Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Digital Marketing untuk Meningkatkan Akses Pasar dan Penjualan Jajan Gambir. Ardana, Putu Doddy Heka; Geriadi, Made Ayu Desy; Dewi, Kadek Ary Purnama; Suastini, Ni Luh Putu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.70

Abstract

Jajan Gambir adalah salah satu industri yang menjadi ciri khas di Desa Tulikup. Industri Rumah Tangga (IRT) Jajan Gambir termasuk dalam bidang usaha industri kerajinan jajanan tradisional yang dibuat dengan tepung ketan hitam dan diisi dengan olahan kacang merah yang telah dimasak dengan gula merah dan daun pandan atau biasa disebut unti. Salah satu IRT jajan Gambir yang terdapat di Desa Tulikup adalah kelompok usaha Jajan Gambir Ni Kadek Juliami. Kelompok usaha ini dalam proses produksinya masih menggunakan cara tradisional, mulai dari pengadaan bahan, pengolahan bahan, serta cara pemasaran produknya. Masalah utama yang dihadapi oleh pengrajin jajan Gambir adalah pemasaran yang belum dilakukan secara maksimal hanya menggunakan strategi word of mouth. Dalam usaha untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi kelompok tersebut, maka ditawarkan solusi berupa pengembangan website, akun sosial media dan e-commerce yang nantinya dapat digunakan sebagai strategi pemasaran digital dan dapat meningkatkan penjualan Jajan Gambir. Luaran hasil Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah agar IRT jajan Gambir Kadek Juliami mampu meningkatkan akses pasar yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan penjualan. Agar program PKM bisa berjalan tepat sasaran, maka diperlukan kerjasama dalam kemitraan dengan mengutamakan: 1) kebersamaan dalam kelompok; 2) orientasi pasar, dimana yang dihasilkan benar-benar merupakan kebutuhan pasar sehingga tetap keberlanjutan dan; 3) kemandirian dan keswadayaan harus dikembangkan sebagai strategi dasar pendampingan masyarakat mengingat jangka waktu yang terbatas. Program ini diharapkan dapat membantu pengrajin jajan Gambir untuk meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha mereka dalam jangka panjang.   Jajan Gambir is one of the industries that is characteristic of Tulikup Village. Jajan Gambir Household Industry (IRT) is included in the traditional snack craft industry business sector made from black glutinous rice flour and filled with processed red beans that have been cooked with brown sugar and pandan leaves or commonly called unti. One of the IRT jajan Gambir in Tulikup Village is the Jajan Gambir Ni Kadek Juliami business group. This business group still uses traditional methods in its production process, starting from procuring materials, processing materials, and marketing methods for its products. The main problem faced by Jajan Gambir craftsmen is that marketing has not been carried out optimally, only using word of mouth strategies. In an effort to overcome the problems faced by the group, a solution is offered in the form of website development, social media accounts and e-commerce which can later be used as a digital marketing strategy and can increase Jajan Gambir sales. The output of the Community Partnership Program (PKM) is for IRT jajan Gambir Kadek Juliami to be able to increase wider market access so that it can increase sales. In order for the PKM program to run right on target, cooperation in partnership is needed by prioritizing: 1) togetherness in groups; 2) market orientation, where what is produced is truly a market need so that it remains sustainable and; 3) independence and self-reliance must be developed as a basic strategy for community assistance considering the limited time period. This program is expected to help Gambir snack craftsmen to increase their independence and business sustainability in the long term.
Rainwater Harvesting for Drought Disaster Prevention in Seraya Village, Karangasem Regency, Bali Province, Indonesia Ardana, Putu Doddy Heka; Pamungkas, Tri Hayatining; Putra, I Gede Adi Alit
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 11 No. 1 (January 2025)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcef.12545

