p-Index From 2021 - 2026
7.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ACTA VETERINARIA INDONESIANA Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Ilmiah WUNY Sosiohumaniora Jurnal Pendidikan Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Al-Lisan Dinamika Pendidikan AGRISE JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Kimia Terapan Indonesia Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Etika Demokrasi JOURNAL OF APPLIED BUSINESS ADMINISTRATION AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Journal Of Millennial Community Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Al-Lisan: Jurnal Bahasa Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Jurnal Kabar Masyarakat Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Research Student Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Jurnal Standardisasi Edumaspul: Jurnal Pendidikan SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

Fenomena Trend Backburner di Tiktok : Implikasi Komunikasi Tidak Efektif Pada Hubungan Interpersonal Yoas Raditya Prasti Saputra; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Backburner merupakan istilah yang diambil dari judul lagu, karya penyanyi indonesia di kancah internasional, yakni Niki. ketenaran lagu ini di media sosial menciptakan identitas baru terhadap suatu individu yang memiliki kondisi tertentu. pada penelitian ini mengambil perspektif komunikasi efektif pada hubungan interpersonal dua individu dalam menganalisis istilah dan peran individu sebagai backburner dalam hubungan. penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik analisis wacana digital dengan tiga elemen utama: komunikasi, text dan identitas di sosial media. analisis konteks berfokus pada asal usul istilah backburner sebagai identitas sosial dan kaitan istilah backburner dengan komunikasi efektif pada hubungan interpersonal.
DINAMIKA TOXIC RELATION DAN DAMPAKNYA TERHADAP AKADEMIK MAHASISWA UNJ Hanny Astuti Humairoh; Dessy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa perkuliahan merupakan fase krusial dalam perkembangan psikososial individu, terutama dalam proses transisi menuju kedewasaan. Mahasiswa yang sedang membentuk identitas diri sering kali menghadapi tantangan emosional dan sosial, termasuk dalam menjalin hubungan romantis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak hubungan tidak sehat (toxic relationship) terhadap kondisi psikologis dan performa akademik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terbuka dan studi literatur. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami berbagai bentuk toxic relationship, seperti kekerasan verbal, kontrol berlebihan, manipulasi emosional dan ketergantungan yang bersifat merusak. Kondisi ini memicu penurunan konsentrasi, keterlambatan tugas, meningkatnya absen kuliah serta penurunan motivasi dan prestasi akademik. Strategi coping yang umum digunakan meliputi mencari dukungan dari teman dan keluarga, namun sebagian besar belum mengakses layanan profesional karena keterbatasan informasi atau fasilitas. Mahasiswa juga mengharapkan peran aktif kampus dalam menyediakan layanan konseling psikologis, edukasi relasi sehat dan ruang aman untuk berbagi tanpa stigma. Penelitian ini menegaskan bahwa toxic relationship merupakan isu sistemik yang berdampak langsung pada kesejahteraan akademik dan mental mahasiswa, sehingga memerlukan intervensi dari pihak institusi pendidikan untuk membangun lingkungan kampus yang suportif dan responsif.
Pemanfaatan Aplikasi Canva Dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Ardilla Septiawati; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi desain grafis seperti Canva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Canva dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal, artikel, dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva, sebagai platform desain berbasis online, menyediakan berbagai fitur dan template yang mudah diakses, memungkinkan mahasiswa menciptakan desain menarik tanpa keahlian desain yang rumit. Canva tidak hanya mendukung kebutuhan akademik dan organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengeksplorasi kreativitas, berpikir out of the box, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kelebihan Canva meliputi kemudahan akses, beragam template, dan fitur kolaborasi, meskipun terdapat kekurangan seperti ketergantungan pada internet dan keterbatasan fitur gratis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Canva layak menjadi pilihan utama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia profesional di masa depan
Dampak Paparan Konten LGBT pada Orientasi Seksual Mahasiswa Audrey Afralia; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka akses luas terhadap berbagai jenis konten media, termasuk representasi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak paparan konten LGBT terhadap orientasi seksual mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan intens dan berulang terhadap konten LGBT berkontribusi terhadap tiga dampak utama: perubahan pola pikir mengenai orientasi seksual, kebingungan identitas seksual, dan dalam beberapa kasus, perubahan orientasi seksual. Konten yang paling berpengaruh adalah yang bersifat naratif, emosional, dan relatable, seperti webtoon, fanfiction, serial drama, dan video pendek di platform digital. Temuan ini dipahami melalui teori kultivasi yang menekankan pengaruh media dalam membentuk persepsi sosial, serta teori pembentukan identitas Erikson yang menyoroti pentingnya eksplorasi identitas di masa remaja dan dewasa awal. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi media dan dukungan sosial dalam mendampingi proses pencarian identitas mahasiswa agar tidak terlepas dari konteks budaya dan nilai lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII SMP NEGERI 14 JAKARTA Yuka Azahra Amelya; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 14 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan pembelajaran di era digital yang menuntut inovasi dalam strategi pembelajaran serta rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan pendekatan non-equivalent control group. Kelas VIII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan Flipped Classroom, sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen berupa tes hasil belajar telah diuji validitas menggunakan korelasi point biserial dan reliabilitas dengan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen (81,40) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (74,94). Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penerapan model Flipped Classroom terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
