p-Index From 2021 - 2026
9.188
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora DIKSI Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Abdimas BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Kajian Linguistik dan Sastra E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Prosiding Seminar Nasional Pakar MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment WIDYA LAKSANA IKRA-ITH ABDIMAS Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Komunikasi Profesional PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Indonesian Journal of Community Services Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Teknodik Jurnal Abdi Insani Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Pelita Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Community Empowerment Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Jurnal Paradigma Hukum Pembangunan Nusantara Hasana Journal Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Abdimas Musi Charitas Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Room of Civil Society Development Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Warta LPM Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Mandalika Asian Journal of Social and Humanities Room of Civil Social Development Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Simki Economic Proceedings National Conference Sisi Indonesia Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Alat Pemotong Dodol Mangrove Pidada pada Kelompok Industri Rumah Tangga di Kecamatan Muara Gembong Martana, Budhi; Sembiring, Rosali Colia; Wijayanti, Sri Hapsari; Mahmud, Muhammad Alfayad; Rianto, Ridwan Bambang
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v8i2.5945

Abstract

Pidada mangrove trees grow in the beach Bahagia Village area, Muaragembong District, Bekasi Regency, West Java. The potential of pidada fruit has been widely utilized by community members in Muaragembong into processed food products of various healthy foods and drinks. One type of food that is widely produced by the local community is mangrove pidada dodol. The Senturi group in Kampung Beting, Pantai Bahagia Village since 2016 has produced pidada mangrove dodol, but the processing is still done conventionally using a kitchen knife and wooden ruler, so that the cut results show an uneven shape including thickness and the cutting process takes quite a long time. The purpose of this community service activity is to improve the quality of pidada mangrove dodol through the application of appropriate technology for pidada mangrove dodol cutting machine using an electric motor drive system and rotary knife type. The activities that took place from June to September 2024 were divided into four stages, namely field surveys, making cutting machines, training in the use of cutting machines, and mentoring and evaluation. The Senturi group was trained in the use of the cutting machine and had hands-on experience with the machine. The results of the implementation of the cutting machine are able to improve the cutting process of dodol dough with a time of 90 seconds and produce dodol pidada pieces with a size of 18x18 mm with a production capacity of 42 kg/hour, and the pieces have uniform dimensions and sizes; thus the use of this cutting machine has an impact on the household industry.
PEMBUATAN DAN PEMASARAN YOGHURT PIDADA BAGI KELOMPOK INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA MUARAGEMBONG BEKASI Setiyaningrum, Ari; Lestari, Diana; Wijayanti, Sri Hapsari; Natalie, Nicole; Wijaya, Angel Pho; Limanjaya, Stella; Mandy, Maryjeane
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26528

