Claim Missing Document
Check
Articles

Analytical Hierarchy Process Method of Prosthetic and Orthotic Materials for Patient Needs Nurkholiza, Rahmiyana; Beng, Jap Tji; Wasino, Wasino; Tiatri, Sri; Sam, Toong Hai; Anolin, Ann G.; Castillo, Sheryll Ann M.; Dinatha, Vienchenzia Oeyta Dwitama
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3159

Abstract

This study highlights the importance of optimising assistive devices for people with disability, as the law says in Law No. 8 of 2016. Ligar Mandiri Prosthetics and Orthopaedics Clinic offer related services, where choosing the right materials is getting more complicated because of fast tech advances and lots of options like carbon fibre, plastic, and titanium. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) to assist practitioners in selecting materials based on quality, cost, and production time criteria. The alternatives evaluated include local, semi-imported, and imported materials. Using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, the analysis shows that imported materials received the highest ranking (0.54708), followed by local materials (0.24157) and semi-imported materials (0.21155). The DSS developed in this study has enhanced the accuracy, efficiency, and transparency of decision-making, thereby supporting practitioners in providing effective and reliable prosthetic and orthotic solutions. 
Hubungan Kebermaknaan Kerja dengan Tingkat Motivasi Kerja Individu Pada Gen-Z Ruth Stevani Natalia M; Chelsea Indriani; Shanon Jieling Kurniawan; Nazwa Rahma Aulia; Sri Tiatri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kebermaknaan kerja dan tingkat motivasi kerja pada individu Gen Z, serta menganalisis perbedaan kebermaknaan kerja berdasarkan jenis kelamin dan lama bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional prediktif dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan berjumlah 109 karyawan Gen Z (usia 18-27 tahun), berstatus karyawan aktif dengan masa kerja minimal 1 tahun, dan berdomisili di Jabodetabek, yang direkrut dari PT X dan PT Y. Alat ukur yang digunakan adalah Work as Meaning Inventory (WAMI) dan Multidimensional Work Motivation Scale (MWMS). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal. Ditemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara kebermaknaan kerja dan motivasi kerja (ρ=0.665,p<0.000). Mayoritas partisipan memiliki tingkat kebermaknaan kerja (98.2%) dan motivasi kerja (90.8%) yang tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada tingkat kebermaknaan kerja berdasarkan jenis kelamin (p=0.003), di mana laki-laki memiliki tingkat kebermaknaan kerja yang lebih tinggi, dan berdasarkan lama bekerja (p=0.036), di mana individu dengan masa kerja lebih dari 1 tahun menunjukkan kebermaknaan kerja yang lebih tinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebermaknaan kerja sebagai pendorong motivasi pada Gen Z dan implikasinya bagi praktik manajemen sumber daya manusia.
MERAJUT ETIKA DIGITAL GENERASI Z DENGAN BENANG-BENANG PANCASILA PADA MAHASISWA Valensia Teresa; Jolanda Chatarina Wibawa; Keyzea Michelle Suherman; Felisca Kauwer; Sri Tiatri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9424

Abstract

Era digital memperkuat keterhubungan Generasi Z yang paling akrab dengan teknologi, namun memunculkan risiko etika seperti hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, dan plagiarisme di tengah kesenjangan akses serta literasi digital. Studi ini mengeksplorasi bagaimana mahasiswa Generasi Z merajut etika digital berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman moral dan identitas bangsa. Pendekatan kualitatif digunakan dengan purposive sampling; data dikumpulkan melalui wawancara. Temuan menunjukkan nilai Kemanusiaan, Persatuan, dan Keadilan tetap operasional sebagai panduan perilaku digital. Tantangan utama meliputi lemahnya verifikasi informasi, polarisasi opini, serta kesenjangan literasi dan keamanan digital, sementara praktik gotong royong digital dan produksi konten edukatif menegaskan aktualisasi nilai Pancasila di ruang maya. Studi merekomendasikan penguatan literasi dan keamanan digital berbasis Pancasila serta integrasi etika digital kontekstual dalam kurikulum perguruan tinggi melalui kolaborasi pemerintah, kampus, dan komunitas.
Implikasi Generative Artificial Intelligence (GAI) Dependency terhadap Critical Thinking Mahasiswa: A Systematic Review Listra Chatalia Silitonga; Sri Tiatri; Jap Tji Beng; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha; Rahmiyana Nurkholiza; Tasya Mulia Salsabila; Tiara Nailah Mahmud; Elga Adhi Bunarwan; Cintya Syarah Azzahra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4325

