Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Living Hadits Bagi Santri Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan Kecamatan Sipongot Kabupaten Padang Lawas Utara Sumatera Utara Siregar, Ilham Ramadan; Ritonga, Raja; Hamid, Asrul; Akhyar, Akhyar; Amiruddin, Amiruddin; Nst, Andri Muda; Ritonga, Syaipuddin; Hasibuan, Sri Wahyuni
Journal of Humanity Dedication Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//JABDIMAS.2024.v2i1/479/5

Abstract

Living Hadith is a concept in Islam that has an important role as a source of inspiration in everyday life. This concept refers to Islamic teachings that are alive and relevant to the context of society. The application of Living Hadith can help students to overcome daily life problems and provide guidance in behavior. Therefore, a better understanding of the concept of Living Hadith needs to be improved among students. This training aims to help participants instill students' understanding of living hadith studies. This training activity was carried out at the Darussalam Parmeraan Islamic boarding school located in Parmeraan Village, Sipiongot District, North Padang Lawas Regency, North Sumatera. The research method used is to conduct a pre-test at the beginning of the training, followed by presentation activities, and discussions on understanding living hadith. Then continued with questions and answers continued with evaluation through post-test activities. The results of the service show that students of the Darussalam Parmeraan Islamic boarding school need to understand that Living Hadith is a relevant Islamic teaching to be applied in the context of modern society. A better understanding of Living Hadith can help students in solving daily life problems and provide guidance in behaving in accordance with Islamic teachings.
Overcrowded Classrooms in Pesantren Musthafawiyah: Exploring the Impact of High Student Density on Female Learners in Limited Spaces Nasution, Suryadi; Nst, Andri Muda; Hsb, Zuhdi; Pohan, Ali Jusri
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 11, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v11i1.36068

Abstract

This study explores the impact of high classroom density on female students (santriwati) at Pesantren Musthafawiyah in North Sumatra, focusing on a population of 4,598 santriwati distributed across 77 classrooms (60 students per class). Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving 18 participants. The findings reveal three major impacts. First, overcrowded spaces cause physical and psychological discomfort, such as fatigue and difficulty concentrating, due to poor ventilation and excessive noise. Second, overcrowding erases the identity of santriwati, silencing their voices and deepening isolation within unequal gender dynamics. Third, although santriwati demonstrate resilience through strategies like self-directed learning, this resilience remains fragile, marked by declining academic performance and motivation as a result of sustained pressure. This research highlights that classroom overcrowding not only impedes learning but also threatens the well-being of santriwati, challenging the essence of inclusive Islamic education. It is recommended that reforms in facilities and classroom management be implemented to create a supportive learning environment. This study contributes new insights to the discourse on gender-based education in Islamic boarding schools (pesantren), emphasizing the urgency of structural changes for the empowerment of santriwati.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BUKU SAKU KONSELING PRANIKAH BAGI MAHASISWA (Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan): EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BUKU SAKU KONSELING PRANIKAH BAGI MAHASISWA Andri muda Nst
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 1 (2021): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v2i1.471

