p-Index From 2021 - 2026
9.848
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Pemerintahan Masalah-Masalah Hukum Politika: Jurnal Ilmu Politik Ilmu Administrasi Publik Journal of Politic and Government Studies Simetris Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Jurnal Ijtimaiyya Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen ARISTO JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Integritas: Jurnal Antikorupsi Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Forest and Society MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial PERSPEKTIF Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Pemerintahan dan Politik JURNAL ILMIAH FEASIBLE (JIF) Civil Service : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Uti Possidetis: Journal of International Law Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Vokasi Mamangan Social Science Journal NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Economic Development Analysis Journal Journal of Law and Legal Reform JIPOWER : Journal of Intellectual Power Jurnal Studi Pemerintahan POLITICO
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENGAWASAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN JAWA TENGAH DALAM TATA KELOLA LIMBAH VAKSIN COVID-19 DI KOTA SEMARANG Puspa Nagari, Annisa Pramudita; Yuwono, Teguh -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang muncul membuat dampak pada lingkungan seperti meningkatnya volume limbah medis di Indonesia. Adanya peningkatan limbah medis seperti bekas jarum suntik, ampule/vial, masker, APD, dan lainnya ini dapat menjadi sumber permasalahan baru jika pengelolaan limbahnya tidak dikelola dengan baik. Seperti yang diketahui, Ombudsman Republik Indonesia hadir sebagai lembaga yang memiliki tugas mengawasi pelayanan publik. Dalam hal ini Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah melakukan investigasi mengenai Tata Kelola Limbah Vaksin Covid-19 yang ada di Kota Semarang dan dari hasil investigasi tersebut terdapat beberapa Puskesmas yang belum memenuhi standar. Penelitian ini menggunakan konsep Pengawasan oleh Brantas yang terdiri dari standar pengawasan dan pembagian tugas, pengawasan langsung dan tidak langsung, serta pemberian saran jika terjadi penyimpangan. Kemudian penelitian ini akan menganalisis hasil pelaksanaan saran Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah untuk Tata Kelola Limbah Vaksin Covid-19 di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif untuk memahami dan mendalami suatu permasalahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan informan, kajian pustaka, dan telaah dokumen yang berkaitan dengan pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah telah sesuai dengan tugas dan wewenang. Pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah menggunakan peraturan perundangan, investigasi dengan turun ke lapangan, dan memberikan saran perbaikan kepada pihak yang terkait. Kemudian instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang telah melaksanakan saran perbaikan yang diberikan sehingga pengawasan yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa telah mencapai hasil yang diinginkan untuk memperbaiki Tata Kelola Limbah Vaksin Covid-19 di Kota Semarang
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA MELALUI PROGRAM DESA BERSINAR TAHUN 2022 (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG) Rahmania, Inezlaura Hattari Ardriyunan; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses collaborative governance dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Semarang melalui program Desa Bersinar. Adapun elemen-elemen tersebut terbagi menjadi tiga indikator, yaitu dinamika kolaborasi, tindakan-tindakan kolaborasi, serta dampak dan adaptasi kolaborasi (Emerson, dkk, 2012). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses collaborative governance pelaksanaan program Desa Bersinar telah dilakukan dengan baik mulai dari tahap dinamika, tindakantindakan, serta dampak dan adaptasi collaborative governance. Pada tahap dinamika sudah berjalan dengan baik karena sudah melibatkan berbagai macam stakeholders meskipun masih terdapat beberapa hal masih bisa dimaksimalkan khususnya dari sisi pengaturan prosedural. Kemudian pada tindakan-tindakan kolaborasi juga dapat dikatakan baik meskipun masih terdapat beberapa kegiatan yang belum merata. Collaborative governance dalam program Desa Bersinar kemudian menghasilkan dampak sementara, baik dampak yang diharapkan seperti meningkatnya partisipasi pemerintah dan masyarakat maupun tidak diharapkan seperti penolakan dan minimnya anggaran. Berbagai macam dampak tersebut kemudian diadaptasi oleh seluruh aktor yang terlibat sehingga diharapkan mereka mampu memaksimalkan perannya untuk lebih aktif lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat serta mengajak pihak swasta untuk melakukan kolaborasi
