Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI BELANJA DAERAH DI KOTA KEDIRI Nasya Firdaushaumy; Anggita Cahyani Setyoningrum; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Progress Administrasi Publik Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/8vet0472

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) occupy a strategic position in regional economies, functioning as primary absorbers of labor and drivers of community welfare. Despite the Kediri City Government’s consistent allocation of local government spending toward MSME empowerment programs, studies that specifically examine the linkage between regional expenditure realization and program effectiveness at the local level remain scarce. This study analyzes MSME empowerment program effectiveness through local government spending in Kediri City, employing Dunn’s (2003) program effectiveness framework across three analytical dimensions: output, outcome, and impact. A qualitative approach using library research was applied through thematic analysis of peer-reviewed journals, books, official government reports, and relevant public policy documents. Findings reveal that at the output level, budget realization reached only 82.42%, falling below the optimal threshold; at the outcome level, MSME growth peaked at 34.09% in 2023 before declining sharply in 2024–2025; and at the impact level, Jatim Bejo platform transactions totaling IDR 43.82 billion alongside 3.43% economic growth in 2024 indicate positive but unevenly distributed effects. Enabling factors include local government commitment to budget allocation and digital technology adoption, while key constraints encompass weak inter-agency coordination, limited managerial capacity among MSME actors, and inconsistent monitoring and evaluation mechanisms. This study contributes to the scholarly discourse on fiscal policy effectiveness for local MSME empowerment, and recommends strengthening cross-sectoral coordination, sustained capacity-building assistance for MSME actors, and the development of a more structured data-driven monitoring system.   Keywords: Effectiveness; Kediri City; Local Government Spending; Program; SME Empowerment
Evaluasi Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2020-2025 Attina Aulia Rahma; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1281

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jombang selama periode 2020–2025 sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif dalam mengoptimalkan kemandirian fiskal daerah di tengah perubahan kondisi ekonomi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah indikator penting untuk menilai kemandirian fiskal pemerintah daerah dalam membiayai pemerintahan dan pembangunan. Dalam keuangan daerah, PAD bersumber dari beberapa komponen utama: pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan asli daerah lainnya yang sah. Dari semua sumber tersebut, pajak daerah memegang peran kunci dalam meningkatkan penerimaan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan pajak daerah yang efektif dan optimal penting untuk memaksimalkan potensi PAD. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur relevan seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang membahas pengelolaan pajak daerah serta PAD. Kriteria pemilihan literatur dalam penelitian ini adalah sumber-sumber tertulis yang relevan dan kredibel, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, laporan resmi, serta hasil penelitian terdahulu yang secara langsung membahas konsep, teori, dan temuan terkait pajak daerah dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah, sehingga mampu memberikan pemahaman yang komprehensif sesuai dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka yang digunakan. Analisis dilakukan melalui pengumpulan, kajian, dan interpretasi sumber-sumber tersebut. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pengelolaan pajak daerah yang optimal mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan memperkuat kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi penerimaan pajak dapat dicapai melalui peningkatan efektivitas sistem pemungutan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta perbaikan administrasi pajak daerah. Dengan demikian, pajak daerah berperan strategis dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kontribusi Kunjungan Wisatawan dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto Nazwa Ansalna Rahmania; Yemima Chrisnanda Prasetyo; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1335

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami sejauh mana perkembangan sektor pariwisata mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berbasis data sekunder melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Data yang digunakan meliputi data statistik kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, serta target dan realisasi PAD sektor pariwisata yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah daerah dan publikasi statistik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah objek wisata mengalami penurunan dari 79 unit pada tahun 2021 menjadi 41 unit pada tahun 2025. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan meningkat dari 477.291 orang pada tahun 2021 dan mencapai angka tertinggi pada tahun 2024 sebanyak 2.143.571 orang, sebelum menurun menjadi 1.815.716 orang pada tahun 2025. Data PAD sektor pariwisata tersedia untuk periode 2022–2025, sedangkan data tahun 2021 belum tersedia dalam dokumen sumber yang digunakan. Realisasi PAD sektor pariwisata tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar Rp8.698,9 juta, sedangkan rasio realisasi terhadap target tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar 77,37%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak selalu diikuti oleh peningkatan realisasi PAD sektor pariwisata pada tahun yang sama. Dengan demikian, hubungan antara kunjungan wisatawan dan PAD sektor pariwisata dalam penelitian ini lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan deskriptif, bukan sebagai korelasi statistik atau hubungan sebab-akibat. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena belum menyajikan data total PAD daerah, rincian komponen PAD pariwisata, serta data kebijakan pengelolaan destinasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi gambaran awal bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pendataan, evaluasi penerimaan, dan pengelolaan sektor pariwisata secara lebih terukur.
Efektivitas dan Efisiensi Realisasi Anggaran Belanja pada Pemerintahan Kabupaten Gresik Periode 2021-2025 Haliza Firdausy Nuzula; Rizky Maya Wulandari; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1336

