Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis KAPASITAS FISKAL DAN KETERBATASAN PENDAPATAN ASLI DAERAH: ANALISIS KEUANGAN DAERAH KOTA BATU TAHUN 2025 Naflah Hekshala Purwanto; Karina Putri Wahyudin; Hellen Qurotul Nurassifa; Andi Farera; Anggi Ayu Wulandari; Salma Shadiyah; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.766

Abstract

Penelitian ini menganalisis kapasitas fiskal dan keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu tahun 2025 dalam kerangka desentralisasi fiskal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap data APBD, BPS, dan publikasi terkait. Hasil menunjukkan pendapatan daerah masih didominasi transfer pusat sebesar 70,1%, sementara kontribusi PAD hanya 29,9% dengan nilai per kapita relatif rendah. Kondisi tersebut menimbulkan defisit anggaran dan mencerminkan kemandirian fiskal terbatas. Faktor utama meliputi basis pajak sempit, sektor informal, dan optimalisasi pemungutan yang belum maksimal, khususnya pada sektor pariwisata serta peningkatan kepatuhan wajib pajak daerah.
IMPLEMENTASI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAERAH DI KOTA SURABAYA Levina Linadi; Anggita Nanda Ayu Kusuma; Zahra Salsa Billa; Anggi Defira Marchegiani; Legina Ayu Puspita; Alfin Fadhil Pradana; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.789

Abstract

Kemandirian fiskal daerah menjadi prasyarat fundamental bagi pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur fisik, terutama di wilayah perkotaan yang padat. Di Kota Surabaya, dinamika Pendapatan Asli Daerah (PAD) memegang peranan krusial dalam membiayai program strategis, namun realisasinya sering kali menghadapi tantangan struktural yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan efektivitas alokasi PAD terhadap capaian pembangunan infrastruktur fisik di wilayah perkotaan Surabaya. Menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan studi kasus, data sekunder dari laporan keuangan daerah periode lima tahun terakhir diolah untuk menelaah korelasi antara pertumbuhan PAD dan progres proyek infrastruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan nominal PAD, efektivitas penyalurannya ke sektor infrastruktur masih dipengaruhi oleh inefisiensi dalam perencanaan anggaran serta ketergantungan yang masih tinggi pada dana transfer pusat. Temuan ini menegaskan perlunya revitalisasi strategi pemungutan pajak daerah serta penguatan sistem pengawasan anggaran guna memastikan akuntabilitas penggunaan dana. Implikasi dari studi ini menyarankan adanya reformasi manajerial keuangan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil pembangunan infrastruktur.
Analisis Kontribusi dan Efektivitas PBB-P2 dalam Meningkatkan PAD Kota Surabaya Tahun 2022-2024 Galuh Refal Tianta; Verysa Virgie Rahmadhani; Eka Nurul Amalia; Salwa Apsyarini Nabilah; Revalia Cantika Sari Setiawan; Nur Intan Agustriani Ginting; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya, namun kontribusinya belum optimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak dan kondisi ekonomi yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi dan efektivitas penerimaan PBB-P2 terhadap PAD serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dari Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PBB-P2 tergolong sedang dan relatif stabil, meskipun mengalami sedikit penurunan, sementara efektivitasnya cukup baik karena realisasi mendekati target. Kendala utama yang dihadapi adalah rendahnya kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBB-P2 tidak hanya sebagai sumber penerimaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan PAD.
Pengaruh Dana Alokasi Khusus Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Astrella Vanindya Sheren; Marini Muharwati; Indira Anggun Septianingrum; Muhammad Chairil Umam; Fazrul Ilham Syahreza; Hilman Rizkillah Sya'bi; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.865

