p-Index From 2021 - 2026
8.471
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Sherly Octaviana; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa telah menjadi fenomena yang tidak terelakkan, namun membawa dampak kompleks terhadap kesehatan mental. Penelitian studi literatur ini bertujuan menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan gangguan psikologis mahasiswa, termasuk stres, kecemasan, depresi, dan penurunan harga diri. Temuan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berkorelasi positif dengan berbagai masalah mental, dimana 24,5% mahasiswa mengalami stres sedang hingga sangat parah. Mekanisme utamanya meliputi: (1) perbandingan sosial yang tidak sehat akibat paparan konten terfilter, (2) ketergantungan psikologis pada validasi digital (Instagramxiety), dan (3) isolasi sosial paradoks ("alone together") meski terhubung secara virtual. Faktor risiko diperparah oleh kecenderungan self-diagnose berdasarkan informasi tidak terverifikasi dan minimnya literasi digital. Namun, media sosial juga berpotensi menjadi sarana dukungan mental jika digunakan secara bijak. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan multidimensi melalui: (1) penguatan literasi kesehatan mental di kampus, (2) pengembangan layanan konseling yang mudah diakses, dan (3) edukasi penggunaan media sosial yang berimbang. Temuan ini menyoroti urgensi kebijakan kampus yang proaktif dalam melindungi kesehatan mental mahasiswa di era digital.
Modifikasi Alokasi Waktu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dalam Kurikulum Merdeka Di SMPN 40 Jakarta Mohamad Firdaus Nasori; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 2 No 2 (2024): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i2.142

Abstract

Learning organisation strategies or Learning Strategies refer to the ways used by educators or instructors to organise and structure the learning process to be effective and efficient. Where there are 3 indicators, namely modification of time allocation, modification of content or material and modification of the teaching-learning process. Sekolah Menengah Pertama Negeri 40 Jakarta opens a pathway for students with special needs or often called people with disabilities. This study aims to describe the modification of time allocation for children with special needs (ABK) in the Merdeka Curriculum of SMPN 40 Jakarta. The type of research used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. Social Studies Learning Strategy for children with special needs is included in the good categorisation with a percentage of data accumulation results of 68%. This means that the modification of time allocation for children with disabilities at SMPN 40 Jakarta has been done well.
Hubungan Pengetahuan Kewirausahaan Dengan Minat Berwirausaha Di Marketplace Pada Mahasiswa Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta Lailati El Fithria; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 2 No 2 (2024): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i2.169

Abstract

Entrepreneurial knowledge and interest in entrepreneurship in the marketplace are important factors in shaping the quality of students. Lack of entrepreneurial knowledge in students results in a lack of interest in entrepreneurship. This study aims to explore the relationship between entrepreneurial knowledge and interest in entrepreneurship in the marketplace among Social Studies Education students, Jakarta State University, especially in the 2020 and 2021 intakes. The research method used is correlation research with a quantitative approach. The sample of this study was 118 Social Studies Education students, Jakarta State University, the 2020 and 2021 intakes. Data were collected through a questionnaire that focused on the variables of entrepreneurial knowledge and interest in entrepreneurship in the marketplace with a measurement scale using the Likert scale. Data analysis was carried out using normality tests and correlation tests. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between entrepreneurial knowledge and interest in entrepreneurship in the marketplace of Social Studies Education students, Jakarta State University, the 2020-2021 intake. This shows that the better the students' entrepreneurial knowledge, the higher the interest in entrepreneurship in the marketplace of Social Studies Education students, Jakarta State University, the 2020-2021 intake. The relationship between the two variables is included in the high category. The implication of this study is the importance of paying attention to other factors that can also influence entrepreneurial interest.
