p-Index From 2021 - 2026
7.228
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kedokteran Diponegoro Jurnal Kesehatan Darussalam Nutrition Journal Jurnal Berkala Kesehatan Jurnal SOLMA IJEBA (International Journal of Economic, Business & Applications) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Kesmas Asclepius LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Citra Pendidikan Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies International Journal of Travel, Hospitality and Events JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding University Research Colloquium Jurnal Citra Pendidikan Anak Student Scientific Creativity Journal Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business International Journal of Economic Research and Financial Accounting Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Citra Pendidikan Proceedings of The International Conference on Computer Science, Engineering, Social Sciences, and Multidisciplinary Studies Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS KOMUNITAS MELALUI PENDIRIAN BANK SAMPAH Windi Wulandari; Dwi Astuti; Kusuma Estu Werdani; Rezania Asyfiradayati; Ima Aryani; Salsabila Purnamasari; Athania Diva Casimira; Jenita Berlian Nindyasari; Widya Kusuma Muslim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38288

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Desa Batan, Boyolali. Keterbatasan fasilitas pemilahan dan sistem pengelolaan sampah di tingkat desa menyebabkan masyarakat masih mengelola sampah secara individu melalui pembakaran, penimbunan, atau pembuangan ke sungai yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan melalui pendirian bank sampah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dengan media powerpoint, Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan praktis. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu PKK sebanyak 21 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan hasil antara skor pre-test dan post-test sejumlah 10 soal yang disertai dengan observasi selama sesi pelatihan, indikator keberhasilan dilihat dari adanya peningkatan pengetahuan dan pengurus bank sampah bisa menjalankan tahapan pengelolaan bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan pengelolaan sampah dengan rata-rata skor meningkat sebesar 13.45%, bersamaan dengan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola bank sampah sebesar 41%. Pendirian bank sampah dan pelatihan ekoenzim menjadi solusi nyata masyarakat bagi permasalahan sampah di Desa Batan.Abstract: Waste management remains a critical challenge in Indonesia, including in Batan Village, Boyolali. The lack of sorting facilities and village-level management systems has led residents to manage waste individually through burning, burying, or disposing of it into rivers, all of which adversely affect health and the environment. This community service initiative aims to enhance the knowledge and skills of partners in sustainable household waste management through the establishment of a waste bank. The methods employed included socialization using PowerPoint presentations, Focus Group Discussions (FGD), and practical training. The target participants were 21 members of the local Family Welfare Movement (PKK). Activity evaluation was conducted by comparing pre-test and post-test scores via a 10-item questionnaire, supplemented by observations during the training sessions. Success indicators were defined by an increase in knowledge and the ability of the waste bank management team to execute operational stages. Results demonstrate that the program successfully improved waste management knowledge, with average scores increasing by 13.45%, alongside a 41% enhancement in the partners' capacity to manage the waste bank. The establishment of the waste bank and eco-enzyme training serve as tangible solutions for the community to address waste-related issues in Batan Village.
Pendampingan Guru dalam Identifikasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman dan Sehat melalui Edukasi dan Demonstrasi Test Kit di Kecamatan Kartasura Windi Wulandari; Ambarwati Ambarwati; Kharisma Rahmatya Mulyawat; Hawa Eqyan Shifana; Afifah Zakiyatul Aulia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21923

Abstract

Background: Pangan jajanan anak sekolah (PJAS) masih berisiko mengandung bahan tambahan pangan yang tidak diizinkan seperti formalin dan boraks. Diperlukan adanya penguatan kapasitas guru dalam pengawasan keamanan pangan di sekolah. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru sekolah dasar tentang bahaya bahan tambahan pangan yang tidak diizinkan, memperkuat peran guru dalam pengawasan keamanan pangan sekolah, dan melatih guru mengenali ciri-ciri PJAS yang tidak aman. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada guru sekolah dasar di Kecamatan Kartasura melalui pre-test, sosialisasi materi, demonstrasi penggunaan test kit untuk identifikasi bahan berbahaya, focus group discussion, dan post-test. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 22 guru sekolah dasar. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 57.14 pada pre-test menjadi 69.52 pada post-test, dengan nilai p 0.039, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi dan demonstrasi pengujian bahan tambahan pangan. Kesimpulan: Pendampingan guru melalui edukasi, demonstrasi test kit, dan FGD efektif meningkatkan pengetahuan guru tentang keamanan PJAS serta memperkuat potensi peran guru dalam pengawasan pangan di lingkungan sekolah.
Edukasi Pengolahan Sampah Rumah Tangga pada Ibu PKK di Dusun Kedon Boyolali Raisya Najwa Herlintang; Salsabila Nafisah; Rasyiid Abdul Aziz; Windi Wulandari
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i2.656