Abstract

Drought is a recurring disaster in several regions of Indonesia, often happening from April to September annually. During the dry season, a substantial reduction in rainfall leads to inadequate water supplies and drought. Drought significantly affects food crop output, water scarcity, and reduced water availability for daily necessities, disrupting everyday activities like bathing, washing, and cooking. Seraya Village, situated in Karangasem Regency, Bali Province, frequently faces drought conditions. Seraya, a settlement prone to drought, was officially designated as such by the Karangsem Regent by Regulation Number 36 of 2008, specifying the location of drought natural disasters in Seraya settlement, East Seraya, and West Seraya in the Karangasem District. This study aimed to compare the capacity of rainwater harvesting with the current home water demand in Seraya-Karangasem Village to determine the feasibility of using rainwater to address water shortages and avert drought. This study employs quantitative descriptive methods by analyzing primary data on the regional conditions and limits of the study area, along with secondary data on demographic (population), geographical, and rainfall data spanning a decade. The study revealed that the rainwater harvesting potential in Seraya Village, Karangasem District, was 254342191.15 liters per year, while the total water demand was 227660565 liters yearly. This resulted in excess harvested water amounting to 26681626.15 liters per year, 12% more than the total water needs. The excess amount of rainwater that may be harvested compared to the entire domestic water demand demonstrates the effective utilization of rainwater harvesting systems in preventing water shortages and droughts in Seraya-Karangasem Village.
PENDEKATAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DALAM ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI Ardana, Putu Doddy Heka; Kembarajaya, I Ketut; Pamungkas, Tri Hayatining; Kariyana, I Made; Wiradnyana, I Gede Oka; Indramanik, Ida Bagus Gede
Jurnal Teknik Gradien Vol 16 No 02 (2024): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v16i02.1301

Abstract

Pengaturan air irigasi tidak dapat dilakukan sembarangan, air irigasi harus diberikan sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan potensi air yang ada. Perlu dilakukan analisa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi untuk mengetahui apakah kebutuhan air irigasi mampu tercukupi berdasarkan potensi air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi secara komprehensif sebagai bentuk identifikasi dan interpretasi dari penelitian terkait analisis ketersediaan dan kebutuhan air irigasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review, yaitu dengan mengumpulkan, mengidentifikasi, dan menilai penelitian-penelitian terkait untuk memberikan interpretasi lengkap dari hasil penelitian. Hasil dari studi literatur didapatkan kesimpulan bahwa pemenuhan dan pengaturan air irigasi mencakup aspek ketersediaan dan kebutuhan air irigasi, dimana aspek tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor dan parameter, diantaranya adalah debit sungai, curah hujan, evapotranspirasi, perkolasi dan pola tata tanam. Analisis ketersediaan dan kebutuhan irigasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, tergantung pada lokasi penelitian dan data yang tersedia. Perhitungan neraca air penting dilakukan untuk merencanakan irigasi yang baik, terutama dalam pemberian dan pembagian air serta pemilihan pola tata tanam.
Infiltration Well Design for Environmental Conservation: Assessing Watershed and Groundwater Depth in Denpasar City Pamungkas, Tri Hayatining; Yekti, Mawiti Infantri; Ardana, Putu Doddy Heka; Warsana, Kadek Budhi; Kembarajaya, I Ketut
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 22, No 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v22i1.168-182

Abstract

Urbanization and climate change are expected to exacerbate and introduce uncertainty in future flood characteristics. The city of Denpasar often experiences flooding due to rapid population growth and changes in land use. One form of flood mitigation that can be implemented is infiltration wells. This research aims to design infiltration wells as an environmental conservation effort by evaluating the characteristics of the watershed and the depth of groundwater. This research will also examine lithological aspects and use geographic information systems (GIS) to increase effectiveness in planning. The research results show that the construction of infiltration wells at the research location is effective in reducing flood volume, with reductions varying between 19.86% in South Denpasar and 59.58% in North Denpasar, East Denpasar and West Denpasar. Infiltration wells not only reduce the risk of flooding but also play an important role in preserving the environment according to the Tri Hita Karana concept. By integrating these sustainable practices into spatial planning, water resource management can be enhanced, fostering a healthy environment for future generations.
Delineation of Irrigation Network Performance in Subak in South Denpasar District, Bali Province Ardana, Putu Doddy Heka; Pamungkas, Tri Hayatining; Agustin, Elin Alviana; Syamsunur, Defrizon
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i3.936-949