PEMANFAATAN SEARCH ENGINE BERBASIS GOOGLE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN INFORMASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS (Studi Deskriptif : Siswa kelas VIII di SMP Ibnu Syina Cileungsi) Nur Baety Zahra; Budiaman Budiaman; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan Search Engine Berbasis Google Sebagai Sumber Belajar dan Informasi Siswa Dalam Pembelajaran IPS pada siswa kelas VIII SMP Ibnu Syina Cileungsi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa search engine berbasis Google, berperan penting dalam menyediakan akses cepat dan mudah bagi siswa untuk memperoleh informasi yang relevan dan terkini terkait materi pelajaran IPS. Penggunaan Search Engine Berbasis Google meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta memungkinkan siswa untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari. Namun, efektivitas pemanfaatannya sangat bergantung pada kemampuan siswa dalam memilah informasi yang valid dan kredibel, yang dapat dicapai melalui literasi digital yang baik. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, seperti guru, orang tua, dan sekolah, untuk mengatasi kendala tersebut dan memastikan penggunaan teknologi dalam pembelajaran berjalan secara optimal. Kesimpulannya, pemanfaatan Search Engine Berbasis Google sangat mendukung efektivitas pembelajaran IPS, namun harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik dan pengelolaan yang tepat agar teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal.
MARGINALISASI PEREMPUAN DALAM SISTEM PATRIARKI Ustutifa Qorry; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marginalisasi perempuan dalam sistem patriarki merupakan isu yang masih relevan hingga saat ini karena terus hadir dalam berbagai aspek kehidupan. Patriarki sebagai sistem sosial dan budaya menempatkan laki-laki sebagai pusat kekuasaan, yang menyebabkan perempuan mengalami keterpinggiran dalam akses pendidikan, pekerjaan, politik, hingga kehidupan sosial. Melalui pendekatan literatur review terhadap berbagai jurnal ilmiah dan teori relevan, ditemukan bahwa perempuan mengalami ketimpangan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, budaya, media, dan ranah domestik. Nilai dan norma yang diwariskan oleh tradisi, adat, dan bahkan tafsir agama memperkuat dominasi laki-laki dan menempatkan perempuan dalam posisi subordinat. Hal ini menciptakan ketimpangan struktural yang membatasi perempuan dalam mengembangkan potensi diri secara individu maupun kolektif. Marginalisasi tersebut tidak hanya terjadi secara kasat mata, namun juga bersifat simbolik dan sistemik, yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap peran gender. Ketimpangan ini berdampak luas terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian komprehensif untuk mengungkap pola marginalisasi yang dialami perempuan agar dapat mendorong perubahan nilai sosial dan menciptakan keadilan gender secara menyeluruh. Penelitian ini menekankan pentingnya transformasi nilai sosial dan budaya serta keterlibatan laki-laki sebagai bagian dari solusi untuk mencapai kesetaraan gender yang berkelanjutan.
INTEGRASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Tsania Luthfiani Salma; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajemukan di Indoensia merupakan warisan yang harus dilestarikan. Dimana keberagaman yang ada terdiri atas budaya, suku, etnis, bahasa, agama, dan ras yang seringkali menimbulkan konflik di masyarakat akibat beberapa faktor salah satunya prasangkan terhadap kelompok lain dan masuknya budaya asing ke Indonesia. Hal tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang dinamis namun harmonis, oleh karena itu diperlukan pendekatan sistematis dalam mengatasi permasalahan tersebut. Artikel ini menngunakan metode studi literatur dengan menggunakan referensi penelitian-penelitian terdahulu. Pendidikan multikultural adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan sebagai upaya menumbuhkan sikap toleransi dan saling merhargai sejak dini khusunya integrasinya dalam Pembelajaran IPS. Pembelajaran IPS dipilih karena merupakan ilmu terpadu yang menggabungkan berbagai ilmu sosial seperti sosiologi, geografi, antropologi, humaniora, sejarah dan ekonomi. Dimana kita ketahui bahwa ilmu-ilmu tersebut sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari terutama mengenai nilai-nilai kebudayaan, sehingga mudah untuk diimplementasikan dan sesuai dengan prinsipnya yaitu kontekstual. Tulisan ini mengungkapkan tentang bagaimana integrasi nilai-nilai multikultural dalam Pembelajaran IPS dan tantangan yang terjadi dalam implementasinya.
HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PENERAPAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI TINGKAT SMP Salman Al Farisi; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu program dari kurikulum merdeka, program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melasanakan kegiatan yang dilakukan dalam meneliti sebuah topik sehingga dapat mencapai tujuan tertentu dengan menyesuaikan nilai-nilai pancasila. Tujuan dari P5 ialah agar peserta didik mendapatkan pengetahuan serta keterampilan diluar pembelajaran dan menyesuaikan dengan isu penting di lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, peneliti mengumpulkan jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu di internet dengan menyesuaikan topik penelitian, peneliti meneliti penelitian sebelumnya mengenai hambatan serta kendala dalam mengimplementasikan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Hasil penelitian menemukan beberapa hambatan yang seringkali terjadi di beberapa sekolah terutama sekolah menengah pertama (SMP) antara lain: kurangnya keterlibatan aktif peserta didik, kurangnya sosialisasi mengenai P5, keterbatasan fasilitas, keterbatasan anggaran, keterbatasan alokasi waktu penerapan P5. Temuan ini memberikan informasi mengenai hambatan yang seringkali terjadi sehingga kedepannya sekolah dapat melakukan evaluasi agar mendapatkan solusi dari hambatan-hambatan tersebut, upayanya agar hambatan-hambatan tersebut tahun berikutnya. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari berbagai hambatan.
Intervensi Media Sosial Dalam Pembentukan Gaya Hidup Konsumtif Remaja: Fenomena Celebrity Endorsement Di Tiktok Elsa Suci Ramadhanti; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial kini menjadi elemen penting dalam kehidupan anak remaja, khususnya melalui platform TikTok yang menyediakan hiburan sekaligus berfungsi sebagai saluran pemasaran suatu produk yang terkadang menggunakan selebriti sebagai endorser untuk mengiklankannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fenomena celebrity endorsement di TikTok berkontribusi pada terbentuknya gaya hidup konsumtif di kalangan remaja. Dengan menerapkan metode studi pustaka, penulis meneliti berbagai sumber literatur yang relevan guna memahami cara pengaruh selebriti dalam keputusan belanja remaja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap konten celebrity endorsement mendorong perilaku konsumsi yang impulsif, yang dipicu oleh daya tarik simbolis, penawaran diskon, kemudahan akses, dan keinginan untuk mendapat pengakuan sosial. Dalam jangka panjang, ini berkontribusi pada pola pikir konsumsi yang tidak sehat dan rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan di kalangan remaja. Oleh karena itu, diperlukan penerapan strategi edukasi, regulasi, dan partisipatif seperti literasi media, literasi finansial, pengawasan orang tua, dan pengaturan konten iklan sebagai langkah pencegahan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam memahami dan menangani efek negatif media sosial terhadap perilaku konsumsi anak remaja.
Dampak Globalisasi Terhadap Perubahan Budaya Lokal pada Masyarakat Taqiyyatus Syakhsiyyah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi sebagai fenomena multidimensional telah memberikan dampak signifikan terhadap budaya lokal di Indonesia, terutama dalam konteks perubahan nilai, identitas, dan praktik budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak globalisasi terhadap budaya lokal dengan fokus pada pergeseran pola pikir generasi muda, homogenisasi budaya, serta tantangan dan peluang dalam pelestarian budaya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik terkait globalisasi dan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi telah menggeser nilai-nilai tradisional seperti gotong royong dan kekeluargaan ke arah individualisme dan konsumerisme. Generasi muda cenderung lebih akrab dengan budaya global daripada budaya lokal, mengakibatkan penurunan minat terhadap bahasa daerah, tradisi, dan seni