p-Index From 2021 - 2026
9.188
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora DIKSI Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Abdimas BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Kajian Linguistik dan Sastra E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Prosiding Seminar Nasional Pakar MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment WIDYA LAKSANA IKRA-ITH ABDIMAS Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Komunikasi Profesional PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Indonesian Journal of Community Services Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Teknodik Jurnal Abdi Insani Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Pelita Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Community Empowerment Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Jurnal Paradigma Hukum Pembangunan Nusantara Hasana Journal Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Abdimas Musi Charitas Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Room of Civil Society Development Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Warta LPM Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Mandalika Asian Journal of Social and Humanities Room of Civil Social Development Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Simki Economic Proceedings National Conference Sisi Indonesia Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK INDUSTRI RUMAH TANGGA DI MUARAGEMBONG DALAM PEMASARAN ONLINE PRODUK SIRUP PIDADA SERBUK Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Rahmawati Rahmawati; Diana Lestari; Karren The; Gabriela Sabina Hannyanto; Celline Tabitha Parman
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3414

Abstract

Muaragembong merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Bekasi dan dikenal kaya akan sumber daya alam berupa buah pidada dari pepohonan mangrove. Mitra dalam program pengabdian masyarakat adalah Kelompok Usaha Mangrove Senturi, sebuah industri berskala rumah tangga yang mengolah buah pidada menjadi beragam produk makanan dan minuman. Salah satu inovasi yang dihasilkan adalah sirup pidada serbuk, yang merupakan bentuk diversifikasi dari produk sirup pidada cair yang sebelumnya telah diproduksi. Meskipun produk ini memiliki prospek yang baik, mitra masih mengalami permasalahan dalam memperluas jangkauan pemasaran melalui platform online. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemasaran online. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mitra dalam memasarkan produknya secara online melalui pelatihan terstruktur, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Pelaksanaan program dilakukan di Desa Muaragembong Bekasi pada Juli-Oktober 2025 melalui beberapa tahapan metode, yaitu sosialisasi awal, pelatihan pemasaran online, pendampingan, dan evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra yang berjumlah tujuh peserta untuk memasarkan produk sirup pidada serbuk secara online. Peningkatan ini dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata pelatihan, yaitu dari 68,57 pada pretest menjadi 85,71 pada posttest. Adanya peningkatan kemampuan dalam pemasaran online ini diharapkan akan berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi mitra untuk ke depannya, terutama melalui keberhasilan pemasaran produk sirup pidada serbuk sebagai bentuk diversifikasi usaha.
GAYA PERSUASIF INFLUENCER DALAM MEMBANGUN BRANDING DAN LOYALITAS PENGIKUT DI INSTAGRAM , Mathilda Amadea Keo; Olivia Nugroho; Sri Hapsari Wijayanti
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 7 No. 1 (2026): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v7i1.2237

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dan mengakses informasi, terutama melalui media sosial yang kini menjadi sarana komunikasi dan pemasaran yang efektif. Influencer media sosial, Keanu Agl dan Fadil Jaidi, memanfaatkan Instagram untuk mempromosikan produk melalui endorsement dengan gaya komunikasi yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya penyampaian pesan dan strategi persuasif yang digunakan oleh kedua influencer dalam membangun citra diri, menciptakan keterikatan emosional, dan meningkatkan loyalitas pengikut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dari video kedua influencer di Instagram dan penyebaran kuesioner kepada sepuluh pengikut mereka. Enam konten video yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari tiga video Instagram Reels Keanu Agl dan tiga video Instagram Story Fadil Jaidi yang terbit pada 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keanu Agl mengadopsi gaya komunikasi yang humoris, sarkastik, dan blak-blakan, sedangkan Fadil Jaidi menggunakan pendekatan yang hangat, personal, dan melibatkan keluarga. Teknik bercerita yang digunakan keduanya menonjolkan unsur autentik sehingga efektif dalam membangun branding dan loyalitas pengikut.
Kecakapan Pengungsi dalam Berbahasa Indonesia Sri Hapsari Wijayanti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i2.5983