Abstract

Massive conversion of agricultural land into built-up land occurred in South Denpasar District. These changes impacted the decline in rice production by 5.5% in 2023 and a decrease in the performance of the irrigation network. This study employs GIS to assess the efficacy of irrigation networks to enhance sustainable agriculture, community food security, and irrigation and subak network systems in South Denpasar. This study used spatial analysis to create an irrigation network performance map. Data analysis interprets primary data based on field observation to assess the irrigation network's physical condition. The irrigation network is divided into four levels: good, slightly damaged, medium damaged, and badly damaged. The study indicated that Subak Sesetan disintegrated since it was thought to have turned into a village. The land conversion reduced the 292.593 Ha of subak (Kerdung, Cuculan, Kepaon, and Sesetan) to 186.314 Ha, or 36.32%. The length of irrigation canals was 16.901 Km, with good conditions along 16.67 Km or 98.61%, slightly damaged conditions along 0.051 Km or 0.3%, and moderately damaged conditions along 0.1842 Km or 1.09%. This research should help South Denpasar District stakeholders decide on land-use change strategies and rehabilitation or irrigation network development priorities.
PENERAPAN SISTEM PEMBUKUAN SEDERHANA MELALUI MS. EXCEL, PENINGKATAN PENGETAHUAN E-COMMERCE DAN PENINGKATAN DAYA TARIK TOKO PADA TOKO HELM CANANG.ABD Putu Doddy Heka Ardana; I Dewa Made Endiana; Ni Ketut Ayu Krisnayanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 1 No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha yang berdiri sendiri, dengan kekayaan tertentu dan tidak termasuk tanah dan bangunan. Kegiatan perekonomian rakyat dengan skala kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah persaingan antar usaha lainnya secara tidak sehat. Pengabdian masyarakat kali ini membahas tentang Toko Helm Canang.Abd yang merupakan salah satu UMKM yang bergerak di sektor perdagangan usaha toko helm. UMKM ini terletak di daerah Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung. Program kerja yang diajukan pada kegiatan ini yaitu penerapan sistem pembukuan sederhana melalui Ms. Excel, peningkatan pentehauan E-commerce, dan peningkatan daya tarik toko pada Toko Helm Canang.Abd. Program kerja tersebut disusun berdasarkan permasalahan pada usaha mitra, permasalahan yang dihadapi yaitu pembukuan pada pencatatan penjualan dan pengeluaran yang masih menggunakan buku kas sebagai sarana pencatatan penjulan, kurangnnya pengetahuan mengenai e-commerce juga menjadi permasalahan pada mitra, dan kurangnya daya tarik pada toko yang membuat toko menjadi terlihat kurang menarik dengan tampilan dekorasi yang monoton. Adapun solusi dari permasalahan tersebut adalah memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai cara menggunakan Ms. Excel dalam pencatatan penjualan kepada pelaku usaha UMKM, memberikan pelatihan mengenai cara promosi produk melalui e-commerce, dan yang terakhir yaitu memberikan penjelasan bagimana pentingnya dekorasi toko dalam meningkatkan penjualan dan kenyamanan para pembeli. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan metode pendekatan secara langsung dan diskusi bersama mengenai program kerja yang diajukan untuk menangani permasalahan pada usaha mitra UMKM Toko Helm Canang.Abd dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sinergitas Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Melalui Biopori Ardana, Putu Doddy Heka; Astariani, Ni Kadek; Lestari, Ayu Putu Utari Parthami; Pamungkas, Tri Hayatining
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 2 (2025): DEDIKASI PKM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i2.48261

