Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Internet Addiction Dengan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Negara Gede Rizky Wismaya Pradipha; Luh Gde Evayanti; Rima Kusuma Ningrum
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 1 (2025): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.5.1.2025.75-82

Abstract

In the digital era, individuals find it easier to access information. The convenience provided by the internet often leads people to become complacent, resulting in excessive usage and potential addiction. Internet usage is common among students and significantly impacts their learning motivation. Learning motivation refers to the drive or enthusiasm that students exhibit in their educational pursuits, shaped by personal expectations, goals, and needs. When students possess positive motivation, they tend to demonstrate greater eagerness and enthusiasm for learning and are more actively engaged in class activities. This study aims to explore the relationship between internet addiction and the learning motivation of students at SMA Negeri 1 Negara. The sample consists of students who met the study's inclusion and exclusion criteria, selected through purposive sampling, totaling 178 respondents. This research adopts an observational analytic design with a cross-sectional approach. The results of the study show that the majority of students at SMA Negeri 1 Negara experienced a moderate level of internet addiction, accounting for 77.5%, followed by a severe level at 16.9%, and a mild level at 5.6%. Meanwhile, in terms of learning motivation, most students fell into the moderate category at 81.5%, followed by the high category at 16.9%, and the low category at 1.7%. The Spearman correlation test indicated a weak but significant negative relationship between the level of internet addiction and students' learning motivation, with a p-value of < 0.003 and a correlation coefficient of -0.222. This suggests that the higher the level of internet addiction experienced by students, the lower their learning motivation tends to be. These findings highlight that uncontrolled internet use can negatively impact students' enthusiasm and engagement in the learning process. Nevertheless, most students still demonstrated a moderate level of learning motivation, indicating an awareness and ability to self-regulate against the adverse effects of excessive internet use.  
Pembinaan Kesehatan Guru SMAN 1 Negara dan Peningkatan Sarana Prasarana pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19 Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Komang Trisna Sumadewi; A.A.Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.3.2023.146-149

Abstract

SMA Negeri 1 Negara merupakan salah satu SMA yang berada pada zona kuning. Sekolah ini merencanakan tatap muka terbatas pada semester ganjil yang akan datang. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru di SMA Negeri 1 Negara. Selama ini pengetahuan mitra masih terbatas tentang pencegahan Covid-19 dan sarana prasarana yang mendukung untuk melaksanakan protokol kesehatan masih terbatas pada masa adaptasi kebiasaan baru. Keterbatasan tersebut berupa kurangnya poster-poster terkait perilaku hidup bersih dan sehat dan wastafel yang digunakan. Selain itu, murid kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan karena tidak diawasi dengan baik. Metode yang akan digunakan berupa interactive learning dan pembinaan kader. Adapun tujuan kegiatan adalah memberikan informasi dan pembinaan untuk melatih keterampilan kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada muridnya tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memberikan poster perilaku hidup bersih dan sehat dan wastafel portable yang dapat digunakan di sekolah. Kegiatan dilakukan bersama dengan monitoring dan evaluasi kepada mitra dengan pretest, postest, dan matriks kegiatan. Pemberian materi dilaksanakan secara daring melalui zoom sedangkan kegiatan penyerahan peralatan terkait PHBS dilaksanakan secara terpisah. Antusias guru terhadap pelaksanaan pembelajaran secara luring cukup baik dengan pengembangan sistem pembelajaran yang sesuai dengan pandemi Covid-19.
Pemberdayaan Kader Posyandu Banjar Tengah Desa Blahbatuh melalui Pelatihan Keterampilan Pembuatan Yoghurt Buah Lokal Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Luh Gde Evayanti; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Ni Putu Diah Witari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.1.2024.8-14

