p-Index From 2021 - 2026
6.546
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Setiyadi, Desi
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 1 No. 1 (2020): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.817 KB) | DOI: 10.51875/jispe.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya belajar pada sekolah dasar. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian berada di kelas IV SDN Mandirancan, Gugus Ahmad Dahlan Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Teknik pengumpulan data yaitu angket gaya belajar, dokumentasi, dan wawancara kepada 9 siswa yang terdiri dari 3 siswa dari setiap gaya belajar siswa. Gaya belajar yang digunakan yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian di mulai dengan memberikan angket gaya belajar, kemudian memberikan tes kemampuan pemecahan masalah, dan wawamcara. Keabsahan data menggunakan triangulasi dan teknik analisis yang digunakan berupa reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gaya belajar visual mampu menyelesaikan masalah sampai tahap akhir. 2) Gaya belajar auditori mampu sampai tahap melaksanakan rencana menyelesaikan masalah, namun kurang mampu tahap melihat atau mengecek kembali. 3) Gaya belajar kinestetik mampu sampai tahap melaksanakan rencana menyelesaikan masalah, namun tidak mampu tahap melihat atau mengecek kembali.
Strategi Guru Dalam Meminimalisir Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Kelas V SDN 01 Taringgul Tonggoh Nurjanah, Siti; Muttaqin, Muhammad Fauzan; Setiyadi, Desi
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 2 (2024): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v14i2.56009

Abstract

Penelitian ini membahas strategi yang diimplementasikan oleh guru untuk meminimalisir perilaku bullying di tingkat Sekolah Dasar khususnya di kelas V SDN 01 Taringgul Tonggoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi yang digunakan oleh guru. Metodologi penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan memakai purposive sampling yaitu guru umum, guru kelas V dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara dan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis data menurut Miles and Huberman untuk mengungkap dampak positif implementasi strategi ini terhadap iklim Sekolah Dasar. Temuan menunjukkan variasi dalam pendekatan, termasuk pendidikan berbasis empati, pelatihan anti bullying, dan keterlibatan orang tua melalui diskusi melibatkan poin-poin kunci strategi, tantangan, dan implikasi praktisnya. Penegasan kembali pentingnya peran guru dalam meminimalisir perilaku bullying dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung di Sekolah Dasar, sambil memberikan panduan bagi penelitian lebih lanjut dan penerapan praktis di lapangan. Keywords: Strategi, Bullying, Sekolah Dasar 
Evaluasi Kesiapan Guru P3K dalam Menyelenggarakan Asesmen Diagnostik pada Konteks Kurikulum Merdeka di Daerah Ngapak Rahayu S, Putri; Setiyadi, Desi; Rohyana, Hadi
Jurnal Likhitaprajna Vol 26 No 1 (2024): April 2024
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v26i1.281

Abstract

The Merdeka Curriculum is the main focus of Indonesia's education reform, which introduces a new paradigm for inclusive and adaptive learning. This study evaluates the readiness of P3K teachers in implementing diagnostic assessments in the context of the Merdeka Curriculum, focusing on teachers' understanding, attitudes, and skills and the factors that influence them. Through a qualitative case study approach, results show that some teachers have a good understanding of Merdeka Curriculum and are able to integrate diagnostic assessments effectively, while others need additional assistance. There was variation in the implementation of diagnostic assessments, with some teachers using a more effective holistic approach. Teachers' technical skills also influence the implementation of diagnostic assessments, with some requiring additional training. Continued support from education institutions and local governments is needed to improve teachers' readiness to face the challenges of implementing Curriculum Merdeka and diagnostic assessments. This research provides valuable insights to improve educational practices and ensure more adaptive and relevant learning for students.
EKSPLORASI MATERI AJAR PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA MENGGUNAKAN ONDEL ONDEL KHAS BETAWI DI SEKOLAH DASAR Siti Maghfira Ramadhani; Desi Setiyadi; Fitriana Siregar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.34069

Abstract

This research aims to identify the potential of ondel-ondel, a traditional Betawi puppet,as a medium for teaching mathematics in elementary schools and to examinestudents' enthusiasm while participating in math lessons that are integrated with thislocal cultural element. The research method used is a descriptive qualitative approach with research subjects including the school principal, fifth-grade teachers, and fifth-grade students at SDIT Al Inayah. Data collection techniques were carried out through observation, structured interviews, and documentation. The research results show thatthe structure and ornaments of ondel-ondel contain various mathematical elements,such as algebra concepts, two-dimensional and three-dimensional shapes, symmetry,patterns, and measurements. The use of ondel-ondel as a teaching medium hasproven to increase student activity and enthusiasm as well as aid in understandingmathematical concepts contextually. In addition, the use of local culture-based mediasuch as traditional clothing, traditional houses, traditional games, and traditional foodsalso has the potential to serve as alternative media for teaching ethnomathematics.This learning reinforces local cultural values and supports the character developmentof students in line with the principles of the Merdeka Curriculum. Thus, ondel-ondelbased ethnomathematics can be a relevant pedagogical innovation in enhancing thequality of mathematics education in elementary schools.
Pola Asuh Orang Tua dalam Mendidik Anak Penghafal Al-Quran Pada Suku Batak Pakpak Yusliana, Yusliana; Nurina, Putri; Setiyadi, Desi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v9i1.5317

