p-Index From 2021 - 2026
9.188
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora DIKSI Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Abdimas BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Kajian Linguistik dan Sastra E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Prosiding Seminar Nasional Pakar MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment WIDYA LAKSANA IKRA-ITH ABDIMAS Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Komunikasi Profesional PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Indonesian Journal of Community Services Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Teknodik Jurnal Abdi Insani Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Pelita Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Community Empowerment Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Jurnal Paradigma Hukum Pembangunan Nusantara Hasana Journal Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Abdimas Musi Charitas Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Room of Civil Society Development Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Warta LPM Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Mandalika Asian Journal of Social and Humanities Room of Civil Social Development Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Simki Economic Proceedings National Conference Sisi Indonesia Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN DIGITAL GURU SEKOLAH DASAR DALAM PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA Wijayanti, Sri Hapsari`; Ari Setiyaningrum; Denny Jean Cross Sihombing; Dimas Catur Winson; Lusya Anggraeny Manurung
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32564

Abstract

Many researchers report that learning videos in elementary schools effectively improve student motivation and learning outcomes. Similarly, previous results have shown that using Canva to create learning videos is easy and exciting for students and teachers. However, some teachers at SDN Pantai Bahagia 04 in Muaragembong sub-district, Bekasi district, West Java, are not proficient in using Canva. This community service aims to increase teachers' knowledge and skills in creating Canva-based learning videos with a touch of videography technology. This activity was held online and offline from July to October 2024. The participants of this activity are eight teachers. The stages of the activity include preparation, implementation, assistance, monitoring, and evaluation. Before and after the training, teachers were given questionnaires. After the training, teachers' knowledge increased by 48%. In addition to the increase in knowledge, teachers also improved their ability to use Canva. Teachers have shown their creativity in making learning videos. However, some parts still need to be revised, such as the choice of color combinations as background, font size, concise and concise titles, and use of video, animation, and audio to refresh the learning atmosphere. This activity continues to the next monitoring and evaluation stage to see the progress of using Canva and using video recordings of teachers' own work inserted in Canva presentation materials.  ABSTRAK Banyak peneliti dan pengabdi melaporkan bahwa video pembelajaran di sekolah dasar efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Begitu pula, hasil terdahulu memperlihatkan penggunaan aplikasi Canva dalam membuat video pembelajaran sangat mudah dan menarik bagi siswa dan guru. Meskipun demikian, masih ada guru-guru di SDN Pantai Bahagia 04 Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang belum mahir menggunakan Canva. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam membuat video pembelajaran berbasis Canva dengan sentuhan teknologi videografi. Kegiatan ini diselenggarakan pada Juli sampai dengan Oktober 2024, baik secara daring maupun luring. Peserta kegiatan ini adalah delapan guru. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Sebelum dan setelah pelatihan, guru-guru dibagikan g-form. Setelah diberikan pelatihan, pengetahuan guru meningkat 48%. Selain peningkatan pengetahuan, guru juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan menggunakan Canva. Guru telah menunjukkan kreativitas masing-masing dalam pembuatan video pembelajaran meskipun masih ada bagian yang perlu direvisi, seperti pilihan kombinasi warna sebagai latar belakang, besar huruf, judul yang ringkas dan padat, penggunaan video, animasi, dan audio untuk menyegarkan suasana belajar. Kegiatan ini masih berlanjut ke tahap monitoring dan evaluasi berikutnya untuk melihat kemajuan penggunaan Canva dan penggunaan rekaman video hasil karya guru sendiri yang disisipkan dalam materi presentasi Canva. 
Memperkenalkan Pemasaran Digital kepada Perajin Suvenir Ondel-Ondel Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Sri Hapsari Wijayanti; Reinandus Aditya Gunawan; Alfonso Harrison; Michelle Angela Allegra Tobing; Jessica Natalie
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i1.4969

