Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALM STICK Andri Prasetiyo; Lungguk Hutagaol; Gayatri Indah Pramesti
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v8i2.215

Abstract

Minyak almond merupakan turunan almond dengan komponen utama asam oleat dan linoleat yang dapat menutrisi dan memperbaiki sel kulit sehingga mampu melemabkan kulit. Tujuan penelitian ini memformulasi sediaan stik balsam bibir dari minyak almond dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dan diuji stabiltas fisika dan kimia selama satu bulan. Metode pembuatan dilakukan dengan cara peleburan dan pencampuran bahan lilin atau malam dan minyak yang ditambah dengan bahan lain. Kemudian dievaluasi stabilitas selama 4 minggu meliputi pemeriksaan mutu fisik sediaan yaitu pemeriksaan kondisi fisik, uji titik lebur dengan metode melting point, uji kekerasan, uji kekuatan dan uji keseragaman bobot. Selain itu, dilakukan uji kemampuan sediaan melembabkan bibir terhadap variasi sediaan yang dibuat dengan menggunakan alat penganalisa kulit. Hasil dari uji mutu fisik menunjukkan bahwa keempat balsam bibir yang diformulasikan homogen, tidak mengeluarkan keringat maupun kristal, warna putih kekuningan, dan bau yang harum, keempat formula memenuhi syarat pada uji keseragaman bobot, uji titik lebur sesuai dengan SNI 16-4769-1998 (64,20-65,6oC), uji kekuatan dan kekerasan memenuhi syarat sediaan menurut balsam bibir pembanding. Hasil dari uji kemampuan sediaan melembabkan bibir didapatkan bahwa sediaan balsam bibir F3 sebesar 5,6%. Sediaan stik balsam bibir dengan peningkatan kelembaban tertinggi dan memenuhi seluruh persyaratan uji yaitu Formula 3.
PARAMETER MUTU DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN GADI MERAH (ABELMOCHUS MANIHOT (L.) MEDIK Andri Prasetiyo; Wiwi Winarti; Syifa Aulia
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v9i1.350

Abstract

Secara empiris daun gedi merah (Abelmochus manihot) telah digunakan untuk pengobatan diabetes, hipertensi dan penurun kolesterol. Tujuan penelitian adalah penetapan parameter mutu ekstrak, uji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 70% daun gedi merah. Metode penelitian dilakukan dengan pembuatan ekstrak menggunakan pelarut etanol 70% secara maserasi kinetik, ekstrak yang diperoleh dilanjutkan penapisan fitokimia, pemerikasan parameter mutu ekstrak dan uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman DPPH. Hasil penapisan fitokimia diperoleh adanya flavonoid, saponin, kumarin, minyak atsiri, steroid dan triterpenoid. Hasil parameter mutu ekstrak diperoleh warna hijau, bau khas, rasa sepat, kadar sari larut air 55.22%, kadar sari larut etanol 39.76%, susut pengeringan 8.01%, kadar air 4.83%, kadar abu total 6.86%, kadar abu tidak larut asam 0.47%, kadar flavonoid total 1.38%, sisa pelarut 0.83%, kadar Pb 1.3247 mg/kg, Kadar Cd 0.0647, ALT ≤30 koloni/g, AKK 2,65X102 koloni/g, IC50 antioksidan ekstrak daun gedi merah 126.0 µg/mL, IC50 vitamin C sebagai kontrol positif 3.4 µg/mL. Ekstrak etanol 70% daun gedi merah memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sedang dan memenuhi persyaratan mutu
Pembuatan Sabun Padat Transparan Menuju Santri yang Memiliki Jiwa Kewirausahaan Prasetiyo, Andri; Yantih, Novi; Yamin, Muhamad; Hutagaol, Lungguk; Nawasiah, Nana
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 1 (2022): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i1.3418