Abstract

Wawasan pengelolaan air sangat mendesak dilakukan saat ini, terutama di lingkungan perkotaan. Air adalah kebutuhan pokok manusia, namun jika tidak dikendalikan juga kadang menimbulkan masalah, seperti banjir dan bencana lanjutannya di musim hujan. Di musim kemarau, air sulit ditemukan. Di perkotaan tidak mudah untuk menyisakan lahan sebagai penyerapan air dengan lingkungan binaan yang mendominiasi tutupan lahan. Dengan keterbatasan lahan terbuka, teknologi biopori sudah lama ditawarkan menjadi solusi. Namun, manfaat biopori belum cukup dipahami. Bersinergi dengan BWS Nusa Penida, Fakultas Sains dan Teknologi berupaya memperkenalkan pengetahuan biopori dan prakteknya melalui Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan di bulan Desember 2023 lalu. Bersama mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Ngurah Rai, kegiatan ini berhasil menanam 100 titik lubang bipori yang diharapkan berkontribusi pada pengurangan genangan air pada saat musim hujan, peningkatan kualitas cadangan air bersih dalam tanah hingga peningkatan pengetahuan peserta mengenai teori dan praktik kegiatan. Rumusan masalah dari karya ilmiah ini adalah bagaimana sinergitas antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam memahami, menerapkan, dan memperluas penggunaan biopori sebagai solusi dalam pengelolaan sumber daya air di lingkungan perkotaan? Sedangkan metodologi dalam karya ilmiah ini akan memanfaatkan metode kuantitatif untuk memahami persepsi, sikap, dan perilaku mahasiswa terkait pengelolaan air dan penanaman biopori. Di akhir kegiatan dilakukan perbandingan wawasan peserta kegiatan yang menunjukkan tren peningkatan.
TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DI PERKOTAAN, SUATU PENGANTAR Ardana, Putu Doddy Heka; Pamungkas, Tri Hayatining
Jurnal Teknik Gradien Vol 8 No 1 (2016): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanenan air hujan/PAH adalah proses mengumpulkan air hujan yang mengalir dari atap rumah ataupun aliran permukaan yang kemudian ditampung dan digunakan kembali. Hasil Pemanenan Air Hujan dapat ditampung pada cekungan permukaan tanah ataupun dengan menggunakan tangki.Keuntungan dari Pemanenan Air Hujan adalah tersediasuplai air tambahan, mengurangi limpasan air hujan dan dapat mengisi kembali air tanah.Pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan air yang memicu konsekuensi menurunnya debit air tanah karena konsumsi yang berlebihan.Selain itu konversi lahan terbuka menjadi areal bangunan mengakibatkan berkurangnya lahan tangkapan air.Hal ini akan memicu terjadinya kelangkaan air tanah dansekaligus memicu terjadinya banjir. Dari hasil penelitian dan penerapan Pemanenan Air Hujan dibeberapa daerah perkotaan menyebutkan bahwa teknik konservasi ini merupakan salah satu alternatif untukmengurangi terjadinya hal tersebut. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAMmaupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumurresapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.
Analysis of the Effect of the Use of Environmentally Friendly Building Materials on the Stability of Tall Building Structures in Jakarta Heka Ardana, Putu Doddy; Arini, Rani Eka; Priyana, Yana
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i04.819

Abstract

The construction industry's significant environmental impact has prompted a shift towards environmentally friendly building materials to mitigate environmental degradation while maintaining structural stability. This quantitative study investigates the effect of using environmentally friendly building materials on the stability of tall building structures in Jakarta, Indonesia. Employing a mixed-methods approach, survey data collection, and structural analysis techniques were utilized to examine the relationship between building material choices and structural stability. Statistical analyses revealed a strong preference for environmentally friendly materials among participants, with sustainable timber and eco-friendly concrete substitutes receiving high ratings. Moreover, participants expressed confidence in the structural integrity of tall buildings constructed using these materials. Correlation and regression analyses further demonstrated significant positive relationships between preferences for environmentally friendly building materials, perceived structural stability, and environmental sustainability practices. The findings underscore the potential of environmentally friendly building materials to enhance both structural stability and environmental sustainability in tall building construction.
Analysis of the Effect of the Use of Environmentally Friendly Building Materials on the Stability of Tall Building Structures in Jakarta Heka Ardana, Putu Doddy; Arini, Rani Eka; Priyana, Yana
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i04.819

