Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Swot Pembelajaran Terpadu Di Mi Muhammadiyah Panunggalan Pengadegan Purbalingga triyuni, triyuni; wiyani, novan ardy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3027

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan,kelemahan,peluang serta ancaman baik itu kepala sekolah,guru,siswa,orang tua maupun sarana dan prasarana di Mi Muhammadiyah Panunggalan Pengadegan Purbalingga. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif yaitu pendekatan yang mengandalkan analisis-analisis kualitatif yang akurat dan handal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah. Dari hasil analisis SWOT terkait pembelajaran terpadu di MI Muhammadiyah Panunggalan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga sudah berjalan dengan baik, walau dengan banyak keterbatasan baik dari jumlah guru yang hanya ada 6 Guru dan sudah termasuk Kepala Madrasah yang merangkap sebagai guru, sarana prasarana, dan masih banyak hal hal yang perlu di perbaiki agar pembelajaran lebih berhasil
Islamic Education in Q.S. Luqman Verses 12-19 and its Relevance With the Aim of Islamic Religious Education Latiano, Galih; Wiyani, Novan Ardy
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.775

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas materi pendidikan Islam dalam Q.S. Luqman ayat dua belas sampai sembilan belas dan relevansinya dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif berdasarkan pendekatan pewahyuan Q.S Luqman Ayat dua belas sampai sembilan belas. Penelitian ini memiliki dua jenis data yang disebut data primer dari Al-Quran dan tafsir Surah Luqman Ayat dua belas sampai sembilan belas. Data sekunder diambil dari berbagai sumber tertulis seperti makalah, majalah, literatur pendidikan, dan beberapa sumber yang terkait erat dengan penelitian ini. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah, mengkategorikan, menafsirkan dan menarik kesimpulan. Mengacu pada pentingnya pendidikan Islam di Indonesia, maka perlu dikaji materi-materi yang harus dijadikan pedoman dan dasar pendidikan Islam. Materi pendidikan Islam adalah pengalaman belajar agama Islam yang disusun sedemikian rupa untuk disajikan atau disampaikan kepada siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa materi pendidikan Islam yang tercatat dalam Q.S. Luqman ayat dua belas sampai sembilan belas memiliki relevansi dengan tujuan pendidikan Islam.
Pembentukan Sikap Prososial Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Drama di TK IT Permata Hati Banjarnegara Nurbaiti, Amalia; Wiyani, Novan Ardy
Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/japra.v6i1.27130

Abstract

Sikap prososial pada anak usia dini sangat penting untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana proses kegiatan ekstrakrikuler drama dan dampaknya terhadap pembentukan sikap prososial anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler drama ini dapat menjadi salah satu cara dalam pembentukan sikap prososial anak usia dini dalam hal 1) Empati, yaitu kaitannya dengan anak-anak yang mulai memahami perasaan dan memiliki kepedulian terhadap temannya; 2) Komunikasi, yaitu kaitannya dengan anak-anak memiliki komunikasi yang baik antar teman maupun dengan guru, anak juga lebih aktif di kelas; dan 3) Kerja sama, yaitu kaitannya dengan anak-anak mau bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Dari sinilah, kegiatan ekstrakurikuler drama dapat membantu membentuk sikap prososial anak usia dini.
Kompleksitas Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Perspektif Standar Nasional PAUD Mahmudin, Dikki Zulfikar; Wiyani, Novan Ardy
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.14207