Abstract

Abstrak Penelitian ini tentang Efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan. Fokus pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana Efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan. (2) Bagaimana Urgensi Konseling Pranikah bagi Mahasiswa. Peneliti menggunakan metode eksperimen, yaitu menguji pengaruh satu atau lebih variabel terhadap variabel lain. Pada penelitian ini, variabel bebas (independent variables) yaitu buku saku sedangkan variabel terikat (dependent variables) yaitu Pemahaman tentang Pernikahan. Sedangkan dalam mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan juga angket. Setelah data terkumpul kemudian di analisis untuk mengetahui efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan, selanjutnya membandingkan antara sebelum dan sesudah dilakukan proses konseling. Hasil akhir dari proses konseling terhadap konseli dalam penelitian ini dinyatakan cukup berhasil, hal tersebut dapat dibuktikan dengan pernyataaan konseli di mana konseli mengaku bahwa mendapatkan banyak ilmu tentang pernikahan, bagaimana membangun rumah tangga agar terhindar dari konflik, bagaimana beradaptasi dengan keluarga pasangan, dan bagaimana membangun sebuah keluarga sakinah. Serta dapat menentukan keputusan yang baik untuk masa depannya. Kata Kunci : Konseling, Pranikah. Mahasiswa Abstract This study is about the Effectiveness of Using Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Increase Understanding About Marriage. The focus of this research is (1) How is the Effectiveness of Using Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Increase Understanding of Marriage. (2) What is the Urgency of Premarital Counseling for Students. The researcher uses the experimental method, which is to test the effect of one or more variables on other variables. In this study, the independent variable is the pocket book, while the dependent variable is the understanding of marriage. Meanwhile, in collecting data through interviews, observations and also questionnaires. After the data is collected, it is analyzed to determine the effectiveness of the use of Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Improve Understanding of Marriage, then compare between before and after the counseling process. The final result of the counseling process for the counselee in this study was stated to be quite successful, this can be proven by the counselee's statement where the counselee admitted that he had gained a lot of knowledge about marriage, how to build a household to avoid conflict, how to adapt to the couple's family, and how to build a family. a sakinah family. And can make good decisions for the future. Keywords: Counseling, Premarital. College student
PELAKSANAAN IBADAH QURBAN BAGI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL Andri muda Nst
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2022): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v3i2.953

Abstract

Abstrak Kajian ini bertujuan untuk memahami pelaksanaan ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal tanpa adanya wasiat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), pendekatan yang dipakai adalah Content Analisys yaitu metode penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang shahih dari sebuah buku atau dokumen, artinya menelaah data-data dari kitab yang akan diteliti. Selain itu berusaha memaparkan kembali kerangka pemikiran karya yang sedang diteliti dengan mendeskripsikannya. Dalam analisa ini dipergunakan kajian Fiqih dan Ushul Fiqih. Pendapat yang menyatakan bahwa pelaksanaan Ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal tidak bisa dilaksanakan tanpa adanya wasiat berdalil kepada Al-Qur’an Surat al-Najm ayat 38 dan 39 serta Hadits dari Imam Turmuzi. Setelah dianalisa dan diteliti ayat yang mereka pakai yaitu Al-Qur’an Surat al-Najm ayat 38 dan 39 telah dimansukhkan hukumnya oleh firman Allah surat Al-Thur ayat 21, dan Hadits yang dipergunakan ternyata hadits Dhaif dan Gharib, sehingga tidak dapat dijadikan hujjah. Hasil yang ditemukan bahwa pelaksanaan ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal boleh dilakukan oleh ahli warisnya sekalipun tanpa adanya wasiat dari si mayit dan Ibadah Qurban tersebut akan memberi manfaat kepada si mayit berupa amal ibadah dari orang yang masih hidup. Kata Kunci: Pelaksanaan, Ibadah Qurban, Orang Meninggal, Wasiat.
KEWAJIBAN NAFKAH IDDAH : PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN REALITAS SOSIAL DI MANDAILING NATAL Nst, Andri muda
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 6 No 1 (2025): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v6i1.2244

Abstract

This research examines the obligation of Iddah alimony from the perspective of Islamic law and socio-cultural realities in Mandailing Natal. Nafkah Iddah is the responsibility of the ex-husband towards the ex-wife during the Iddah period, which aims to ensure post-divorce social welfare and protection. Although this obligation has been clearly regulated in the Qur'an, hadith, and positive law in Indonesia, its implementation in Mandailing Natal still faces various challenges. This research uses a qualitative approach with literature study and field observation methods to analyse the factors that influence the fulfilment of Iddah alimony, including social, cultural, economic, and law enforcement aspects. The results show that the low compliance with Iddah alimony obligations is caused by economic factors, lack of religious understanding, weak law enforcement, and the influence of local customary norms that tend to shift responsibility for women in the Iddah period to the woman's family. In addition, modernisation and urbanisation have changed people's perspectives on women's rights, but local cultural norms are still dominant. This research recommends increased legal literacy, synergy between law and custom, strengthened law enforcement, and economic support for post-divorce women to ensure the fulfilment of their rights in accordance with the principles of justice and protection in Islamic law.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BUKU SAKU KONSELING PRANIKAH BAGI MAHASISWA (Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan): EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BUKU SAKU KONSELING PRANIKAH BAGI MAHASISWA Andri muda Nst
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 1 (2021): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v2i1.471