UANG BUKAN LAGI KUNCI UTAMA MEMENANGKAN PEMILIHAN (STUDI KASUS TERPILIHNYA HIDAYANTO DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA KALIBENING TAHUN 2019) Permatasari, Adellia Anggun; Yuwono, Teguh -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa merupakan sebuah satuan pemerintahan terkecil yang ada di sebuah negara yang dipimpin oleh seorang kepala desa. Kepala desa dipilih melalui sistem pemilhan kepala desa yang dilakukan secara demokratis dengan menerapkan azaz langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dalam pemilihan kepala desa tidak terlepas dari adanya money politicss. Money politicss digunakan sebagai strategi atau alat untuk mendapatkan suara dan memenangkan pemilihan. Pada Pemilihan Kepala Desa Kalibening Tahun 2019 dimenangkan oleh Hidayanto yang tidak menggunakan money politicss. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hidayanto memenangkan pemiliha kepala desa tanpa money politicss. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa Kalibening tahun 2019. Adapun analisis data meliputi reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat Desa Kalibening memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada Hidayanto untuk menjabat sebagai kepala desa. Masyarakat desa lebih mementingkan kepantasan berdasarkan karakter, kedekatan, rekam jejak dan pengalaman calon. Masyarakat menganggap Hidayanto paling pantas untuk menjabat dan memimpin Desa Kalibening selama 6 (enam) tahun kedepan. Masyarakat sendiri juga memiliki trauma di masa lalu dengan adanya money politicss sehingga hal tersebut sudah tidak berlaku di masyarakat Desa Kalibening
MENGENAL LEBIH DEKAT DESA KRANDEGAN, KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN PURWOREJO (Analisis Keberlangsungan Inovasi Digital dan Kondisi Desa Krandegan melalui Konsep Desa Cerdas (Smart Village)) Nurdiansyah, Ilham -; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. TIK dimaksudkan untuk memberikan perubahan yang positif serta untuk merespon berbagai tantangan baru dalam kehidupan, seperti halnya Covid-19. Selain dampak negatif, Covid-19 juga membawa hal positif seperti hanlnya transformasi digital yang menimbulkan suatu perubahan cara kerja dan memunculkan berbagai ide inovatif dalam melakukan sesuatu. Berkaitan dengan hal tersebut, terdapat desa yang menjadikan Covid-19 sebagai momentum untuk bergerak ke arah digitalisasi melalui inovasi yang dilakukan, yaitu Desa Krandegan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dekat tentang desa yang inovatif akan pemanfaatan teknologi, dengan melalui 3 rumusan, yaitu perjalanan digitalisasi desa, faktor apa saja yang menunjang keberhasilan inovasi digitalnya, serta keberlangsungan digitalisasi dan kondisi Desa Kradegan yang dilihat melalui konsep desa cerdas (smart village). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dan teknik dokumentasi. Adapun subjek penelitian dari wawancara ini yaitu dari Pemerintah Desa Krandegan, Ketua BUMDes Krandegan, dan masyarakat pelaku industri panahan di Desa Krandegan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa perjalanan digitalisasi Desa Krandegan dapat dijelaskan sekaligus memenuhi 3 tahap penyusunan inovasi (Sherwood, 2012) yaitu memproduksi gagasan, mengevaluasi gagasan, dan implementasi gagasan. Kemudian, faktor penunjang keberhasilan inovasi digital Desa Krandegan juga dapat dijelaskan sekaligus memenuhi 5 faktor (Rogers, 2003) yaitu keinginan untuk merubah diri, sarana dan prasarana, kebebasan berekspresi, kondisi lingkungan yang mendukung dan harmonis, serta pembimbing yang cerdas dan kreatif. Terakhir, dalam keberlangsungan digitalisasi dan kondisi Desa Kradegan yang dijelaskan melalui 4 dimensi smart village, terdapat 3 dimensi (smart governance, smart community, smart environment) yang sudah dipenuhi dan dijalankan Desa Krandegan. Sedangkan pada dimensi smart economy, terdapat permasalahan dalam operasional produk inovasi digital dan dalam industri panahan milik warga desa.