Abstract

Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur masih berada di atas rata-rata nasional sehingga diperlukan optimalisasi kebijakan fiskal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DAK Fisik dan DAK Nonfisik terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data time series periode 2017–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software RStudio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DAK Fisik dan DAK Nonfisik berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan koefisien determinasi sebesar 82,83%. Secara parsial, DAK Fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DAK Nonfisik berpengaruh negatif dan signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang berorientasi pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan lebih efektif dalam mendukung pengentasan kemiskinan dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi DAK Nonfisik menjadi strategi penting dalam mendukung penurunan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur
Analisis Perencanan Kebijakan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Dari Aspek Desentralisasi Fiskal Di Kota Mojokerto Daffa Mauludie Al Daufir; Intan Nia Putri; Emmanuel Jessica Priskila; Nabila Naswa Zahra Rhohima; Yunita Eka Dia Safitri; Cahaya Fatihah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6036

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan kebijakan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dari aspek desentralisasi fiskal di Kota Mojokerto. Kajian ini didorong oleh penurunan transfer pemerintah pusat sebesar 25,55 persen dalam tiga tahun terakhir akibat pemotongan Dana Desa untuk pembiayaan KKMP, yang menciptakan ketegangan antara kebijakan nasional dan prinsip kemandirian fiskal daerah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan kerangka Siklus Perencanaan Komprehensif Larz (1995) melalui tujuh tahapan analisis. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi lapangan, studi literatur, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Koperasi, kepala kelurahan, pengurus KKMP, dan pelaku UMKM di Kota Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan perencanaan telah terpenuhi secara prosedural, namun terdapat tiga kesenjangan substansial pada implementasi, yaitu keterbatasan kapasitas operasional, sistem kepengurusan sukarela yang tidak berkelanjutan, dan ketidakstabilan rantai distribusi barang dari Bulog. Dari perspektif Second Generation Fiscal Federalism, mekanisme pembiayaan KKMP yang memangkas transfer daerah secara sepihak bertentangan dengan prinsip hard budget constraint dan kemandirian fiskal daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substansi perencanaan berbasis kapasitas fiskal daerah masih perlu diperkuat agar program berjalan efektif dan selaras dengan prinsip desentralisasi fiskal
Akuntabilitas Dana Transfer Pusat Ke Daerah: Studi UU No. 1 Tahun 2022 Aliyah Rifdatul Nabilah; Nurhayati; Risma Dwiyana Arianty; Arshafa Rayya Maulidya; Afida Ayu Azalia; Cahyo Bagus Alvian; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6171

Abstract

Desentralisasi fiskal mendukung otonomi daerah melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan dana transfer pusat. Penelitian ini mengkaji akuntabilitas dalam implementasi Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) dengan pendekatan kualitatif kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas belum optimal, ditandai adanya kesenjangan antara desain kebijakan dan implementasinya, terbatasnya peningkatan layanan publik, ketimpangan pembangunan, serta keterbatasan kapasitas kelembagaan. Sistem informasi keuangan yang lemah dan rendahnya partisipasi publik turut menghambat efektivitas. Oleh karena itu, penguatan pengawasan berbasis kinerja, perbaikan sistem keuangan, dan peningkatan partisipasi publik menjadi langkah penting untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan berkelanjutan
Analisis Penerapan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengawasan APBD di Kota Malang Vike Agestian Frastami; Kirani Felita June; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6245