Abstract

Waste remains a serious environmental issue in Kedon Village, Boyolali Regency, due to a suboptimal management system and reliance on landfills (TPA). This community service activity aims to improve the knowledge and skills of 21 partners, specifically women from the Family Welfare Movement (PKK), in household waste management. The activity involved socialization and training on ecobrick and compost making. Evaluation used pre- and post-test questionnaires to measure the effectiveness of the intervention. Results showed an increase in knowledge from an average of 74.2% to 82.6% and in skills from an average of 55.85% to 80.4%, as well as high enthusiasm from partners in participating in all activities. Through this empowerment, the intervention has proven effective in addressing household waste issues, and is expected to create a cleaner and healthier village environment.
EDUKASI MINDFULNESS MINDSET BERBASIS NILAI SPIRITUAL ISLAM SEBAGAI UPAYA PROMOTIF KESEHATAN MENTAL MAHASISWA INTERNASIONAL DI THAILAND Kusuma Estu Werdani; Yeni Indriyani; Choloborn Teesak; Windi Wulandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.39873

Abstract

Abstrak: Mahasiswa internasional rentan mengalami masalah kesehatan mental akibat tekanan akademik dan tuntutan adaptasi lintas budaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa internasional mengenai mindfulness mindset yang diintegrasikan dengan nilai-nilai spiritual Islam sebagai strategi menjaga kesehatan mental di lingkungan akademik multikultural. Kegiatan ini dilaksanakan di Faculty of Public health, Thammasat University, dengan melibatkan sebanyak sembilan mahasiswa yang berasal dari beberapa negara (Indonesia, Myanmar, Uganda). Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi dan praktik terapi emosi yang dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu pra-kegiatan (koordinasi dengan mitra, penyusunan media edukasi, dan sosialisasi), tahap pelaksanaan edukasi disertai terapi emosi sederhana, serta tahap evaluasi melalui refleksi peserta. Evaluasi diukur melalui wawancara lisan individual dan refleksi tertulis dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan mendemonstrasikan keterampilan koping emosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pandangan positif terhadap konsep mindfulness, self-awareness, dan forgiveness sebagai keterampilan penting dalam menjaga kesehatan mental, mengelola emosi, dan meningkatkan kualitas hubungan sosial. Peserta juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya praktik mindfulness secara konsisten meskipun menghadapi distraksi dan tekanan akademik. Selain itu, pendekatan mindfulness berbasis nilai spiritual Islam dapat diterima dengan baik oleh peserta dari latar belakang multikultural, sehingga memiliki potensi transferabilitas lintas budaya dalam lingkungan mahasiswa internasional. Secara spesifik, 100% peserta terkonfirmasi mampu menguasai konsep mindfulness dan mempraktikkan terapi emosi, serta 88,9% peserta berhasil menunjukkan peningkatan self-awareness setelah intervensi diberikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan model intervensi kesehatan mental berbasis komunitas akademik yang culturally-sensitive dan religiously-responsive.Abstract: International students are vulnerable to mental health problems due to academic pressure and the demands of cross-cultural adaptation. This Community Service (PkM) activity aims to increase international students' understanding of the mindfulness mindset integrated with Islamic spiritual values as a strategy for maintaining mental health in a multicultural academic environment. This activity was carried out at the Faculty of Public Health, Thammasat University, involving nine students from several countries (Indonesia, Myanmar, Uganda). The method of this community service activity uses an educational approach and emotional therapy practices which are implemented with The implementation method is carried out through three stages, namely pre-activity (coordination with partners, preparation of educational media, and socialization), the stage of implementing education accompanied by simple emotional therapy, and the evaluation stage through participant reflection. Evaluation is measured through individual oral interviews and written reflections with success indicators in the form of the ability to demonstrate emotional coping skills. The results of the activity show that participants have a positive view of the concepts of mindfulness, self-awareness, and forgiveness as important skills in maintaining mental health, managing emotions, and improving the quality of social relationships. Participants also demonstrated awareness of the importance of consistent mindfulness practice despite facing distractions and academic pressure. Furthermore, the mindfulness approach based on Islamic spiritual values was well-received by participants from multicultural backgrounds, thus offering potential cross-cultural transferability within an international student environment. Specifically, 100% of participants were confirmed to have mastered mindfulness concepts and practiced emotional therapy, and 88.9% demonstrated increased self-awareness after the intervention. This activity provides a practical contribution to the development of a culturally sensitive and religiously responsive model for community-based academic mental health interventions.