KOOPTASI PEMERINTAH DAERAH TERHADAP JURNALISME MEDIA LOKAL: ANALISI POLA RELASI WARTAWAN DAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA INDRAMAYU DALAM PEMBERITAAN Diaslestarie, Frisky -; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah sebagai penyedia informasi publik memiliki kewajiban untuk menyediakan akses informasi publik. Diseminasi merupakan penyebarluasan informasi dengan memperhatikan prinsip pengelolaan informasi dan komunikasi. Efektivitas diseminasi informasi ditentukan oleh aktivitas komunikasi yang dijalinnya terutama dengan membentuk relasi. Pemerintah menjalin relasi dengan media massa untuk mencapai masifikasi. Hubungan ini sering dikategorikan sebagai hubungan mutualisme. Pada kenyataanya hubungan mutualisme tersebut susah untuk dicapai karena terdapat tekanan sistem yang memaksa untuk diikuti agar tetap eksis. Dalam menjalankan profesinya wartawan berpegang teguh pada apa yang disebut sebagai etika profesi jurnalistik. Namun, pengaplikasian etika jurnalistik ini susah untuk dicapai ketika sistem yang diciptakan tidak dalam keadaan setara sehingga menjadi fitur buruk dalam hubungan mutualisme jurnalis dan pemerintah. Hal ini dibuktikan dalam penelitian mengenai relasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika dan wartawan daerah Kabupaten Indramayu dalam pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola relasi antara jurnalis dan pemerintah berdasar pada etik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena sosial. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta studi dokumentasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa hubungan mutualisme antara Dinas Komunikasi dan Informatika dan wartawan daerah Indramayu merupakan hubungan yang didominasi oleh satu aktor. Wartawan daerah terkooptasi oleh sistem yang diciptakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. Sistem tersebut juga tanpa sadar membawa keduanya untuk mengabaikan esensi serta etika jurnalistik. Sistem mutualisme yang diciptakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Indramayu berkontribusi besar atas pelanggaran etika jurnalistik. Sistem kooperatif mutualis tersebut tidak cocok untuk diaplikasikan membina hubungan pemerintah dan jurnalis. Hubungan antara jurnalis dan pemerintah dapat dibangun melalui kontribusi pemerintah untuk mengembangkan kompetensi jurnalis melalui workshop, diskusi, dan uji kompetensi
ANALISIS IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ADUAN DAN ASPIRASI PUBLIK MELALUI (SP4N LAPOR) DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI KABUPATEN KENDAL Pradyansyach, Nito -; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SP4N LAPOR merupakan layanan integrasi aduan digital yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Layanan tersebut diciptakan untuk menghasilkan pengelolaan aduan masyarakat yang komunal. Penerapan SP4N LAPOR di Kabupaten Kendal mengakibatkan adanya perubahan mekanisme dan pelaksana pengelola aduan di Kabupaten Kendal. Sejak mengalami pengembangan pada tahun 2021, SP4N LAPOR secara teknis menghapus tatanan unit pengelola aduan (UP4). SP4N LAPOR merubah pelaksanaan pengelolaan aduan dan aspirasi masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal. Selain itu, pemerintah masih sempat mengalami fluktuasi dalam mengenalkan layanan serta lebih dari 700 aduan sejak awal penerapan belum merambah menggunakan SP4N LAPOR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan wujud good governance melalui pengelolaan aduan dan aspirasi publik SP4N LAPOR di Kabupaten Kendal, dan memberikan hasil apakah implementasi telah berjalan dengan baik atau belum serta mengetahui faktor penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan situs penelitian di Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Kendal serta wawancra dengan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan Kabupaten Kendal telah mengimplementasikan adanya good governance melalui SP4N LAPOR yang berjalan cukup baik antara pemerintah dengan masyarakat di Kabupaten Kendal. Namun, terdapat penghambat dan kendala dalam implementasi tersebut seperti sosialisasi yang kurang masif dan menyasar seluruh masyarakat, keterbatasan anggaran dan kurang responsifnya beberapa admin OPD sehingga menyebabkan laporan aduan dan aspirasi masyarakat belum secara menyeluruh terkelola dan hasil penanganan aduan fluktuatif serta banyak masyarakat yang belum mengetahui SP4N LAPOR. Saran penelitian ini terhadap pemerintah adalah perlu melakukan pengawasan dan koordinasi rutin antar pelaksana, merespon aduan secara konsisten dan jelas serta melakukan komunikasi kepada masyarakat secara lebih dekat mengenai layanan SP4N LAPOR