Abstract

Kelompok Senturi is a home industry group in Muaragembong Bekasi which focuses its efforts on making processed pidada fruit products which are typical Muaragembong food souvenirs such as dodol, candy, syrup and pidada jam. The Covid-19 pandemic has had an impact on decreasing sales of processed pidada fruit products produced by Kelompok Senturi. Kelompok Senturi needs to innovate by creating new products that offer health benefits due to the emergence of healthy living trends in society during the pandemic and post-pandemic. The pidada fruit yoghurt product is a new product that will be developed by Kelompok Senturi. Pidada fruit yoghurt is a healthy drink product that is rich in antioxidants and contains many vitamins, so it has great potential to be marketed in the current post-pandemic era. The problems faced by Kelompok Senturi as the partner in this community service include problems in the field of production and marketing of pidada fruit yoghurt products. This community service activity aims to increase the knowledge and abilities of partners in making and marketing pidada fruit yoghurt as a new product. Training, practical, and mentoring methods in making and marketing pidada fruit yoghurt products were carried out for members of Kelompok Senturi for four months. The results obtained from this community service activity are increased knowledge and ability of partners in making pidada yoghurt drink products and increased knowledge and ability of partners in designing marketing strategies and marketing mixes for pidada fruit yoghurt products as well as designing social media marketing for pidada fruit yoghurt drink products. and other processed pidada fruit products ABSTRAK Kelompok Senturi merupakan kelompok industri rumah tangga di Desa Muaragembong Bekasi yang memfokuskan usahanya untuk membuat produk-produk olahan buah pidada yang menjadi oleh-oleh khas Muaragembong seperti dodol, permen, sirup, dan selai pidada. Adanya pandemi covid-19 berdampak pada penurunan penjualan produk olahan buah pidada yang diproduksi oleh Kelompok Senturi. Kelompok Senturi perlu melakukan inovasi dengan membuat produk baru yang menawarkan manfaat kesehatan karena munculnya tren hidup sehat di masyarakat pada masa pandemi dan pasca pandemi. Produk yoghurt buah pidada menjadi produk baru yang akan dikembangkan oleh Kelompok Senturi. Yoghurt buah pidada merupakan produk minuman sehat yang kaya antioksidan dan mengandung banyak vitamin sehingga sangat potensial untuk dipasarkan di masa pasca pandemi seperti saat ini. Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Senturi selaku mitra pengabdian mencakup permasalahan di bidang produksi dan bidang pemasaran produk yoghurt buah pidada. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mitra dalam membuat dan memasarkan yoghurt buah pidada sebagai produk baru. Metode pelatihan, praktik, dan pendampingan dalam pembuatan dan pemasaran produk yoghurt buah pidada dilakukan pada anggota Kelompok Senturi selama empat bulan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam membuat produk minuman yoghurt pidada dan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam merancang strategi pemasaran dan bauran pemasaran dari produk yoghurt buah pidada serta merancang pemasaran media sosial untuk produk minuman yoghurt buah pidada dan produk olahan buah pidada lainnya
The Organization of Negative Business Messages Preferred by Students in Higher Education Wijayanti, Sri Hapsari
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i2.180

Abstract

Written communication in an educational setting aims to convey messages related to academics or finances. The messages delivered contain either positive or negative information. This study aims to reveal the organization of negative business messages preferred by higher education students while receiving messages from university parties. The participants are the vice-chancellors for finance and academic affairs or the representatives (heads of divisions) at three private universities within the Association of Catholic Higher Learning Institutions as the senders and 170 active students in several universities as the receivers. This study uses quantitative and qualitative descriptive approaches. I collected data through online questionnaires, semistructured interviews, and observation of written documents in email and WhatsApp. I proposed four essential dimensions of negative message, namely, organization/approach, language, medium, and response, with the Likert scale questionnaire. I also inserted two cases of negative messages at the end of the questionnaire to find students’ tendency to select one they liked. The questionnaire results are used to discover the participants’ preference for the approach of relaying negative messages, corroborated by the interviews. The study found that students preferred direct approach to negative business messages. Buffers, prevalent in negative business with indirect order, are found in the email. A positive tone was not found at the end of the message. The study concluded that negative messages should be conveyed in writing with direct organizations and positive language and addressed to students before being forwarded to their parents
Teknik Wawacara Kerja: Persiapan Memasuki Dunia Kerja bagi Siswa SMA/K di Kabupaten Cibarusah Wijayanti, Sri Hapsari; Hermawan, Francisca; Nugroho, Yohanes Arianto Budi
Indonesian Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.7.2.219-228