Gerakan Rajumas TB (Rumah Sehat menuju Masyarakat Bebas TBC) dan Skrining Tuberkulosis di Desa Karakan Anindya Rintha Affindha; Maharani Ayu Kusumawati; Tuti Lastri Handayani; Kiky Firda Seviani; Titis Insanurahim; Retno Mulatsih; Alfreda Parisya Saputro; Nesa Mega Wangi Aldzikri; Aqsyal Vicho Fandiya; Naufal Alifandy; Eny Fauzia; Windi Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dengan gejala seperti batuk yang lebih dari 2 minggu atau lebih yang dapat diikuti dengan keluhan batuk berdahak hingga berdarah, dan sesak nafas. Berdasarkan data dari Puskesmas Weru kasus tuberkulosis di desa Karakan yaitu 48 kasus. Dari hasil Survei Mawas Diri di Kebayanan 3 ditemukan 2 kasus tuberkulosis. Untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030 serta mengakhiri epidemi tuberkulosis pada tahun 2050 terutama di Kabupaten Sukoharjo perlu melibatkan banyak pihak untuk melakukan pencegahan dan pengendalian tuberkulosis salah satunya dengan melakukan gerakan rumah sehat. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan tuberkulosis dan mengubah perilaku masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga kondisi pencahayaan dan kelembapan rumah sebagai salah satu upaya pencegahan tuberkulosis. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan, pemasangan poster dan inspeksi rumah sehat menggunakan metode survei kunjungan rumah dengan mengisi checklist indikator rumah sehat serta pengukuran pencahayaan, suhu, dan kelembapan. Instumen yang digunakan yaitu lembar checklist rumah sehat dan media berupa poster pencegahan tuberkulosis. Sasaran pengabdian ini sebanyak 114 rumah. Hasil inspeksi rumah sehat diketahui bahwa 82 (71,9%) rumah termasuk dalam kategori rumah sehat dengan 72 rumah (63,2%) memiliki pencahayaan sesuai NAB, 59 rumah (51,8%) memiliki kelembapan sesuai NAB, dan 61 rumah (53,5%) memiliki suhu sesuai NAB. Kesimpulan dari 114 rumah sebanyak 72 rumah memenuhi kriteria rumah sehat (63,2%).
Hubungan Akses Informasi dan Pengetahuan Pedagang tentang Bahan Tambahan Berbahaya pada Jajanan SD di Wilayah Kecamatan Laweyan Surakarta Dewi Salsabila Widyawati Nadhiva; Windi Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah merupakan isu penting di Indonesia. Pengetahuan pedagang tentang bahan tambahan berbahaya diduga dipengaruhi oleh akses informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara akses informasi dengan pengetahuan pedagang tentang bahan tambahan berbahaya pada jajanan di sekitar sekolah dasar Kecamatan Laweyan, Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pedagang jajanan di 12 SD wilayah Kecamatan Laweyan; sampel berjumlah 80 pedagang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala Guttman untuk akses informasi dan pengetahuan. Uji validitas menghasilkan 33 butir valid dari 65 butir; nilai Cronbach's Alpha = 0,817. Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan sebagian besar pedagang memiliki akses informasi baik (52,5%), sementara pengetahuan terbagi merata antara kategori baik dan kurang baik (50%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akses informasi dengan pengetahuan pedagang (p = 0,073). Data pendukung deskriptif diperoleh dari uji laboratorium menggunakan test-kit pada 140 sampel jajanan. Dari 140 sampel, ditemukan 3 sampel positif bahan tambahan berbahaya (2,1%) yaitu 1 sampel formalin (tahu bulat) dan 2 sampel Rhodamin-b; boraks dan Methanil Yellow tidak terdeteksi. Temuan ini menunjukkan bahwa akses informasi saja belum cukup meningkatkan pengetahuan pedagang; diperlukan pendekatan edukatif yang lebih terarah dan intensif.
Edukasi Kesehatan melalui Game Board "TangSi (Tangga Tensi)" sebagai Inovasi Peningkatan Pengetahuan Hipertensi bagi Masyarakat Desa Karanganyar Reggina Ayu Amdarmaputri; Levina Dessy Rahmawati; Farah Alifa Nur Shabrina; Siska Dwi Jayanti; Linda Antika Nilam Cahya; Dika Angga Setyawan; Asna Apriliya; Farida Apriliani; Fitria Sandra Pratiwi; A Almira; Nisrina Nur Farestiana; Lutfia Imroatu Sholicha; Tri Ismiati; Windi Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penyakit tidak menular seperti hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo (2024), terdapat 266.043 penderita hipertensi, dengan 17.316 kasus berada di Kecamatan Weru. Hasil analisis situasi di Dusun IV, Desa Karanganyar, menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki kebiasaan kurang menjaga pola makan, jarang memeriksa tekanan darah, serta memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai pencegahan hipertensi. Kondisi ini menandakan perlunya kegiatan edukatif yang menarik dan mudah dipahami masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan mengenai hipertensi. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di RT 03/RW 07 Dusun IV, Desa Karanganyar, dengan sasaran 28 peserta dari kelompok ibu-ibu. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data hasil pre-test dan post-test dianalisis secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 60,0 pada pre-test menjadi 83,0 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media TangSi efektif sebagai sarana pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi. Simpulan: Edukasi berbasis permainan papan TangSi (Tangga Tensi) terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Metode edukasi interaktif ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam kegiatan promosi kesehatan di tingkat komunitas, khususnya pada masyarakat pedesaan yang masih memiliki keterbatasan akses informasi kesehatan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM HADIS TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK Windi Wulandari; Suwandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53760

