Claim Missing Document
Check
Articles

DIGITALISASI PEMASARAN UMKM KERIPIK PISANG-SINGKONG DI KALIGLAGAH: PENDEKATAN ABCD DAN DAMPAK PADA OMZET Jannah, Nur; Wahidah, Nur; Qadariyah, Lailatul
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v4i1.2569

Abstract

This community service program aims to improve the production capacity, digital marketing, and economic performance of banana and cassava chip MSMEs in Kaliglagah Village through digital interventions based on Asset-Based Community Development (ABCD). Twelve MSMEs received mentoring for six months (February–September 2025). At baseline, production capacity ranged from 40–70 packages per day, with an average turnover of IDR 3,050,000 (median IDR 3,000,000; range IDR 2,450,000–IDR 3,800,000). The interventions included packaging improvements, mobile photography, copywriting, a content calendar, and the activation of four digital channels (Instagram, Facebook, WhatsApp Business, and marketplaces). Changes in turnover were calculated as percentages, raw material prices were recorded from weekly records, and monitoring was carried out through sales logs, transaction receipts, and a dashboard. Results show production capacity increased to 80–120 packs per day, turnover increased by 29.9% (≈30%), and non-village buyers increased from <5% to 34%. Digital analytics: reach 7,200 accounts/month, 12,000 impressions, 3.2% CTR, and conversion 2.8–3.1%. Upstream impact: banana prices increased from IDR 3,800/kg to IDR 4,350/kg, and cassava from IDR 2,400/kg to IDR 2,760/kg (≈15%). These findings confirm the effectiveness of low-cost, locally-asset-based digitalization for rural food MSMEs, expanding markets and supporting supply chains.
PENYULUHAN NAPZA PADA SISWA SMP NEGERI 02 MAYANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Wahidah, Nur; Jannah, Nur; Afandi, Moch. Yusuf Sholeh; nafi’ah, Jamilatun
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v4i1.2644

Abstract

Drug abuse is a serious problem that threatens the younger generation. Early prevention efforts are very important, especially among teenagers. This community service activity aims to evaluate the effectiveness of the drug education program implemented at SMP Negeri 02 Mayang. This counseling involved 160 class IX students and was carried out in two sessions. The education material includes the definition of drugs, types of drugs, the dangers of abuse, and prevention efforts. The methods used are lectures, discussions and questions and answers. To measure the effectiveness of the program, a pre-test and post-test were carried out. The results of this outreach activity show a significant increase in students' knowledge about drugs. This indicates that the outreach program carried out is effective in increasing students' awareness of the dangers of drug abuse. Apart from that, students' enthusiasm in participating in activities shows that they have an interest in learning more about the dangers of drugs. However, further research is still needed to measure the long-term impact of this program on student behavior. Apart from that, more intensive efforts need to be made to involve all components of society in preventing drug abuse.
ANALISIS EKSPLORATIF-PEDAGOGIS TERHADAP PENGEMBANGAN ISLAM MODERAT DALAM PENDIDIKAN ISLAM Wahidah, Nur
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.446

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara analitik terhadap pengembangan Islam moderat dalam pendidikan Islam serta tantangan dan peluang pedagogis yang menyertainya. Pasalnya, di tengah arus globalisasi, pluralitas budaya, dan meningkatnya kompleksitas persoalan sosial-keagamaan, pendidikan Islam dituntut untuk melampaui orientasi transmisi ajaran normatif menuju pengembangan pemahaman keagamaan yang reflektif, kontekstual, dan bertanggung jawab secara sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang dilakukan melalui analisis kritis terhadap artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan wacana Islam moderat dan pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Islam moderat berkembang sebagai paradigma keagamaan yang menekankan keseimbangan, toleransi, keadilan, dan kontekstualitas ajaran Islam dalam kehidupan sosial. Namun demikian, implementasinya dalam pendidikan Islam masih menghadapi tantangan berupa dikotomi epistemologis, resistensi normatif, serta keterbatasan kompetensi pedagogik pendidik. Di sisi lain, terdapat peluang pedagogis yang signifikan melalui penguatan kurikulum, pengembangan pedagogik reflektif dan dialogis, serta peningkatan profesionalisme guru. Artikel ini menegaskan bahwa kajian Islam moderat memiliki potensi besar sebagai kerangka pedagogis transformatif dalam membangun pendidikan Islam yang relevan dengan realitas sosial kontemporer.
DIGITALISASI LAYANAN ANTAR UNIT DIRSUD ARIFIN AHMAD PEKANBARU MENUJU RUMAH SAKIT CERDAS Nur Wahidah; Salsabila Octarivi; Elly Niel Waty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.144

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.
Pedagogical Reasoning Guru PAI dalam Mengintegrasikan Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Wahidah, Nur; Nursyam, Nursyam; Cholil, Mufida
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v3i1.2873

Abstract

This study examines the pedagogical reasoning of Islamic Religious Education (PAI) teachers in integrating religious knowledge and social sciences at MA Miftahul Huda Banyuwangi. The integration of knowledge is a crucial issue in Islamic education, particularly in responding to the dichotomy between religious and general sciences that still persists in learning practices. This research aims to analyze how PAI teachers plan, implement, and evaluate learning by integrating Islamic teachings with social realities through pedagogical reasoning processes. This study employed a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving PAI teachers, students, and school leaders. The findings indicate that teachers’ pedagogical reasoning is reflected in five interconnected stages: comprehension of subject matter, transformation of content, instructional implementation, evaluation of learning, and reflective practice. Through this process, teachers are able to contextualize Islamic teachings with social issues such as tolerance, social justice, and community life. This study recommends strengthening teachers’ pedagogical reasoning competencies through continuous professional development to support integrative Islamic education.