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip-prinsip mendasar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode tinjauan pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, laporan resmi, dan dokumen publik yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah dan pengawasan APBD. Analisis penelitian mengacu pada indikator transparansi dan akuntabilitas menurut Krina, yang meliputi pengungkapan informasi, kemudahan akses terhadap informasi, mekanisme pengaduan, penyebaran informasi, dan akuntabilitas kinerja. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Pemerintah Kota Malang telah mengimplementasikan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui penyediaan dokumen APBD, laporan pertanggungjawaban kinerja, dan penggunaan sistem informasi berbasis digital. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses masyarakat terhadap informasi keuangan teknis, mekanisme pengaduan masyarakat yang belum optimal, serta efektivitas komunikasi publik yang masih terbatas. Dalam hal akuntabilitas, implementasinya telah tercermin melalui penyusunan LAKIP dan penganggaran berbasis kinerja, namun, beberapa indikator masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya berorientasi pada hasil. Oleh sebab itu, penguatan tata kelola yang partisipatif, peningkatan komunikasi kepada publik, serta optimalisasi pengawasan keuangan berbasis digital menjadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pengelolaan keuangan daerah
Intergenerational Interpersonal Conflict in the Workplace at TK Aisyiyah 22 Surabaya Izza Naura Mawaddah; Astin Khoiriyah; Angeli Haura Diva Khansa; Aulia Putri; Revienda Anita Fitrie; Nuh Krama Hadianto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6357

Abstract

Saat ini lingkungan kerja semakin diwarnai dengan keberadaan beragam generasi dengan nilai, gaya komunikasi, persepsi, dan etos kerja yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk konflik interpersonal yang muncul sebagai akibat dari perbedaan generasi antara Baby Boomers (Generasi Senior) dan Generasi Z di TK Aisyiyah 22 Surabaya, sekaligus mengidentifikasi faktor penyebab dan strategi yang digunakan untuk menyelesaikan konflik yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan dua informan yang dipilih secara purposif  satu dari kelompok Baby Boomers dan satu dari Generasi Z dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antargenerasi terutama bersumber dari perbedaan gaya komunikasi, etos kerja, dan pendekatan terhadap teknologi. Baby Boomers cenderung menyukai pola kerja yang terstruktur, formal, dan berorientasi pada proses, sedangkan Generasi Z lebih mengutamakan efisiensi, fleksibilitas, dan penyelesaian tugas serta hasil yang cepat. Perbedaan ini termanifestasi dalam bentuk miskomunikasi, kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas, dan ketegangan interpersonal yang bersifat sementara. Meskipun demikian, konflik yang muncul umumnya dapat diselesaikan pada hari yang sama melalui komunikasi langsung, keterbukaan bersama, dan mediasi oleh kepala sekolah apabila diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik antargenerasi dapat dikelola secara konstruktif melalui sikap saling mengerti, kepemimpinan yang inklusif, dan budaya organisasi yang merangkul keberagaman generasi.
Strategi Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Publik Pada Masa Jabatan Gubernur Sherly Tjoanda Maluku Utara Ivena Callista Putri; Ayunda Putri Athamevia; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6397

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana strategi pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara optimal pada masa jabatan Gubernur Sherly Tjoanda di Maluku Utara dapat dikelola secara optimal. Penelitian ini memiliki fokus utama yakni mengevaluasi pengelolaan keuangan publik yang mencakup empat aspek krusial diantara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan spesifikasi deskriptif analitis melalui studi kepustakaan (library search). Menggunakan teknik pengumpulan data dengan mengutip dari berbagai artikel ilmiah dan berita daring yang relevan yang kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai pembahasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas pembangunan di Maluku Utara melalui intervensi strategis pada berbagai sektor pelayanan publik telah terjawab melalui penerapan strategi oleh Pemerintah.
Konflik Sampit Dalam Perspektif Georg Simmel: Analisis Dinamika Konflik dan Integrasi Sosial Muhammad Nabil Hibatullah; Muhammad Thariq Ilham Fahmi; Rachmad Raffi Satria; Revienda Anita Fitrie; Nuh Krama Hadianto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6593

