p-Index From 2021 - 2026
7.489
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Reaktor International Journal of Science and Engineering (IJSE) International Journal of Renewable Energy Development TEKNIK MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL METANA JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Bahan Alam Terbarukan Waste Technology Eksergi: Chemical Engineering Journal Techno: Jurnal Penelitian Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis Journal of Engineering and Technological Sciences Majalah Ilmiah MOMENTUM ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika International Journal of Artificial Intelligence Research Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesian Journal of Chemistry Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Indonesia Journal of Halal PRoMEDIA Journal of Innovation in Business and Economics Andalas obstetrics and gynecology journal ASEAN Journal of Chemical Engineering Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Kimia Indonesia Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (JANAYU) Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Journal of Bioresources and Environmental Sciences Jurnal Riptek Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Journal of Bioresources and Environmental Sciences International Journal of Renewable Energy Development Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI UMPAN DAN TEMPERATUR AWAL PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI BIODIESEL BERBANTUKAN ULTRASONIK DARI MINYAK GORENG SECARA KONTINU Haris Nu’man Aulia; Widayat Widayat; Setia Budi Sasongko
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari kelakuan dinamika proses transesterifikasi dari minyak goreng bekas berbantukan gelombang ultrasonik. Persamaan kinetika reaksi transesterifikasi diperoleh dari penelitian Aulia,  et al  (2012). Reaksi dijalankan dalam Reaktor Tangki Berpengaduk Aliran Kontinyu (CSTR), dimana reaktor ini memainkan peranan penting dalam industri kimia. Proses simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SIMULINK-MATLAB. Dinamika yang dipelajari meliputi konsentrasi reaktan, produk dan  temperatur. Dinamika konsentrasi meliputi minyak, metanol, biodiesel ,dan gliserol. Dinamika temperatur meliputi temperatur reaktor dan pendingin. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi awal umpan minyak semakin  cepat  waktu  mencapai  steady state pada produk  biodiesel.  Semakin tinggi temperatur awal reaktor semakin cepat waktu untuk mencapai steady state. Waktu untuk mencapai steady state pada jaket pendingin tidak dipengaruhi kondisi suhu awal reaktor.   Kata kunci: dinamika, transesterifikasi,  ultrasonic, konsentrasi umpan, temperature umpan, simulink
PROSES PENGAMBILAN MINYAK DARI LIMBAH PADAT BIJI KARET DENGAN METODE EKSTRAKSI BERPENGADUK Achmad Wildan; Devina Ingrid A.; Indah Hartati; Widayat Widayat
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i1.841

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting untuk Indonesia dan lingkup Internasional.  Indonesia adalah negara produsen karet alam terbesar ke dua di dunia setelah Thailand,  karet merupakan salah satu hasil pertanian yang banyak menunjang perekonomian Negara. Selain menghasilkan lateks, perkebunan karet juga menghasilkan biji karet. Biji karet mempunyai kandungan minyak yang sangat tinggi. Pada metode mekanik atau pengepresan, diperoleh rendemen minyak biji karet  sekitar  20 hingga 30%. Padahal kandungan minyak dalam biji karet adalah sekitar 50 – 60%. Dengan demikian kandungan minyak yang tersisa dalam dalam limbah padat  biji karet masih banyak. Proses pengambilan minyak dari limbah padat biji karet dapat  dilakukan dengan metode ekstraksi berpengaduk. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan beberapa variabel proses untuk mendapatkan jumlah rendeman minyak limbah padat  biji karet yang optimum  dengan beberapa pelarut menggunakan metode ekstraksi berpengaduk serta analisa sifat fisika kimia dari minyak limbah padat biji karet tersebut dan komposisi asam lemak bebas dalam minyak tersebut. Penelitian ini menggunakan pelarut n-heksana, dietil eter dan etanol. Variabel yang digunakan adalah jumlah sirkulasi  serta perbandingan  bahan dan pelarut. Hasil penelitian kadar optimum rendemen minyak dari limbah padat biji karet diperoleh  27, 94 % dengan menggunakan pelarut n-heksana, dengan jumlah sirkulasi 30 kali dan  perbandingan bahan dan pelarut = 1 : 20 dan ukuran partikel 1mm. Hasil analisa fisika kimia untuk minyak dengan kondisi optimum tersebut diperoleh  antara lain viskositas   43,4480  cp, bobot jenis 0,9325, indeks bias 1,469  , bilangan iod 145,6379   mg/g, bilangan penyabunan 189,7314 mg KOH/g, bilangan asam 40,0097  mg/g.  Komposisi kandungan asam lemak bebas yang dianalisa menggunakan alat  GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectroscopy) antara lain Asam linoleat, Asam Oleat, Asam Palmitat dan Asam Stearat. Katakunci  :  ekstraksi, limbah padat biji karet, minyak biji karet ,ekstraksi berpengaduk, tanaman karet
OPTIMASI PENGAMBILAN MINYAK DARI LIMBAH PADAT BIJI KARET DENGAN METODE SOKHLETASI A. Wildan; D. Ingrid A; I. Hartati; Widayat Widayat
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v8i2.425