Abstract

The construction industry's significant environmental impact has prompted a shift towards environmentally friendly building materials to mitigate environmental degradation while maintaining structural stability. This quantitative study investigates the effect of using environmentally friendly building materials on the stability of tall building structures in Jakarta, Indonesia. Employing a mixed-methods approach, survey data collection, and structural analysis techniques were utilized to examine the relationship between building material choices and structural stability. Statistical analyses revealed a strong preference for environmentally friendly materials among participants, with sustainable timber and eco-friendly concrete substitutes receiving high ratings. Moreover, participants expressed confidence in the structural integrity of tall buildings constructed using these materials. Correlation and regression analyses further demonstrated significant positive relationships between preferences for environmentally friendly building materials, perceived structural stability, and environmental sustainability practices. The findings underscore the potential of environmentally friendly building materials to enhance both structural stability and environmental sustainability in tall building construction.
Co-Authors Abdul Manap Adi Prawito Affandi, Muhammad Agustin, Elin Alviana Andre Kusuma Putra Arief Sudrajat ARIEF SUDRAJAT Arini, Rani Eka Armada, I Wayan Yana Astariani, Ni Kadek Ayu Putu Utari Parthami Lestari, Ayu Putu Utari Parthami Bagus Arya Wijaya binti Surol , Saliha Bt Md Noh, Nur Ilya Farhana CAHYA, M. ALDI Chatun, Sri Cui Naiyuan Defi Irwansyah Deprizon Syamsunur Deprizon Syamsunur, Deprizon Dewa Oka Suparwata Dewa Yanto, Putra Dewi, Nyoman Diah Utari Diasa, I Wayan Elyandri Prasiwiningrum Erawan, I Made Purna Etty Zuliawati Zed Fifto Nugroho Gede Sumarda Geriadi, Made Ayu Desi Geriadi, Made Ayu Desy Gunawan, Gede Agus Harizahayu, Harizahayu I Dewa Made Arik Permana Putra I Dewa Made Endiana I Dewa Putu Aristha Saputra I G. Oka Wiradnyana I Gede Adi Alit Putra I Gede Arimbawa Widnyana I Gusti Agung Adnyana Putera I Gusti Made Sudika I Gusti Ngurah Bagus Gunadi I Gusti Ngurah Eka Partama I Ketut Soriarta I Ketut Sutapa I Ketut Widarmawa I Komang Januartana Putra I Made Kariyana I Made Purna Erawan I Made Sumada I Nyoman Suardika I Putu Arie Guna Wijaya I Wayan Angga Hadinata I Wayan Diasa I Wayan Redana I Wayan Suardika I Wayan Yana Armada Ida Bagus Putu Perenawa Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Iwan Harsono Jia, Kun Kadek Ary Purnama Dewi Kadek Budhi Warsana Karma, Made Prarabda Kembarajaya, I Ketut Ketut Soriarta Ketut Soriarta Lin Ng, Jing M Doni Permana Putra M Ikhsan Setiawan Manuaba, Ida Bagus Putu Yoga Marbawi, Marbawi Mawiti Infantri Yekti Muhammad Noor Hisyam Jusoh Muhammad Yusuf Nelfia, Lisa Oksri Ni Ketut Ayu Krisnayanti Nur Ilya Farhana Md Noh Priyana, Yana Putra, I Gede Adi Alit PUTU IKA WAHYUNI Qurrotul Aini Rani Eka Arini Rasna Ridho Waluyo Rizal Bahaswan Rizky Putra Raditya Ronny Durrotun Salihah Surol Santika, Ketut Puspa Selvi Marcellia Siti Aisyah Soriarta, I Ketut Soriarta, I Ketut Soriarta, Ketut Sri Chatun Suardika, I Made Dedi Suastini, Ni Luh Putu Sudiarsana, I Wayan Swetasoma, Cokorda Gede Syamsunur, Defrizon Tri Hayatining Pamungkas Warsana, Kadek Budhi Wati Asriningsih Pranoto Yana Priyana Yudistira Adnyana