Abstract

Salah satu tahapan penting dalam mencari pekerjaan adalah wawancara kerja. Wawancara kerja merupakan tahapan yang harus dijalani dalam proses rekrutmen dan sering kali ditakutkan oleh pencari kerja. Karena itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa tentang bagaimana teknik wawancara kerja di perusahaan. Peserta adalah siswa kelas X,XI, dan XII dari SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri berjumlah 16 orang. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan teknik tutorial, diskusi, dan bermain peran. Kegiatan berlangsung pada 29 April 2025. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa siswa SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri masih kurang dalam berkomunikasi verbal dan nonverbal ketika bermain peran wawancara  kerja. Mereka masih kurang percaya diri, kurang meyakinkan dan kurang spesifik dalam menjawab pertanyaan. Namun, secara kuantitatif,  hasil tes menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai teknik wawancara kerja. Untuk kegiatan selanjutnya, diperlukan pendampingan mengenai berkomunikasi secara persuasif, persiapan wawancara, dan etiket wawancara.One of the important stages in finding a job is the job interview. Job interviews are a stage that must be passed and are often feared by job seekers. Therefore, the purpose of this activity is to enhance students' knowledge and understanding of job interview techniques in companies. The participants of this activity consisted of 16 students from grades X, XI, and XII from Baiturrahman High School and Mandiri Vocational School. The methods used in this activity included training using tutorial techniques, discussions, and role-playing. This activity was held on April 29, 2025. The results of this activity showed that students from Baiturrahman High School and Mandiri Vocational School still lacked verbal and nonverbal communication skills when conducting mock job interviews. They still lacked confidence, persuasiveness, and specificity in answering the questions. But, quantitatively, the test results showed an increase in students' knowledge of job interview techniques. Future activities require guidance on persuasive communication, interview preparation, and interview ethics.
Presentasi Mahasiswa di Perguruan Tinggi: Pengucapan dan Pemakaian Bahasa Indonesia Berbasis Penilaian Diri Sendiri: Indonesian Pronunciation and Language Use in University Student Presentations: A Self-Assessment Approach Wijayanti, Sri Hapsari; Panjaitan, Yunia; Pramono, Herry
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 02 (2025): Artikel Riset Periode November 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v5i02.7346

Abstract

Oral speaking skills, particularly presentation skills, are continuously developed and improved throughout higher education so that students gain courage, confidence, and the ability to articulate their thoughts and opinions to others. Presentation skills are also a key requirement for university graduates entering the professional world. This study aims to examine students’ spoken utterances and oral language use during academic presentations at a private university in Jakarta, Indonesia. The research employs both qualitative and quantitative descriptive approaches. Data collection was conducted from May to July 2025, involving 122 student respondents. Qualitative data were obtained through observation and documentation in the form of recorded presentation videos. Quantitative data were collected using a Likert-scale questionnaire with four response options ranging from strongly disagree to strongly agree. The findings indicate that in the aspect of speaking, more than 50% of the respondent's paid attention to clarity of articulation, emphasized important words, and adjusted their speech so it was neither too loud nor too soft. Additionally, more than 70% acknowledged that they regulated their volume appropriately and avoided monotonous intonation. However, regarding the use of formal Indonesian, 66% of respondents still mixed formal Indonesian with colloquial or conversational language; 44% continued to insert English words; and 35% still confused the use of the pronouns kita and kami. The study concludes that presentations in higher education are not merely the act of delivering material but also require careful control of stress, intonation, rhythm, and tempo, as well as the appropriate use of formal spoken Indonesian.
Edukasi dan Pembuatan Handsanitizer Mangrove Api-Api bagi Pelaku UMKM Christian, Yulius Evan; Hananta, Linawati; Wijayanti, Sri Hapsari; Nathalie, Evadia; Dharmalau, Richanda Surya
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.439

Abstract

Peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan pasca pandemi mendorong perlunya edukasi berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses sanitasi. Desa mitra merupakan salah satu wilayah dengan potensi hayati lokal berupa tanaman mangrove (Avicennia marina), namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dalam pembuatan handsanitizer alami berbasis ekstrak daun mangrove jenis api-api. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan sediaan spray, serta evaluasi pengetahuan melalui pretest dan posttest. Formula yang digunakan terdiri dari ekstrak hasil rebusan 250 gram daun segar dalam 2,5 liter aquades (diambil 750 mL air sari mangrove), yang dikombinasikan dengan etanol 70% sebanyak 2100 mL dan gliserin 150 mL serta penambahan pewangi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 68,75 (pretest) menjadi 88,75 (posttest), dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Kegiatan ini juga diikuti dengan pembinaan pasca pelatihan sebanyak empat kali untuk menjaga kesinambungan praktik. Kesimpulannya, edukasi dan workshop ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan lokal menjadi produk antiseptik yang aplikatif dan ekonomis.
Efektivitas metode kolaboratif dalam pembelajaran menulis Wijayanti, Sri Hapsari
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe how the subjects performed the editing steps and to examine whether the collaborative writing method, as part of the academic writing process—specifically the editing stage—can be used by lecturers to teach Bahasa Indonesia at the university level. Unlike previous studies, this research focuses on differences between men’s and women’s preferences in using collaborative writing. Based on data from sixty participants from the Faculty of Economics at Atma Jaya Catholic University Jakarta, this study employed a quasi-experimental design. Data were collected through essay writing tests, questionnaires, and in-depth interviews. The findings show that collaborative writing is perceived as interesting, useful, and not boring. Male students were found to prefer this method more than female students.
Mengoptimalkan layanan perpustakaan sekolah melalui penerapan manajemen perpustakaan di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Denny Jean Cross Sihombing; Dimas Catur Winson; Lusya Anggraeny Manurung
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27007