ANALISIS KOMUNIKASI KEBIJAKAN DAN AKSESIBILITAS INFORMASI DALAM PENERAPAN APLIKASI KENDAL KARIER SEBAGAI UPAYA UNTUK MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN DI KABUPATEN KENDAL Ramadhani, Rizkika Tsani; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan fakta empiris, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki angka pengangguran yang tinggi. Banyaknya jumlah pengangguran tersebut menjadi faktor mendasar yang berpengaruh terhadap kesejahteraan penduduk Indonesia. Secara teoritis, pengangguran menjadi persoalan sosial-ekonomi yang sangat berbahaya bagi tatanan kehidupan masyarakat karena berpengaruh terhadap munculnya kejahatan sosial. Oleh karena itu, pengangguran harus segera diatasi agar tidak memicu kerawanan sosial. Persoalan pengangguran masih terjadi di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Kendal. Menurut data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kendal, pada Bulan Februari 2022, tingkat pengangguran terbuka di Kendal mencapai 5,75%. Berbekal pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi dan informatika, Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan aplikasi Kendal Karier sebagai salah satu upaya untuk mengatasi pengangguran di Kendal. Meskipun telah menerapkan aplikasi Kendal Karier, proses komunikasi kebijakan dan kemudahan akses menjadi persoalan dalam penerapan aplikasi Kendal Karier. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis komunikasi kebijakan dan kemudahan akses dari aplikasi Kendal Karier. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan tipe deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kendal dengan populasi masyarakat Kendal yang pernah mengakses aplikasi Kendal Karier dan/atau masyarakat yang sedang menganggur. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 286 responden dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan dalam penerapan aplikasi Kendal Karier berjalan dengan baik. Sejumlah 66% responden yang telah mengetahui kehadiran aplikasi Kendal Karier. Hal itu membuktikan bahwa komunikasi kebijakan atau penyaluran informasi berjalan secara massif. Berkenaan dengan faktor aksesibilitas informasi, penerapan aplikasi Kendal Karier memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui informasi tentang lowongan pekerjaan dengan cepat. Sebanyak 43% responden setuju dan 25% sangat setuju bahwa aplikasi ini mudah diakses oleh masyarakat Kendal. Saran yang diberikan kepada pemerintah yaitu diperlukan peningkatan konsistensi dalam menyalurkan informasi tentang aplikasi Kendal Karier. Selain itu, diperlukan juga bentuk komunikasi dua arah dan peningkatan fasilitas agar kebermanfaatan aplikasi ini dapat berjalan lebih optimal. Sedangkan saran bagi masyarakat yaitu aplikasi Kendal Karier harus dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya itu, masyarakat juga senantiasa meningkatkan keterampilan diri agar dapat bersaing untuk memperoleh pekerjaan
ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN JALUR SEPEDA DI DAERAH KHUSUS JAKARTA (STUDI KASUS MH. THAMRIN – SUDIRMAN) Akbar Sunardi, Favian Naufal; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas kebijakan jalur sepeda yang tersedia di jalur sepeda MH. ThamrinSudirman, Daerah Khusus Jakarta didasari atas ketersediaan fasilitas fisik sepeda berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM-59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda Di Jalan. Ketersediaan fasilitas tersebut untuk menunjang keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas bagi pesepeda di jalur MH. Thamrin – Sudirman, Jakarta. Namun, dalam keberlangsungannya masih dijumpai jalur yang tidak sempurna pada penyelesaian akhirnya, dan hal ini menimbulkan masalah bagi pesepeda di jalur tersebut. Efektivitas tersebut kemudian diteliti dalam penelitian ini menggunakan terori efektivitas Campbell (1989). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas kebijakan jalur sepeda MH. Thamrin-Sudiman, Jakarta dari sisi pengguna jalur sepeda. Melalui metode penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan penyebaran 97 kuesioner kepada Warga Jakarta diperoleh hasil kebijakan yang berjalan secara efektif. Efektivitas tersebut juga didukung dengan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pengguna sepeda MH. Thamrin – Sudirman, Jakarta
Analisis Pengaruh Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar Terhadap Partisipasi Masyarakat di Kabupaten Kampar Ilham Yuri Nanda; Yahya, MHD Rafi; Fitriyah; Teguh Yuwono
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i1.168

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana partisipasi masyarakat menyikapi kasus Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia yang mengkonsepkan kebijakan physical disntancing atau pembatasan sosial berskala besar baik dipusat maupun daerah. Masalah difokuskan pada bagaimana partisipasi masyarakat terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Kampar dalam menangani kasus Covid-19. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Jeff dan Shah dari teori ini akan dapat dilihat bagaimana perspektif masyarakat atas kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dan data-data dikumpulkukan melalui penyebaran kuesioner atau angket dan diperkuat oleh wawancara dari skateholder serta dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menunjukkan bahwa masyarakat reaksi Kabupaten Kampar kurang setuju dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Ketidak setujuan masyarakat Kabupaten Kampar didominasi pada rentan usia 30 tahun ke bawah yang menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap kesehatan yang didasari dengan rasa egois serta temuan ini melihat reaksi publik yang menuai kritikan yang perlu dievaluasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten kampar karena masih dianggap menjadi batasan bagi masyarakat yang menghambat perekonomian, pendidikan
Local Good Governance Sustainability: Roles of Civil Society in Surakarta City, Indonesia TEGUH YUWONO
Jurnal Studi Pemerintahan Vol 7, No 2 (2016): May 2016
Publisher : Department of Government Affairs and Administration, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgp.2016.0030

Abstract

Civil society role is often seen as less powerful agent in forming or maintaininggood governance than two dominant agents (state and private actors). This research is intended to have knowledge whether civil society can play importantroles in forming and maintaining local good governance in Surakarta City, Indonesia. The civil society (both formally and informally associations or persons) in Surakarta city plays very pivotal roles in six sustainable elements, namely (1) by influencing policy analysis and advocacy; (2) by controlling regulations; (3) by monitoring local government actions and behavior of staff officials; (4) by enabling citizens to identify and articulate their values, beliefs, civic norms and democratic practices; (5) by mobilizing vulnerable and marginalized masses to participate more fully in politics and public affairs and finally (6) by establishing participatory development work to improve their own better life. Interestingly, there are two new factors found in the research in determining the success of sustainability of local good governance practices in Surakarta, namely informal networking or communication and spirit of togetherness. The existence of civil society (especially the informal one) in Surakarta City is a strong pillar for sustainable local good governance practices. Maintaining this strong civil society role will make it possible to guarantee the future of the good governance in Surakarta City, Indonesia.
