Adam M. Ramadhan
Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 68 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi Hormonal terhadap Tekanan Darah pada Akseptor KB di Kota Samarinda Azka Rafia; Adam M. Ramadhan; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.179 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.158

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan berbagai jenis masalah yang dihadapi salah satunya adalah tingginya pertumbuhan penduduk. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah membentuk program keluarga berencana(KB). Salah satu jenis program KB adalah kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi hormonal dapat mempengaruhi kesehatan akseptor KB, salah satunya mempengaruhi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap tekanan darah akseptor KB. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan kohort retrospektif dilakukan pada 139 responden yang dipilih dengan cara random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara untuk mengetahui karakteristik pasien dan analitik untuk mengetahui tekanan darah awal dan akhir akseptor KB. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah awal sebesar 103/74.78 mmHg dan tekanan darah akhir sebesar 110/75.22 mmHg. Kontrasepsi hormonal memberikan pengaruh pada kenaikan tekanan darah.
Analisis Cemaran Mikroba dan Kandungan Protein Serta Total Fenolat Cincau Hitam pada Jajanan Minuman di Kota Samarinda Debbi Pasedan; Agung Rahmadani; Victoria Yulita Fitriani; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.425 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.160

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Cemaran Mikroba dan Kandungan Protein serta Total Fenolat Cincau Hitam pada Jajanan Minuman di Kota Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya cemaran dan jenis mikroba, serta untuk mengetahui kandungan protein dan total fenolat yang terdapat pada cincau hitam yang disajikan dalam jajanan minuman di kota Samarinda. Analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif untuk mengetahui adanya cemaran mikroba menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT), sedangkan untuk mengetahui jenis mikroba digunakan uji fermentasi karbohidrat, uji katalase dan uji sitrat. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap pengujian kadar protein dan total fenolat dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan beberapa sampel cincau hitam pada jajanan minuman di kota Samarinda terbukti adanya cemaran mikroba yaitu bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Kadar protein dari beberapa sampel cincau hitam berkisar 15 - 17 %, sedangkan kadar total fenolat dari beberapa sampel berkisar 10 - 21 mg GAE/g.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) Fitri Rhamadhani; Adam M. Ramadhan; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.914 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder serta mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak daun jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) terhadap beberapa bakteri uji. Sampel dikumpulkan dan kemudian dimaserasi menggunakan pelarut metanol. Identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan menggunakan uji kualitatif dengan mereaksikan sampel dengan beberapa reagen. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Data hasil identifikasi metabolit sekunder dianalisis secara deskriptif dengan melihat adanya reaksi positif yang ditimbulkan pada ekstrak. Hasil identifikasi pada ekstrak terdapat senyawa fenolik, steroid dan tanin. Data hasil pengujian antibakteri dianalisis dengan mengukur zona bening yang terbentuk disekitar paper disc. Hasil pengujian antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak daun jahe Balikpapan memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Konsentrasi efektif ekstrak daun jahe Balikpapan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, Salmonella thypi dan Bacillus subtillis adalah 50%, sedangkan untuk bakteri Staphylococcus aureus adalah 40%.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sapat (Mitragyna speciosa Korth.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Leny Munawwarah; Adam M. Ramadhan; Mirhansyah Ardana
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.754 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.179

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sapat (Mitragyna speciosa Korth.) terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder dan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun sapat (Mitragyna speciosa Korth.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan dengan uji kualitatif. Pengujian aktivitas antibakteri dengan menggunakan metode difusi agar dengan konsentrasi uji 3%, 6%, 9%, 12%, 15%, 18%, 21%, 24%, 27% dan 30%. Hasil identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder terdapat senyawa alkaloid, saponin, tanin, fenolik dan steroid. Data hasil penelitian aktivitas antibakteri diukur dengan diameter zona bunuh ekstrak metanol daun sapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sapat memiliki aktivitas dalam membunuh pertumbuhan bakteri uji. Konsentrasi efektif ekstrak metanol daun sapat untuk membunuh bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yaitu pada konsentrasi 24%.
Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Biji Salak (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Kalium Oksonat Lia Krisdayanti; Hajrah Hajrah; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.888 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.180