Abstract

The Complexity of Early Childhood Education (PAUD) Service Delivery in the Perspective of the National PAUD Standards. This study aims to explore the challenges and actions taken in implementing PAUD services in accordance with national standards at PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon, Susukan District, Banjarnegara Regency. The language is objective, formal, and unbiased. The text is free from grammatical, spelling, and punctuation errors. It is case study research that utilized interviews, observations, and documentation as data collection methods. The Miles and Huberman model data analysis technique was employed, including data reduction, data display, and verification stages. Abbreviations and technical terms are clearly defined upon initial use. The outcomes indicated that PAUD Waluyo Jati encountered issues in all standards during service implementation. STPPA experienced difficulties utilizing tools to evaluate the growth and development of young children. Compiling a curriculum that takes into account institutional peculiarities presented challenges in the content standard. In terms of the process standard, obstacles arose in preparing RPPM and RPPH. In the assessment standard, issues have arisen regarding the execution of assessments that do not align with the assessment tool. In the education personnel standard, difficulties stem from the compliance with academic qualifications required of teachers. In the facilities and infrastructure standard, limitations are observed in terms of available restrooms and workspace. Financial standards present challenges in raising funds to provide PAUD services, while management practices at PAUD Waluyo Jati suffer from inadequate documentation of program implementation. In light of these difficulties, PAUD Waluyo Jati should strive for continuous improvement in meeting national PAUD standards by preparing activity programmes that comply with these standards. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan dan upaya yang dihadapi pada penyelenggaraan layanan PAUD dalam perspektif standar nasional PAUD di PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penyelenggaraan layanan PAUD Waluyo Jati mengalami kesulitan dalam setiap standarnya.Pada STPPA ditemukan kesulitan dalam hal penggunaan instrumen untuk melakukan assesment terhadap tumbuh-kembang anak usia dini. Pada standar isi ditemukan kesulitan dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kekhasan lembaga. Pada standar proses ditemukan kesulitan dalam penyusunan RPPM dan RPPH. Pada standar penilaian ditemui kesulitan terkait dengan pelaksanaan penilaian yang belum sesuai dengan instrumen penilaian. Pada standar pendidik dan tenaga kependidikan ditemui kesulitan terkait dengan pemenuhan kualifikasi akademik guru. Pada standar sarana dan prasarana ditemui kesulitan berupa keterbatasan toilet dan ruang kerja. Pada standar pembiayaan ditemui kesulitan dalam hal penggalangan dana untuk pembiayaan penyelenggaraan layanan PAUD. Pada standar pengelolaan ditemui kesulitan pihak guru PAUD Waluyo Jati belum mampu mendokumentasikan setiap pelaksanaan program dengan baik.Berdasarkan kesulitan-kesulitan di atas maka sebaiknya PAUD Waluyo Jati melakukan upaya perbaikan secara berkelanjutan dalam pemenuhan standar nasional PAUD dengan menyusun program kegiatan PAUD yang sesuai dengan standar nasional PAUD. 
THE HEAD OF RAUDHATUL ATHFAL'S SUPPORTIVE BEHAVIOR PRACTICES IN THE IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM Wiyani, Novan Ardy; Mulyani, Novi
THUFULA Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v11i2.22453

Abstract

This study aims to describe and analyze the practice of supportive behavior by the head of RA Nurul Dzikri in the implementation of the independent curriculum. This study uses a qualitative research approach and a type of phenomenological research. Informants in this research included the headmaster and teachers at RA Nurul Dzikri. Data was collected by interview, observation, and documentation techniques and then analyzed using the data analysis technique of Miles and Huberman's model consisting of data reduction, data display, and verification stages. Based on the research results, it can be seen that the practice of supportive behavior towards teachers in the implementation of the independent curriculum at RA Nurul Dzikri is carried out through efforts, namely: (1) Establishing a working relationship with teachers in implementing the independent curriculum; (2) Assisting teachers in implementing the independent curriculum; (3) Listening to the teacher's ideas in implementing the independent curriculum; (4) Motivating, encouraging and praising teachers in implementing the independent curriculum; and (5) Encouraging teachers to try using new methods or strategies in implementing the independent curriculum. These five efforts have made teachers feel that their ideas and creativity are valued by their leaders, have helped teachers in their work, and have created harmonious relationships so that teachers can work on implementing an independent curriculum with high work motivation.
Supervisi Sarana dan Prasarana untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Setiani, Nofi; Wiyani, Novan Ardy
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110779

Abstract

Supervisi sarana dan prasarana (sarpras) sangat penting dalam memastikan kualitas pendidikan di sekolah melalui pengelolaan aset fisik yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran supervisi sarpras dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menelusuri prosedur dan prinsip pelaksanaannya secara sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis deskriptif terhadap mekanisme supervisi sarpras, mulai dari perencanaan hingga pengawasan pemanfaatan sarpras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi sarpras yang terencana dan konsisten berdampak signifikan dalam menjaga kelayakan, perawatan, dan fungsi sarpras sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip supervisi sarpras yang baik merupakan faktor krusial dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sesuai standar nasional.
Supervisi Kelompok untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Febriyani, Solikhatul; Wiyani, Novan Ardy
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110778

Abstract

Kelompok supervisi merupakan metode pengawasan dan pelatihan bersama yang dianggap efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep, tujuan, prosedur, dan prinsip pelaksanaan pengawasan kelompok dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis literatur dan studi dokumentasi terkait kelompok supervisi. Supervisi kelompok dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pemantauan, dan evaluasi secara partisipatif. Prinsip-prinsip seperti keterbukaan, objektivitas, keinginan, dan komunikasi efektif menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pengawasan kelompok. Dengan penerapan yang tepat, kelompok pengawasan memberdayakan sumber daya manusia secara kolektif serta membantu penyelesaian masalah belajar bersama, sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.Simpulannya bahwa kelompok supervisi merupakan metode efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemberdayaan kolektif dan pengembangan sumber daya manusia di sekolah.