Abstract

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam nabati. Salah satunya adalah tanaman karet. Tanaman karet selain menghasilkan lateks sebagai hasil utama juga menghasilkan biji karet. Biji Karet menghasilkan minyak biji karet. Pada proses pengambilan minyak dengan metode mekanik atau pengepresan diperoleh rendemen sekitar 30%. Padahal kandungan minyak dalam biji karet adalah sekitar 50 – 60%. Dengan demikian kandungan minyak yang tersisa dalam dalam limbah padat biji karet masih banyak. Proses pengambilan minyak dari limbah padat biji karet dilakukan secara sokhletasi. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan beberapa variabel proses untuk mendapatkan jumlah rendeman minyak limbah padat biji karet yang optimum dengan beberapa pelarut menggunakan metode sokletasi serta analisa sifat fisika kimia dari minyak limbah padat biji karet tersebut. Pada penelitian ini digunakan pelarut n-heksana, dietil eter dan etanol. Variabel yang digunakan adalah jumlah sirkulasi, perbandingan bahan dan pelarut serta ukuran partikel limbah padat biji karet. Hasil penelitian kadar optimum rendemen minyak dari limbah padat biji karet diperoleh 33, 44 % dengan menggunakan pelarut n-heksana, dengan jumlah sirkulasi 30 kali, perbandingan bahan dan pelarut = 1 : 20 dan ukuran partikel 1mm. Hasil analisa fisika kimia diperoleh antara lain viskositas 59,4358 cp, bobot jenis 0,9325, indeks bias 1,4803, bilangan iod 189,1730 mg/g, bilangan penyabunan 171,7430 mg KOH/g, bilangan asam 37.1756 mg/g.Kata Kunci : ekstraksi, limbah padat biji karet, minyak biji karet, sokhletasi, tanaman karet
PENGARUH KONSENTRASI KAPANG DAN LAJU ALIR VOLUMETRIK UDARA TERHADAP PROSES FERMENTASI ASAM SITRAT DARI LIMBAH PADAT BUAH NANAS . Widayat; . Abdullah; D. Soetrisnanto; M. Hadi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.618

Abstract

Buah nanas mengandung karbohidrat kira-kira 13% yang terdiri dari; glukosa 1-3,2%, fruktosa 0,6-2,3% dan sukrosa 5,9-12%. Buah nanas dan limbah berpotensi sebagai bahan baku dalam pembuatan asam sitrat dengan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrai jamur dan laju alir udara terhadap proses fermentasi asam sitrat. Proses pembuatan asam sitrat yang meliputi tahapan persiapan alat, persiapan kultur Aspergillus niger, persiapan media, proses fermentasi dan analisa hasil. Produk dianalisa konsentrasi asam sitrat, asam oksalat, asam malat dan asam suksinat dengan HPLC. Variabel tetap pada penelitian ini adalah tekanan, temperatur, konsentrasi jus kulit buah nana, pH awal 4, dan nutrien N, P dan K. Variabel berubah yang dipelajari adalah laju alir udara (skala 2, skala 4, skala 6) dan konsentrasi kapang/spora Asergillus niger (1 x 107 spora,  2 x 107 spora). Hasil penelitian menunjukkan. bahwa laju alir udara akan meningkatkan produktifitas asam sitrat maupun asam oksalat dan asam malat dan konsentrasi spora juga akan meningkatkan produktifitas asam sitrat. Untuk laju alir udara volumetrik disarankan pada skala 42,4 cc/detik. Kata kunci :konsentrasi kapang Aspergillus niger, konsentasi asam sitrat,  konsentrasi asam oksalat dan malat, laju aerasi..
PENINGKATAN DAYA TUTUP CAT TEMBOK EMULSI YANG MEMENUHI STANDAR SNI KARENA KELUHAN KONSUMEN DI PT. XXX Masyhad Masyhad; Widayat Widayat; Indah Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1055