Abstract

Betawi souvenir MSME actors in the Betawi Cultural Village, Setu Babakan, South Jakarta, are still conventionally marketing and selling their products. This activity aims to introduce Tokopedia and TikTok Shop digital marketing to Betawi ondel-ondel souvenir MSME actors to increase their knowledge and skills in marketing and to sell their products to a broader audience. The activity method is training with stages of preparation, implementation, mentoring, and evaluation. The training was held for two days, namely May 29 and June 5, 2024. The participants of the MSME actors were two men. Both have shown increased knowledge and skills in digital marketing through Tokopedia and TikTok Shop. However, due to its unique and limited products, conventional sales have a better impact than through TikTok Shop and Tokopedia until the evaluation period. These MSME actors prefer to use Tokopedia and TikTok Shop to display products in their account storefronts rather than having to live stream on TikTok Shop so that many people visit their accounts. The weakness of speaking in public through digital devices to potential buyers is the weakness of these MSMEs.
Redesain Kemasan Suvenir Ondel-Ondel Betawi Wijayanti, Sri Hapsari; Harrison, Alfonso; Gunawan, Reinandus Aditya; Tobing, Michelle Angela Allegra; Natalie, Jessica
Abdimas Mandalika Vol 4, No 3 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i3.30251

Abstract

Abstract: Sanggar Seni Citra Argawana is one of the Ondel-Ondel Souvenir craftsmen in the Setu Babakan-Jagakarsa area, South Jakarta since 1995, which is the target of this community service activity. The problem faced by the target of the service is their difficulty in designing attractive packaging for the Ondel-Ondel Souvenir products that they offer to their consumers. The packaging problem is a problem that is often experienced by small and medium entrepreneurs in almost all cities in Indonesia. The appearance of the packaging needs to have an appeal to be touched, and then purchased. Unattractive packaging will result in consumers not being moved to touch, let alone buy. Therefore, this community service aims to help Sanggar Seni Citra Argawana UMKM in redesigning the packaging of Ondel-Ondel Souvenir products that have been used so far to become packaging that has more visual appeal but remains functional, which can help increase consumer purchasing interest. The method used in this service is a practical workshop in creating new packaging designs for craftsmen at Sanggar Seni Citra Argawana UMKM. The results obtained were that the craftsmen at the UMKM Sanggar Seni Citra Argawana succeeded in creating a new packaging design for their Ondel-Ondel souvenir products which had more visual appeal and were functional for their consumers.Abstrak: Sanggar Seni Citra Argawana adalah salah satu UMKM perajin Suvenir Ondel-Ondel di wilayah Setu Babakan-Jagakarsa, Jakarta Selatan sejak tahun 1995, yang menjadi target aktivitas pengabdian masyarakat ini. Permasalahan yang dihadapi oleh target pengabdian adalah kesulitan mereka mendesain kemasan yang menarik untuk produk Suvenir Ondel-Ondel yang mereka tawarkan kepada para konsumennya. Masalah kemasan merupakan masalah yang banyak dialami oleh pengusaha kecil dan menengah di hampir semua kota di Indonesia. Tampilan kemasan perlu memiliki daya tarik untuk disentuh, lalu kemudian dibeli. Kemasan yang kurang menarik akan berakibat konsumen tidak tergerak untuk menyentuh apalagi membeli. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Sanggar Seni Citra Argawana dalam mendesain ulang (Redesain) kemasan produk Suvenir Ondel-Ondel yang selama ini telah digunakan agar menjadi kemasan yang lebih memiliki daya tarik visual namun tetap fungsional, yang dapat membantu meningkatkan minat beli dari konsumen. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop praktis dalam membuat desain kemasan yang baru bagi para perajin di UMKM Sanggar Seni Citra Argawana. Hasil yang diperoleh adalah para perajin di UMKM Sanggar Seni Citra Argawana berhasil membuat desain kemasan baru untuk produk Suvenir Ondel-Ondelnya yang lebih memiliki daya tarik visual serta fungsional bagi para konsumennya.
KETAKSAAN GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL DALAM BAHASA INDONESIA Wijayanti, Sri Hapsari
Diksi Vol. 10 No. 2: DIKSI JULI 2003
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24111.32 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v10i2.6966