Abstract

Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) sudah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa sebagai sarana bantuan dalam pembelajaran seperti untuk memahami dan meringkas materi dengan cepat, tetapi integrasi ini juga dapat mendorong mahasiswa untuk terlalu bergantung pada respons GAI atau disebut sebagai GAI dependency. Ketergantungan pada GAI dapat mengakibatkan penurunan kemampuan dalam berpikir kritis atau critical thinking, tapi beberapa penelitian menjelaskan penggunaan GAI dapat meningkatkan critical thinking meskipun mahasiswa menyatakan kekhawatiran ketergantungan. Melalui protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), tinjauan ini bertujuan mengevaluasi artikel yang menjelaskan implikasi dari GAI dependency terhadap critical thinking mahasiswa di universitas. Artikel dikumpulkan dari beberapa database, yaitu ScienceDirect, ProQuest, PubMed, dan IEEE, serta dari beberapa publisher seperti Frontiers, Taylor & Francis, dan MDPI. Pengumpulan artikel memiliki total awal 60 artikel dan disaring menjadi 10 artikel akhir yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan artikel akhir, GAI dengan kemudahan akses jawaban berdampak cukup besar terhadap penurunan critical thinking mahasiswa yang ditandai dengan rendahnya active reasoning, deep learning, dan ketidakmampuan menilai kebenaran informasi. Tinjauan ini menemukan bahwa implikasi penggunaan GAI terhadap critical thinking mahasiswa dipengaruhi beberapa peran secara unik, seperti literasi informasi, efikasi diri, tingkat keilmuan, bidang keilmuan, dan bimbingan pedagogis.
Cybersupport untuk Menjaga Kesejahteraan Psikologis di Ruang Digital pada Gen Z Naila Hullatun Nichlah; Gabriella Shalisha; Shavira Hasanah Putri A. Syarif; Verena Aurelia; Sri Tiatri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/b9pvmj80

Abstract

Cybersupport merupakan dukungan sosial berupa perhatian dan penghargaan secara digital dari orang sekitar. Artikel ini menggunakan pendekatan literature review secara sistematis. Pendekatan ini bertujuan untuk mengetahui strategi efektif dalam cyberbullying dan hubungannya terhadap kesejahteraan psikologis. Proses pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar yang berfokus pada peer-reviewed journal. Artikel ini menggunakan sumber literatur yang dipublikasikan pada tahun 2015 sampai 2025. Setiap artikel akan diseleksi melalui beberapa tahap untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Melalui tahap tersebut, ditemukan 6 artikel yang benar-benar relevan dan memenuhi standar kualitas. Keenam artikel dianalisis lebih lanjut untuk menjawab rumusan masalah. Setelah dianalisis, ditemukan dua kategorisasi tema yaitu intervensi dan dukungan sosial. Intervensi dilakukan melalui program CREEP, Stand-Alone, webinar UPRIGHT, dan aplikasi IMPACT. Sementara itu, dukungan sosial dilakukan dengan communicative strategies dan emotional support. Kedua tema ini dapat mengurangi dampak psikologis yang serius serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU CYBERLOAFING DI TEMPAT KERJA PADA KARYAWAN GENERASI Z Cindy Arianti Lim; Sri Tiatri; Helena Puspita Mulyono
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/w4ebay58

Abstract

Karyawan Generasi Z di Indonesia tumbuh sebagai digital native dengan akses internet yang tinggi, sehingga rentan terhadap perilaku cyberloafing (penggunaan internet untuk keperluan pribadi saat jam kerja). Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara kontrol diri dan cyberloafing pada karyawan Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan melibatkan 227 partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kriteria partisipan meliputi: usia 18–29 tahun (Generasi Z), berstatus karyawan tetap atau kontrak, masa kerja minimal enam bulan, memiliki pekerjaan berbasis meja (desk job) dengan sistem kerja WFO, WFH, atau hybrid, serta menggunakan komputer/laptop dan internet dalam operasional kerja sehari-hari di berbagai wilayah Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Brief Self-Control Scale (BSCS) versi Indonesia (10 item, α = 0,887) dan Employee's Workplace Cyberloafing Scale (EWCS) (20 item, α = 0,945). Hasil analisis nonparametrik Spearman's rho menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara kontrol diri dan cyberloafing (r = -0,374; p < 0,001). Hal ini berarti semakin tinggi kontrol diri, semakin rendah kecenderungan cyberloafing. Secara deskriptif, mayoritas partisipan memiliki tingkat kontrol diri (64,8%) dan intensitas cyberloafing (66,1%) dalam kategori sedang. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kontrol diri internal sebagai strategi esensial untuk meminimalkan cyberloafing dan menjaga produktivitas kerja Generasi Z.
SANTUN BERBAHASA DAN SIKAP TOLERANSI SEBAGAI CERMIN NILAI PANCASILA Rachel Virenna; Nesha Meccabelfa; Hana Kameliana Romansza; Taqya Adisty Safarizkyra; Sri Tiatri
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9425

