Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Analisis Pola Penyebaran Gurita (Octopus sp) di Area Penangkapan Perairan Torosiaje Sirvani Tahir; Ramli Utina; Chairunnisah J. lamangantjo; Dewi Wahyuni K. Baderan; Zuliyanto Zakaria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5257

Abstract

Gurita adalah salah satu hewan laut yang penting karena kandungan gizinya yang tinggi dan harganya yang cukup mahal, serta memainkan peran penting di antara hewan laut lainnya. Penelitian tentang pola penyebaran gurita di lakukan di Desa Torosiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato pada bulan Februari 2024. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis pola penyebaran gurita (Octopus sp) di area penangkapan Perairan Torosiaje. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan memilih 6 area penangkapan yang sudah ditentukan sebagai titik pengamatan yakni area penangkapan I di Pulau Torosiaje Besar, area penangkapan II di Pulau Torosiaje Kecil, area penangkapan III Reef Lana Besar Batuna, area penangkapan IV di Reef Sapa Karanganan, area penangkapan V Reef Sapa Dua Bunginan Darat dan area penangkapan VI Reef Sapa Dua Bunginan Laut. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan alat tangkap khusus gurita, serta prosedur penelitian meliputi observasi, pengambilan sampel di lokasi penelitian, identifikasi melalui literatur ilmiah buku dan jurnal serta wawancara informal bersama nelayan lokal. Analisis data menggunakan perhitungan Indeks dispersi morisita (Id), perhitungan keseragaman (Mu) dan pengelompokan (Mc) dan perhitungan standar derajat morisita (Ip). Hasil penelitian yang diperoleh yakni hanya terdapat satu spesies individu gurita yaitu Octopus cyanea, dengan hasil analisis data memperoleh nilai indeks dispersi morisita pada titik pengamatan I yakni Ip = 0,3922, titik pengamatan II Ip = 0,42, titik pengamatan III Ip=0,4, titik pengamatan IV Ip=0,42, titik pengamatan V Ip = 0,3473, dan titik pengamatan VI Ip = 0,3573. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pola penyebaran gurita (Octopus cyanea) di area penangkapan Perairan Torosiaje adalah acak.
Keanekaragaman Dan Kelimpahan Makrozoobentos Di Ekosistem Mangrove Desa Persatuan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Sintia Kadu; Marini S. Hamidun; Chairunnisah J. Lamangantjo; Ramli Utina; Zuliyanto Zakaria; Regina Valintine Aydalina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5500

Abstract

Macrozoobenthos is an animal species that lives on the bottom of the waters and has various roles in the ecosystem, such as its role as a biological indicator that reacts to the condition of water quality so that its existence can be used as an indicator of water quality. This study aims to determine the diversity and abundance of macrozoobenthos in the mangrove ecosystem of Persatuan Village, Pohuwato Regency. This type of research is quantitative descriptive, the data collection method uses a survey method and the determination of observation stations uses a purposive sampling technique. Sampling was carried out at 2 stations, namely station 1 muddy substrate type and station 2 sandy mud. Based on the Macrozoobenthos data obtained in the mangrove ecosystem of Persatuan Village, there are 22 species consisting of 15 families and 22 genera with a total of 5,363 individuals. The diversity of Macrozoobenthos at station 1 obtained a value of H '= 2.42 and station 2 with a value of H '= 1.51. The abundance at stations 1 and 2 has a high category. The high value of the Abundance index at station 1 and station 2 indicates the presence of a dominant species, namely the Telescopium mauritsi species. The Telescopium mauritsi species has the highest abundance at each station with an index value of Di = 0.311.
Jasa Ekosistem Kawasan Perairan Teluk Tomini Desa Lamu yang Bernilai Ekonomi pada Sektor Pariwisata Fuad Pontoiyo; Ahmad Faqih; Muh. Arfah Syam; Ardiyanto Saleh Modjo; La Alio; Dewi Wahyuni K. Baderan; Ramli Utina; Hasim Hasim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai ekonomi jasa ekosistem kawasan perairan Teluk Tomini Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, yang berperan penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah Total Economic Value (TEV) , yang mencakup jasa penyedia, jasa pendukung, jasa budaya, dan nilai keanekaragaman hayati. Data diperoleh melalui survei langsung dengan metode Contingent Valuation Method (CVM) untuk analisis kesediaan membayar ( Willingness to Pay/WTP ) dan metode Travel Cost Method (TCM) untuk penilaian jasa kultural, serta data sekunder dari dokumen resmi dan studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan total nilai ekonomi kawasan mencapai Rp. 137.642.538,40 per tahun, yang didominasi oleh kontribusi jasa pendukung (33,88%), diikuti oleh jasa kultural (33,16%) dan jasa penyedia (32,96%) . Ekosistem mangrove berperan penting dalam menyediakan manfaat ekologi dan ekonomi, seperti tempat pembiakan, pencarian makan biota laut, dan potensi wisata berbasis alam. Kesimpulannya, perlindungan dan pengelolaan berbasis konservasi perlu diperkuat melalui pelibatan aktif masyarakat lokal dan integrasi nilai jasa ekosistem ke dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan strategi untuk mendukung keseimbangan ekonomi dan ekologi di kawasan perairan kawasan perairan Teluk Tomini Desa Lamu.
Modal Sosial Masyarakat Terhadap Jasa Ekosistem Ikan Cumi di Teluk Tomini: Studi Festival Sejuta Cumi Ardiyanto Saleh Modjo; Ahmad Faqih; Fuad Pontoiyo; Muh. Arfah Syam; La Alio; Dewi Wahyuni K. Baderan; Ramli Utina; Hasim Hasim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7391

