p-Index From 2021 - 2026
5.662
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains El Tarbawi Jurnal Pendidikan Usia Dini Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Jurnal Edukasi AUD Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal) JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Journal of Education Research Solidaritas: Jurnal Pengabdian re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Islam IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Smart Paud NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Quality
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SWOT PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Triyono, Triyono; Wiyani, Novan Ardy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.2976

Abstract

This Integrated learning is said to be child-centered learning because basically integrated learning is a learning system that provides flexibility to students, both individually and in groups. Students can actively seek, explore, and find concepts and principles of knowledge that must be mastered according to their development. Students will understand their learning outcomes according to the facts and events they experience, not just information from the teacher. Teachers act more as facilitators and catalysts who guide towards the goals to be achieved. Meanwhile, students are actors who seek facts and information to develop their knowledge. This study aims to analyze the implementation of integrated learning at MI Muhammadiyah Kembaran Wetan, Kaligondang District, Purbalingga Regency using SWOT analysis. The results showed various advantages from the side of the school principal and teachers, and deficiencies were found in terms of the difficulty of the teacher in linking various subjects and still tended to use the conventional approach. Learning tools and media are also still very minimal. Various opportunities have been inventoried as a reference for learning development. Improving the quality of teachers in their ability to use available teaching materials is a challenge that must be bridged
Analisis SWOT Implementasi Website Rapor Digital Madrasah Dalam Dalam Meningkatkan Kualitas Lembaga Di MA MINAT Kesugihan Muammarulloh, Abdul Gina Arrouf; Wiyani, Novan Ardy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Raport Madrasah Digital dalam meningkatkan mutu lembaga di MA MINAT Kesugihan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pencarian data yang diperlukan dengan observasi langsung di lingkungan sekolah. Hasil penelitian yang dilakukan memperoleh informasi tentang sumber daya dan kapabilitas kelembagaan (kekuatan dan kelemahan) dan situasi eksternal (peluang dan ancaman). Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas lembaga antara lain memberikan pelatihan dan pendampingan secara berkesinambungan kepada tenaga pendidik dan kependidikan agar dapat mengembangkan beban komputer yang dibutuhkan dalam pengelolaan raport digital.
Analisis Swot Pembelajaran Terpadu Di Mi Muhammadiyah Panunggalan Pengadegan Purbalingga triyuni, triyuni; wiyani, novan ardy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3027

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan,kelemahan,peluang serta ancaman baik itu kepala sekolah,guru,siswa,orang tua maupun sarana dan prasarana di Mi Muhammadiyah Panunggalan Pengadegan Purbalingga. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif yaitu pendekatan yang mengandalkan analisis-analisis kualitatif yang akurat dan handal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah. Dari hasil analisis SWOT terkait pembelajaran terpadu di MI Muhammadiyah Panunggalan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga sudah berjalan dengan baik, walau dengan banyak keterbatasan baik dari jumlah guru yang hanya ada 6 Guru dan sudah termasuk Kepala Madrasah yang merangkap sebagai guru, sarana prasarana, dan masih banyak hal hal yang perlu di perbaiki agar pembelajaran lebih berhasil
Islamic Education in Q.S. Luqman Verses 12-19 and its Relevance With the Aim of Islamic Religious Education Latiano, Galih; Wiyani, Novan Ardy
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.775

Abstract

Tujuan penelitian ini membahas materi pendidikan Islam dalam Q.S. Luqman ayat dua belas sampai sembilan belas dan relevansinya dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif berdasarkan pendekatan pewahyuan Q.S Luqman Ayat dua belas sampai sembilan belas. Penelitian ini memiliki dua jenis data yang disebut data primer dari Al-Quran dan tafsir Surah Luqman Ayat dua belas sampai sembilan belas. Data sekunder diambil dari berbagai sumber tertulis seperti makalah, majalah, literatur pendidikan, dan beberapa sumber yang terkait erat dengan penelitian ini. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah, mengkategorikan, menafsirkan dan menarik kesimpulan. Mengacu pada pentingnya pendidikan Islam di Indonesia, maka perlu dikaji materi-materi yang harus dijadikan pedoman dan dasar pendidikan Islam. Materi pendidikan Islam adalah pengalaman belajar agama Islam yang disusun sedemikian rupa untuk disajikan atau disampaikan kepada siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa materi pendidikan Islam yang tercatat dalam Q.S. Luqman ayat dua belas sampai sembilan belas memiliki relevansi dengan tujuan pendidikan Islam.
MENCIPTAKAN LAYANAN PAUD YANG PRIMA MELALUI PENERAPAN PRAKTIK ACTIVITY BASED COSTING Wiyani, Novan Ardy
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.517 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.2.175