Abstract

In Indonesian society, Pancasila serves as the foundation, principle, and guideline for behavior and conduct. The values of Pancasila—such as humanity, unity, and social justice—should be reflected in the daily lives of Indonesians, including through the use of polite language and attitudes of tolerance toward others. This study aims to examine the values of Pancasila, particularly those related to politeness and tolerance, in order to foster a harmonious nation amid the diversity of Indonesian society. This research employs a literature review method by collecting, analyzing, and synthesizing various credible and relevant sources related to the topic. The study is expected to raise awareness of the importance of strengthening national character through the practical implementation of Pancasila values—especially in promoting polite speech and tolerance within various social settings such as family, school, and community. The findings of this research indicate that politeness in language and attitudes of tolerance are two essential and complementary aspects in shaping a harmonious social life. Moreover, strong digital literacy can help individuals think critically, act ethically, and remain emotionally balanced in interactions. Consequently, politeness and tolerance should not only be upheld in real-life situations but also become integral parts of responsible behavior in digital media environments. ABSTRAK Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila merupakan dasar, prinsip dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Indonesia, salah satunya dalam penggunaan bahasa yang santun dan sikap toleransi antar sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pancasila khususnya pada nilai sopan santun dan toleransi sehingga menciptakan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan, menelaah, dan mensintesiskan berbagai sumber literatur yang kredibel dan relevan dengan topik. Kajian ini diharapkan dapat membangun kesadaran betapa pentingnya penguatan karakter bangsa melalui wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menerapkan dan mendidik supaya bertutur kata yang santun serta memiliki sikap toleransi di berbagai lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sopan santun dalam berbahasa dan sikap toleransi merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis. Literasi digital yang baik akan membantu masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan tidak mudah terbawa emosi saat berinteraksi. Dengan begitu, sopan santun dan toleransi tidak hanya hidup dalam kehidupan nyata, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku bermedia yang bertanggung jawab.
ANALISIS DATA KEUANGAN MENGGUNAKAN ISOLATION FOREST UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DETEKSI ANOMALI Gladys Anawai Ohyver; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Daniel Adolf Ohyver
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zmbdyd52

Abstract

Analisis data keuangan merupakan langkah penting dalam memastikan efisiensi, transparansi, dan keakuratan pengelolaan anggaran. Permasalahan umum yang sering muncul adalah adanya data yang menyimpang yang dapat mengindikasikan kesalahan pencatatan, inefisiensi, atau potensi kecurangan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Isolation Forest, yaitu algoritma unsupervised learning berbasis ensemble, untuk mendeteksi anomali pada data keuangan secara otomatis. Metode ini bekerja dengan mengisolasi data yang berbeda dari pola umum melalui pembentukan pohon keputusan acak atau random partitioning. Semakin sedikit langkah yang dibutuhkan untuk mengisolasi suatu data, semakin besar kemungkinan bahwa data tersebut merupakan anomali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Isolation Forest efektif dalam mengidentifikasi penyimpangan dengan efisiensi tinggi dan memberikan gambaran yang objektif terhadap pola data keuangan. Kesimpulannya, metode ini berpotensi menjadi pendekatan analitik yang adaptif dan andal untuk mendukung audit serta pengawasan keuangan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Isolation Forest, Deteksi Anomali, Data Keuangan, Analisis Data
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI COMPANY PROFILE BERBASIS WEB UNTUK YAYASAN HOSANA TEBAS Claudya Christine; Jap Tji Beng; Wasino Wasino; Sri Tiatri; Jennifer Jennifer
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mb7rra93

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi. Yayasan Hosana Tebas, sebagai lembaga pendidikan yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, masih menggunakan metode manual dalam penyampaian informasi sehingga menimbulkan keterlambatan dan kesulitan komunikasi antara pengelola, pengunjung, dan alumni. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan pembangunan sistem informasi profil lembaga berbasis web yang berfungsi sebagai sarana digital dalam pengelolaan serta penyampaian informasi Yayasan Hosana Tebas. Pengembangan sistem dilakukan dengan menerapkan model Waterfall, yang terdiri atas tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sistem dirancang menggunakan teknologi web yang terhubung dengan basis data untuk menunjang pengelolaan konten dan interaksi pengguna secara efektif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi distribusi informasi, memudahkan pengelolaan data oleh administrator, serta memberikan pengalaman penggunaan yang lebih interaktif bagi pengunjung maupun pengguna terdaftar. Dengan adanya sistem informasi ini, Yayasan Hosana Tebas dapat memperkuat citra lembaga, memperluas jangkauan publikasi, dan meningkatkan kualitas layanan informasi secara digital. Kata Kunci: Digitalisasi, Manajemen, Efisiensi, Interaktivitas.
PERANCANGAN DATA MART PELUANG PROYEK MENGGUNAKAN METODOLOGI NINE-STEP KIMBALL PADA PERUSAHAAN RISET “R” Tiara Zahro; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Rahmiyana Nurkholiza
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kqtmey20