Abstract

Islamic education plays a crucial role in shaping students' personalities with noble morals and character, and a balance between spiritual, intellectual, and social aspects. The Hadith, as the second source of Islamic teachings after the Qur'an, contains various educational values ​​relevant for application in daily life, particularly in the process of shaping students' personalities. This study aims to analyze the implementation of educational values ​​in the Hadith on the formation of students' personalities and to explain their influence in the educational environment. The research method used is a qualitative method with a library research approach, namely reviewing various Hadith, Islamic educational literature, and scientific sources related to personality formation. The results show that the educational values ​​in the Hadith include honesty, discipline, responsibility, compassion, cooperation, and respect for others. The implementation of these values ​​can be done through teacher role models, positive behavioral habits, and the integration of Islamic values ​​in the learning process. The implementation of Hadith-based education has been proven to be able to shape students with Islamic personalities, good social attitudes, and moral awareness in everyday life. Thus, the hadith serve not only as a guide to worship but also as a foundation for effective character education in creating a generation of faith, knowledge, and noble morals. This research is expected to serve as a reference in the development of Islamic education oriented towards the holistic development of students' character.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU PKK DI DUSUN KEDON BOYOLALI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Chelsy Amelia; Devia Maharani; Windi Wulandari
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7518

Abstract

Pengelolaan sampah tingkat rumah tangga di Dusun Kedon, Desa Batan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali masih membutuhkan peningkatan pemahaman masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengetahuan ibu-ibu PKK tentang pengelolaan sampah melalui sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2025 dengan melibatkan 21 anggota PKK. Pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pengukuran skor pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Materi meliputi pengertian dan jenis sampah, pemilahan, dampak pengelolaan sampah yang kurang tepat, serta pengolahan sampah rumah tangga. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pengertian sampah dari 90% menjadi 100%, sampah organik dari 52% menjadi 57%, tujuan pemilahan dari 90% menjadi 100%, dan teknologi pengolahan sampah organik dari 85% menjadi 100%. Pemahaman mengenai dampak sampah organik yang tidak diolah terhadap pencemaran tetap sebesar 100%. Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah jawaban benar dari 88 (83,8%) pada pre-test menjadi 96 (91,4%) pada post-test dari total 105 jawaban. Temuan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah sosialisasi, tetapi belum dapat menunjukkan perubahan perilaku karena penerapan pengetahuan belum diukur. Kegiatan lanjutan berupa praktik dan pendampingan diperlukan untuk mendukung pemilahan dari sumber, pengolahan sampah organik sederhana, dan pemanfaatan Bank Sampah.
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Lama Berdagang dengan Pengetahuan Pedagang tentang Penggunaan Formalin Pada Ikan Kembung dan Ikan Bandeng Asti Lathifah; Windi Wulandari
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 9 (2026): Volume 8 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i9.25863