Abstract

Community service on counseling and assistance in making solid soap has been carried out at the Al-Amien Islamic Boarding School, Tangerang. This activity was attended by students and junior high school students, senior high school students and the general public. Participants were given knowledge and training regarding the process of preparing, manufacturing, storing and marketing transparent solid soap digital products from palm kernel oil. The quality of the transparent solid soap produced will be tested and compared with the transparent solid soap on the market. This activity is expected to increase the entrepreneurial spirit of the santri so that it can be an opportunity to start a business and meet the soap needs in Islamic boarding schools. This activity is carried out online and offline in the form of workshops with counseling/lectures and practices. This activity needs to be monitored, mentoring and mentoring for future businesses. The resulting transparent solid soap has a pH of 8.43-8.45, a hardness of 34.3-34.4 10-1mm, water content 21.45-21.89%, free fatty acids 0.94-0.98% and 1.74- 1.95%. Transparent solid soap made to meet quality requirements and in accordance with transparent comparison soaps on the market. Keywords: community service, transparent solid soap, palm kernel oil
PELATIHAN TEKNIK PASSING BAWAH BOLA VOLI PADA UKM BOLA VOLI UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU Sari, Felinda; Rachman, Fadlu; Ramadhan, Ziko Fajar; Armanjaya, Satria; Ahmad Nuruhidin; Andri Prasetiyo
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3210

Abstract

Bola voli merupakan permainan beregu yang bertujuan untuk memukul bola ke arah bidang lapangan lawan untuk mendapatkan poin. Menurut PBVSI bola voli merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim dalam setiap tim dan dipisahkan oleh sebuah net, permainan menggunakan tangan dengan cara dipantulkan atau di voli. Selain itu tujuan permainan bola voli adalah berusaha menyeberangkan bola ke daerah permainan lawan dengan maksud untuk mendapatkan point sebanyak-banyaknya. Penguasaan teknik dasar bola voli adalah faktor utama dalam mempelajari atau melakukan permainan ini. Karena tanpa penguasaan keterampilan teknik dasar bisa dipastikan seseorang tidak bisa melakukan permainan bola voli. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan teknik dasar passing bawah secara langsung kepada para anggota UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Bola Voli Universitas Aisyah Pringsewu. Selain dalam bentuk praktek, pada kegiatan ini juga sebelum praktek dijelaskan terlebih dahulu konsep teknik dasar passing bawah permainan bola voli. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendapat apresiasi yang sangat baik dari peserta pelatihan teknik dasar passing bawah bola voli. Hasil kegiatan pelatihan ini berdampak pada keterampilan anggota UKM dalam melakukan passing bawah meningkat. Hal ini bisa dilihat ketika melakukan passing bawah yang dulunya mengalami kesulitan pada saat melakukan passing bawah dengan indikator satu atau dua kali pantulan bola sudah mati, setelah pelatihan siswa sudah terampil melakukan passing bawah bola voli dengan banyak sentuhan.
In Silico Study of Bioactive Compounds in Herba Sambiloto (Andrographis paniculata Burm. F. Nees) as HIV-1 Reverse Transcriptase Inhibitor Prasetiyo, Andri; Martati, Titiek; Saputra, Putri Windari
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v9i2.300

Abstract

A medicinal plant known as sambiloto (Andrographis paniculata Burm. F. Nees) contains certain active compounds that potentially are anti-HIV. However, it is not yet known which compounds are involved in inhibiting HIV activity. This study aimed to identify potentially active compounds from the sambiloto plant that could inhibit the HIV-1 reverse transcriptase enzyme using the in-silico method. In silico methods that will be carried out are internal validation, molecular docking, ADMET prediction, and molecular dynamics. The molecular docking results showed that the five best compounds have potential as anti-HIV drugs compared to efavirenz with the rerank score -152.119 until -125.177 kcal/mol. In contrast, the rerank score of the comparison ligand is -94.7639 kcal/mol. The ADMET prediction showed that the selected compounds have a good pharmacokinetics profile and are nontoxic. The molecular dynamic results showed that deoxy-11,12-didehydroandrographiside and andropraphiside are stable and have potential as anti-HIV drugs with average RMSD values of 1.88 and 2.02 Å while the comparison ligand is 1.67 Å.
Studi In Silico Senyawa Bioaktif pada Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius), Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.), Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antidiabetes Mekanisme Kerja Inhibitor SGLT-2 Andri Prasetyo Prasetyo; Esti Mumpuni; Sekar Harsti Rahmadhani; Saeful Amin
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v6i2.39508