Abstract

Konflik sosial merupakan fenomena yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat multikultural. Salah satu konflik terbesar di Indonesia adalah Konflik Sampit tahun 2001 di Kalimantan Tengah antara etnis Dayak dan Madura yang dipicu oleh ketimpangan sosial-ekonomi, persaingan sumber daya, perbedaan budaya, dan lemahnya integrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika Konflik Sampit menggunakan perspektif teori konflik Georg Simmel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik Sampit tidak hanya menimbulkan dampak destruktif seperti korban jiwa, trauma sosial, pengungsian, dan segregasi sosial, tetapi juga memiliki fungsi konstruktif dalam memperkuat solidaritas internal dan identitas sosial kelompok. Selain itu, konflik menjadi sarana penyaluran ketegangan sosial serta membuka peluang terbentuknya integrasi sosial baru melalui rekonsiliasi pascakonflik. Dengan demikian, konflik dipahami sebagai bentuk interaksi sosial yang memiliki dimensi destruktif dan konstruktif sehingga perlu dikelola secara inklusif dan berkelanjutan untuk menciptakan stabilitas sosial yang lebih baik.
Co-Authors Adam Jamal Afida Ayu Azalia Afifah Fatmala Nurlianti Ahmad Dwi Rifani Ahmad Fikri Naufal Akbar Aisyah Lailatul Isnaini Albaitul Khoiridah Fitriani Alfin Fadhil Pradana Aliyah Rifdatul Nabilah Amanda Adzkiyah Andi Farera Angeli Haura Diva Khansa Anggi Ayu Wulandari Anggi Defira Marchegiani Anggita Cahyani Setyoningrum Anggita Nanda Ayu Kusuma Anisa Annisa Rizma Ramadhani Aril Maulana Arshafa Rayya Maulidya Astin Khoiriyah Astrella Vanindya Sheren Attina Aulia Rahma Aulia Putri Ayunda Putri Athamevia Azalea Zahwa Rishavaila Bunga Fryscilla Fedora Nadeak Cahaya Fatihah Cahya Amalia Zahra Cahyo Bagus Alvian Daffa Mauludie Al Daufir Eka Nurul Amalia Emmanuel Jessica Priskila Eva Hany Fanida Eva Hany Hanida Faylla Apriliana Putri Fazrul Ilham Syahreza Felia Noorlibna Badzlin Galuh Refal Tianta Haliza Firdausy Nuzula Hellen Qurotul Nurassifa Herdiyanto Fransiskus Samosir Hieronimus Febian Jona Hendrawan Hilman Rizkillah Sya'bi Ilham Firdaus Pranoto Ilman, Ghulam Maulana Inaya Regita Cahyani Indira Anggun Septianingrum Intan Aurellia Evania Intan Nia Putri Ivena Callista Putri Izza Naura Mawaddah Joceline Larissa Pratama Ginting Karina Putri Wahyudin Ken Maulida Musthika Tirta Suci Keysia Jessika Intansari Kirani Felita June Legina Ayu Puspita Levina Linadi Maharani Putri Nurwidya Marini Muharwati Maura Alayya Nusantari Melda Fadiyah Hidayat Mila Rahmawati Monalisa - Monica Natalia Irene Muhammad Chairil Umam Muhammad Nabil Hibatullah Muhammad Thariq Ilham Fahmi Nabila Naswa Zahra Rhohima Nadia Ayu Ardiani Naflah Hekshala Purwanto Nasya Firdaushaumy Nazwa Ansalna Rahmania Nisfatun Choiriyah Nova Adelia Nuh Krama Hadianto Nur Intan Agustriani Ginting Nurhayati Pertiwi, Vidya Imanuari Rachmad Raffi Satria Rahma Fitriyani Rangga Naim Ansori Revalia Cantika Sari Setiawan Risma Dwiyana Arianty Rizky Maya Wulandari Ryno Dwi Bachtiar Salma Shadiyah Salwa Apsyarini Nabilah Siti Nur Fahreza Irena Taniya Sahisnu Sufisyar Vannisha Rafa Naura Harina Vella Elfanny Meisyacharis Verysa Virgie Rahmadhani Vike Agestian Frastami Yemima Chrisnanda Prasetyo Yunita Eka Dia Safitri Yusrotul Widad Sugiyanto Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono Zahra Salsa Billa