Fenomena Self-Reward dalam Budaya Konsumerisme Digital : Studi Literatur tentang Tren Gen Z di Media Sosial Jihan Nafilah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Generation Z is actively promoting the “self-reward” trend on social media. Self-reward is a form of self-recognition for achievements in the workplace or academic success. Examples of self-reward include vacations, dining out, watching movies, shopping, and more. Self-reward can serve as a reason for Generation Z to adopt a consumerist attitude when using social media. The purpose of this study is to investigate whether the phenomenon of self-reward can lead Generation Z to become consumerist on social media. The research method employed a qualitative approach using literature review. Self-reward can be seen as a reason for Generation Z to shop on social media, often without realizing they are engaging in excessive consumerism. Therefore, to prevent consumptive behavior, one must use social media wisely and prioritize needs over desires.
PERAN KELUARGA: PEMBENTUKAN LITERASI ANAK DALAM PEMBELAJARAN MODERN Ayu Atiyah Kulsum; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting keluarga dalam membangun literasi di era pembelajaran modern. Pembelajaran di abad ke-21 memerlukan kemampuan berpikir analitis, inovasi, komunikasi efektif, dan kerja sama, dengan teknologi sebagai alat utama. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada teknologi tanpa bimbingan yang tepat bisa menghambat perkembangan mental anak. Oleh karena itu, keluarga sebagai lingkungan awal anak memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan budaya literasi sejak usia dini. Kedekatan anak dan orang tua menjadi peran penting dalam menangkal dampak negatif dari perkemabangan teknologi Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan mengevaluasi berbagai referensi akademik yang relevan dengan topik ini. Temuan studi menunjukkan bahwa pola asuh yang baik, hubungan emosional antara orang tua dan anak, serta kebiasaan membaca dan menulis di rumah memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan literasi anak. Selain itu, tantangan seperti kurangnya kepedulian terhadap literasi dan tingginya pemakaian perangkat digital dapat diatasi dengan pendekatan keluarga yang aktif, kreatif, dan edukatif. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidikan modern dan pengasuhan yang tepat dalam keluarga menjadi kunci untuk menciptakan generasi cerdas, kompetitif, dan berkarakter kuat.
UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI PERGURUAN TINGGI Hasan Kusuma Wardhana; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya perguruan tinggi dalam mewujudkan kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika, khususnya mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan di lingkungan kampus masih rendah, ditandai dengan perilaku seperti membuang sampah sembarangan, merokok di area kampus, dan kurangnya partisipasi dalam menjaga kebersihan. Faktor-faktor yang memengaruhi hal ini meliputi kurangnya pendidikan lingkungan, ketidaktahuan akan dampak negatif dari tindakan tersebut, serta minimnya penegakan peraturan terkait kebersihan. Perguruan tinggi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui beberapa strategi, antara lain: (1) mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum, (2) menerapkan konsep Green Campus, (3) memberikan edukasi pengelolaan sampah, (4) berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta (5) memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan. Upaya-upaya ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan.
PERILAKU IMPULSIVE BUYING DI PLATFORM TIKTOK PADA MAHASISWA FISH Hilmi Tazkia; Sujarwo Sujarwo; Nurul Istiqomah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku pembelian impulsif di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) melalui platform TikTok. Di era digital saat ini, TikTok telah berkembang dari sekadar media sosial berbasis video pendek menjadi media e-commerce yang sangat berpengaruh, khususnya bagi generasi Z. Dengan fitur seperti TikTok Shop, live streaming, dan algoritma personalisasi konten, pengguna kerap terpapar promosi produk yang persuasif sehingga memicu pembelian yang tidak direncanakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap mahasiswa FISH UNJ yang aktif menggunakan TikTok dan pernah melakukan pembelian secara impulsif. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat bentuk perilaku impulsif yang dialami responden, yaitu: pure impulsive buying, reminder impulsive buying, suggested impulsive buying, dan planned impulsive buying. Faktor-faktor pemicu perilaku ini meliputi faktor internal seperti emosi, suasana hati, dan kontrol diri, serta faktor eksternal seperti pengaruh sosial, rekomendasi dari influencer, urgensi promosi, dan kemudahan transaksi di dalam aplikasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa fitur dan cara penyajian konten TikTok berperan besar dalam mendorong perilaku impulsif di kalangan mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana platform digital memengaruhi perilaku konsumen muda dan menunjukkan pola konsumsi yang berkembang di era media sosial.