Abstract

The problem of refugees is not just an international problem, but also a national problem. Especially temporary countries, such as Indonesia. One of the main needs of refugees is being able to communicate with local people. However, due to language barriers, they often cannot communicate verbally with residents, even miscommunication occurs. This study aims to describe the Indonesian conditions pre-course learning, find out BIPA learning outcomes for refugees, and evaluate post-course learning. The respondents were 34 people who have been lived in more than two years in Indonesia. This study used a descriptive qualitative and quantitative approach. Data collection techniques are carried out through online questionnaires (g-form), direct observation, and interviews. The results of this study indicate that 100% of refugees cannot speak Indonesian when the first time arrived in Indonesia. They rely on English and non-verbal language skills. After taking of basic BIPA course, the tests show that the average refugees have good spoken and written Indonesian competency and can be further improved because they have higher learning motivation.Masalah pengungsi bukan masalah internasional saja, melainkan juga masalah nasional. Khususnya negara tempat tinggal sementara, seperti Indonesia. Salah satu kebutuhan utama pengungsi adalah berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Namun, karena kendala bahasa, sering kali mereka tidak dapat berkomunikasi secara verbal dengan warga lokal, bahkan terjadi miskomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi berbahasa Indonesia pengungsi prakursus BIPA, mengetahui hasil belajar BIPA bagi pengungsi, serta mengevaluasi pembelajaran pascakursus BIPA. Responden penelitian ini adalah 34 pengungsi yang telah tinggal lebih dari dua tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara daring (g-form), observasi langsung, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100% pengungsi tidak dapat berbicara dalam bahasa Indonesia saat kali pertama datang di Indonesia. Mereka mengandalkan kemampuan berbahasa Inggris dan berbahasa nonverbal. Setelah mengikuti kursus BIPA dasar, hasil tes memperlihatkan rata-rata pengungsi memiliki kompetensi bahasa Indonesia lisan dan tertulis yang tergolong baik dan dapat lebih ditingkatkan mengingat motivasi belajar mereka cukup tinggi. 
Pengembangan Identitas Merek dan Kemasan Produk untuk Meningkatkan Daya Saing Tepung Ikan Sri Hapsari Wijayanti; Angie Bintang Adikarta; Valenita Lisafina Takakobi; Alfonso Harrison
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.216

Abstract

Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, memiliki potensi perikanan yang besar. Salah satu olahannya adalah tepung ikan untuk pakan ternak dan pupuk organik. Meskipun memiliki kualitas produk yang baik dan ketersediaan bahan baku yang melimpah, UMKM tepung ikan di Kampung Muaramati, Desa Pantai Bahagia, masih terkendala aspek branding, identitas produk, dan pemasaran digital, seperti tidak adanya logo, merek, serta desain kemasan yang layak jual. KKN Tematik 2025 program ekonomi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan daya saing pelaku UMKM tepung ikan melalui pengembangan identitas merek dan kemasan produk tepung ikan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan aset lokal, yaitu keterampilan warga, bahan baku ikan, serta dukungan kelembagaan desa. Kegiatan dilaksanakan selama lima minggu setiap akhir pekan pada November hingga Desember 2025, dengan tahapan dari observasi dan needs assessment, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM tepung ikan telah memiliki logo resmi, desain kemasan yang lebih profesional, dan stiker kemasan yang siap digunakan untuk distribusi dan pemasaran. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan citra produk, kepercayaan konsumen, serta kesiapan pelaku usaha memasuki pasar digital.
Pendampingan Pengurus Taman Baca dan Bunda Literasi agar Kreatif Berbicara di Pojok Baca desa Patengan Sularso Budilaksono; Sri Hapsari Wijayanti; Wahyu Dwi Deniawan; Irene Astuti Lazarusli; Nana Trisnawati; Nur Idaman; Ika Yuni Purnama; Hilda Hilaliyah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.6218