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan daya tutup cat tembok yang mendapat keluhan dari pelanggan di PT. XXX sehingga kualitasnya memenuhi standar mutu SNI. Pada penelitian pada basis 1 ditambahkan TiO2 dengan variasi kadar yaitu 4%, 6%, 8%, 10% dan 12% dan basis 2 ditambahkan Kaolin dengan variasi kadar 7%, 9%, 11%, 13% dan 15%. Masing-masing varian dilakukan proses pembuatan cat tembok. Setelah selesai, lalu dilakukan uji menurut SNI yang meliputi uji kualitatif yaitu keadaan dalam kemasan, sifat pengulasan, kestabilan dalam penyimpanan dan sifat lapisan kering, ketahanan terhadap alkali, dan uji kuantitatif yaitu daya tutup, density, kehalusan, waktu pengeringan, padatan total, kekentalan, pH, logam berat, ketahanan terhadap cuaca. Hasil penelitian menunjukkan beberapa varian memberikan daya tutup memenuhi SNI, yaitu varian TiO2 8% : 8,93 m2/L (warna cerah) dan 15,15 m2/L (warna gelap), TiO2 10% : 10,20 m2/L (warna cerah) dan 17,25  m2/L (warna gelap), TiO2 12% : 10,99 m2/L (warna cerah)  dan 19,23 m2/L (warna gelap) dan varian dengan Kaolin 15% : 8,40 m2/L (warna cerah) dan 15,63 m2/L (warna gelap), sedang hasil uji yang lain juga  sudah memenuhi SNI. Kata kunci : cat, daya tutup, emulsi
PEMBUATAN KATALIS H-ZEOLIT DENGAN IMPREGNASI KI/KIO3 DAN UJI KINERJA KATALIS UNTUK PRODUKSI BIODIESEL Lukman Hakim Firdaus; Adit Rizky Wicaksono; W Widayat
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.498 KB)

Abstract

H-Zeolite catalysts synthesized from natural zeolite include chemical treatment process stages, screening, washing, impregnation KI/KIO3 and physical treatment. The objective of this research is to study characteristics of catalyst that was impregnated KI / KIO3 with surface area analysis, X-Ray Diffraction (XRD) and performance test of catalyst for production of biodiesel. The results showed that the surface area of ​​the catalyst by 27.236 m2/ g at a concentration of 5% KI. XRD analysis of the value obtained at 2-θ peak at 23.627o zeolite indicating that KI was impregnated on H-zeolite catalyst. The catalyst was tested for production of biodiesel using palm oil with conventional methods for 3-hour temperature of 70-80oC. The Result for conversion Fatty Acid Methyl Ester (FAME) had maximum value on 87.91% at a concentration of catalyst impregnation variable KIO3 5%.
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN BIODIESEL BERBANTUKAN GELOMBANG ULTRASONIK DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK JARAK (JATROPHA CURCAS OIL) Aji Baharsyah; S Supriyandi; Hantoro Satriadi; W Widayat
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.391 KB)

Abstract

Limitations of diesel which is a non-renewable energy sources, requires alternative fuels to renewable and environmentally friendly, for example is biodiesel. The main reaction is the production of biodiesel esterification and transesterification, but these conventional reactions are slow, requires a lot of alcohol and a catalyst, the reaction has not been perfect, and the products do not meet SNI and ASTM standards. In this research, mixing castor oil and palm oil as biodiesel feedstock, but it aims to obtain the optimum conditions for the blending ratio variable mass castor and palm oil, the amount of catalyst to oil, and the mole ratio of methanol-oil with helped by ultrasonic waves. The resulting biodiesel product is expected to meet SNI and ASTM standards. The main tool used is the ultrasonic cleaner. Variable that is the ratio of the mass of castor oil and palm 1:1, 2:1, and 3:1, the amount of catalyst KOH 1%, 1.5%, and 2% by mass of oil, and methanol-oil mole ratio 3:1, 6 : 1, and 9:1. The results obtained highest conversion achieved in the mass ratio 2:1 castor oil and palm oil, catalyst 1.5% by mass of oil, and the mole ratio of 6:1 with a mixture of methanol-conversion 95.341% where diesel fuel product meets SNI and ASTM standards.
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK GORENG MENGGUNAKAN KATALIS KOH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAGUNG Ndaru Okvitarini; Makrufah Hidayah I; Hantoro Satriadi; W Widayat
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.728 KB)

