Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Pendidikan Bahasa dan Sastra

Mengenal Karya-Karya Sastra Bahasa Indonesia yang Menginspirasi Generasi Muda Supriadin, Supriadin; Damayanti, Sri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.7790

Abstract

Sastra Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran sosial, dan mengembangkan pemikiran kritis di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karya-karya sastra Bahasa Indonesia dalam menginspirasi generasi muda, dengan fokus pada novel Laskar Pelangi (Andrea Hirata), Bumi Manusia (Pramoedya Ananta Toer), Siti Nurbaya (Marah Rusli), serta puisi-puisi Chairil Anwar. Melalui pendekatan kualitatif dan metode analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi tema-tema utama dalam karya-karya tersebut dan bagaimana pesan moral, perjuangan, dan nilai sosial yang terkandung di dalamnya berperan dalam membentuk sikap, pandangan hidup, serta pemikiran kritis pembaca muda. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dengan pembaca sastra, serta observasi terhadap penerimaan karya-karya sastra tersebut di kalangan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya sastra Indonesia tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk karakter dan membangkitkan semangat perjuangan di kalangan pemuda. Karya sastra ini mendorong pembaca untuk lebih menghargai pendidikan, berani menghadapi ketidakadilan, serta berperan aktif dalam perubahan sosial. Dengan demikian, karya sastra Indonesia dapat dianggap sebagai alat yang efektif dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki empati sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya sastra sebagai media pendidikan yang dapat menginspirasi dan membentuk karakter bangsa.
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa di Pelajaran Bahasa Indonesia Supriadin, Supriadin; Turohma, Latifa
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8574

Abstract

Artikel ini membahas dampak berbagai strategi menulis terhadap kemampuan menulis siswa dalam pendidikan bahasa Indonesia. Menulis merupakan keterampilan bahasa krusial yang memungkinkan siswa untuk mengekspresikan ide, meningkatkan pemikiran logis, dan mengembangkan kreativitas. Akan tetapi, banyak siswa menghadapi tantangan dalam mengembangkan ide secara sistematis, menggunakan ejaan yang benar, dan memilih diksi yang tepat, yang menyebabkan rendahnya kemampuan menulis di semua tingkat pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMP negeri di Kota X, tempat berbagai strategi pembelajaran menulis diterapkan. Subjek penelitian meliputi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas delapan yang berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran menulis. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena sosial dan budaya dari sudut pandang peserta, dengan fokus pada observasi, analisis, dan interpretasi strategi menulis berdasarkan data empiris yang dikumpulkan dari lingkungan belajar.
Pengaruh Film terhadap Perkembangan Kosakata Remaja Supriadin, Supriadin; syahrir, syahrir
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh film terhadap perkembangan kosakata remaja di era digital. Dalam kehidupan sehari-hari, remaja sering terpapar berbagai jenis media, termasuk film, yang dapat mempengaruhi bahasa dan kosakata yang mereka gunakan. Melalui pendekatan kuantitatif dan survei, penelitian ini mengumpulkan data dari 100 remaja yang memiliki kebiasaan menonton film secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film, baik yang berbahasa Indonesia maupun asing, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kosakata remaja, baik dalam bahasa formal maupun informal. Pengaruh film lebih kuat pada remaja yang menonton film dengan teks terjemahan dan yang memiliki minat tinggi terhadap genre film tertentu. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media hiburan, khususnya film, dapat mempengaruhi perkembangan bahasa remaja dan berpotensi memperkaya kosakata mereka.
Analisis Nilai Moral dalam Cerita Anak Nusantara sebagai Media Pembelajaran Bahasa di Sekolah Dasar Damayanti, Sri; Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita anak Nusantara serta menelaah potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Cerita anak sebagai bagian dari sastra anak mengandung pesan-pesan moral yang dapat diinternalisasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa cerita rakyat populer seperti Malin Kundang, Timun Mas, Batu Menangis, dan La Dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita anak Nusantara mengandung nilai-nilai moral utama seperti tanggung jawab, keberanian, kerja keras, kejujuran, dan kasih sayang. Selain itu, cerita-cerita tersebut mendukung pembelajaran bahasa dalam aspek membaca pemahaman, menulis, serta berbicara, dan dapat dikontekstualisasikan dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, pemanfaatan cerita anak Nusantara tidak hanya mendukung pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi media efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menguatkan pandangan bahwa pendekatan berbasis teks sastra dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan nilai-nilai luhur bangsa (Suherli, 2018; Zuchdi, 2009).  
Studi Naratif tentang Pengalaman Guru dalam Mengajar Bahasa Indonesia di Daerah Terpencil Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman guru dalam mengajar Bahasa Indonesia di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan. Menggunakan pendekatan studi naratif, penelitian ini mengumpulkan cerita dan pengalaman dari beberapa guru yang mengajar di daerah-daerah tersebut. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami tantangan, strategi yang digunakan, serta motivasi yang mendorong guru untuk tetap mengajar di lingkungan yang penuh keterbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti kurangnya fasilitas pendidikan, akses internet, dan bahan ajar, para guru menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Mereka mengembangkan metode pengajaran yang kreatif dan berusaha untuk memberikan pengalaman belajar yang maksimal bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil melalui pendekatan yang lebih inklusif dan inovatif.
Pengaruh Kolaborasi Antarguru dalam Pengembangan Modul Bahasa dan Sastra Kontekstual Supriadin, Supriadin; Nurbaiti, Nurbaiti
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2025): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v4i1.8637

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh kolaborasi antarguru dalam pengembangan modul pembelajaran bahasa dan sastra yang kontekstual di jenjang pendidikan menengah. Di tengah tuntutan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran berbasis konteks dan relevan dengan kehidupan nyata, kolaborasi antarguru menjadi strategi penting untuk menciptakan materi ajar yang lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan beberapa guru bahasa Indonesia dari dua sekolah menengah di wilayah urban dan semi-urban. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen modul yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antarguru memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, antara lain peningkatan kualitas isi modul, keberagaman pendekatan pembelajaran, dan relevansi materi dengan lingkungan siswa. Kolaborasi juga mendorong terjadinya pertukaran ide, refleksi praktik mengajar, dan peningkatan profesionalisme guru. Dengan demikian, kolaborasi antarguru dapat menjadi model pengembangan profesional berkelanjutan dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra yang bermakna dan kontekstual.  
PARADIGMA EKOLOGI DALAM KAJIAN SASTRA Nurfidah, Nurfidah; Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2026): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v5i1.10303

Abstract

Studi ekologi dalam karya sastra mencakup dua dimensi utama: ekologi alam dan ekologi budaya. Pendekatan interdisipliner ini melibatkan pemeriksaan hubungan kompleks antara sastra dan lingkungan, termasuk aspek budaya, sosial, dan spiritual. Analisis karya sastra dari perspektif ekologi membutuhkan pemahaman menyeluruh tentang interaksi antara manusia dan alam, menggabungkan unsur-unsur ilmu lingkungan, sosiologi, antropologi, dan geografi. Penelitian ini mengungkapkan variabilitas studi ekologi karya sastra melalui berbagai topik dan pendekatan, termasuk ekokritik, etika lingkungan, antropologi budaya, dan pendidikan lingkungan. Kesimpulannya, paradigma ekologi dalam studi sastra memberikan wawasan mendalam tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta dimensi budaya dan lingkungan yang terwujud dalam karya sastra. Pendekatan ini memainkan peran penting dalam memahami kompleksitas eksistensi manusia dan mempromosikan kesadaran lingkungan melalui karya sastra.