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas bercerita (storytelling) pengurus taman baca dan bunda literasi dalam pengelolaan pojok baca di desa wisata Patengan, Kabupaten Bandung. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan kompetensi bercerita kreatif, minimnya pemanfaatan media pendukung, rendahnya partisipasi anak-anak, serta belum optimalnya integrasi literasi dengan potensi desa wisata berbasis budaya lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi tahap analisis kebutuhan, sosialisasi program, pelatihan storytelling kreatif, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik bercerita kreatif, pemanfaatan media sederhana, dan pengembangan cerita berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mitra dalam menyampaikan cerita secara ekspresif, interaktif, dan komunikatif. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi dan antusiasme anak-anak dalam kegiatan literasi di pojok baca. Program ini juga memperkuat peran pojok baca sebagai atraksi edukatif yang mendukung pengembangan desa wisata Petengan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan literasi kreatif yang dapat direplikasi di desa wisata lainnya.
Diversifikasi Produk Minuman Serbuk Pidada melalui Pelatihan pada Industri Rumah Tangga di Muaragembong Bekasi Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Rahmawati Rahmawati; Diana Lestari; Karren The; Gabriela Sabina Hannyanto; Celline Tabitha Parman
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.814

Abstract

Masa simpan yang pendek menjadi permasalahan utama Kelompok Senturi di Muaragembong, Bekasi dalam pengolahan buah pidada (Sonneratia caseolaris) menjadi sirup pidada cair. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan diversifikasi produk melalui pengolahan buah pidada menjadi minuman serbuk serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam proses pembuatan dan pengemasan produk. Minuman serbuk pidada memiliki keunggulan dalam memperpanjang umur simpan, memudahkan penyimpanan, dan memperluas jangkauan distribusi produk. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan, dengan fokus pada pengembangan formulasi produk dan pelatihan pengemasan menggunakan teknologi sederhana yang sesuai untuk skala usaha rumah tangga. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor individu sebesar 39,29% (n = 7) pada pelatihan pembuatan dan sebesar 25% (n = 6) pada pelatihan pengemasan minuman serbuk pidada. Mitra juga menyatakan puas terhadap materi dan narasumber serta merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang dilaksanakan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas mitra dan membuka peluang penguatan nilai tambah serta potensi ekonomi berbasis komoditas lokal.
Sosialisasi Hand Sanitizer Berbahan Alami Mangrove Api-Api untuk Mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sri Hapsari Wijayanti; Linawati Hananta; Yulius Evan Christian
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.815

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui sosialisasi kesehatan yang dikaitkan dengan pemanfaatan mangrove api-api sebagai bahan alami hand sanitizer. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nurul Ihsan, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan siswa kelas VIII dan IX serta guru sekolah. Metode kegiatan meliputi penyusunan pretes dan postes berupa 10 soal pilihan ganda, penyampaian materi PHBS dan potensi mangrove api-api, serta evaluasi efektivitas kegiatan menggunakan analisis N-gain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai pretes 54 menjadi 83 pada postes dengan nilai N-gain sebesar 0,623 yang termasuk kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi PHBS berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan literasi kesehatan siswa sekaligus memperkenalkan potensi sumber daya alam di lingkungan sekitar sebagai bagian dari praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan program PHBS yang berkelanjutan dan kontekstual melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat pesisir guna mendorong pembiasaan perilaku sehat dalam jangka panjang.
Diversifikasi Produk Minuman Serbuk Pidada melalui Pelatihan pada Industri Rumah Tangga di Muaragembong Bekasi Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Rahmawati Rahmawati; Diana Lestari; Karren The; Gabriela Sabina Hannyanto; Celline Tabitha Parman
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.814

