Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PHBS DI TATANAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Wahidah, Nur; Beo, Yosef Andrian; Demang, Fransiska Yuniati
Wawasan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare pada umumnya menyerang anak usia balita dikarenakan daya tahan tubuhnya masih lemah sehingga balita sangat rentan terhadap penyebaran bakteri penyebab diare, selain itu faktor yang dapat menyebabkan diare adalah tidak menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di tatanan rumah tangga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kelurahan Reo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Reo dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 75 Responden. Penelitian ini menggunakan analisis chi square dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara PHBS di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Reo tahun 2023 nilai , dengan 22 responden menerapkan PHBS di tatanan rumah tangga yang cukup dengan ada Riwayat diare berjumlah 8 responden (10,7%), dan untuk 53 responden menerapkan PHBS di tatanan rumah tangga yang Baik dengan Riwayat diare 3 responden (4,0%). Responden yang menerapkan PHBS dengan baik dengan memiliki Riwayat diare 3 bulan terakhir yakni 3 responden (4,0%) dan responden yang menerapkan PHBS dengan baik dengan tidak memiliki Riwayat diare yakni 50 responden (66,7%).
Implementasi Algoritma Neural Network Untuk Memprediksi Harga Bawang Merah Di Kabupaten Bima wahidah, Nur; Lokapitasari, Poetri Lestari; Darwis, Herdianti
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v4i2.1661

Abstract

Bawang merah merupakan tanaman holtikultura yang berpotensi tinggi terhadap perubahan harga sehingga sangat fluktuatif bagi petani maupun konsumen dan juga termasuk komoditas trategis. Di Indonesia khusunya, pertumbuhan bawang merah mengikuti pola musim yang terjadi, sehingga pada musim tertentu stok bawang merah menurun. Prediksi harga bawang merah menjadi penting dilakukan untuk mengetahui harga bawang merah ke depan. Neural network termasuk algoritma yang terbaik dalam melakukan prediksi. Masalah utama bagaimana menentukan jumlah neuron dan hidden layer yang optimal sehingga akurasi prediksinya tinggi. Jurnal ini bertujuan untuk merancang arsitektur neural network dengan menggunakan algoritma bacpropagation. Tahapan penelitian dilakukan adalah mengumpulkan data harga bawang merah, melakukan proprecessing data, memproses prediksi, pengujian akurasi, pengujian akurasi dan eror serta implementasi. Dalam memproses prediksi dilakukan sesuai dengan rancangan model prediksi, yaitu parameter epoch, momentum, learning rate, hidden layer untuk menghasilkan keakuratan yang tinggi. Temuan yang diperoleh berupa rancangan optimal untuk melakukan prediksi yaitu dengan menggunakan multilayet. Diperoleh tingkat akurasi mencapai 98.324% atau dengan tingkat eror yang relatif rendah yaitu 11,161%
SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL DAN INTELEKTUAL) SEBAGAI ALTERNATIF PEMBANGKIT KECERDASAN TERPADU SISWA DI ERA SOCIETY 5.0 Nur Wahidah; Asnawan; Ifa Afida
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current era of Society 5.0, education actors are required to be able to integratesophisticated technology into the life of their school environment in a smarter way.This makes educators more agile in innovating in the learning activities they carryout, especially in choosing learning approaches, through the use of technologicalmodernity in the digital era like this. SAVI (Somatic, Auditory, Visual and Intellectual)is a compatible approach when applied in learning activities in the current SuperSmart era. The research conducted is not the first research, but there have been several related studies. This research method uses the Theoretical Research method,presenting information through relevant sources using topics and not usingempirical methods. Using the SAVI learning approach can raise students' enthusiasmfor learning, especially in developing students' integrated intelligence. SAVI is analternative source of fully integrated intelligence for students, with the help ofsophisticated technology in the Society 5.0 era. Furthermore, by using the SAVIapproach which involves the connection of the body and the five senses along withintellectual activities, the learning carried out will have an effective, efficient impactand classroom management will definitely be better
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PENURUNAN STUNTING MELALUI EDUKASI PEMBUATAN MPASI DI DESA MANGGISAN TANGGUL Wahidah, Nur; Ummah, Bintana Inashlahatul; Fahruri, Pahim; Hanif, Akmal Rahman; Mu'awanah, Mu'awanah
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v3i1.1926