Abstract

Pada penelitian sebelumnya dinyatakan bahwa ekstrak etanol biji salak memiliki aktivitas sebagai diuretik, dan dinyatakan bahwa senyawa yang berperan adalah flavonoid. Senyawa flavonoid diduga memiliki aktivitas dalam penurunan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pemberian ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca (Gaertn) Voss), mencari dosis terbaik dan mengetahui potensinya dalam menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Metode yang digunakan adalah secara in vivo dengan menggunakan hewan uji tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi kalium oksonat dan jus hati ayam. Tikus dibagi ke dalam 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5 %), ekstrak dosis 70 mg/kgBB, ekstrak dosis 140 mg/kgBB dan ekstrak dosis 280 mg/kgBB. Setiap kelompok terdiri dari 3 tikus. Dilakukan pemberian jus hati ayam 1 jam setelah induksi kalium oksonat lalu kadar asam urat diukur 60 menit dan 120 menit; setelah induksi. Kadar asam urat tikus diukur dengan menggunakan alat test-strip asam urat. Hasil yang diperoleh menujukkan bahwa ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca (Gaertn) Voss) memiliki aktivitas dalam menurunkan kadar asam urat tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus).
Kajian Pengobatan dan Kepatuhan Pasien Multidrug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB) di RSUD A.W Sjahranie Samarinda Mega Shinta; Sabaniah Indjar Gama; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.165 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.182

Abstract

Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) merupakan penyakit yang terinfeksi Mycobacterium tuberculosis yang resistan terhadap dua obat anti-tuberkulosis (OAT) yang paling poten yaitu Isoniazid (INH) dan Rifampisin (RIF). Terjadinya resistan dapat disebabkan pengobatan yang tidak adekuat dan faktor pasien yaitu ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan tuberkulosis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengobatan MDR-TB dan hubungan kepatuhan responden dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan data menggunakan case control secara prospektif. Hasil analisis penelitian ini ditemukan kepatuhan responden dipengaruhi oleh jenis kelamin laki-laki 72,73% dan 90% perempuan, sedangkan berdasarkan usia kepatuhan tertinggi yaitu pada rentang usia 20-34 tahun (80%). Pekerjaan salah satu karakteristik faktor kepatuhan responden dalam pengobatan dimana kepatuhan terbesar yaitu responden yang tidak bekerja sebesar 88,9%, sedangkan tingkat kepatuhan berdasarkan tempat berobat menunjukkan angka sebesar 80,95% melalui satelit dan pusat 72,7%. Sebanyak 76,19% responden MDR-TB tanpa penyakit penyerta dan 81,8% responden MDR-TB dengan penyakit penyerta patuh dalam pengobatan. Pola pengobatan diberikan sesuai dengan standar OAT yang telah ditetapkan oleh nasional (6 Km-E-Etho-Levo-Z-Cs/ 18 E-Etho-Levo-Z-Cs), dimana tingkat kepatuhan terbesar yaitu pada tahap lanjutan 80%, sedangkan pada tahap intensif tingkat kepatuhan sebesar 71,43%. Sehingga secara keseluruhan tingkat kepatuhan responden MDR-TB cukup tinggi dengan hasil 78,12%.
Isolasi Jamur Endofit Daun Jahe Merah (Zingiber officinale) Nilam Cahaya; Arsyik Ibrahim; Adam M. Ramadhan; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.869 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.186