Abstract

Antioxidants on biodiesel can use for inhibit the oxidation events during storage or in use. The objective of this research are to study ratio corn ratio ethanol extract to oil and biodiesel and KOH consentration in biodiesel production Reactions were performed for three hours with a catalyst concentration process variables 0:25 to 1:25% and the ratio of cooking oil / corn ethanol extract of between 1:3 to 1:7. Then the separation of biodiesel from glycerol. Further test the properties of biodiesel density, viscosity, acid number, saponification number, peroxide value, iodine number. Results of analysis of 9 samples has characteristic that almost in accordance with SNI. It is proved that antioxidants work reduces the oxidation reaction. The highest conversion of biodiesel production is shown by the use reactants 1:7 is 91,75% and 1:25% catalyst is 91,5%.
PROSES REAKSI GLISEROL DAN ASAM BENZOAT DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT Ari Eko Prasetyo; Anggra Widhi; W. Widayat
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.255 KB)

Abstract

Glycerol is by-product of biodiesel making, and therefore requires processing in order to increase its economic value. The products of the glycerol conversion by esterification is commonly used in the food industry, cosmetics industry, polymer industry. This study aims to examine the reaction of glycerol and benzoic acid using sulfuric acid catalyst. Experiments carried out by reacting glycerol and benzoic acid in stirred reactor with a fixed variable Stirrer speed is 200 rpm and the volume of 0.3 ml of sulfuric acid. Temperature variable varies at 60, 65 (0C) and mol ratio between benzoic acid and glycerol varies at 1:1, 2:1, 3:1 and 4:1. Sampling was carried out at regular intervals of 5, 10, 15, 20, 25, 30 minutes. Early stages of the experiment is to dissolve benzoate acid in methanol before reaction can be run in liquid-liquid phase. The highest conversion in the experiments was 64.165% in the glycerol and benzoic acid mole ratio of 1:3 with operating temperatures of 600C. While on the operating temperature of 650C is best hasi was 57.176% with a glycerol and benzoic acid mole ratio of 1:3. The optimum time trial at the highest conversion was 30 minutes. The results of FTIR show a similarity test library IR spectra of samples with concentration of glycerol tribenzoat 41,4%.
STUDI AWAL PROSES PEMBUATAN GLYCEROL TRIBENZOAT DARI GLISEROL DAN ASAM BENZOAT DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS ASAM KLORIDA A Abdurrakhman; Yanuar Rifianto; W Widayat
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.64 KB)