Abstract

Masa simpan yang pendek menjadi permasalahan utama Kelompok Senturi di Muaragembong, Bekasi dalam pengolahan buah pidada (Sonneratia caseolaris) menjadi sirup pidada cair. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan diversifikasi produk melalui pengolahan buah pidada menjadi minuman serbuk serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam proses pembuatan dan pengemasan produk. Minuman serbuk pidada memiliki keunggulan dalam memperpanjang umur simpan, memudahkan penyimpanan, dan memperluas jangkauan distribusi produk. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan, dengan fokus pada pengembangan formulasi produk dan pelatihan pengemasan menggunakan teknologi sederhana yang sesuai untuk skala usaha rumah tangga. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor individu sebesar 39,29% (n = 7) pada pelatihan pembuatan dan sebesar 25% (n = 6) pada pelatihan pengemasan minuman serbuk pidada. Mitra juga menyatakan puas terhadap materi dan narasumber serta merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang dilaksanakan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas mitra dan membuka peluang penguatan nilai tambah serta potensi ekonomi berbasis komoditas lokal.
Sosialisasi Hand Sanitizer Berbahan Alami Mangrove Api-Api untuk Mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sri Hapsari Wijayanti; Linawati Hananta; Yulius Evan Christian
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.815

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui sosialisasi kesehatan yang dikaitkan dengan pemanfaatan mangrove api-api sebagai bahan alami hand sanitizer. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nurul Ihsan, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan siswa kelas VIII dan IX serta guru sekolah. Metode kegiatan meliputi penyusunan pretes dan postes berupa 10 soal pilihan ganda, penyampaian materi PHBS dan potensi mangrove api-api, serta evaluasi efektivitas kegiatan menggunakan analisis N-gain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai pretes 54 menjadi 83 pada postes dengan nilai N-gain sebesar 0,623 yang termasuk kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi PHBS berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan literasi kesehatan siswa sekaligus memperkenalkan potensi sumber daya alam di lingkungan sekitar sebagai bagian dari praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan program PHBS yang berkelanjutan dan kontekstual melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat pesisir guna mendorong pembiasaan perilaku sehat dalam jangka panjang.
Pemasaran Produk dengan Pendekatan AIDA oleh Influencer di Media Sosial TikTok Hans Benedict Tjoa; Catherine Christabel Sutjipto; Valencia Valerie; Sri Hapsari Wijayanti
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v7i2.1032