lokal. Selain itu, dominasi budaya asing melalui media digital mempercepat homogenisasi budaya, mengancam keberagaman budaya Indonesia. Namun, globalisasi juga membuka peluang revitalisasi budaya lokal melalui teknologi dan promosi internasional. Kesimpulannya globalisasi menuntut strategi adaptasi yang bijak, melibatkan peran pemerintah, pendidikan, dan masyarakat dalam memperkuat identitas budaya lokal. Pendidikan berbasis budaya, perlindungan kekayaan intelektual, dan inovasi dalam pelestarian budaya menjadi kunci untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia di tengah arus globalisasi
Distance Learning Environment and Intrinsic Motivation of Students of Social Science Education, State University of Jakarta Rizky Nurisriyani; Dian Alfia Purwandari; Sujarwo Sujarwo
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1781

Abstract

Distance Learning in the Covid-19 pandemic era has become an alternative used by every university so that the learning process activities continue even though it is only face-to-face so that educational goals are achieved effectively and efficiently. This study aims to analyze the effect of the Distance Learning Environment on Intrinsic Motivation in learning for students of the Social Sciences Education study program. The method used in this research is quantitative research method with the sampling technique used is cluster sampling. The population used in this study were 252 social studies education students batch 2018-2020, while the sample used was 155 respondents. Based on the results of the t-test, the results obtained are t-count 8.384 > t-table 1.975, which means that there is an influence of the Distance Learning Environment variable on Intrinsic Motivation in learning in students of the Social Sciences Education study program. This is reinforced by the acquisition of the coefficient of determination test results of 31.3%.
Co-Authors Adhi Irianto Mastur Aisha Fadia Salsabilla Akhiruddin Akhiruddin Alifiana Alifiana Amirah Zahra Muthi Andri Sjahputra Anisa Aprilia Annisa Anastasya Ramadhani Annisa Dieni Lestari ANNY SULASWATTY Ardilla Septiawati Arief Ameir Rahman Setiawan Ariella Ester Sonya Natalia Arita Marini Audrey Afralia Awan Kunadi Ayu Atiyah Kulsum Ayu Hindayani Ayudhia Nur Luthfia Bambang Waluyo Bambang Waluyo Beni Halalludin Budiaman Budiaman Corree Nathalia Tarigan Dara Fitrah Dwi Deana Amelinda Kriswanto Dehya Al fathurizqiyah Dessy Safitri Desy Safitri Dian Alfia Purwandari Dian alfia Purwandari Dwi Retno Untari Edi Iswanto Wiloso Edi Poncolaksito Elsa Suci Ramadhanti Enti Agestia Eppagelia Mesyakh Sipahutar Ersya Pricyliana Fa Akhbar Fahriyah Fahriyah Fitrotul Laili Fivi Najmushabah Gadis Eka Fitri Sibarani Hanny Astuti Humairoh Hasan Kusuma Wardhana Hendri Laiman Hilmi Tazkia Indira Nazwa Fazrina Ismawi Ismawi Izky Kusumaningrum Jihan Nafilah Khairuna Khairuna Lailati El Fithria Leila Fajrie Auddiena Nuriel Fath Albana Livana PH Livana PH Luh Putu Ratna Sundari Lutfia Hapsari Margono Margono Mariatul Qibtyah Mimi Rosadi Mohamad Firdaus Nasori Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Yakup Musril Zahari Muthia Syafika Haq Nabila Putri Wahiddiyah Nino Rinaldi Novi Indrayati Nuhfil Hanani Nur Baety Zahra Nuraida Rezeki Fadhilah NURUL ISTIQOMAH Nuryatini Nuryatini Nurzengky Ibrahim Nuzuliah Wahyu Berutu Priska Dini Alfita Putri Adinda Raraswati Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizkiantino, Rifky Rizky Nurisriyani Roro Ayu Sri Arimbi Rosihan Asmara Rubiyanto Widodo Haliman Salma Nava Pujiastuti Salman Al Farisi Sarayut Srisombat Sephia Lahma Zuma Kelly Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Siti Musyarofah SUGENG HARIANTO Suharta Suharta Sylvia Rozza Taqiyyatus Syakhsiyyah Teuku Beuna Bardant Tomoliyus Tristanti Tristanti Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Vika Maharani Vino Rika Novia Wening Nurul Laily Yoas Raditya Prasti Saputra Yosafat Waruwu Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zahra Ziadhatun Nisa