Abstract

Jamur endofit adalah jamur yang terdapat dalam sistem jaringan tumbuhan. Jamur endofit dapat diisolasi dari akar, batang dan daun tumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengisolasi jamur endofit dari daun jahe merah (Zingiber officinale) menggunakan medium Potato Dextrose Agar Chloramphenicol (PDAC), Yeast Extract Agar Chloramphenicol (YEAC), dan Malt Extract Agar Chloramphenicol (MEAC). Setelah isolat jamur endofit diperoleh dan dimurnikan, lalu dilakukan karakterisasi untuk mendapatkan profil isolat jamur endofit dengan metode makroskopik dan mikroskopik. Hasil penelitian adalah diperoleh tiga isolat jamur endofit yang tumbuh pada daun jahe merah. Tiga isolat jamur endofit yang diperoleh memiliki karakteristik berwarna hijau kehitaman 1, hitam dan hijau kehitaman 2.
Efek Antiinflamsi Ekstrak Herba Kerokot (Lygodium microphyllum Cav.) Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) Nurina Khairana L; Risna Agustina; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.336 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.189

Abstract

Tumbuhan kerokot secara empiris digunakan masyarakat untuk pengobatan demam dan nyeri otot serta memiliki potensi sebagai obat luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas herba kerokot sebagai antiinflamasi. Metode yang digunakan yaitu paw edema dengan induksi karagenan pada tikus putih. Tikus putih dikelompokan menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberikan Na-CMC 1%, kelompok kontrol positif yang diberikan natrium diklofenak 50 mg, dan tiga kelompok uji yang diberikan ekstrak dengan tiga variasi dosis yaitu 100 mg/kgBB, 150 mg/kgBB dan 200 mg/kgBB yang masing-masing diberikan secara oral kemudian diinduksi karagenan 1% agar mengalami edema. Pengukuran volume edema kaki tikus putih menggunakan alat pletismometer setiap 60 menit selama 7 jam. Hasil analisis data pengujian menunjukkan bahwa ketiga dosis uji memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, kemudian ekstrak herba kerokot memiliki dosis efektif sebesar 150 mg/kgBB dan memiliki potensi yang sama dengan natrium diklofenak 50 mg.
Pengaruh Pemberian Leaflet dan Reminder Terhadap Outcome Terapi dan Kepatuhan Pasien Hipertensi Geriatrik di RSUD A. Wahab Sjahranie Samarinda Rinda Aulia Utami; Nurul Annisa; Victoria Yulita Fitriani; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.017 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.196

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia yang merupakan penyakit degeneratif yang berakibat polifarmasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian leaflet dan reminder terhadap ketercapaian outcome terapi dan kepatuhan pasien. Pemberian leaflet dan reminder merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektifitas terapi dan kepatuhan pada pasien geriatrik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental prospektif dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian leaflet dan reminder pada rata-rata perbandingan tekanan darah sistol sebelum dan sesudah dengan nilai p value yaitu 0,020 sedangkan pada rata-rata perbandingan tekanan darah diastol sebelum dan sesudah tidak terdapat pengaruh yang signifikan dengan nilai p value yaitu 0,173 dan tidak ada pengaruh yang signifikan dari pemberian leaflet dan reminder terhadap kepatuhan responden hipertensi geriatrik dengan p value yaitu 0,915. Pengontrolan gaya hidup pada pasien hipertensi geriatrik dengan pengaruh pemberian konseling tambahan dari apoteker diharapkan untuk dapat di teliti lebih lanjut.
Kajian Karakteristik dan Pola Pengobatan Pasien Infeksi Menular Seksual di RSUD Aw Sjahranie Samarinda Yuniarti Pudji Rahayu; Adam M. Ramadhan; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.519 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.211