Abstract

Abstrak Penelitian ini tentang Efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan. Fokus pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana Efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan. (2) Bagaimana Urgensi Konseling Pranikah bagi Mahasiswa. Peneliti menggunakan metode eksperimen, yaitu menguji pengaruh satu atau lebih variabel terhadap variabel lain. Pada penelitian ini, variabel bebas (independent variables) yaitu buku saku sedangkan variabel terikat (dependent variables) yaitu Pemahaman tentang Pernikahan. Sedangkan dalam mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan juga angket. Setelah data terkumpul kemudian di analisis untuk mengetahui efektifitas Penggunaan Buku Saku Konseling Pranikah bagi Mahasiswa Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Pernikahan, selanjutnya membandingkan antara sebelum dan sesudah dilakukan proses konseling. Hasil akhir dari proses konseling terhadap konseli dalam penelitian ini dinyatakan cukup berhasil, hal tersebut dapat dibuktikan dengan pernyataaan konseli di mana konseli mengaku bahwa mendapatkan banyak ilmu tentang pernikahan, bagaimana membangun rumah tangga agar terhindar dari konflik, bagaimana beradaptasi dengan keluarga pasangan, dan bagaimana membangun sebuah keluarga sakinah. Serta dapat menentukan keputusan yang baik untuk masa depannya. Kata Kunci : Konseling, Pranikah. Mahasiswa Abstract This study is about the Effectiveness of Using Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Increase Understanding About Marriage. The focus of this research is (1) How is the Effectiveness of Using Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Increase Understanding of Marriage. (2) What is the Urgency of Premarital Counseling for Students. The researcher uses the experimental method, which is to test the effect of one or more variables on other variables. In this study, the independent variable is the pocket book, while the dependent variable is the understanding of marriage. Meanwhile, in collecting data through interviews, observations and also questionnaires. After the data is collected, it is analyzed to determine the effectiveness of the use of Premarital Counseling Pocket Books for Students in an Effort to Improve Understanding of Marriage, then compare between before and after the counseling process. The final result of the counseling process for the counselee in this study was stated to be quite successful, this can be proven by the counselee's statement where the counselee admitted that he had gained a lot of knowledge about marriage, how to build a household to avoid conflict, how to adapt to the couple's family, and how to build a family. a sakinah family. And can make good decisions for the future. Keywords: Counseling, Premarital. College student
PELAKSANAAN IBADAH QURBAN BAGI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL Andri muda Nst
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2022): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v3i2.953

Abstract

Abstrak Kajian ini bertujuan untuk memahami pelaksanaan ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal tanpa adanya wasiat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), pendekatan yang dipakai adalah Content Analisys yaitu metode penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang shahih dari sebuah buku atau dokumen, artinya menelaah data-data dari kitab yang akan diteliti. Selain itu berusaha memaparkan kembali kerangka pemikiran karya yang sedang diteliti dengan mendeskripsikannya. Dalam analisa ini dipergunakan kajian Fiqih dan Ushul Fiqih. Pendapat yang menyatakan bahwa pelaksanaan Ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal tidak bisa dilaksanakan tanpa adanya wasiat berdalil kepada Al-Qur’an Surat al-Najm ayat 38 dan 39 serta Hadits dari Imam Turmuzi. Setelah dianalisa dan diteliti ayat yang mereka pakai yaitu Al-Qur’an Surat al-Najm ayat 38 dan 39 telah dimansukhkan hukumnya oleh firman Allah surat Al-Thur ayat 21, dan Hadits yang dipergunakan ternyata hadits Dhaif dan Gharib, sehingga tidak dapat dijadikan hujjah. Hasil yang ditemukan bahwa pelaksanaan ibadah Qurban bagi orang yang sudah meninggal boleh dilakukan oleh ahli warisnya sekalipun tanpa adanya wasiat dari si mayit dan Ibadah Qurban tersebut akan memberi manfaat kepada si mayit berupa amal ibadah dari orang yang masih hidup. Kata Kunci: Pelaksanaan, Ibadah Qurban, Orang Meninggal, Wasiat.
KEWAJIBAN NAFKAH IDDAH : PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN REALITAS SOSIAL DI MANDAILING NATAL Nst, Andri muda
El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 6 No 1 (2025): EL-AHLI : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/el-ahli.v6i1.2244