Abstract

Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali yang mengalami peningkatan angka kasus stunting dari sebanyak 1,2% pada tahun 2021 dan menjadi 6,3% pada tahun 2022. Upaya – upaya pencegahan stunting perlu terus dilakukan, salah satunya dengan cara peningkatan pengolahan bahan pangan lokal dan konsumsi makanan bergizi tinggi. Guna mendukung upaya tersebut, pemberdayaan kelompok – kelompok masyarakat melalui kegiatan edukasi makanan bergizi dan keterampilan pengolahan bahan pangan perlu terus diselenggarakan. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk memberdayakan kader Posyandu Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Gianyar, melalui kegiatan pelatihan keterampilan membuat yoghurt yang diperkaya dengan buah – buahan hasil panen masyarakat setempat. Metode pelaksanaan program meliputi kegiatan optimasi cara kerja pembuatan yoghurt sebelum pelaksanaan pelatihan, yang dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan dan diskusi serta praktik pembuatan yoghurt secara mandiri. Hasil pelaksanaan program ini menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta selama kegiatan. Evaluasi pemahaman berdasarkan nilai pre-test dan post-test menunjukkan 100% jumlah peserta mengalami peningkatan pemahaman dengan peningkatan nilai rata – rata pengetahuan keseluruhan peserta sebanyak 40%. Sebanyak 2 dari 5 kader juga telah berhasil membuat yoghurt pada percobaan pertama. Pendampingan lebih lanjut masih dibutuhkan agar meningkatkan keberhasilan membuat yoghurt buah. Keberhasilan program ini diharapkan dapat membekali mitra dengan keterampilan membuat yoghurt juga dapat memicu keluarga dan balita dalam wilayah pelayanannya untuk mengkonsumi yoghurt dengan fortifikasi buah lokal guna meningkatkan gizi dan kesehatan, khususnya pada anak balita.
Penyuluhan Diabetes Mellitus dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Diabetes pada Ponsel Pintar Asri Prima Dewi AA Ayu; Komang Trisna Sumadewi; Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Luh Gde Evayanti
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.1.2024.74-77

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak diderita oleh masyarakat saat ini. Penderita diabetes memerlukan terapi medikamentosa dan non medikamentosa jangka panjang serta monitoring rutin. Penderita cenderung merasa bosan dengan lamanya terapi sehingga tidak sedikit yang tidak rutin meminum obat dan melakukan monitoring rutin. Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak masyarakat kini menggunakan ponsel pintar yang dapat digunakan untuk mengunduh aplikasi pada ponsel tersebut. Saat ini sudah banyak aplikasi pada ponsel pintar untuk monitoring diabetes mellitus. Pengabdian kemitraan masyarakat kali ini akan bekerja sama dengan klinik yang memiliki klub program pengelolaan penyakit kronis (prolanis). Penyuluhan mengenai diabetes, tatalaksana dan pentingnya monitoring penyakit tersebut dikombinasikan dengan pelatihan mengenai aplikasi diabetes pada ponsel pintar diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam monitoring diabetes mellitus dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat. Hasil dari penyuluhan dapat dilihat bahwa rerata pre test adalah sebesar 56%, dilanjutkan dengan evaluasi post test menunjukkan rerata 76% sehingga dapat terdapat peningkatan yang cukup signifikan terkait pengetahuan dan penggunaan aplikasi ponsel pintar tentang penyakit diabetes mellitus. Kata kunci: diabetes, aplikasi diabetes, penyakit kronis
Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Kelompok Pemulung di TPA Suwung Denpasar Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.1.2024.50-53

Abstract

Pengetahuan terkait adanya risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja oleh para pemulung di TPA Suwung masih terbatas. Faktor yang paling mempengaruhi adalah sosialisasi yang kurang tentang pentingnya penerapan K3. Selain aspek K3 juga diketahui bahwa para pemulung yang bekerja > 8 tahun di TPA tersebut menggunakan APD yang tidak memadai dan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada kasus kecelakaan maupun risiko penyakit akibat kerja masih kurang. Mitra pengabdian ini adalah kelompok pemulung yang bekerja di TPA Suwung. Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pemulung terkait K3, pertolongan pertama bila mengalami kecelakaan ataupun paparan risiko penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan praktek langsung. Kegiatan dilakukan bersama dengan follow up dan evaluasi kepada mitra. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, terdapat perbedaan antara post-test dengan nilai pre-test secara signifikan (p < 0,05). Data ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan pemulung setelah kegiatan.
Pemberdayaan Kader PKK dalam Pengolahan Tanaman Toga di Desa Celuk Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit; Luh Gde Evayanti; Dewa Ayu Putu Ratna Juwita; Sagung Putri Permana Lestari Murdhana Putere; I Wayan Sudiarta; Komang Trisna Sumadewi
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.1.2024.33-38