Abstract

Penyakit menular seksual adalah bagian dari infeksi saluran reproduksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus yang masuk dan berkembang biak di dalam tubuh yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, jenis-jenis penyakit infeksi menular seksual, dan pengobatan infeksi menular seksual. Metode ini dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien infeksi menular terbanyak berjenis kelamin laki-laki yakni sebanyak 55 pasien (50,93 %), sedangkan 53 pasien (49,07 %) berjenis kelamin perempuan. Karakteristik pasien laki-laki penderita infeksi menular seksual mayoritas berusia pada masa dewasa awal, 26-35 (21,29 %), tingkat pendidikan SLTA (41,67%), pekerjaan sebagai karyawan swasta (34,26%), dan status belum menikah (27,78%). Sedangkan karakteristik pada pasien perempuan penderita PMS mayoritas berusia pada masa remaja akhir, 17-25 (22,22%), tingkat pendidikan SLTA (21,30%), pekerjaan sebagai IRT (25,93%), dan status menikah (36,11%). Jenis penyakit infeksi menular seksual dengan kasus terbanyak pada pasien laki-laki ialah Gonorrhea yakni sebanyak 24,07 %, sedangkan pada pasien perempuan ialah Kondiloma Akuminata yakni sebanyak 24,07%. Obat yang paling sering digunakan pada pengobatan Gonorrhea ialah Sefiksim (38,71%), pada pengobatan Kondiloma Akuminata ialah Ciprofloxacin (28,57%), pada pengobatan Herpes Genital ialah Asiklovir (77,80%), pada pengobatan Candidiasis ialah Ketokonazol (100%), pada pengobatan Sifilis ialah Doxicyclin (66,67%), pada pengobatan Ulkus Genital ialah Ciprofloxacin (50%), dan pada pengobatan Trichomoniasis ialah Metronidazol (66,67%).
Co-Authors Alviera Rifka Mahmudyah Angelina Theodora Hanyaq Arsyik Ibrahim Ayi Indah Utami Ayu Indah Cahyani Azka Rafia Bagaskara Adi Nugroho Barly Sugara Claudea Ersamy Janafrish Debbi Pasedan Desi A. Aditamasari Desy Apriati Ningsih Dewi Mayasari Dewi Rahmawati Dewi Rahmawati Dewi Rahmawati Dwi Putri Romadhoni Dwi Utami Emil Bahtiar Enjelina Natasya Sihite Erwin Samsul Esa Wi Fatma Fachry Abda El Rahman Febrina Mahmudah Ferdiand George Sarung Allo Fika Aryati Fitri Athaya Fitri Rhamadhani Fitriyani Gina Ardian Gita Rizqi Ramita Gita Yanuarti Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hanggara Arifian Harra Ismi Farah Imanuel Saputra Sembiring Indah Khoirul Nisa Indri Pramita R Jaka Fadraersada Janette Rindana Paranoan Jenny Thalia Karundeng Jeny Maryani Liu Jessie Elviasari Jihan Al-Mira Jumiati Catur Ningtyas Jyulianti Dinie Mhuspita Sari Kartika Damasanti Mamonto Khofifah Nurwahidah Balqis Laode Rijai Leny Munawwarah Lia Krisdayanti Lisna Meylina Lizma Febrina Lusi Setiowati M. Arifuddin Maria Simanjuntak Marwah Ulfah Syurgana Maya Apriliani Media Yutika Mega Shinta Melinda Rahmawati Mirhansyah Ardana Monalyta Panjaitan MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mukti Priastomo Mukti Priastomo Neta Novalia Nila Ayuanji Halilah Nilam Cahaya Novia Syafitri Novita Eka Kartab Putri Nunuk Hidayanti Nur Masyithah Zamruddin Nur Mita Nurhayati Binti Sappo Nurina Khairana L Nurul Annisa Nurul Musdalifah Aprilia Putri Rahmatilah Raehan Natul Jannah Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Rina Yemima Maylani Rinda Aulia Utami Ririn Pangaribuan Risna Agustina Rolan Rusli Salwa Octariani Sardjiman Sardjiman Siti Julaicha Sulistiarini, Riski Uswatun Khasanah Duri Putri VICTORIA YULITA FITRIANI Vina Mardiyanti Aprilia Vina Maulidya Wahyu Widayat Wisnu Cahyo Prabowo Yuniarti Pudji Rahayu Yunita Setianingsih Zul Zaahida Nur