Abstract

Festival Sejuta Cumi di Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, merupakan manifestasi modal sosial dalam mendukung pelestarian jasa ekosistem ikan cumi di Teluk Tomini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran nilai gotong royong, norma adat, dan etika tradisional dalam memperkuat keberlanjutan ekosistem dan hubungan sosial. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial masyarakat, yang terdiri dari partisipasi kolektif, kepatuhan terhadap tradisi, dan penghormatan budaya lokal, berkontribusi signifikan dalam menjaga ekosistem laut. Sebanyak 82% responden menyatakan festival ini meningkatkan kesadaran ekologis mereka, sementara 76% menyatakan hubungan sosial menjadi lebih erat, dan 65% merasakan dampak positif pada ekonomi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa Festival Sejuta Cumi tidak hanya menjadi alat budaya, tetapi juga media edukasi lingkungan yang efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara tradisi lokal dan kebijakan modern untuk mencapai pelestarian ekosistem yang berkelanjutan.
Analisis Vegetasi di Kawasan Karst Provinsi Gorontalo Fathur Rahman M. Ali; Abubakar Sidik Katili; Ilyas H. Husain; Ramli Utina; Novri Y. Kandowangko; Marini Susanti Hamidun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8292

Abstract

This study aims to determine the composition of vegetation types in the karst area of Gorontalo province and determine the vegetation structure in the karst area of Gorontalo province. The method used in this study uses the square transect method, the transect line is made perpendicular along 100 m, with the plot size being 20 x 20 m for tree strata, 10 x 10 m for pile strata, and 5 x 5 m for seedling strata, The results of vegetation structure analysis based on the highest INP value for tree-level strata at station I are Leucaena leucocephala species 2.20%, at Ceiba petandra station II 1.24%, and at Muntingia calabura station III 1.72%. At the stake level, the Leucaena leucocephala species had the highest INP value of the three stations, which was 1.81%. For the nursery rate, the highest INP is owned by the Leucaena leucocephala species at 2.10%. Based on the results of the analysis using ordinance charts, stations II and III have almost the same formation pattern so that the graph tends to overlap, while for station I it is very different from stations II and III, for station I it has its own formation pattern compared to stations II and III, and station I is also indicated to have its own characteristics based on habitat conditions and environmental factors.
Co-Authors Abdan, Hasna Abubakar Sidik Katili Abubakar Sidik Katili Adrian Bakari Ahmad Faqih Ahmad Faqih Ahmad Faqih Ahmad, Nurlaila Alfian Erwinsyah Ali, Fathur Rahman M. Angio, Melisnawati H. Ani M. Hasan Ardiansyah S. Akili Ardiyanto Saleh Modjo Arviani Arviani Aznia, Nur Bentearu, Fajran Botutihe, Nur Meyla Ulfiana Chairunnisah J Lamangantjo Delviyanti Lihawa, Sri Desriyanti Tane Dewi Wahyuni K. Baderan Eka Reza Saputra Widodo Elya Nusantari Erni Mohamad Erni Muhammad Fathur Rahman M. Ali Feri Novriyal Frandika K. Toiyo Frida Maryati Yusuf Fuad Pontoiyo Handayani, Lenny Happy, Muh Rifaldy Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Herlindah, Herlindah Hikmawati Hikmawati Husain, Ilyas Husain, Ilyas H. Ilyas Husain Ilyas Husain intan permata sari Irawan, Mohammad Bayu Isra Cahayani Bahuwa Iswan Dunggio Julhim S Tangio Kadir, Zen Setiawan Karim, Cecy Rahma La Alio La Alio Lihawa, Fitriyane Lilan Dama Magfirahtul Jannah Mahading, Ikha Hardiyanti Puspita Margaretha Solang Marike Machmud Marini Susanti Hamidun Maryati, Frida Masra Latjompoh Mawardi Heru Prasetyo Mayestika, Fidya Moh. Fahri Haruna Mohamad, Nurdin Muh. Arfah Syam Muh. Nur Akbar muhamad iksan Muhamad Iksan Muhammad Iksan Mustamin Ibrahim Mustaqimah, Nur Novalia Warow Novri Youla Kandowangko Nur Aznia Nuraini Lapolo Nurma Rosalia Oktaviani Rajalawo Oktavianingsi A. H. Yantu Parid Pakaya Pobela, Rahman Rahim, Srinurningsi K. Rahmawati A. Damiti Ramin Tanu, Wahyuni Regina Valentine Aydalina Riskawati Nento Salihi, Irvan Abraham Sidik Katili, Abubakar Sintia Kadu Sirvani Tahir SM, Farid Sudarmanto Hasan Sukirman Rahim Suryadi Syamsuddin Syam S. Kumaji Syam, Muh. Arfah Tahara, Tasrifin Tri Nugroho, Bagus Umadji, Nur Inda R. Wantogia, Misnawaty Widia Rahma Tanti Wiwin Rewini Kunusa Yantu, Oktavianingsi A. H. Yowan Tamu YUDI IRMANTO Yuliana Retnowati Yusfriandi Dwi Ariesna YUSNA AHMAD Zein Setiawan Kadir Zuliyanto Zakaria