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai dasar perbaikan pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja pada Pemerintah Kabupaten Gresik periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas dan efisiensi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas anggaran belanja mengalami fluktuasi, dengan kategori cukup efektif hingga efektif pada tahun 2021–2025, namun mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 menjadi kurang efektif. Sementara itu, tingkat efisiensi secara umum berada dalam kategori efisien selama periode penelitian, meskipun terdapat variasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, pengelolaan anggaran belanja daerah di Kabupaten Gresik tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam perencanaan dan konsistensi pelaksanaan anggaran agar lebih optimal.
Evaluasi Efektivitas Penganggaran Bantuan Keuangan Surabaya dalam Mendukung Program Pembangunan Kota Annisa Rizma Ramadhani; Azalea Zahwa Rishavaila; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1352

Abstract

Bantuan Keuangan (BK) merupakan instrumen fiskal daerah yang berperan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kota Surabaya. Namun, besarnya alokasi anggaran belum selalu menjamin efektivitas realisasi dan ketepatan pelaksanaan program, sehingga diperlukan evaluasi terhadap penganggaran BK secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya selama periode 2022–2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung analisis kuantitatif deskriptif melalui perhitungan rasio realisasi anggaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penganggaran BK Kota Surabaya berada pada kategori efektif dengan rata-rata realisasi anggaran sebesar 92,2%. Meskipun demikian, efektivitas antarbidang program belum merata, terutama pada bidang lingkungan hidup yang mencatat capaian paling rendah dibandingkan bidang lainnya. Faktor penghambat utama meliputi keterlambatan laporan pertanggungjawaban, keterbatasan kapasitas pelaksana, serta belum optimalnya koordinasi dan monitoring antaraktor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring digital, peningkatan kapasitas teknis pelaksana, serta pelembagaan forum koordinasi lintas perangkat daerah agar penganggaran BK lebih akuntabel, terintegrasi, dan berorientasi pada capaian pembangunan daerah.
Analisis Pengelolaan dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Mendukung Pembiayaan Pembangunan Di Kota Malang Nova Adelia; Nisfatun Choiriyah; Eva Hany Hanida; Revienda Anita Fitrie
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1355