Abstract

ABSTRACT Formaldehyde (formalin) is a chemical substance strictly prohibited as a food additive in Indonesia, however its misuse in fresh fish continues to be an unresolved public health concern. The use of formalin by fish traders in traditional markets is closely linked to their level of knowledge, which is influenced by educational attainment and trading experience. This study aimed to analyse the relationship between education level and length of trading with traders’ knowledge regarding formalin use in mackerel (ikan kembung) and milkfish (ikan bandeng) in traditional markets in Surakarta. This study was a cross-sectional analytical survey involving 48 traders from 16 traditional markets in Surakarta selected by accidental sampling. Data were collected using a validated questionnaire and analysed using Fisher’s Exact Test (α = 0.05).  There was a significant relationship between education level and traders’ knowledge (p 0.001). No significant relationship was found between length of trading and knowledge (p = 0.267). Education level significantly influences traders’ knowledge about formalin, whereas length of trading does not. Structured non-formal education programs are needed, especially for traders with low educational backgrounds. Keywords: Education Level, Length of Trading, Knowledge, Formalin.  ABSTRAK Formalin merupakan bahan kimia yang secara tegas dilarang penggunaannya sebagai bahan tambahan pangan di Indonesia, namun penyalahgunaannya pada ikan segar masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang belum terselesaikan. Penggunaan formalin oleh pedagang ikan di pasar tradisional berkaitan erat dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki, yang dipengaruhi oleh jenjang pendidikan dan pengalaman berdagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan dan lama berdagang dengan pengetahuan pedagang ikan kembung dan bandeng mengenai penggunaan formalin di Pasar Tradisional Surakarta. Penelitian ini merupakan survei analitik cross-sectional yang melibatkan 48 pedagang dari 16 pasar tradisional di Surakarta menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tervalidasi dan dianalisis dengan Fisher’s Exact Test(α = 0.005). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan pedagang (p  0.001). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama berdagang dengan pengetahuan pedagang (p = 0.267). Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan pedagang tentang formalin, sedangkan lama berdagang tidak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan pedagang tentang formalin. Program pendidikan nonformal yang terstruktur sangat dibutuhkan, terutama bagi pedagang dengan latar belakang pendidikan rendah. Kata Kunci: Tingkat Pendidikan, Lama Berdagang, Pengetahuan, Formalin.