Co-Authors -, Fitriyah - -, Supratiwi - Adhika Pramita Widyassari Afrizal Nehemia Toscany agnes anindita krisilvana Agrasadya, Agrasadya Agustinho Elu Aifa Dafa Assyifa Akbar Sunardi, Favian Naufal Alvian Anggit Pradana Amelia, Nabilah - Ashari . astuti, puji - Ayu Cavandhes Cahyaningtyas Bagus Utama Aditya Putera Bagus Wahyu Setyawan Bella Dian Nusantara Bella Dian Nusantara Budi Setiyono Budi Setiyono Budi Setiyono Cavandhes, Ayu Chafid Diyanto Christian, Ezra Citra Permatasari Dewi Erowati Dewi Erowati, Dewi Dewiana Novitasari Diaslestarie, Frisky - Didik Try Putra Diyanto, Chafid Dwiani Bramastiti Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Eko Nuriyatman Elida Suci Hermayanti Elita Rahmi Endang Larasati Erowati, Dewi - Ersa Tri Fitriasari Eva Kurnia Farhan Fadoli, M. Irsyad Fathur Reynaldi Pratama Firdha Ayu Pramesti Fitria Fitria Fitriasari, Ersa Tri FITRIYAH Fitriyah Fitriyah Fitriyati, Nur Fredinan Yulianda Gimnastiar, Maulana Fajar Hartuti Purnaweni Hendra Ardianto Hendra Try Ardianto Hilmie, Farkhan Ida Hayu Dwimawanti Ika Riswanti Putranti Ilham Yuri Nanda Indah Putri Pradhina Indriyani, Nurul Insan Azzamit Irvan Mardiansyah . Ismira Wijayanti Sutopo Judantoro, YQM K.P. Suharyono S.Hadiningrat K.P.Suharyono S.Hadiningrat K.P.Suharyono Soemarwoto Hadiningrat Kharisma Melati Kismartini Kismartini Kistanto, Nurdien Kuncoro, Bagus Tri Kurnariyanti, Desty Kushandajani . Kusuma, Wahyu Rio Shendy Labiba, Niswa Adlina Ladini, Malisa Laila Kholid Al-Firdaus Laila Kholid Alfirdaus Laila Kholid Alfirdaus Mahardika, Satya Maria Lidwina Resti Mariana Ane Pratiwi Marlina, Neny - marten prasetyo junior, marten prasetyo Martiani, Astrid Tania Masduki Asbari Mashun Mukromin Ahmad MHD Rafi Yahya, MHD Rafi Mohamad Ulil Amri Muh Haris Muh. Saleh, Muh. Muhammad Adnan Muhammad Aliya Zaky Haidar Muhammad Arif Hidayatullah Muhammad Aulia Fachrudin Muhammad Fahmi Azhari Mulatto Mulatto Mulatto, Mulatto Mursid Zuhri' Nafirotul Karima Nahdya Yuris Adila Naibaho, Muhammad Arfan Nelson Silitonga Neny Marlina Nevan Alsya Kalihva Novia Dwi Anggraeni Novita Trisniawan Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nur A. Dwi Putri Nur Fitriyati Nur Hidayat Sardini Nurdiansyah, Ilham - Nurdien Kistanto Nuri Wiyono Nusantara, Bella Dian Pangestika, Reza - Permadi, Dwiko B. Permatasari, Adellia Anggun Pradyansyach, Nito - Pranoto, Medina Lutfiani Prima Suci Maharani Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Puji - Astuti puji - astuti Purwoko . Puspa Nagari, Annisa Pramudita Putri Azzahara Putri, Nur A. Dwi Qhuraydillah, Muhammad Octavian Qorizki, Dhifa R . Rahayu Rahayu Rahayu Repindowaty Harahap Rahma Anggraeni Rahmania, Inezlaura Hattari Ardriyunan Rahmawati - Zania Rahmawati Among Ramadhani, Rizkika Tsani Ratih Kurnia Ramadhanny Reitania Dwi Novia Nainggolan Reni Shinta Dewi Retno Sunu Astuti Rina Martini ristiana . Riyana H, Diana ROCHMAH, ALIF VANESIA ELVINA Rohman Rohman Rovita, Angga Sa'diyah, Halimahtun Sadtyaji, Dewi Samara, Ilmaa - Saskia Fernandya Septi - Erlita Septian - M. Akbar Septiani, Dhuhika Nikmah Setyadi, Rakhmad Sheilla Nur Setianingsih Sipahutar, Bernard Sofyan Dwi Fari Sopyan, Ence SUBANDRIYO SUBANDRIYO Subandriyo Subandriyo Sugiarto Sugiarto Sunarjan, Sunarjan Sunarjan, YYFR Tania Ikalia Putri Permana TATI NURHAYATI Teofilus Aglis Mariano Teuku Afrizal Theresia Rosari Sekar Cakraningtyas Tri Yuningsih Tri Yuniningsih Valentino, Romeo Aditya Wachid Abdulrahman WARSITO - Widiastuti, Rizka Nuri Wijayanto - - Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wijayanto YQM Judantoro Yuwanto Yuwanto Yuwanto Zinta, Annisa Zahra Zuhri', Mursid