Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, memiliki potensi perikanan yang besar. Salah satu olahannya adalah tepung ikan untuk pakan ternak dan pupuk organik. Meskipun memiliki kualitas produk yang baik dan ketersediaan bahan baku yang melimpah, UMKM tepung ikan di Kampung Muaramati, Desa Pantai Bahagia, masih terkendala aspek branding, identitas produk, dan pemasaran digital, seperti tidak adanya logo, merek, serta desain kemasan yang layak jual. KKN Tematik 2025 program ekonomi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan daya saing pelaku UMKM tepung ikan melalui pengembangan identitas merek dan kemasan produk tepung ikan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan aset lokal, yaitu keterampilan warga, bahan baku ikan, serta dukungan kelembagaan desa. Kegiatan dilaksanakan selama lima minggu setiap akhir pekan pada November hingga Desember 2025, dengan tahapan dari observasi dan needs assessment, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM tepung ikan telah memiliki logo resmi, desain kemasan yang lebih profesional, dan stiker kemasan yang siap digunakan untuk distribusi dan pemasaran. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan citra produk, kepercayaan konsumen, serta kesiapan pelaku usaha memasuki pasar digital.