Abstract

Masalah keterbatasan anggaran dalam memenuhi kebutuhan konsumen di lembaga PAUD dapat diatasi dengan menerapkan praktik Activity Based Costing (ABC). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penerapan praktik ABC sebagai upaya untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di RA Masyithoh. RA Masyithoh dipilih dengan pertimbangan lembaga ini telah menerapkan praktik ABC dalam menciptakan layanan PAUD yang prima. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan ada lima langkah yang dilakukan dalam menciptakan layanan PAUD yang prima melalui praktik ABC. Pertama, mengidentifikasikan, mendefinisikan, serta mengelompokkan aktivitas. Kedua, melakukan penelusuran secara langsung terhadap aktivitas dan objek biaya. Ketiga, membebankan biaya ke kelompok biaya aktivitas. Keempat, menghitung tarif aktivitas. Kelima, menyusunan laporan. Kelima langkah tersebut mampu menciptakan layanan prima dan meningkatkan kepuasan konsumen dengan indikasi terjadi peningkatan jumlah siswa di setiap tahunnya, anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan PAUD dapat terpenuhi, dan secara kelembagaan RA Masyithoh mengalami perkembangan dengan didirikannya Taman Penitipan Anak dan Kelompok Bermain.
Pembentukan Sikap Prososial Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Drama di TK IT Permata Hati Banjarnegara Nurbaiti, Amalia; Wiyani, Novan Ardy
Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/japra.v6i1.27130

Abstract

Sikap prososial pada anak usia dini sangat penting untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana proses kegiatan ekstrakrikuler drama dan dampaknya terhadap pembentukan sikap prososial anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler drama ini dapat menjadi salah satu cara dalam pembentukan sikap prososial anak usia dini dalam hal 1) Empati, yaitu kaitannya dengan anak-anak yang mulai memahami perasaan dan memiliki kepedulian terhadap temannya; 2) Komunikasi, yaitu kaitannya dengan anak-anak memiliki komunikasi yang baik antar teman maupun dengan guru, anak juga lebih aktif di kelas; dan 3) Kerja sama, yaitu kaitannya dengan anak-anak mau bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Dari sinilah, kegiatan ekstrakurikuler drama dapat membantu membentuk sikap prososial anak usia dini.
Pemanfaatan Loose Parts sebagai Media Pengembangan Dimensi Kreatif pada P5 dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Amalia, Rina Rizki; Wiyani, Novan Ardy; Alimuddin, Johar; Yulio, Widana
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.7947

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pemanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas. Loose parts dipandang bisa dijadikan sebagai media yang mudah didapat oleh para ssiwa sekaligus bisa digunakan sebagai media untuk membentuk kreativitas pada para siswa. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Data pada penelitian ini dikumpulkan mengguakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dalam memanfaatan loose parts sebagai media pengembangan dimensi kreatif pada P5 dalam kurikulum merdeka di kelas 1 SD Negeri 2 Tinggarjaya Jatilawang Banyumas antara lain:  Pertama, menyusun modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan proyek bermain “Mendaur Ulang Botol Plastik Bekas menjadi Hasta Karya” pada tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Kedua, mengimplementasi modul ajar yang telah disusun untuk mengembangkan dimensi kreatif pada siswa kelas 1. Implementasi modul ajar dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: (1) kegiatan pengenalan; (2) kegiatan kontekstualisasi; (3) kegiatan aksi nyata; dan (4) kegiatian refleksi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi kepala sekolah dan para guru untuk menggunakan loose parts sebagai media pengembang dimensi kreatif pada siswa SD di kelas bawah yaitu kelas 1, 2 dan 3.
Kompleksitas Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Perspektif Standar Nasional PAUD Mahmudin, Dikki Zulfikar; Wiyani, Novan Ardy
QUALITY Vol 11, No 2 (2023): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v11i2.14207