Analisis Pengaruh Kecanduan Game Gacha terhadap Pola Konsumtif dan Pengelolaan Keuangan Anak di Era Digital Rizki Maulana Ardiansyah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara anak-anak mengakses hiburan, termasuk melalui game online dengan sistem gacha. Game ini menggunakan mekanisme undian acak yang memicu perilaku adiktif dan konsumtif, terutama di kalangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game gacha dengan pola konsumsi dan pengelolaan keuangan anak. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa kecanduan gacha berkaitan erat dengan pemborosan uang jajan, lemahnya kontrol diri, serta ketidakmampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Mekanisme psikologis seperti variable ratio reinforcement, dopamine release, dan FOMO menjadi pemicu utama perilaku konsumtif. Selain itu, rendahnya literasi keuangan dan kurangnya pengawasan orang tua turut memperparah dampak negatif game gacha. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi literasi keuangan sejak dini, regulasi terhadap desain game, serta pengawasan aktif dari orang tua dan pendidik sebagai upaya mitigasi.
Co-Authors Adhi Irianto Mastur Akhiruddin Akhiruddin Alifiana Alifiana Amirah Zahra Muthi Andri Sjahputra Anisa Aprilia Annisa Dieni Lestari ANNY SULASWATTY Aprilia Dwi Cahyanti Ardilla Septiawati Arief Ameir Rahman Setiawan Ariella Ester Sonya Natalia Arita Marini Audrey Afralia Awan Kunadi Ayu Atiyah Kulsum Ayu Hindayani Ayudhia Nur Luthfia Bambang Waluyo Bambang Waluyo Beni Halalludin Budiaman Budiaman Dara Fitrah Dwi Dessy Safitri Desy Safitri Dian Alfia Purwandari Dian alfia Purwandari Dwi Retno Untari Edi Iswanto Wiloso Edi Poncolaksito Elsa Suci Ramadhanti Eppagelia Mesyakh Sipahutar Ersya Pricyliana Evant Anwar fahrezi Fa Akhbar Fahriyah Fahriyah Fitrotul Laili Fivi Najmushabah Hanny Astuti Humairoh Hasan Kusuma Wardhana Hendri Laiman Hilmi Tazkia Ismawi Ismawi Izky Kusumaningrum Jihan Nafilah Khairuna Khairuna Lailati El Fithria Leila Fajrie Auddiena Nuriel Fath Albana Livana PH Livana PH Luh Putu Ratna Sundari Lutfia Hapsari Margono Margono Mimi Rosadi Mohamad Firdaus Nasori Muhammad Almaida Alfarizi Muhammad Rahmat Alwafi Muhammad Yakup Musril Zahari Muthia Syafika Haq Nabila Putri Wahiddiyah Nabila Sefiani Najwa Sabila Nino Rinaldi Novi Indrayati Novitasari , Eka Fitri Nuhfil Hanani Nur Baety Zahra Nuraida Rezeki Fadhilah NURUL ISTIQOMAH Nuryatini Nuryatini Nurzengky Ibrahim Nuzuliah Wahyu Berutu Putri Adinda Raraswati Rahma Mudhiyanti Rahma Mudhiyanti Rangga Trilaksana Retno Kusumawati Rizki Maulana Ardiansyah Rizkiantino, Rifky Rizky Nurisriyani Roro Ayu Sri Arimbi Rosihan Asmara Rubiyanto Widodo Haliman Salma Nava Pujiastuti Salman Al Farisi Sarayut Srisombat Sephia Lahma Zuma Kelly Shanti Kurniasari Sherly Octaviana Siti Musyarofah SUGENG HARIANTO Suharta Suharta Sylvia Rozza Taqiyyatus Syakhsiyyah Teuku Beuna Bardant Tomoliyus Tristanti Tristanti Tsania Luthfiani Salma Ustutifa Qorry Vika Maharani Vino Rika Novia Wening Nurul Laily Wildan Taqiyudin Windi Tri Andini Yoas Raditya Prasti Saputra Yuka Azahra Amelya Yusria Isnaina Akbari Zahra Ziadhatun Nisa