Abstract

KETAKSAAN GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL DALAM BAHASA INDONESIA Wijayanti, Sri Hapsari
Diksi Vol. 12 No. 2: DIKSI JULI 2003
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17646.874 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v12i2.7035

Abstract

PANDANGAN STEREOTIPE GENDER DALAM KERJA SAMA KELOMPOK MAHASISWA Jocelin Gotama; Madeline Ruth Alleluya Pardede; Sri Hapsari Wijayanti
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1519

Abstract

Gender equality and justice are still problems in society, including in the context of higher education. This research aims to reveal (a) students' views on work learning in groups of different genders; (b) gender stereotypes that arise in student teamwork; (c) efforts to minimize the development of stereotypes in the campus setting. This study uses a quantitative approach by collecting data by distributing online questionnaires (Google Form) to 102 active students from several faculties at University X in Jakarta. The questionnaire is in the form of 7 Likert scale statements with five options and two open-ended questions. The data was analyzed descriptively and quantitatively. The results of this study showed that 93% of respondents did not object to teamwork, and 48% admitted that they often feel comfortable working in teams with the opposite sex. As many as 31% of respondents disagree and tend to be neutral on the assumption that women can be more stable and flexible than men in teamwork. Similarly, 33% of respondents agreed that men have more analytical thinking skills than women in teamwork. The results of this study show that there are still gender stereotypes among university students when working in teams. The campus can make efforts as an agent of change to socialize gender equality and continue developing team-based learning (TBL) as teamwork.
Mempersiapkan Siswa Memasuki Dunia Kerja Melalui Penguatan Public Speaking Wijayanti, Sri Hapsari; Nugroho, Yohanes Arianto Budi; Hermawan, Francisca; Odetta, Putri; Roselyn, Euginia Clarissa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ncbvtf89

Abstract

Keberhasilan studi dan karier pada masa depan ditentukan bukan hanya kesiapan hard skill, melainkan juga kematangan soft skill. Salah satu soft skill yang sudah banyak diterapkan dan dipersiapkan di jenjang pendidikan menengah atas adalah public speaking. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan public speaking siswa-siswi SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan pada 28 April 2025 dalam bentuk pelatihan public speaking. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 29 siswa-siswi yang berasal dari kedua sekolah tersebut. Teknik yang digunakan adalah tutorial, role play, dan diskusi interaktif, dengan diselingi ice-breaking. Dalam praktik public speaking, siswa-siswi diminta berbicara spontan di depan kelas mengenai kasus-kasus yang diberikan. Hasil praktik menunjukkan bahwa siswa-siswi masih malu, kurang percaya diri, bingung dengan apa yang harus disampaikan. Bahasa tubuh yang digunakan juga masih kurang menunjang penyampaian pesan. Meskipun demikian, hasil pretes dan postes menunjukkan peningkatan pengetahuan public speaking dalam taraf sedang. Dengan demikian, masih dibutuhkan praktik public speaking yang lebih intensif bagi siswa-siswi SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri agar mereka siap masuk ke dunia kerja
Peningkatan Kapasitas Guru-Guru SD di Kecamatan Tigaraksa dalam Pembuatan Video Animasi Menggunakan Canva Berbasis Artificial Intelligent Wijayanti, Sri Hapsari; Marsudi, Almatius Setya; Oktorina, Megawati; Ratnasusita, Theresia Sri; Fransisca, Leoni
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Pelita Masyarakat September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i1.15943