Abstract

Processing of toga plants or traditional medicinal plants is an important part of human cultural heritage. Toga plants are rich in active compounds that have pharmacological effects and health benefits. Interest in the use of the toga plant as an alternative treatment is increasing. Toga plant processing involves various stages, from planting to extracting active compounds, with the important role of technology and innovation. The importance of the toga plant processing industry involves economic aspects, biodiversity conservation, and preservation of cultural traditions. The development of this industry requires a holistic approach involving various parties, from farmers to consumers, to ensure sustainability and welfare of the communities involved in this process. The partners in this service are the PKK Cadres of Celuk Sukawati Gianyar Village, totaling 8 people and coordinated by the PKK Cadre Chair. There are problems that have been identified by partners, namely economic and health problems. The economic problem is the decreasing economic capacity of partners, while the health problem is the lack of cadre skills regarding the use of family medicinal plants in health. The solution for partners to these two problems is to provide education regarding the use of toga plants and training regarding processing of toga plants. Partners are given tools and materials to assist partners in processing toga plants. Outcomes include increasing the knowledge of ≥ 80% of partner members regarding the use of toga plants and ≥ 80% of partner members receiving training in processing toga plants to increase family income.
PEMBINAAN KELOMPOK IBU PKK TERKAIT HIPERTENSI KEHAMILAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DAUHWARU, JEMBRANA Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Dewa Ayu Ratna Juwita; Komang Trisna Sumadewi; A.A.Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.143-146

Abstract

Pengetahuan masyarakat terkait adanya hipertensi kehamilan di Kelurahan Dauhwaru masih kurang, terutama komplikasi yang akan dihadapi ibu hamil. Faktor kurangnya pengetahuan ini dipengaruhi oleh sosialisasi yang kurang tentang pentingnya pencegahan maupun kontrol tekanan darah pada ibu-ibu yang hamil. Ada banyak metode untuk menurunkan tekanan darah termasuk pemanfaatan tanaman sayuran sebagai obat herbal, salah satunya adalah pemanfaatan tanaman herbal. Tanaman herbal adalah tanaman yang dapat dipelihara sebagai tanaman lahan sempit di halaman rumah dan dikonsumsi sebagai sayuran atau jus untuk kesehatan. Mitra pengabdian ini adalah kelompok ibu PKK di Kelurahan Dauh Waru. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu PKK terkait hipertensi kehamilan dan pemanfaatan tanaman herbal kepada ibu-ibu hamil yang ada di lingkungan kelurahan. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan praktek langsung cara mengukur tekanan darah mandiri. Selain itu, mitra juga diajarkan cara memelihara tanaman herbal dan memanfaatkannya sebagai tanaman herbal untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Mitra juga dievaluasi melakui pre-test dan post-test. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, terdapat perbedaan antara post-test dengan nilai pre-test secara signifikan (p < 0,05). Data ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK setelah kegiatan.
Cegah Kejadian Stunting melalui Kesehatan Remaja Putri di Desa Batur Tengah Kintamani Luh Gde Evayanti; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Ni Putu Diah Witari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.71-74

Abstract

Kesehatan remaja putri di Desa Batur tengah kurang mendapatkan perhatian. Sedangkan kesehatan remaja putri yang buruk dapat memicu terjadinya kelainan pada bayi yang dilahirkan termasuk resiko stunting. Kasus stunting telah ditemukan pada desa tersebut. Beberapa kasus stunting dikaitkan dengan pernikahan dini pada remaja putri. Pengetahuan terkait hubungan antara kesehatan remaja putri dengan stunting di Desa Batur Tengah masih terbatas. Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait kesehatan remaja putri untuk mencegah stunting sejak dini. Metode yang digunakan berupa pemberian materi dan simulasi pemeriksaan kesehatan remaja putri. Materi yang diberikan meliputi kesehatan remaja putri, risiko kehamilan dini, dan hubungan kesehatan remaja putri dengan stunting. Simulasi pemeriksaan kesehatan dimulai dari pengenalan pemeriksaan fisik yang berhubungan dengan tanda-tanda anemia, pengukuran tanda vital, dan statu gizi. Kegiatan diikuti dengan evaluasi kepada kader. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, didapatkan peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,120). Hal ini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan kader yang sudah lebih baik, namun program yang menyasar pada remaja putri masih kurang sehingga masih ada kasus stunting yang ditemukan, terutama pada pasangan usia di bawah 20 tahun. Pendekatan kepada remaja putri di lingkungan sekolah menengah perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting dan hubungannya dengah kesehatan remaja.
Pelatihan Pertolongan Pertama Kecelakaan di Air Bagi Pengelola Kolam dan Instruktur Renang di Gelanggang Renang Taman Tirta KT Sumadewi; LG Evayanti; NPD Witari; IGNP Sana
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.4.2.2022.161-168

