has provided a lot of positive input for the development of Arung's design before it is put into operation.
Co-Authors . Zulfan Abdan Syakura Abubakar Dabet Adzuha Desmi Ahmad Nayan Ali Nur Muhammad Zaidin Balatif Aljufri Aljufri Almahibi, Saif Amir, Fachrurozi Anjani, Mira Anjella, Eva Asnawi Azi Maulana Ikbal Azkia Salsabila Batari Putri Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Bustami Bustami Cut Aulia Nebirizki Dahlan Abdullah David Sarana David Sarana David Sarana Erniati Ersa, Nanda Savira F Fahmi Fadhil Risky Ramadhana Fadhliani, Fadhliani Farhan Wini Sara Fasdarsyah Fasdarsyah Fasdarsyah Fazil, M Febriza, Fira Hamzani Hamzani Harahap, Usnia Puada Hasibuan, Rani Adinda Melani Helmy, Iqbal Adinata Setia Helmy, Wesli Herman Fithra Ikhsan Maulana Imanullah Imanullah, Imanullah Indra Indra K Khairina Khairullah, K Khatami, Syahril Lis Ayu widari Lis Ayu Widari Lis Ayu Widari, Lis Ayu M FAUZAN M Fauzan M Muhammad M Mukhlis M, Mukhlis Maizuar Maizuar Malaysi, Syibral Mira Anjani Mirza Fahmi Mirza Fahmi Mirza Fahmi Mirza Fahmi Mirza, Ichsan Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Reza Muhammad, Muhammad Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlish Muhammad Nur Musa Al'ala MUTHMAINNAH Noviyansyah, Bagas Nur Azura Lubis Nura Usrina Nurlaila, Rizka Nurul Islami, Nurul Putra, M. Afif Tri Putri, Batari Reza Putra Said Jalalul Akbar Said Jalalul Akbar Said Jalalul Akbar Sari Rama Indah Shadiqin, Imam Siti Ramadani Sofyan Sofyan Sofyan Suci Desna Suryati Suryati Syahri Ramadhan, Syahri Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bahri Syibral Malasyi Syibral Malasyi Syibral Malasyi, Syibral Syibral Malaysi Wesli Wesli Yudho Andika