Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Penyamaran Makna Konotatif Bahasa Vulgar Tersirat dalam Lirik Lagu Tenxi Kajian Semiotika Esti Ambarwati; Dewi Kusumaningsih; Sukarno Sukarno; Pardyatmoko Pardyatmoko
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/yzqpzt67

Abstract

Makna konotatif dalam bahasa vulgar sering digunakan dalam lirik lagu sebagai sarana ekspresi emosional yang disamarkan, sehingga pesan sensitif dapat disampaikan secara estetis dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna konotatif bahasa vulgar tersirat serta mengungkap strategi penyamaran makna dalam lirik lagu Tenxi menggunakan kerangka teori semiotika Roland Barthes. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data lirik lagu Garam dan Madu (Sakit Dadaku), Attached, Coba Lagi, dan Horreg. Data yang digunakan berupa satuan lingual yang meliputi kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam lirik lagu tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan teknik simak, baca, dan catat. Analisis data mengunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyamaran makna terbagi menjadi dua kategori. Secara kebahasaan, penyamaran dilakukan melalui metafora, eufemisme, ambiguitas, metonimia, implikatur, serta campur kode bahasa Inggris. Secara non-kebahasaan, penyamaran dilakukan melalui aspek musikal, fonologis, dan kontekstual, sehingga makna vulgar tetap dapat disampaikan secara tersirat dan diterima oleh pendengar maupun masyarakat.
Co-Authors A Abdurrahim Abdul Rahim Abdul Wakhid Adinda Putri Novianti Agung Tri Wahyuningsih Agus Purdianto Ahmad Humaidi Faris Maulana Ainun Nadliroh Aisyah Putti Maghfirah Albert Tallapessy Alif Nur Fahmi Amal Paradis Amrih Prayogo Anesa Surya Anita Apriliyani Ningrum Aprillia Puspitasari Tunggadewi Ariska Pujianti Ayu Retno Wulandari Bagus Riyanto Bambang Soegijono Dewi Kusumaningsih Dewi Rosnita Dhea Yeny Artati Dinda Kristiningrum Ella Wulandari Endang Sri Markamah Esti Ambarwati Hairus Salikin Hamdan Akbar Notonegoro Hanifah Imannur Fadila Ika Berliana Fauziah Indah Wahyuningsih Ita Zuraida Joyanto Sitohang Kadar Ismah Karnila, Rahman Karnila Leni Zulaechah Lilia Indriani Lukman Hakim Luthfiah Ansari Machrizal Noor MADE ASTAWAN Maimun Maimun Maryatul Kiptiyah Minna El Widdah Moch. Malik Al Firdaus Monica Putri Ramadan Muhammad Ismail Sriyanto Muhammad Ulfan Arif Mukti Widayati Naila Mubarok Nopvy Dwi Kusumawardani Novia i Cahyani Putri Nur Laila Meilani Panggih Rahayu Pardyatmoko Pardyatmoko Rasyidi Rasyidi Rezaldi Hidayat Rifky Ismail Rindi Catur Setyani Rokhani Hasbullah Romadon Romadon Roni Subhan Rosalina Rosalina Salamah Salamah Salsabiela Rahmadani Samsinar Samsinar Sandra Sukmaning Adji Santri Prabowo Utomo SATRIYAS ILYAS Septi Yulisetiani Setiadjit Setiadjit Shofhatun Nadhiyat Sifa Adriani Prihatina Siswanto Siswanto Sisworahardjo Sisworahardjo Siti Wahyuningsih Slamet Budijanto Soegiyanto Soegiyanto Solikhatul Putri Amelia Sri Haryati Sri Haryati Suharno Suharno Sularmi Sularmi Sularmi Sularmi Sulusi Prabawati Surya Darma Susanti Fuji Rahayu Titik Sudiatmi Tutik Wahyuni Tutik Wresdiyati Ulya Maulani Subhan Widya Atika Wilsa Fentani Winda Dwi Astuti Winda Septiana Wisasongko Wisasongko Yulia Sugiarto Yunita Galih Yudanari Yunita Nurul Khomsah