Abstract

Di Indonesia masih banyak orang tua yang tidak mengetahui pola kepengasuhan yang baik itu seperti apa. Orang tua menganggap selama pola asuh yang diberikan membuat anak menjadi penurut maka pola asuh tersebut sudah dianggap baik dan benar. Keberhasilan dan pencapaian anak tidak terlepas dari pola asuh yang diberikan orang tua, termasuk keberhasilan anak dalam menghafal Al-Qur’an di lingkungan minoritas Islam yaitu suku Batak Pakpak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan pola asuh orang tua anak penghafal Al-Qur’an di suku Batak Pakpak. Peran orang tua sangat berpengaruh terhadap kepribadian anak, seperti apa anak dimasa depan sedikit banyaknya adalah akibat pengaruh campur tangan orang tua. Subyek penelitian ini adalah orang tua suku Batak Pakpak di Pakpak Bharat yang anaknya menghafal Al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua pada anak penghafal A-Qur’an di Suku Batak Pakpak adalah pola asuh otoriter. Implikasi BK dalam kondisi ini adalah memberikan pandangan kepada orang tua bahwa pola asuh otoriter memiliki dampak buruk terhadap perkembangan anak. Semoga hasil penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti lain sebagai bacaan yang dapat menambah wawasan dan pengatahuan terkait pola asuh orang tua.
Pemahaman Konsep Kesehatan Jiwa Menurut Hamka dengan Layanan Bimbingan Klasikal pada SMA Daarul Qur’an Suryanto, Suryanto; Hermatasiyah, Nur; Setiyadi, Desi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v9i1.5364

Abstract

Penelitian ini adalah hasil sebuah gambaran dua pertemuan bimbingan klasikal pada SMA Daarul Qur’an Kelas XII A IPS, dasar utama dari bimbingan klasikal yang dilakukan ini adalah memberikan pemahaman kepada para santri tentang konsep kesehatan jiwa yang ditulis oleh Hamka. Penelitian ini juga berdasar pada hasil asesmen dengan instrumen BK yaitu Inventori Tugas Perkembangan (ITP) yang menghasilkan butir terendah yang berkaitan dengan bergaul dengan teman sebaya dan landasan hidup religius, maka dari hasil tersebut dibentuk topik untuk dua pertemuan yaitu (1) Bergaul dengan orang Budiman, (2) Tadbir, menimbang kepentingan dan belajar dengan teratur. Riset ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang berfokus pada (1) Hasil pengelolaan angket, (2) Hasil aspek dua butir tingkat perkembangan terendah, (3) Deskripsi pemahaman konsep kesehatan jiwa menurut Hamka dengan layanan bimbingan klasikal, (4) dan deskripsi hasil lembar refleksi/evaluasi untuk mengetahui tingkat kepahaman santri. Hasil pertemuan kalsikal menunjukkan bahwa tingkat pemahaman para santri lebih banyak, disbanding yang tidak, terdapat lebih banyak juga para santri yang merasa topik BK ini telah sesuai
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KASAJANG BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI ABAD 21 Fikriyyah, Faridatul; Miftachudin; Desi Setiyadi
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/57tq3690