Co-Authors - Sutiman A Almira Achmad, Yanuar Rizky Dwi Acintya Wedaning Agni Janametri Adi Heru Sutomo Adinda Dwi Septyasari Pratama Afifah Zakiyatul Aulia Agustina, Tiarani Aisyah Fadhiyah Zaroh Al-Farizy, M. Kevin Alfirizqi, Jami’atulhita Alfreda Parisya Saputro Alya An-Nais Syakilla Alya, Silvia Ambarwati Anggi Putri Aria Gita Anggi Putri Aria Gita Anindya Rintha Affindha Annisa Fauziah Dwi Andari Anugerah, M Fajar Aqsyal Vicho Fandiya Aryani Pujiyanti Asna Apriliya Asti Lathifah Athania Diva Casimira Aulia Sekar Andini Aulia, Afifah Zakiyatul Aulia, Dinda Sabda Ayu Khoirotul Umaroh Beti Kristinawati Brilian Dini Ma. Iballa Bunga Citra Lestari Chelsy Amelia Choloborn Teesak Citra Maulia Dewi Devia Maharani Dewi Anjar Kartikasari Dewi Salsabila Widyawati Nadhiva Dian Hudiyawati dika angga setyawan Dini Sapira Br Sembiring Duangruedee Chotklang Dwi Astuti Dwi Linna Suswardany Elma Fitri Handayani Elvina Savarinda Eny Fauzia Eva Dwi Kurniawan Fadillah Zuhroh Choirunnisa Fairus El Had Faiza Furqoningsih Farah Alifa Nur Shabrina Farantika, Laras Diah Farida Apriliani Fattah Mutiara Rovita Fitria Rizky Putri Fitria Sandra Pratiwi Hakim, Widiya Mentari HANAN, VINA ALIYYA Harahap, Siti Hatmanti, Wirya Hawa Eqyan Shifana Hawa Eqyan Shifana Hibban D. I. Azzufar Ima Aryani Indar Hidayat Inessima Addhabie Irawan Ismahani, Siti Isnaini Septiyana Jenita Berlian Nindyasari Kartikasari, Dewi Anjar Khanis, Muhammad Ilham Kharisma Rahmatya Mulyawat Kiky Firda Seviani Kusuma Estu Werdani Kusuma Estu Werdani L. Andriani lestari, Suci Shinta Levina Dessy Rahmawati Linda Antika Nilam Cahya Lubis, Yani Lufiana Puspita Ratri Lufiana Puspita Ratri Lutfia Imroatu Sholicha Maharani Ayu Kusumawati Margi Sidoretno , Wahyu Mesya Ade Karuniawati Mitoriana Porusia Muhammad Arif Muhammad Zamri Nadila Anti Nur Khoiriyah Nasywa Azalia Nabila Naufal Alifandy Nesa Mega Wangi Aldzikri Nisrina Nur Farestiana Novyanti Setiyo Rini Nugraheni, Fatimawati Nur Fadiah Arifah Siregar Nurul Magfira Prihatini, Mulatsih Puspitasari, Anggun Febriana Putri Marliani Putri, Bela Amanda Rahayu, Alfinna Setya Rahmah, Mulia Raisya Najwa Herlintang Ramadani, Suci Ramadhana, Tri Rasyiid Abdul Aziz Ratri, Lufiana Puspita Ratri, Lufiana Puspita Reggina Ayu Amdarmaputri Restia, Novi Dini Retno Mulatsih Rezania Asyfiradayati Rhoma Saputra Rizky Amalia Nur’aini Ruth Natalia Lumban Gaol Sadri, Idris Safarinda, Elvina Salsabila Nafisah Salsabila Purnamasari Sari, Amalia Anita Sevyna Aulia Rizky Shesa Ratna Suryaning Putri Shinta Haryani Siregar, Nur Fadiah Arifah Siregar, Nuri Handayani Siska Dwi Jayanti Siti Harahap Siti Nur Rofiatul Hidayah Sri Darnoto Sudrajah Warajati Kisnawaty Sunarto Sunarto Susi Iravati Sutianti, Sifa Marisa Suwandi Syafandi Dio Ramadani Syahbudin Syakilla, Alya An Nais Syawalica Fifah Nurcahya Taufeni Taufik Titis Insanurahim Tri Ismiati Tuti Lastri Handayani Vince Ratnawati Vivi Vazelah Wahyu Candra Fitrianto Warasti, Irlisa Rahma Widia Puji Angraini Widiya Mentari Hakim Widya Kusuma Muslim Yeni Indriyani Yeni Indriyani Yeni Indriyani Yosef Abdul Ghani Yulian Gilang Prayoga Zafirah, Talitha Zahra, Siti Fatima’tu Zanah, Siti Nur Zulia Setiyaningrum