Abstract

Nowadays, social media is widely used by marketers, including influencers, to promote products or services. One promotional technique used as a reference for preparing content on social media is the AIDA approach. AIDA is an effective marketing stage, starting from captivating the audience (attention), growing interest (interest), arousing desire (desire), and motivating audience action (action). The purpose of this study is to describe the AIDA approach used by NS as influencer on TikTok when marketing household appliances. This research is qualitatively descriptive, using observation techniques of video shows and content analysis of the three videos belonging to NS. The three videos were aired in 2023 and randomly selected as the object of research. Content analysis is guided by the stages contained in AIDA, namely attention, interest, desire, and action. This study found that the AIDA approach in marketing on TikTok can help influencers lead their audience from curiosity, interest, to thinking to action. Marketing carried out using TikTok is classified as softsale because it is simpler and more effective to implement.
Co-Authors , Mathilda Amadea Keo A. Bambang Sungkowo Aditha Thomas Aditya Chandra W Aditya Gunawan Adji Pratikto Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Horrison Ambrosius Aprian Tri Putranto Anastasia Andini Anastasia Tatik Hartanti, Anastasia Tatik Andreas Elang Detra Andreas, Aurelius Andriani Wiyesi Angeline Jeannifer Hendi Angie Bintang Adikarta Anna Marietta da Silva Ari Setiyaningrum Ari Setiyaningrum Baskoro, Josep Tjahjo Brigitta Eliza Nadia Kusuma Budhi Martana Budilaksono, Sularso Caroline Rachel Catherine Christabel Sutjipto Cecilia Francessa Cecilia Francessa6 Celline Tabitha Parman Celline Tabitha Parman Christiany Suwartono Cita, Liza Nur Clara Ika Sari Budhayanti Clara Lidwina Larasati Dara Arum Hartini Darmoyo, Syarief Darmoyo, Syarief Denny Jean Cross Sihombing Denny Jean Cross Sihombing Dharmalau, Richanda Surya Diana Lestari Diana Lestari Diana Lestari, Diana Dimas Catur Winson Dimas Catur Winson Dirgantara, Vanessa Emmily Ferdinand Feriyadi, Farhan Feronica Masuli Francisca Hermawan Gabriela Sabina Hannyanto Gabriela Sabina Hannyanto Hans Benedict Tjoa Hardianto, Antonius Widi Harisson, Alfonso Harjadi Gunawan Harnadi, Agnes Harrison, Alfonso Hellery Yovanti Joseph Henny C Mamahit Heru Prasadja, Heru Hery Pramono Hilda Hilaliyah Ika Yuni Purnama Imelda Hostia Larasati Injelita Maharani Irene Astuti Lazarusli Jessica Natalie Jocelin Gotama Josep Tjahjo Baskoro Karren The Karren The Kasdin Sihotang, Kasdin Kezia Senkwen Vema Ruku Kusuma, Brigitta Eliza Nadia Larasati, Clara Lidwina Leoni Fransisca, Leoni Lidwina Maria T. Limanjaya, Stella Linawati Hananta Linawati Hananta Linawati Hananta, Linawati Liwoso, Regina Jovanytha Zefanya Lusya Anggraeny Manurung Lusya Anggraeny Manurung Madeline Ruth Alleluya Pardede Mahmud, Muhammad Alfayad Manalu, May Triyanti Mandy, Maryjeane Mantiri, Stephanie Maria Margaretha Susanti Margaretha Theresia Margaretha Theresia Maria Tri Warmiyati Marsudi, Almatius Setya May Triyanti Manalu May Triyanti Manalu Maytriyanti Maytriyanti, Maytriyanti Megawati Oktorina Michelle Angela Allegra Tobing Nana Trisnawati Natalie, Jessica Natalie, Nicole Nathalie, Evadia Nores K., Welly Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nur Idaman Nurjamilah, Ai Siti Odetta, Putri Olivia Nugroho Pasau, Anthony Devonico Putera Pinky Sibuea Pramono, Herry Pranandi, Ian Purnomolugi Ursila Nilamsari Putra Putra Putri, Brigita Kania Novia R. Aditya Gunawan, R. Aditya Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Ratnasusita, Theresia Sri Regina Jovanytha Zefanya Liwoso Rianto, Ridwan Bambang Rizal Bay Khaqi Robertus Adi Kurniawan Rodemeus Ristyantoro Rodemeus Ristyantoro, Rodemeus Roselyn, Euginia Clarissa Rosiana, Shinta Saputra, Nanda Sembiring, Rosali Colia Sharen Angel Sherly Nataya Siti Saadah Soewono, Arka Dwinanda Solissa, Everhard Markiano Stephanus Ivan Gunawan Stephanus Ivan Gunawan Surya, Junita Elvira Pandji Sutarno, Herman Yosep Suwandhi, Adella Syarief Darmoyo Talita Angelia Susiani Purba Tastya Aruma Larasswari Theodora Jessica Theodora Jessica Theodora Jessica Tjhintia, Veronika Tjung, Yassir Nasanius Tobing, Michelle Angela Allegra Toyomi Sayagiri Triwarmiyati, Maria Utami, Novia Utami, Novia Valencia Valerie Valenita Lisafina Takakobi Vanessa Emmily Dirgantara Vanessa Emmily Dirgantara Verent Halim Veronica Veronica Veronica, Yellica Vincent Iggy Prince W, Caroline Lisa Setia Wahyu Dwi Deniawan Warmiyanti D.W, Maria Tri Warmiyati, Maria Tri Weny Savitri S. Pandia, Weny Savitri S. Widyastuti, Theresia Dian Wijaya, Angel Pho William Frederich Yassir Nasanius Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Dhian Ariani Yohanna Dhian Ariani, Yohanna Dhian Yosephine Dewi K Yosua, Immanuel Yulius Evan Christian Yulius Evan Christian Yunia Panjaitan Yunia Panjaitan Yussi Ramawati