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang mendesak di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, mencapai 24,4% pada tahun 2021. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif dan produktivitas mereka di masa depan. Oleh karena itu, intervensi yang efektif dalam menurunkan angka stunting sangatlah penting. Kader posyandu sering kali menghadapi keterbatasan dalam hal pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengedukasi masyarakat secara efektif, khususnya terkait pencegahan stunting dan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kader Posyandu memegang peranan kunci dalam upaya penurunan stunting. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan yang diberikan, kader dapat memperbaiki kualitas penyuluhan yang mereka berikan kepada ibu-ibu. Pengetahuan yang lebih baik tentang MPASI memungkinkan kader untuk membantu ibu-ibu dalam menerapkan praktik MPASI yang benar, yang pada gilirannya diharapkan dapat mengurangi angka stunting di desa tersebut. Namun, beberapa tantangan seperti perbedaan tingkat pendidikan kader, keterbatasan akses informasi dan sumber daya, serta kurangnya motivasi dan komitmen kader memerlukan perhatian khusus. Kegiatan pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu, sehingga mereka mampu memberikan edukasi yang lebih efektif kepada masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting di desa tersebut. Pendekatan door to door dipilih agar pesan yang disampaikan dapat lebih personal dan tepat sasaran, mengingat keberagaman tingkat pemahaman di masyarakat desa.
Innovation of Language Receptive Skills Based on Authentic Assessment Faizmailiatus Sofa; R Umi Baroroh; Nurinadia, Putri; Wahidah, Nur; Nurul Afifah, Syifa
Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 6 No. 1 (2023): Izdihar: Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature
Publisher : Arabic Education Department, Islamic Studies Faculty, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jiz.v6i1.24029

Abstract

The purpose of this scientific study is to analyze and answer the problems that exist in the assessment of class XI Arabic books published by the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia in 2020, especially on language receptive skills, which consist of listening and reading skills. This research was studied using qualitative methods and literature studies to collect data. Primary data comes from Arabic books published by the Ministry of Religion in class XI in 2020, while secondary data comes from literature documents that are relevant to the research. The results of the analysis show that receptive language skills have been assessed and are included in the realm of knowledge. In fact, receptive skills (reading and listening) must be included in language skills, while aspects of language knowledge can be obtained from language elements. Therefore, an authentic assessment is needed that positions receptive skills in the assessment of skills, which at the same time can assess linguistic elements in the knowledge aspect without forgetting the attitude aspect by assessing portfolios, assignments, performance, and interviews that are tailored to needs. The theme of the text being read or heard. Authentic assessment of receptive skills can be carried out by using projects, interviews, or assignments with command words, such as concluding the spoken text heard, making pictures based on the description of the spoken text, making conversations according to the content heard, or making texts that are similar to the text being spoken heard.
Pengimplementasian Media Utang Tika untuk Meningkatkan Semangat Belajar Matematika Peserta Didik Abdullah, Khairunnisa; Andi Alim Syahri; Irmawati Indah; Novi Safitri N.N; Nur Inzani; Nur Ishlah A.R; Agus Yulianti; Nur Wahidah; Muftihaturrahmah; Sulfikar Asdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2131

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII.K di SMP Negeri 3 Sungguminasa dengan memanfaatkan media pembelajaran inovatif bernama "Utang Tika" (Ular Tangga Matematika). Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah rendahnya semangat belajar siswa terhadap matematika, yang kerap dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Media pembelajaran ini menggabungkan unsur permainan dan pembelajaran, di mana setiap langkah dalam permainan mengharuskan siswa menyelesaikan soal matematika. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga tahapan utama: sosialisasi, pelaksanaan permainan, dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi, sebanyak 33 siswa mendapatkan penjelasan tentang cara bermain Utang Tika. Selanjutnya, 32 siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memainkan permainan ini pada tahap pelaksanaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan angket untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap media pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil angket, sebagian besar siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar matematika setelah menggunakan media ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menantang, serta mampu meningkatkan semangat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika.
Mengidentifikasi Keragaman Budaya di Sekitarnya Secara Setara Melalui Gotong Royong dan Collaboration di Kelas 5 Nur Wahidah; Gunawan Santoso; Moh. Farid La Aca; Darmita Wuriani; Anita Bosawer; Novi Mega Lestari; Ayu Yuniar Anggo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.629