Abstract

This study is motivated by the low numeracy literacy skills of students in solving mathematical problems contained in the unit length conversion material and the lack of technology utilization in teaching materials in the classroom. One solution to overcome these problems is to develop teaching materials that integrate length unit conversion material through ICT-based kasajang teaching materials in mathematics learning. This research uses the RnD (Research and Deplopment) method with the ADDIE model in the form of Analysis, Design, Implementation, and Evalution stages. Data were collected through various techniques such as: observation, validation by a team of experts, student numeracy literacy tests, and assessment of the feasibility of teaching materials from teachers and students through interviews. The results showed that this ICT-based kasajang teaching material could meet the criteria of being very valid based on the assessment of 96% media expert validators, 100% material expert validators and 98% language expert validators. In addition, the results of the student numeracy literacy test increased after using this teaching material obtained from the comparison between the pre-test value and the pre-test value when using the kasajang teaching material. the results of the average difference using the kasajang teaching material show that the learning media is effective in improving 21st century numeracy literacy skills. Keywords: Kasajang Teaching Materials, ICT, Numeracy Literacy.
ANALISIS PEMBELAJARAN PKN PADA MODERASI BERAGAMA ASPEK TOLERANSI DI SOPHOS SCHOOL Abdul Harris Arman; Tarmizi Ashidiq; Desi Setiyadi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menanamkan nilai moderasi beragama, khususnya aspek toleransi, di Sophos School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi masyarakat indonesia yang majemuk dari segi agama, suku dan budaya. Sehingga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai toleransi yang bersumber dari prinsip moderasi beragama di integrasikan ke dalam proses pembelajaran PKn, baik melalui perencanaan pembelajaran, pemilihan materi, strategi dan metode pembelajaran, maupun evaluasi yang diterapkan oleh guru di dalam kelas. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk sikap toleran peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual, dialogis, dan berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan. Fokus penelitian juga diarahkan pada upaya guru dalam menanamkan sikap saling menghargai perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang sosial budaya siswa, sehingga pembelajaran PKn tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga menyentuh aspek afektif dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada kepala sekolah, guru PKN dan wali kelas III dan IV serta wali kelasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKn di Sophos School telah mengintegrasikan nilai toleransi secara sistematis melalui kurikulum, metode pembelajaran kontekstual, budaya sekolah inklusif, serta keteladanan guru. Dampak pembelajaran terlihat pada sikap siswa yang mampu menghargai perbedaan agama, berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan secara sosial, serta minimnya konflik berbasis agama di lingkungan sekolah. Pembelajaran PKn di Sophos School dapat menjadi model praktik baik dalam penerapan moderasi beragama di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai toleransi terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua guna membentuk generasi yang moderat, inklusif dan berkarakter kebangsaan.
Sekolah Ramah Anak dan Transformasi Budaya Sekolah: Perspektif Hak Anak dalam Pendidikan Dasar Desi Setiyadi; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.359

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah bagaimana menciptakan transformasi budaya sekolah yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan hak anak, tetapi juga pada perubahan pola interaksi dan kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis secara mendalam bagaimana SRA dapat mendorong transformasi budaya sekolah yang berorientasi pada pemenuhan hak anak; (2) mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam implementasi SRA; dan (3) merumuskan rekomendasi kebijakan serta praktik pendidikan yang aplikatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena budaya sekolah secara komprehensif dan kontekstual. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dari Maret-April 2025.  Lokasi penelitian di SD Kota Tangerang yaitu SD YTS, SDN 5 CPD, SDN 3 SBA, dan SD ALS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, siswa, dan orang tua; observasi partisipatif dalam interaksi formal maupun informal; serta dokumentasi kebijakan sekolah, notulen rapat, dan media visual. Analisis data mengikuti model Miles & Huberman, redaksi, penyajian, dan verifikasi dilakukan secara berkelanjutan dan interaktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa SRA berhasil menciptakan atmosfer dialogis, inklusif, dan berkeadilan, serta menggantikan disiplin retributif dengan restoratif. Hambatan utama meliputi rendahnya literasi pendidik, resistensi budaya, dan keterbatasan infrastruktur, sedangkan peluang muncul dari dukungan regulatif, kesadaran publik, Kurikulum Merdeka, dan platform digital. Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada pemetaan bentuk-bentuk transformasi budaya sekolah yang berorientasi pada penghormatan dan perlindungan hak anak, sekaligus memberikan dasar pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih humanis dan berkeadilan. Rekomendasi menitikberatkan pada penguatan kebijakan afirmatif, pelatihan berkelanjutan, forum partisipatif anak, dan sinergi lintas sektor.
Efektivitas Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Jejak Kata Dalam Meningkatkan Pemahaman Teks Bacaan Reina Nisa Az Zahra; Desi Setiyadi; Zubaidi Zubaidi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.464

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa dalam memahami bacaan terutama dalam memahami soal mengakibatkan siswa kesulitan dalam menerima informasi dari teks bacaan, memahami instruksi guru dan menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran team games tournament (TGT) dengan berbantuan permainan jejak kata dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Populasi yang digunakan adalah Gugus 09 Pamulang tahun 2025, sampel yang digunakan adalah siswa kelas IV sebanyak 40 orang di SD Islam Terpadu Al Inayah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest design. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks bacaan, soal-soal esai dan kartu kata kunci. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan tes tertulis. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dengan uji statistik parametrik yaitu uji normalitas, homogenitas dan uji paired sample test. Hasil dari pengolahan data statistik dilakukan dengan uji paired samples test yang menunjukan Sig. 0,000 hal ini menunjukan Ha di terima dan H0 ditolak. Pengolahan data statistik menunjukan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan pada hasil belajar pretest dan posttest. Dari hasil pengolahan data menunjukan bahwa model pembelajaran team games tournament berbantuan permainan jejak kata dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa. Saran yang dapat diberikan peneliti untuk mengembangkan penelitian ini adalah dengan menambahkan kelompok kontrol serta dapat mengombinasikan jenis permainan edukatif yang berbeda, yang bertujuan untuk menemukan kombinasi baru untuk model pembelajaran lebih optimal.