Abstract

Glycerol esterification process is one method that is widely in the conversion of glycerol. The product of conversion glycerol is environmentally friendly and renewable because it is not derived from petroleum. The products of the conversion of glycerol is commonly used in the food industry, cosmetics industry, polymer industry and can also be used as an additive for biodiesel which is also the compound before the glycerol formed. This study aims to examine the reaction of glycerol and benzoic acid using hidrochloric acid as catalyst. Experiments carried out by reacting glycerol and benzoic acid in stirred batch reactor with controlvariables are 100 rpm of stirrer speed, 500 ml volume (include glycerol, benzoate acid, and catalyst), and 60 minutes of reaction time. There are three random variables i.e. temperature of reaction 600C, 650C, 700C, mole ratio of acid to glycerol benzoate 3:1, 3.5:1, 4:1, and catalyst concentration (wt% glycerol) which is 5,32%, 7%, 8,68%. FTIR analysis results showed that the samples contained the results of IR spectra wavelength 1761 cm-1 in the fingerprint region and 3165 cm-1 frequency region group. The existence of these two adjustments that fixed in the area is strong evidence that the compound is Glycerol Tribenzoat.
Co-Authors A Abdullah A Abdurrakhman A. Sadikky DP Abdullah Abdullah Achmad Roesyadi Achmad Roesyadi Achmad Wildan ADE ARTA, MOCHAMAD ZAINUDIN Adi Darmawan Adit Rizky Wicaksono Afriani, Nurfika Agus Suprihanto Ahmad Juanda Ahmad Ni’matullah, Albaari Aini, Apsari Puspita Aji Baharsyah Aji Prasetyaningrum Aji, Satriyo Akbar Asfar, A.M. Iqbal Al-Baari, Ahmad N Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah Alfareza, Muhammad Ircham Almaas Salwa, Diah Ayu Andi Friadi Andika Pradifan Andrew Bryano Kermite, Andrew Bryano Andri Cahyo Kumoro Andri Cahyo Kumoro Andrianto, Novian Andry Anggoro Arahim Anggra Widhi Anggra Widhi Anik Sarminingsih, Anik Annisa Metantya Maharani Ari Eko Prasetyo Ari Eko Prasetyo Ariadi, Ariadi Arianti Nuur Annisa Arief Budiman Aris Triwiyatno Arman, Mhd. Adithia Perdana Arwan, Berriandi Aulia, Haris Nu’man B Budiyono Bacthiar, Hafni Bagus Agang Sudrajat Bakti Jos Bambang Cahyono Bambang Sudarsono Banowati, Tria Nita Berkah Fajar Tamtomo kiono Budi Warsito Budianto, Irawan Arief Catur Pramono D. Ingrid A D. Soetrisnanto Dani Puji Utomo Danny Soetrisnanto DENNY SANJAYA Devina Ingrid A. Dita Ayu Sofiati Driastuti, Faradilla Dyah Hesti Wardhani Edward, Leonardo Ela, Hulasoh Elysia, Alvina Enda Merizki br Ginting Fauzandy Husna Setyanto Favian Nafiega Ferdy D, Erbert Fistcar, Wawarisa Alnu H Hadiyanto H M Rachimoellah H Satriadi H. Anggraeni H. Hadiyanto H. Satriadi H. Satriadi Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hanapi bin Mat Hanapi bin Mat Handung Nuryadi Hanifa Zakiyatul Urbach Hantoro Satriadi Hantoro Satriado Haris Nu'man Aulia Haris Nu’man Aulia Hasanah, Alfi Hendra Try Ardianto Hendro, Andika Herlambang, Andy Rahmadi Heru Susanto Hesti Rahayu I. Hartati Ika Windrianto K. Handono Indah Hartati Iqbal Mubarak Irawan Arif Budianto Johnner P Sitompul Jonfita, Bernike Vemmialia Khoirun Nisa Kurdianto Kurdianto Kurnia, Atik Kusmiyati, K Listyawijayanti, Nabilla Salma Lukman Hakim Firdaus Luqman Buchori M. Djaeni M. Hadi M. Hadi M. Hadi Makrufah Hidayah I Marcelinus Christwardana Maria Siahaan Marta Chandra Anikke Putri Masyhad Masyhad Meiny Suzery Melati, Emilla Mochamad Arief Budihardjo MSK. Tony Suryo Utomo Muchammad Muchammad Muhammad Farizan Praevia Muhammad Hilmazar Hawari Muhammad Rachimoellah Muhammad Rachimoellah Muhammad Syukri Hasan Muhammad Syukri Hasan Nasir, Yahya Ndaru Okvitarini Ngadiwiyana M.Si. S.Si. Ngurah Widiantara Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Novianti, Khusnul Rofida Noviyanto, Sigit Nur Rokhati Nurjannah, Rifa Nurul Yaqin Pandapotan, Boris Poltak Prakoso, Satrio Budi Prakoso, Satyo Jati Prasetyo, Ahmad Wisnu Pratomo, Shendy Eko Priyosetyoko Priyosetyoko, Priyosetyoko Puja Chrisdianto Manapa Putri, Sylvia Rahmi Rahmania, Yusi Luluk Ratnawati Ratnawati Razak, Habibie Rheza Dipo Riky Yonas Riky Yonas Riva Amrulloh Roz, Kenny S Suherman S Supriyandi Samudra, Makitta Widi Saudale, Jeanette Mutiara Paula Sekarningtyas, Nazifa Seno, Abdi Setia Budi Sasongko Setia Budi Sasongko Setiadi, Muhammad Irfan Sianturi, Aurelia Genesya Silviana Silviana Silviana, S Siti Nur Khairunisa Aroli Sonya Hakim Raharjo Sri Nastiti Andharini Sri Puji Lestari Sri Widodo Agung Suedi Sri Widodo Agung Suedy Sriatun Sriatun Striadi, H. Sugiyanto - Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka, S Sulastri, Cucu Sumiati Sumiati Suroso Agus Saputro Sussatrio, Hardito Syafrudin Syafrudin Syaiful . Syarief, Elijah Sylvia Rahmi Putri Tatang H. Soerawidjaja Taufiq, Akbar Teguh Purnomo, Teguh Tri Winarni Agustini Tri Winarni, Agustini Tutuk Djoko Kusworo Uray Irzandi Uray Irzandi Utama, Bobby Indra Vicky Ramadhani, Vicky widodo, anton sri Winaningsih, Ima Wira Pinem Yanuar Rifianto YS Darmanto Yudhy Dharmawan Yuliani, Kristina Wulan Yulita Arni Priastiwi Yuliyandjaja, John Philia Yusi Luluk, Rahmania