Abstract

Abstrak Perpustakaan mempunyai peran penting dalam menumbuhkembangkan minat untuk membaca dan meningkatkan literasi informasi. Idealnya setiap sekolah mempunyai fasilitas perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh siswa sebagai sumber belajar dan mencari informasi. Namun kenyataannya hingga saat ini masih ada sekolah yang belum memiliki perpustakaan dan salah satunya adalah SDN Pantai Bahagia 04 di Desa Muaragembong Bekasi. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah menginisiasi ketersediaan fasilitas perpustakaan sekolah dan memberikan pelatihan serta pendampingan bagi para guru di sekolah tentang bagaimana mengelola perpustakaan dengan optimal melalui penerapan manajemen perpustakaan dan manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS. Program manajemen perpustakaan ini dilaksanakan selama bulan Juli hingga September 2024 dan diikuti oleh delapan orang peserta yang merupakan guru di SDN Pantai Bahagia 04 yang ditugaskan untuk mengelola perpustakaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Hasil tes yang dilakukan tim menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang manajemen perpustakaan dan manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS antara sebelum dan sesudah peserta diberikan pelatihan dan pendampingan. Pada pelatihan manajemen perpustakaan terdapat peningkatan sebesar 128,57 persen (skor 35 untuk pretes menjadi 80 untuk postes), sedangkan pada pelatihan manajemen perpustakaan digital berbasis SliMS terdapat peningkatan sebesar 2,60 persen (skor 81,20 untuk pretes menjadi 83,31 untuk postes). Hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan bahwa peserta menilai program manajemen perpustakaan ini memberikan banyak manfaat dan dampak positif yang signifikan bagi sekolah. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, para guru merasa sangat terbantu dan memiliki kemampuan untuk mengelola perpustakaan dengan lebih baik agar dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kata kunci: manajemen perpustakaan; manajemen perpustakaan digital berbasis SLiMS; perpustakaan sekolah; sekolah dasar. AbstractLibraries have an important role in developing interest in reading and increasing information literacy. Ideally, every school has library facilities that students can use as a source of learning and seeking information. However, the reality is that currently there are still schools that do not have libraries and one of them is SDN Pantai Bahagia 04 in Muaragembong Village, Bekasi. The aim of this community service program is to initiate the availability of school library facilities and provide training and assistance for teachers in schools on how to manage libraries optimally through the implementation of library management and digital library management based on SLiMS. This library management program was implemented from July to September 2024 and was attended by eight participants who were teachers at SDN Pantai Bahagia 04 who were assigned to manage the library. The methods used in implementing this service program are training and mentoring. The results of the test conducted by the team indicated that there was an improvement in knowledge about library management and SLiMS-based digital library management between the pre-test and post-test after the participants were provided with training and mentoring. In the library management training, there was an increase of 128.57 percent (a score of 35 in the pre-test to 80 in the post-test), while in the SLiMS-based digital library management training, the improvement was 2.60 percent (a score of 81.20 in the pre-test to 83.31 in the post-test). The monitoring and evaluation results also show that participants assess that this library management program provides many benefits and has a significant positive impact on schools. With this training and assistance, the teachers feel very helped and have the ability to manage the library better so that it can continue in the future. Keywords: library management; SLiMS -based digital library management; school library; elementary school.
Keterkaitan Warna Desain Kemasan dan Daya Tarik Generasi Z terhadap Produk Teh Celup Clara Lidwina Larasati; Brigitta Eliza Nadia Kusuma; Regina Jovanytha Zefanya Liwoso; Sri Hapsari Wijayanti
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i2.605