Abstract

Classroom learning at the elementary school level is reported to be more engaging when using animated videos. Canva is a widely used application for creating engaging and interactive educational videos. Canva's integration with artificial intelligence has simplified the process of creating educational videos. Teachers in Tigaraksa Subdistrict, Tangerang Regency, Banten, have been using Canva to create educational videos, but have never created them in animated format using Canva AI. The purpose of this activity is to improve the knowledge and skills of 38 elementary school teachers in Tigaraksa Subdistrict, Tangerang Regency. The activity began with a situation analysis, followed by preparation, implementation, assignment, monitoring, and evaluation. The activity was conducted on May 23 and June 13, 2025. The activity methods included simulation, training, and practice. The results of the activity showed that the increase in teachers' knowledge was moderate (0.50), and teachers' skills in making animated videos were considered good. It was evident that teachers were able to produce educational videos by utilizing the features available in Canva AI. Teachers demonstrated their digital skills by mastering AI-based Canva to vary teaching methods in the classroom.
Pemanfaatan Tembok Sekolah Dasar sebagai Mural Pendidikan Literasi: Utilization of Elementary School Walls as Literacy Education Murals Wijayanti, Sri Hapsari; Khaqi, Rizal Bay; Feriyadi, Farhan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.8336

Abstract

As a form of participation of universities, which are members of LLDIKTI region III, for survivors of the eruption of Mount Semeru in Lumajang, East Java, a thematic community service program (KKNT) "Building the Country" has been held on November 12-25, 2023. One of the targets of the activity is SDN Sumberwuluh 02, Candipuro District, Sumbermujur Village. The school wall has been used as a mural containing educational messages on literacy and cultural literacy to motivate Mount Semeru survivor students to remain enthusiastic about learning and proud of the new environment and culture of the region. The stages of activities include preparation, mural painting activity, and monitoring-evaluation. The mural was completed in three days, involving students, lecturers, and teachers working together. The activity results show that the murals have been well drawn, attractive, and communicative. Combining images, text, and colors in murals with positive messages provides a cheerful atmosphere relevant to students' daily lives without ignoring Lumajang icons. Thus, literacy education murals are suitable for use in the school environment. The school is also helped by the promotion of the school through educational murals.
The School Literacy Movement in Elementary School: From Pre-Pandemic to Post-Pandemic Covid-19 Wijayanti, Sri Hapsari; Baskoro, Josep Tjahjo; Warmiyanti D.W, Maria Tri; Manalu, May Triyanti; Cita, Liza Nur
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.2388