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan yang digunakan dalam mengidentifikasi keragaman budaya di sekitar lingkungan SD kelas 5 dan bagaimana keragaman ini ditempatkan secara setara melalui kolaborasi dan gotong royong. Program ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menghargai keragaman budaya dan mempromosikan kesetaraan di antara siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis literatur, studi kasus, observasi, dan wawancara dengan siswa, guru, orang tua, serta anggota komunitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang keragaman budaya dan menghasilkan lingkungan yang lebih inklusif di lingkungan SD kelas 5. Program ini memiliki dampak positif pada perkembangan siswa, yang dapat dilihat dalam peningkatan keterampilan kolaboratif, penghargaan terhadap keragaman budaya, dan kemampuan berinteraksi dengan budaya yang berbeda. Selain itu, partisipasi orang tua dan komunitas dalam pendekatan ini memberikan dukungan tambahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung keragaman budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya mempromosikan keragaman budaya di sekolah dan mendorong kolaborasi dan gotong royong sebagai cara untuk mencapai kesetaraan dan penghargaan terhadap budaya yang berbeda di kalangan siswa SD kelas 5. Program semacam ini menawarkan pandangan positif tentang pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada budaya.
Pendidikan Karakter Habituasi Kegiatan Keagamaan di Dalam dan di Luar Kelas Sekolah Menengah Nur Wahidah; Iswan; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 5 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1370

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan menanamkan nilai-nilai seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Implementasi pendidikan karakter mendorong peserta didik menjadi mandiri dalam belajar. Nilai-nilai luhur seperti religius, jujur, dan toleransi menjadi dasar membentuk karakter positif. Sekolah dianggap opsi efektif untuk melaksanakan program penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini fokus pada implementasi pendidikan karakter di SMP Muhammadiyah 2 Mariyai melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan karakter di sekolah sangat dipengaruhi dukungan orang tua dan lingkungan. Pembiasaan kegiatan keagamaan berhasil membentuk karakter siswa dalam aspek ketaqwaan, kesabaran, dan kedisiplinan. Implementasi di SMP Muhammadiyah 2 Mariyai menciptakan lingkungan mendukung pembentukan karakter siswa dengan nilai-nilai Islam.
Pengimplementasian Media Utang Tika untuk Meningkatkan Semangat Belajar Matematika Peserta Didik : Implementation of Tika's Utang Media to Increase Students' Enthusiasm for Learning Mathematics Abdullah, Khairunnisa; Andi Alim Syahri; Irmawati Indah; Novi Safitri N.N; Nur Inzani; Nur Ishlah A.R; Agus Yulianti; Nur Wahidah; Muftihaturrahmah; Sulfikar Asdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i2.2131

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII.K di SMP Negeri 3 Sungguminasa dengan memanfaatkan media pembelajaran inovatif bernama "Utang Tika" (Ular Tangga Matematika). Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah rendahnya semangat belajar siswa terhadap matematika, yang kerap dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Media pembelajaran ini menggabungkan unsur permainan dan pembelajaran, di mana setiap langkah dalam permainan mengharuskan siswa menyelesaikan soal matematika. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga tahapan utama: sosialisasi, pelaksanaan permainan, dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi, sebanyak 33 siswa mendapatkan penjelasan tentang cara bermain Utang Tika. Selanjutnya, 32 siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memainkan permainan ini pada tahap pelaksanaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan angket untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap media pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil angket, sebagian besar siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar matematika setelah menggunakan media ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menantang, serta mampu meningkatkan semangat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika.
EDUKASI PEMANFAATAN KANDUNGAN PROTEIN IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DI DESA GARAHAN Wahidah, Nur; Jannah, Nur; Puspita W., Dhevin MQ Agus; Ismaniya, Fais Zhatul
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v3i2.2272

Abstract

Stunting is a significant public health issue in Indonesia, particularly among pregnant women and children. Based on the data from the village posyandu in Garahan in 2024, the number of Stunting cases in Garahan Village reached 13 children. This research aims to provide education on the utilization of catfish protein content as a strategy to prevent Stunting in pregnant women in Garahan Village. Catfish is chosen because of its high protein content and its relatively easy availability in local communities, especially in Garahan Village. The method used in this research is educating the utilization of catfish protein as a nutritional option for preventing Stunting in pregnant women. This education also aims to provide in-depth knowledge about Stunting and to equip PKK cadres and the residents of Garhan village with new skills. In addition, there has been a decrease in the incidence of Stunting in infants born to mothers who regularly consume catfish. This finding indicates that the utilization of catfish as a source of protein can be an effective strategy in preventing Stunting among pregnant women in rural areas. This research suggests the need for the implementation of educational programs and subsidies to improve the accessibility of catfish among pregnant women as part of efforts to prevent Stunting.