Abstract

Kecelakaan di kolam renang dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja, baik pada pada orang yang sudah bisa berenang ataupun belum. Beberapa kecelakaan yang mungkin terjadi di kolam renang antara lain cedera, muscle spasm, tenggelam hingga kematian. Tenggelam merupakan kondisi kegawatan yang memerlukan penanganan secepat mungkin. Pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan korban tenggelam sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko kematian akibat tenggelam di kolam renang. Berdasarkan wawancara dengan pengelola kolam, pada tahun 2019 terdapat 2 korban tenggelam di Gelanggang Renang Taman Tirta yang merupakan kakak beradik. Pengawasan yang lemah, fasilitas yang kurang memadai dan kegagalan dalam penanganan kasus darurat merupakan beberapa penyebab terjadinya tenggelam hingga kematian di kolam renang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dasar mitra agar dapat melakukan penanganan pertama korban kecelakaan di air. Kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan dan tahap pelaksanaan yang terdiri dari briefing, pre-test, FGD, penyuluhan dan dialog interaktif, demonstrasi, post-test dan pembuatan video edukasi. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 20 orang, terdiri dari pengelola kolam, instruktur renang dan peserta didik renang. Hasil pada pre-test menunjukkan sebagian beserta peserta memiliki tingkat pengetahuan cukup-kurang. Setelah pemberian edukasi dan praktek sebanyak 3 kali, terjadi peningkatan pengetahuan dimana 100% peserta memiliki tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan kegiatan ini yaitu program ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra terkait penanganan pertama korban kecelakaan di air dan pemberian bantuan hidup dasar (BHD). Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan mitra sebagai peer mentor.
Pembinaan Perkembangan Batita dan Pemanfataan Tanaman Lahan Sempit pada Keluarga Binaan Come Luh Gde Evayanti; I Wayan Sudiarta; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Ni Putu Diah Witari
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5535

Abstract

Periode emas dalam perkembangan otak manusia adalah 1000 hari pertama kehidupan (HAK). Perkembangan otak ini menunjangan perkembangan kognitif, motorik, dan berbahasa pada batita. Mitra pengabdian ini adalah keluarga binaan Community Oriented Medical Education (COME) 1000 HAK. Sebelumnya telah dilakukan wawancara dan pengamatan terkait perkembangan batita di keluarga tersebut. Sebanyak 10 keluarga binaan yang dilibatkan sebagai mitra. Kurangnya perhatian keluarga binaan terhadap pentingnya stimulasi perkembangan pada 1000 HAK bagi bayi akan berdampak pada penyimpangan perkembangan. Selain itu halaman rumah keluarga binaan tidak terdapat tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan keluarga binaan terkait pentingnya stimulasi perkembangan bagi batita dan pemanfaatan tanaman pekaranan rumah (lahan sempit). Metode yang digunakan adalah berdiskusi, praktek langsung, dan pemutaran video-video edukasi, serta penyediaan alat-alat stimulasi perkembangan dan hibah tanaman. Selanjutnya dilakukan follow up dan evaluasi kepada keluarga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan melalui kunjungan untuk melakukan survey kesehatan batita dan memberikan edukasi terkait perkembangan yang perlu dikuasai sesuai usia batita. Selanjutnya diberikan edukasi dan praktek yang melibatkan keluarga untuk memanfaatkan lahan sempit dengan menanam tanaman sayur-sayuran. Kegiatan dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan follow up dan data analisis dari pre-test maupun post-test didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga binaan setelah mengikuti kegiatan.
Co-Authors A A I Ayesa Febrinia Adyasputri A.A.Ayu Asri Prima Dewi Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi Adelia Putri Mas Agus Santosa Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Oka Lely Anak Agung Sri Agung Aryastuti Angga Priyana Asri Prima Dewi AA Ayu Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka Astuti, Ni Luh Putu Vina Juni budiapsari, putu indah Cahyawati, Putu Nita Desak Putu Oki Lestari Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Ratna Juwita Dewi, A.A.Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Asri Prima Ekayani, Ni Wayan Diana Ekayanti, Ni Wayan Sri Fransiscus Fiano Anthony Kerans Gede Rizky Wismaya Pradipha I Gede Bagus Gita Pranata Putra I Gede Suranaya Pandit I Gusti Lanang Agung Wiradinata I Wayan Sudiarta I Wayan Sudiarta Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati, Ida IGNP Sana Kadek Ayu Alit Sintyawati Kadek Ayu Alit Sintyawati Komang Trisna Sumadewi KT Sumadewi Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Luh Putu Indiani Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Wayan Armerinayanti, Ni Wayan Ni Wayan Diana Ekayani NPD Witari Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Perdana, I Gede Sukma Okta Prima Dewi, A.A.A Asri Putra, Adi Pratama Putu Ayu Kevin Komala Dewi Mahayuna Putri Putu Diah Witari Ratna Juwita Rima Kusuma Ningrum Sagung Putri Permana Lestari Murdhana Putere Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Setiabudy, Marta Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi Sueta, Made Agus Dwianthara Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Sumadewi, Komang Trisna Trisnia, Putu Ayunda Wijaya, Putu Austin Widyasari