Abstract

This research examines the obligation of Iddah alimony from the perspective of Islamic law and socio-cultural realities in Mandailing Natal. Nafkah Iddah is the responsibility of the ex-husband towards the ex-wife during the Iddah period, which aims to ensure post-divorce social welfare and protection. Although this obligation has been clearly regulated in the Qur'an, hadith, and positive law in Indonesia, its implementation in Mandailing Natal still faces various challenges. This research uses a qualitative approach with literature study and field observation methods to analyse the factors that influence the fulfilment of Iddah alimony, including social, cultural, economic, and law enforcement aspects. The results show that the low compliance with Iddah alimony obligations is caused by economic factors, lack of religious understanding, weak law enforcement, and the influence of local customary norms that tend to shift responsibility for women in the Iddah period to the woman's family. In addition, modernisation and urbanisation have changed people's perspectives on women's rights, but local cultural norms are still dominant. This research recommends increased legal literacy, synergy between law and custom, strengthened law enforcement, and economic support for post-divorce women to ensure the fulfilment of their rights in accordance with the principles of justice and protection in Islamic law.
OPTIMALISASI PERAN NAZIR WAKAF DALAM PENGELOLAAN ASET WAKAF PRODUKTIF DI KECAMATAN PANYABUNGAN Ritonga, Raja; Siregar, Ilham Ramadan; Idris, Idris; Akhyar, Akhyar; Hsb, Zuhdi; Nst, Andri Muda; Hamid, Asrul; Suryadi, Suryadi; Harahap, Titi Martini; Siregar, Resi Atna Sari
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf sebagai instrumen ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama jika dikelola secara produktif. Namun, peran nazir sebagai pengelola wakaf seringkali belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan, manajemen, dan strategi pengembangan aset. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nazir wakaf di Kecamatan Panyabungan dalam mengelola aset wakaf secara produktif melalui pendampingan, pelatihan, dan penyusunan model pengelolaan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan manajemen wakaf. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nazir mengenai prinsip pengelolaan wakaf produktif, kemampuan perencanaan bisnis syariah, serta penyusunan laporan keuangan yang transparan. Dampak jangka panjang dari program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan aset wakaf untuk usaha produktif seperti pertanian, perdagangan, atau properti, sehingga memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi peran nazir wakaf menjadi kunci utama dalam mewujudkan wakaf sebagai penggerak ekonomi umat di Kecamatan Panyabungan.
Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT di Sumatera Barat Trisna, Trisna Latifah Nur; Andri Muda Nst
Islamic Circle Vol. 5 No. 2 (2024): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v5i2.2072

Abstract

Domestic violence (DV) in Sumatera Barat is a serious issue that requires special attention from a legal perspective. Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence is expected to be an effective instrument in providing protection for victims, especially women and children. This study aims to assess the effectiveness of the implementation of this law in providing legal protection for DV victims. Although the regulation has been implemented, the increasing number of domestic violence cases that are not optimally addressed indicates that there are problems in its execution. The method used in this research is a juridical analysis that focuses on examining the legal norms contained in Law No. 23 of 2004. Data were collected through the study of legal documents, including relevant implementing regulations. The findings show that challenges in the implementation of this law, such as a lack of understanding among law enforcement and low community awareness of victims' rights, still dominate. For instance, in several regions, reported DV cases are often not adequately followed up, particularly due to limitations in supporting infrastructure, such as inadequate integrated service centers to assist in the recovery of victims.