Abstract

The results of the international study on reading literacy show that Indonesian students' reading ability lags far behind other countries. Even nationally, the government measures students' reading literacy levels inadequately. The government initiated the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah/GLS) to increase interest in reading in 2016. The purpose of this study is to describe the implementation of GLS in four elementary schools in Cisauk District, South Tangerang, during the pre-pandemic, pandemic, and post-pandemic covid-19 period. The participants of this study were 17 people, consisting of school principals, teachers, and librarians. This research is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of FGDs, interviews, and observation. Data analysis techniques include reducing data, presenting data, and drawing conclusions. This study found that the GLS applied in the four elementary schools is still at the habituation stage of 15 minutes of reading before studying, providing a reading corner, reading in the library, and displaying students' work in wall magazines and classrooms. During the pandemic, students have more opportunities to access readings on the internet to do assignments compared to the pre-pandemic period. In the post-pandemic era, literacy has not been fully revived. Due to a lack of understanding, school principals and teachers have not varied the practice of GLS and still need mentoring.
Co-Authors , Mathilda Amadea Keo A. Bambang Sungkowo Aditha Thomas Aditya Chandra W Aditya Gunawan Adji Pratikto Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Horrison Ambrosius Aprian Tri Putranto Anastasia Andini Anastasia Tatik Hartanti, Anastasia Tatik Andreas Elang Detra Andreas, Aurelius Andriani Wiyesi Angeline Jeannifer Hendi Angie Bintang Adikarta Anna Marietta da Silva Ari Setiyaningrum Ari Setiyaningrum Baskoro, Josep Tjahjo Brigitta Eliza Nadia Kusuma Budhi Martana Budilaksono, Sularso Caroline Rachel Catherine Christabel Sutjipto Cecilia Francessa Cecilia Francessa6 Celline Tabitha Parman Celline Tabitha Parman Christiany Suwartono Cita, Liza Nur Clara Ika Sari Budhayanti Clara Lidwina Larasati Dara Arum Hartini Darmoyo, Syarief Darmoyo, Syarief Denny Jean Cross Sihombing Denny Jean Cross Sihombing Dharmalau, Richanda Surya Diana Lestari Diana Lestari Diana Lestari, Diana Dimas Catur Winson Dimas Catur Winson Dirgantara, Vanessa Emmily Ferdinand Feriyadi, Farhan Feronica Masuli Francisca Hermawan Gabriela Sabina Hannyanto Gabriela Sabina Hannyanto Hans Benedict Tjoa Hardianto, Antonius Widi Harisson, Alfonso Harjadi Gunawan Harnadi, Agnes Harrison, Alfonso Hellery Yovanti Joseph Henny C Mamahit Heru Prasadja, Heru Hery Pramono Hilda Hilaliyah Ika Yuni Purnama Imelda Hostia Larasati Injelita Maharani Irene Astuti Lazarusli Jessica Natalie Jocelin Gotama Josep Tjahjo Baskoro Karren The Karren The Kasdin Sihotang, Kasdin Kezia Senkwen Vema Ruku Kusuma, Brigitta Eliza Nadia Larasati, Clara Lidwina Leoni Fransisca, Leoni Lidwina Maria T. Limanjaya, Stella Linawati Hananta Linawati Hananta Linawati Hananta, Linawati Liwoso, Regina Jovanytha Zefanya Lusya Anggraeny Manurung Lusya Anggraeny Manurung Madeline Ruth Alleluya Pardede Mahmud, Muhammad Alfayad Manalu, May Triyanti Mandy, Maryjeane Mantiri, Stephanie Maria Margaretha Susanti Margaretha Theresia Margaretha Theresia Maria Tri Warmiyati Marsudi, Almatius Setya May Triyanti Manalu May Triyanti Manalu Maytriyanti Maytriyanti, Maytriyanti Megawati Oktorina Michelle Angela Allegra Tobing Nana Trisnawati Natalie, Jessica Natalie, Nicole Nathalie, Evadia Nores K., Welly Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nur Idaman Nurjamilah, Ai Siti Odetta, Putri Olivia Nugroho Pasau, Anthony Devonico Putera Pinky Sibuea Pramono, Herry Pranandi, Ian Purnomolugi Ursila Nilamsari Putra Putra Putri, Brigita Kania Novia R. Aditya Gunawan, R. Aditya Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Ratnasusita, Theresia Sri Regina Jovanytha Zefanya Liwoso Rianto, Ridwan Bambang Rizal Bay Khaqi Robertus Adi Kurniawan Rodemeus Ristyantoro Rodemeus Ristyantoro, Rodemeus Roselyn, Euginia Clarissa Rosiana, Shinta Saputra, Nanda Sembiring, Rosali Colia Sharen Angel Sherly Nataya Siti Saadah Soewono, Arka Dwinanda Solissa, Everhard Markiano Stephanus Ivan Gunawan Stephanus Ivan Gunawan Surya, Junita Elvira Pandji Sutarno, Herman Yosep Suwandhi, Adella Syarief Darmoyo Talita Angelia Susiani Purba Tastya Aruma Larasswari Theodora Jessica Theodora Jessica Theodora Jessica Tjhintia, Veronika Tjung, Yassir Nasanius Tobing, Michelle Angela Allegra Toyomi Sayagiri Triwarmiyati, Maria Utami, Novia Utami, Novia Valencia Valerie Valenita Lisafina Takakobi Vanessa Emmily Dirgantara Vanessa Emmily Dirgantara Verent Halim Veronica Veronica Veronica, Yellica Vincent Iggy Prince W, Caroline Lisa Setia Wahyu Dwi Deniawan Warmiyanti D.W, Maria Tri Warmiyati, Maria Tri Weny Savitri S. Pandia, Weny Savitri S. Widyastuti, Theresia Dian Wijaya, Angel Pho William Frederich Yassir Nasanius Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Dhian Ariani Yohanna Dhian Ariani, Yohanna Dhian Yosephine Dewi K Yosua, Immanuel Yulius Evan Christian Yulius Evan Christian Yunia Panjaitan Yunia Panjaitan Yussi Ramawati