Abstract

The Complexity of Early Childhood Education (PAUD) Service Delivery in the Perspective of the National PAUD Standards. This study aims to explore the challenges and actions taken in implementing PAUD services in accordance with national standards at PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon, Susukan District, Banjarnegara Regency. The language is objective, formal, and unbiased. The text is free from grammatical, spelling, and punctuation errors. It is case study research that utilized interviews, observations, and documentation as data collection methods. The Miles and Huberman model data analysis technique was employed, including data reduction, data display, and verification stages. Abbreviations and technical terms are clearly defined upon initial use. The outcomes indicated that PAUD Waluyo Jati encountered issues in all standards during service implementation. STPPA experienced difficulties utilizing tools to evaluate the growth and development of young children. Compiling a curriculum that takes into account institutional peculiarities presented challenges in the content standard. In terms of the process standard, obstacles arose in preparing RPPM and RPPH. In the assessment standard, issues have arisen regarding the execution of assessments that do not align with the assessment tool. In the education personnel standard, difficulties stem from the compliance with academic qualifications required of teachers. In the facilities and infrastructure standard, limitations are observed in terms of available restrooms and workspace. Financial standards present challenges in raising funds to provide PAUD services, while management practices at PAUD Waluyo Jati suffer from inadequate documentation of program implementation. In light of these difficulties, PAUD Waluyo Jati should strive for continuous improvement in meeting national PAUD standards by preparing activity programmes that comply with these standards. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan dan upaya yang dihadapi pada penyelenggaraan layanan PAUD dalam perspektif standar nasional PAUD di PAUD Waluyo Jati Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penyelenggaraan layanan PAUD Waluyo Jati mengalami kesulitan dalam setiap standarnya.Pada STPPA ditemukan kesulitan dalam hal penggunaan instrumen untuk melakukan assesment terhadap tumbuh-kembang anak usia dini. Pada standar isi ditemukan kesulitan dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kekhasan lembaga. Pada standar proses ditemukan kesulitan dalam penyusunan RPPM dan RPPH. Pada standar penilaian ditemui kesulitan terkait dengan pelaksanaan penilaian yang belum sesuai dengan instrumen penilaian. Pada standar pendidik dan tenaga kependidikan ditemui kesulitan terkait dengan pemenuhan kualifikasi akademik guru. Pada standar sarana dan prasarana ditemui kesulitan berupa keterbatasan toilet dan ruang kerja. Pada standar pembiayaan ditemui kesulitan dalam hal penggalangan dana untuk pembiayaan penyelenggaraan layanan PAUD. Pada standar pengelolaan ditemui kesulitan pihak guru PAUD Waluyo Jati belum mampu mendokumentasikan setiap pelaksanaan program dengan baik.Berdasarkan kesulitan-kesulitan di atas maka sebaiknya PAUD Waluyo Jati melakukan upaya perbaikan secara berkelanjutan dalam pemenuhan standar nasional PAUD dengan menyusun program kegiatan PAUD yang sesuai dengan standar nasional PAUD. 
Transformational Leadership in Educational Management: A Systematic Literature Review on Its Impact on Teacher Performance and School Quality Solihun, Solihun; Wiyani, Novan Ardy
JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jumpa.v6i1.14916

Abstract

This study aims to systematically examine the impact of transformational leadership on teacher performance and school quality in contemporary educational contexts. Responding to the growing demand for improving educational quality and the fragmented nature of existing research, this study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach following PRISMA guidelines. Data were collected from major academic databases, including Scopus, Web of Science, ERIC, and Google Scholar, focusing on empirical studies published between 2020 and 2025. A total of selected articles were analyzed using thematic analysis to identify key patterns and relationships. The findings indicate that transformational leadership consistently contributes to improving teacher performance, particularly in terms of motivation, job satisfaction, professional commitment, and instructional innovation. In addition, it plays a significant role in enhancing school quality by fostering a positive organizational culture, strengthening collaboration, and supporting continuous institutional development. However, the effectiveness of transformational leadership is influenced by contextual factors such as organizational readiness, leadership competence, and policy support. This study highlights that transformational leadership functions not only as an administrative approach but also as a strategic mechanism for sustainable educational improvement. The findings offer practical implications for school leaders and policymakers in developing adaptive and context-sensitive leadership practices.
THE HEAD OF RAUDHATUL ATHFAL'S SUPPORTIVE BEHAVIOR PRACTICES IN THE IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM Wiyani, Novan Ardy; Mulyani, Novi
THUFULA Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v11i2.22453

Abstract

This study aims to describe and analyze the practice of supportive behavior by the head of RA Nurul Dzikri in the implementation of the independent curriculum. This study uses a qualitative research approach and a type of phenomenological research. Informants in this research included the headmaster and teachers at RA Nurul Dzikri. Data was collected by interview, observation, and documentation techniques and then analyzed using the data analysis technique of Miles and Huberman's model consisting of data reduction, data display, and verification stages. Based on the research results, it can be seen that the practice of supportive behavior towards teachers in the implementation of the independent curriculum at RA Nurul Dzikri is carried out through efforts, namely: (1) Establishing a working relationship with teachers in implementing the independent curriculum; (2) Assisting teachers in implementing the independent curriculum; (3) Listening to the teacher's ideas in implementing the independent curriculum; (4) Motivating, encouraging and praising teachers in implementing the independent curriculum; and (5) Encouraging teachers to try using new methods or strategies in implementing the independent curriculum. These five efforts have made teachers feel that their ideas and creativity are valued by their leaders, have helped teachers in their work, and have created harmonious relationships so that teachers can work on implementing an independent curriculum with high work motivation.