Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

DEMOKRASI BERWARNA: SEMIOTIKA WARNA, IDEOLOGI, DAN POLITIK REPRESENTASI DALAM POSTER 17+8 TUNTUTAN RAKYAT INDONESIA Khalid, Fathir; Mahesa, Dzikri Cahya; Mufidah, Ghina; Yunus, Yunus
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2026): JURNAL LITERASI APRIL 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i1.24077

Abstract

Poster “17+8 Tuntutan Rakyat Indonesia” berfungsi lebih dari sekadar daftar tuntutan politik; ini adalah strategi visual yang membangun ideologi perlawanan melalui warna. Mengambil inspirasi dari semiotika Saussure, mitologi visual Barthes, dan psikologi warna modern, poster ini menggunakan hijau dan merah muda sebagai sistem tanda untuk membentuk makna politik. Hijau melambangkan legitimasi organik perjuangan rakyat, membangkitkan tema ekologi, keberlanjutan, dan materialitas kehidupan. Ia mencerminkan hubungan moral antara manusia dan alam, memposisikan perlawanan sebagai keharusan alami dan etis. Sementara itu, merah muda digunakan kembali untuk menegaskan peran perempuan dalam ranah politik yang secara historis didominasi oleh citra maskulin. Jauh dari pasif, merah muda di sini menjadi simbol feminitas yang aktif dan terorganisir. Bersama-sama, hijau dan merah muda membentuk bahasa visual komposit yang melampaui makna individualnya, mewakili demokrasi inklusif dan solidaritas interseksional. Pasangan warna ini menantang fragmentasi dalam gerakan progresif, menawarkan wacana visual yang terpadu. Dengan demikian, poster menjadi alat bukan hanya untuk komunikasi tetapi juga untuk mobilisasi di mana warna digunakan sebagai kekuatan diskursif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif, memperkuat persatuan, dan memperluas keterlibatan politik. Melalui lensa ini, poster adalah artefak sekaligus intervensi, menggunakan desain visual untuk mengartikulasikan dan memperkuat perlawanan.
Supervisi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Studi Kasus Di SDN 2 Tual Kota Tual Rafiuddin, Harsinah; Yunus, Yunus; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6190

Abstract

Pendidikan merupakan aspek krusial dalam pembangunan sumber daya manusia, di mana kurikulum berperan penting dalam mengarahkan proses pembelajaran. Kurikulum Merdeka sebagai inovasi pendidikan bertujuan memberikan kebebasan dan fleksibilitas bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan. Dalam konteks ini, peran kepala sekolah sebagai pemimpin manajerial sangat menentukan keberhasilan implementasi kurikulum tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran supervisi manajerial yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN 2 Tual. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap praktik supervisi dalam konteks implementasi kurikulum tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan staf, serta dokumentasi terkait pelaksanaan program sekolah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik kualitatif untuk mengidentifikasi pola-pola dan tema-tema penting. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepala SDN 2 Tual menunjukkan komitmen tinggi dalam melaksanakan supervisi manajerial yang meliputi perencanaan visi dan misi sekolah, pengembangan organisasi, optimalisasi sumber daya, penciptaan budaya sekolah yang inovatif dan kondusif, pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan, serta monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program sekolah. Peran supervisi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas, efektivitas manajemen sekolah, dan penguatan karakter profil pelajar Pancasila. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai agen perubahan yang dapat mengintegrasikan supervisi manajerial dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. Education is a critical aspect of human resource development, where curriculum plays a vital role in guiding the learning process. The Independent Curriculum is an educational innovation aimed at providing schools with flexibility and autonomy to develop contextual and relevant learning. In this context, the role of the school principal as a managerial leader is crucial for the successful implementation of the curriculum. Therefore, this study aims to comprehensively examine the role of managerial supervision carried out by the school principal in the implementation of the Independent Curriculum at SDN 2 Tual. A qualitative method with a case study approach was employed to gain an in-depth understanding of the supervisory practices within the curriculum implementation context. Data collection techniques included direct observation, in-depth interviews with the principal, teachers, and staff, as well as document review related to school program implementation. The collected data were analyzed using qualitative thematic analysis to identify significant patterns and themes. The findings reveal that the principal of SDN 2 Tual demonstrates a strong commitment to managerial supervision, which encompasses school vision and mission planning, organizational development, optimal utilization of resources, fostering an innovative and conducive school culture, operational curriculum development, as well as monitoring, evaluation, and reporting of program implementation. This supervisory role contributes significantly to improving classroom learning quality, enhancing school management effectiveness, and strengthening the character of the Pancasila Student Profile. The results highlight the principal's critical role as a change agent capable of integrating managerial supervision to support the successful implementation of the Independent Curriculum at the elementary school level
Tinjauan Pengelolaan Limbah Padat Bahan Berbahaya Dan Beracun Sebagai Dasar Penguatan Kepatuhan Regulasi Berdasarkan Permenkes No. 7 Tahun 2019 Di Restu Ibu Hospital Balikpapan Maslina, Maslina; Yunus, Yunus; Lestari, Mely
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1121