Abstract

One of the important visual branding elements in marketing strategy is color quality. This study aims to analyze the relationship between the use of color in the packaging design of tea bags, especially Sosro, SariWangi, and Poci, with consumer attractiveness so as to influence purchase intention. This research uses a quantitative method by distributing a google form with a four-option Likert scale to thirty active students of the Faculty of Economics and Business in one of university in Jakarta. The questionnaire contains eleven closed questions and one open question which are then analyzed descriptively quantitatively. The results of this study show that there is a relationship between the use of packaging colors for tea bags and consumer appeal, especially generation Z. The color combination on SariWangi provides greater appeal than Sosro, but does not differ much from the appeal of Teh Poci. The color combination on SariWangi shows an atmosphere of calmness, while The Poci gives an atmosphere of cheerfulness and freshness. These colors predominantly reflect generation Z who are active, cheerful, and dynamic, but love serenity.
UJICOBA KELAYAKAN PROGRAM MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS PARAGRAF Wijayanti, Sri Hapsari; Triwarmiyati, Maria; Prasadja, Heru
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.175 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i3.167

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan mengujicobakan kelayakan CD multimedia yang berjudul “Meningkatkan Kemampuan Menulis Paragraf” untuk mahasiswa perguruan tinggi. Ujicoba kelayakan ini mencakup pemahaman mengenai konsep paragraf, proses penulisan, dan kualitas desain multimedia. Responden penelitian ini adalah lima belas mahasiswa Fakultas Ekonomi, Unika Atma Jaya. Data dikumpulkan dengan cara observasai, pengisian kuesioner, dan diskusi kelompok berfokus (FGD). Data dianalisa secara deskriptif kualitatif. Dari ujicoba ini ditemukan bahwa setelah belajar dengan alat bantu multimedia, responden lebih memahami bagaimana menulis paragraf secara efektif. Namun demikian, mereka masih perlu berlatih menggunakan transisi pengait antarkalimat yang menghubungkan satu gagasan dengan gagasan berikutnya. Responden juga mendapat pengalaman baru dan menyenangkan sebagai teman sejawat di antara mereka yang dapat saling memberikan koreksi dan umpan balik. Dalam hal desain, ditemukan bahwa jenis huruf, warna teks, waktu perpindahan antarslide, serta musik pengiring dalam CD multimedia ini perlu direvisi.Kata kunci: multimedia, paragraf, teman sejawat, koreksi, umpan balikAbstract:This study aims to carry out a feasibility trial of multimedia-based learning content “Improving Paragraph Writing Competency” for university students. The feasibility includes the understanding on the concept of paragraph, writing process, and the multimedia design quality. Respondents of this study were fifteen students at Faculty of Economics, Atma Jaya Catholic University. The data were collected through observation, questionnaire, as well as focus group discussion, and they were analyzed by using qualitative descriptive method. This study found that after studying by multimedia-based learning content, respondents understood more on how to write effective paragraph. However, they still just need some exercises on how to use transition words to connect one idea in a sentence to another idea in the following sentence. The students also had a new and interesting experience in which they became peers and gave each other correction as well as feedback. Regarding to the design, the multimedia-based learning content still need some improvement in terms of letter type, text color, transition-slide timing, and background music.Keywords: multimedia, paragraph, peers, correction, feedback