Abstract

Penerapan metodologi Nine-Step Kimball dalam perancangan data mart peluang proyek pada Perusahaan Riset “R” terbukti efektif dalam mengintegrasikan data internal dan mendukung analisis operasional yang komprehensif. Melalui tahapan sistematis mulai dari pemilihan proses bisnis hingga desain ETL, penelitian ini berhasil menghasilkan model star schema yang memfasilitasi analisis berdasarkan dimensi waktu, kategori riset, klien, serta nilai proyek. Secara fungsional, data mart ini meningkatkan efisiensi pelaporan dan konsistensi informasi antar departemen, sementara secara strategis memberikan dasar bagi penerapan Business Intelligence dan analitik prediktif di masa depan. Penelitian ini menegaskan relevansi metodologi Kimball tidak hanya untuk sektor komersial, tetapi juga dalam konteks lembaga riset. Model ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan dashboard analytics dan machine learning guna memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis data. Kata kunci: Data Mart, Nine-Step Kimball, Peluang Proyek, Business Intelligence, Integrasi Data
Co-Authors Abraham Leorenz Romauli Alexander Suriadikusuma Ade Ubaidah Adelia Yulindasari Adilatun Nisa Aeda Andianturi Taim Alivia Fitriani Amanto Alivia Fitriani Amanto Amalia Novita Retaminingrum Amanda Diva Vebiyan Anakita Pertama Henerges Anolin, Ann G. Arsy Febrianti Putri Beng, Jap Tji Beng, Jap Tji Beta Oktalia Bonar Hutapea Castillo, Sheryll Ann M. Chelsea Indriani Chelsea Indriani Chitta Anugrah Christina Christina Cindy Arianti Lim Cintya Syarah Azzahra Claudia Fiscarina Claudya Christine Dedi Trisnawarman Desella Chandra Desella Chandra Desi Arisandi Dinatha, Vienchenzia Oeyta D. Dinatha, Vienchenzia Oeyta Dwitama Elga Adhi Bunarwan Febby Gabriele Reonaldo Felice Angela Felisca Kauwer Fifi Juniarti Fildza Fairuzzia Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani Roesmala Dewi Gabriella Shalisha Gavriella Ceacilia Christie Ratu Edo Gladys Anawai Ohyver Grace Anafree Randa Hai, Sam Toong Hana Kameliana Romansza Hani Rahmawati Johan Hartinah Dinata Helena Puspita Mulyono Heni Mularsih Heni Mularsih Heni Mularsih (Almh) Henny Mularsih Hody Denilson Jap Tji Beng Jap Tji Beng Jennifer Jennifer Jessica Widodo Joan Andriona Jolanda Chatarina Wibawa KENI KENI Keyzea Michelle Suherman Khairun Nisa Kyara Nathashia Latifah Liwanti Putri Lavierda Amorita Haryono Listra Chatalia Silitonga Margareta, Margareta Mei Ie Mira Bella Mirabella Mirabella Mirabella Miranda Bellany Naila Hullatun Nichlah Namira Permata Dharma P Naraya Kinastrian Siniddhikara Duarsa Naura Reisya Azzuhruf Nazwa Rahma Aulia Nesha Meccabelfa Nina Perlita Nina Perlita Nina Perlita Nurkholiza, Rahmiyana Nurkholiza, Rahmiyana Ohyver, Daniel Adolf Pamela Hendra Heng Putri Alifia Rahmadani Rachel Virenna Rahmah Hastuti Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rasji Rasji Riana Sahrani Rita Markus Idulfilastri Rita Markus Idulfilastri Ruminta Ruminta Ruminta Ruminta Ruth Stevani Natalia M Salsabila Zahrani Fatiha Salsabila, Tasya Mulia Sam, Toong Hai Sefira, Fasia Meta Shafira Anggun Aulia Shanon Jieling Kurniawan Shavira Hasanah Putri A. Syarif Soemiarti Patmonodewo Solikhah, Nafiah Supi Catur Nadyastuti Suzanna Juwita Sweet Lovely Panelewen Tania Talitha Harsoyo Taqya Adisty Safarizkyra Tasya Mulia Salsabila Tiara Nailah Mahmud Tiara Zahro Valensia Teresa Verena Aurelia Vienchenzia O. D. Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vivien H. Wangi Wasino Wasino Wasino, Wasino Yohannes Wijaya Yulia Lestari Tarihoran Yunike Putri Zahro, Tiara