Abstract

Pengamatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan limbah medis padat di Restu Ibu Hospital Balikpapan dengan standar yang berlaku. Pengelolaan limbah medis telah dilakukan melalui tahapan pemisahan, pewadahan, pelabelan, penyimpanan, dan pengangkutan, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya memenuhi persyaratan teknis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama kegiatan praktik kerja industri pada bagian K3 Rumah Sakit dan Pengelolaan Lingkungan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian limbah infeksius belum diberi label yang memuat tanggal, asal ruangan, dan identitas petugas. Beberapa kantong limbah diikat tanpa teknik double knot dan terdapat kondisi kantong yang berlebihan isi sehingga berpotensi bocor. Limbah pada TPS B3 ditemukan diletakkan langsung di lantai dan beberapa wadah limbah tajam menggunakan jerigen yang tidak memenuhi standar safety box. Selain itu, petugas pengangkut eksternal tidak selalu menggunakan alat pelindung diri secara lengkap. Secara keseluruhan, hasil pengamatan menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis telah berjalan namun masih diperlukan perbaikan untuk mengurangi risiko keselamatan dan dampak lingkungan.
Co-Authors Abdillah, Moh Bima Fahrosyid Rizki Abdurrohman, Abdurrohman Ahmad Ajib Ridlwan Ahmad, Azhar Albrian Fiky Prakoso Ali Hasbi Ramadani Amin, Gempar Yanuar Al Aminulloh, Ali Anak Agung Gede Sugianthara Andi Saparia Anshari, Bima Apu, Fatmaruwanti Arbain Arbain, Arbain Asmadania, Asmadania Azizah, Wafiq Basri Oner Bidhari, Lesty Ayu Budihardjo Achmadi Hasyim Chaerul Saleh, Chaerul Damai, Damu Delisnawati, Delisnawati Deny Arifiana Dewi, Cici Chyntia Dimas Nur Isa Prahesti Eman Sulaiman Fachry Abda El Rahman Fadilah, M. Nuran Farkiyah, Lilik Fathoni , Rizki Dwi Gani, Juli Andi Hadi, Cahyono Haerun Ana Hamid, Sundari Harmin, Harmin Hendrawan, Syahrul Lerry Hendrik Suhendri, Hendrik Heru Arizal Hilaluddin Hanafi Hoiruddin, Hoiruddin Holil, Moh I Made Arsana Ibrahim, Irianto Irfan Ramis Irma Irma Irvan Iswandi Iskandar Iskandar Jahada, Jahada Jaya, Reskin Junaidi Junaidi Khalid, Fathir Khodijah Khodijah Khotibul Umam Konisi, La Yani La Ode Balawa, La Ode La Ode Sidu Marafad, La Ode Sidu LA ODE SYUKUR, LA ODE Lestari, Mely M Anissul Fata Ma'fiyah, Ma'fiyah Mahabhagawati, Iga Kustin Mahesa, Dzikri Cahya Marwati Marwati Maslina, Maslina Masyhur Masyhur Mawarny, Endah Meilasari, Renita Mohd Hanafi Mohd Yasin, Mohd Hanafi Mohd, Melor Mufidah, Ghina Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala Muharam, La Ode Muyassar, Ziyad Agung Nida Faradisa Fauziyah Ningsih, Risna Nita, Yunra Nofian Pambudi, Rizdana Galih Prayogo, Aji Catur Purwanto Putri, Ulva Sagita Rafiuddin, Harsinah Resti Resti Rohman Rohman Rohman, Najibur Rosalinda, Intan Sadiyah, Fatichatus Sahlan Sahlan Saputra, Catur Surya Sari, Dhony Nurlita Subechan, M Arif Sugiarto S Sukarni, Yatni Sumiman Udu Syafiuddin Syafiuddin Syaiful Rizal Theodorus Wiyanto Wibowo Tike, La Tukiran Tukiran Walhidaya, Taufik Woro Setyarsih Wulandari, Tanti Nur Yulia A. Hasan Yuniarti, Della Yusuf Alam Romadhon Zalili Sailan