Co-Authors , Mathilda Amadea Keo A. Bambang Sungkowo Aditha Thomas Aditya Chandra W Aditya Gunawan Adji Pratikto Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Horrison Ambrosius Aprian Tri Putranto Anastasia Andini Anastasia Tatik Hartanti, Anastasia Tatik Andreas Elang Detra Andreas, Aurelius Andriani Wiyesi Angeline Jeannifer Hendi Angie Bintang Adikarta Anna Marietta da Silva Ari Setiyaningrum Ari Setiyaningrum Baskoro, Josep Tjahjo Brigitta Eliza Nadia Kusuma Budhi Martana Budilaksono, Sularso Caroline Rachel Catherine Christabel Sutjipto Cecilia Francessa Cecilia Francessa6 Celline Tabitha Parman Celline Tabitha Parman Christiany Suwartono Cita, Liza Nur Clara Ika Sari Budhayanti Clara Lidwina Larasati Dara Arum Hartini Darmoyo, Syarief Darmoyo, Syarief Denny Jean Cross Sihombing Denny Jean Cross Sihombing Dharmalau, Richanda Surya Diana Lestari Diana Lestari Diana Lestari, Diana Dimas Catur Winson Dimas Catur Winson Dirgantara, Vanessa Emmily Ferdinand Feriyadi, Farhan Feronica Masuli Francisca Hermawan Gabriela Sabina Hannyanto Gabriela Sabina Hannyanto Hans Benedict Tjoa Hardianto, Antonius Widi Harisson, Alfonso Harjadi Gunawan Harnadi, Agnes Harrison, Alfonso Hellery Yovanti Joseph Henny C Mamahit Heru Prasadja, Heru Hery Pramono Hilda Hilaliyah Ika Yuni Purnama Imelda Hostia Larasati Injelita Maharani Irene Astuti Lazarusli Jessica Natalie Jocelin Gotama Josep Tjahjo Baskoro Karren The Karren The Kasdin Sihotang, Kasdin Kezia Senkwen Vema Ruku Kusuma, Brigitta Eliza Nadia Larasati, Clara Lidwina Leoni Fransisca, Leoni Lidwina Maria T. Limanjaya, Stella Linawati Hananta Linawati Hananta Linawati Hananta, Linawati Liwoso, Regina Jovanytha Zefanya Lusya Anggraeny Manurung Lusya Anggraeny Manurung Madeline Ruth Alleluya Pardede Mahmud, Muhammad Alfayad Manalu, May Triyanti Mandy, Maryjeane Mantiri, Stephanie Maria Margaretha Susanti Margaretha Theresia Margaretha Theresia Maria Tri Warmiyati Marsudi, Almatius Setya May Triyanti Manalu May Triyanti Manalu Maytriyanti Maytriyanti, Maytriyanti Megawati Oktorina Michelle Angela Allegra Tobing Nana Trisnawati Natalie, Jessica Natalie, Nicole Nathalie, Evadia Nores K., Welly Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nur Idaman Nurjamilah, Ai Siti Odetta, Putri Olivia Nugroho Pasau, Anthony Devonico Putera Pinky Sibuea Pramono, Herry Pranandi, Ian Purnomolugi Ursila Nilamsari Putra Putra Putri, Brigita Kania Novia R. Aditya Gunawan, R. Aditya Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Ratnasusita, Theresia Sri Regina Jovanytha Zefanya Liwoso Rianto, Ridwan Bambang Rizal Bay Khaqi Robertus Adi Kurniawan Rodemeus Ristyantoro Rodemeus Ristyantoro, Rodemeus Roselyn, Euginia Clarissa Rosiana, Shinta Saputra, Nanda Sembiring, Rosali Colia Sharen Angel Sherly Nataya Siti Saadah Soewono, Arka Dwinanda Solissa, Everhard Markiano Stephanus Ivan Gunawan Stephanus Ivan Gunawan Surya, Junita Elvira Pandji Sutarno, Herman Yosep Suwandhi, Adella Syarief Darmoyo Talita Angelia Susiani Purba Tastya Aruma Larasswari Theodora Jessica Theodora Jessica Theodora Jessica Tjhintia, Veronika Tjung, Yassir Nasanius Tobing, Michelle Angela Allegra Toyomi Sayagiri Triwarmiyati, Maria Utami, Novia Utami, Novia Valencia Valerie Valenita Lisafina Takakobi Vanessa Emmily Dirgantara Vanessa Emmily Dirgantara Verent Halim Veronica Veronica Veronica, Yellica Vincent Iggy Prince W, Caroline Lisa Setia Wahyu Dwi Deniawan Warmiyanti D.W, Maria Tri Warmiyati, Maria Tri Weny Savitri S. Pandia, Weny Savitri S. Widyastuti, Theresia Dian Wijaya, Angel Pho William Frederich Yassir Nasanius Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Dhian Ariani Yohanna Dhian Ariani, Yohanna Dhian Yosephine Dewi K Yosua, Immanuel Yulius Evan Christian Yulius Evan Christian Yunia Panjaitan Yunia Panjaitan Yussi Ramawati