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya meningkatkan kemandirian fiskal Kota Malang melalui pengelolaan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penguatan kemandirian fiskal daerah di era desentralisasi, di mana banyak pemerintah daerah, termasuk Kota Malang, masih sangat bergantung pada transfer dari pemerintah pusat untuk membiayai pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan optimalisasi PAD dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan daerah, laporan realisasi anggaran, dokumen resmi pemerintah, publikasi statistik, serta literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur secara sistematis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD Kota Malang mengalami pertumbuhan yang fluktuatif namun cenderung meningkat selama periode 2019–2023, dengan kontribusi terbesar berasal dari pajak daerah. Namun demikian, tingkat kemandirian fiskal masih tergolong rendah karena ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi. Faktor pendukung optimalisasi PAD meliputi besarnya potensi ekonomi daerah dan penerapan digitalisasi layanan perpajakan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sistem administrasi dan rendahnya kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, diperlukan strategi optimalisasi seperti intensifikasi pajak, pengembangan sektor pariwisata, optimalisasi aset daerah, digitalisasi pelayanan, serta diversifikasi sumber pendapatan. Dengan strategi tersebut, diharapkan PAD dapat menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Evaluasi Kesesuaian Alokais Anggaran Dinas Pendidikan Kabuupaten Sleman Dengan Program Prioritas Pendidikan Daerah Melalui Program Sleman Pintar Ilham Firdaus Pranoto; Taniya Sahisnu Sufisyar; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian alokasi anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dengan program prioritas pendidikan daerah, yaitu Program Sleman Pintar. Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi keluarga miskin dan rentan miskin, dengan semangat “Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi pemerintah, meliputi RLPPD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2023, 2024, dan 2025, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024, Peraturan Bupati Sleman Nomor 97 Tahun 2024 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2025, serta publikasi resmi terkait pelaksanaan Program Sleman Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran pendidikan di Kabupaten Sleman relatif besar dan konsisten, namun kesesuaiannya dengan Program Sleman Pintar masih bersifat parsial. Dinas Pendidikan telah mendukung akses pendidikan bagi peserta didik miskin melalui bantuan sosial pada jenjang PAUD, SD, SMP, dan pendidikan nonformal. Namun, fokus utama Program Sleman Pintar yang menitikberatkan pada pendidikan tinggi lebih banyak diwujudkan melalui skema beasiswa lintas perangkat daerah, terutama melalui Dinas Sosial. Oleh karena itu, alokasi anggaran Dinas Pendidikan dapat dinilai cukup sesuai dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan tujuan utama program, yaitu memastikan setiap keluarga miskin memiliki setidaknya satu anggota yang berhasil menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana.
Co-Authors Adam Jamal Afida Ayu Azalia Afifah Fatmala Nurlianti Ahmad Dwi Rifani Ahmad Fikri Naufal Akbar Aisyah Lailatul Isnaini Albaitul Khoiridah Fitriani Alfin Fadhil Pradana Aliyah Rifdatul Nabilah Amanda Adzkiyah Andi Farera Angeli Haura Diva Khansa Anggi Ayu Wulandari Anggi Defira Marchegiani Anggita Cahyani Setyoningrum Anggita Nanda Ayu Kusuma Anisa Annisa Rizma Ramadhani Aril Maulana Arshafa Rayya Maulidya Astin Khoiriyah Astrella Vanindya Sheren Attina Aulia Rahma Aulia Putri Ayunda Putri Athamevia Azalea Zahwa Rishavaila Bunga Fryscilla Fedora Nadeak Cahaya Fatihah Cahya Amalia Zahra Cahyo Bagus Alvian Daffa Mauludie Al Daufir Eka Nurul Amalia Emmanuel Jessica Priskila Eva Hany Fanida Eva Hany Hanida Faylla Apriliana Putri Fazrul Ilham Syahreza Felia Noorlibna Badzlin Galuh Refal Tianta Haliza Firdausy Nuzula Hellen Qurotul Nurassifa Herdiyanto Fransiskus Samosir Hieronimus Febian Jona Hendrawan Hilman Rizkillah Sya'bi Ilham Firdaus Pranoto Ilman, Ghulam Maulana Inaya Regita Cahyani Indira Anggun Septianingrum Intan Aurellia Evania Intan Nia Putri Ivena Callista Putri Izza Naura Mawaddah Joceline Larissa Pratama Ginting Karina Putri Wahyudin Ken Maulida Musthika Tirta Suci Keysia Jessika Intansari Kirani Felita June Legina Ayu Puspita Levina Linadi Maharani Putri Nurwidya Marini Muharwati Maura Alayya Nusantari Melda Fadiyah Hidayat Mila Rahmawati Monalisa - Monica Natalia Irene Muhammad Chairil Umam Muhammad Nabil Hibatullah Muhammad Thariq Ilham Fahmi Nabila Naswa Zahra Rhohima Nadia Ayu Ardiani Naflah Hekshala Purwanto Nasya Firdaushaumy Nazwa Ansalna Rahmania Nisfatun Choiriyah Nova Adelia Nuh Krama Hadianto Nur Intan Agustriani Ginting Nurhayati Pertiwi, Vidya Imanuari Rachmad Raffi Satria Rahma Fitriyani Rangga Naim Ansori Revalia Cantika Sari Setiawan Risma Dwiyana Arianty Rizky Maya Wulandari Ryno Dwi Bachtiar Salma Shadiyah Salwa Apsyarini Nabilah Siti Nur Fahreza Irena Taniya Sahisnu Sufisyar Vannisha Rafa Naura Harina Vella Elfanny Meisyacharis Verysa Virgie Rahmadhani Vike Agestian Frastami Yemima Chrisnanda Prasetyo Yunita Eka Dia Safitri Yusrotul Widad Sugiyanto Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono Zahra Salsa Billa