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dimana pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Daun yakon, kayu secang dan daun salam memiliki beberapa yang berpotensi sebagai antidiabetes, namun belum diketahui senyawa spesifik mana yang terlibat dalam mekanisme inhibitor SGLT-2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif yang terkandung dalam Daun yakon, kayu secang dan daun salam dalam menghambat enzim SGLT-2 secara in silico. Data senyawa aktif didapatkan dari laman PubChem. Kristal struktur dari Structure of human SGLT2-MAP17 complex bound with empagliflozin didapatkan dari Protein Data Bank dengan PDB ID: 7VSI. Molecular docking menggunakan Molegro Virtual Docker dan simulasi molecular dynamic menggunakan YASARA Dynamics. Hasil molecular docking didapatkan 4 senyawa memiliki nilai rerank score lebih negative dari senyawa pembanding (empagliflozi). Hasil visualisasi menunjukan residu asam amino yang berperan penting ialah PHE 98 dan VAL 157. Hasil molecular dynamics menunjukan kompleks ligan memiliki kestabilan ikatan paling baik dan stabil dari ligan uji lainnya. Dihasilkan senyawa yang stabil, yaitu 3,4-Dicaffeoyquinic acid.
STUDI IN SILICO SENYAWA AKTIF DAUN KELOR (Moringae oleifera F) SEBAGAI ANTI SARS-CoV-2 Amin Saeful; Julian Rahmat; Prasetyo Andri
Pharmacoscript Vol. 7 No. 2 (2024): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v7i2.1661

Abstract

SARS-CoV-2 adalah virus RNA untai positif yang dapat menginfeksi semua orang. Senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada daun kelor berpotensi sebagai antivirus yang bekerja spesifik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antivirus senyawa metabolit daun kelor pada reseptor SARS-CoV-2 main protease. Metode yang digunakan adalah studi komputasi dengan molekular docking, dan simulasi molecular dynamic serta prediksi sintesis dari senyawa uji. Dari hasil studi komputasi molecular docking senyawa uji daun kelor terhadap 4 reseptor SARS-CoV-2 dengan kode PDB 5R7Y, 7JKV, 7TLL, 7VH8 yang sudah divalidasi didapatkan 2 senyawa terbaik dari 29 senyawa dan obat pembanding pada masing-masing reseptor, untuk senyawa uji terbaik dari reseptor 7TLL yaitu senyawa 4-(4-asetilrhamnosida) dan pada reseptor 5R7Y, 7JKV, dan 7VH8, yaitu senyawa 4-O-alpha-L-Rhamnopyranosylglucosinalbin dengan binding affinity terendah dari senyawa terbaik ada pada reseptor 7JKV yakni dengan skor docking -108,15. Hasil uji molecular dynamic masing masing senyawa uji terbaik didapatkan hasil yang stabil terhadap ligan reseptor rata-rata nilai RMSD dan RMSF masing-masing tidak melebihi parameter yang ditentukan. Hasil prediksi sintesis dari masing-masing senyawa uji, senyawa bisa disintesis dengan menggunakan prosedur yang dihasilkan oleh chemical.ai. Hasil in silico kedua senyawa dapat dikatakan berpotensi sebagai pengobatan Anti SARS-CoV-2.
Docking Molekular dari Trigonella foenum-graceum sebagai Antidiabetes menggunakan Molegro Virtual Docking Prasetiyo, Andri; Mumpuni, Esti; Tjandrawinata, Raymond R
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v4i2.132

Abstract

Trigonella foenum-graceum atau fenugreek digunakan secara luas sebagai obat tradisional untuk pengobatan diabetes tetapi mekanisme kerjanya masih belum jelas. Penelitian bertujuan memprediksi senyawa dalam fenugreek yang berkhasiat sebagai antidiabetes secara in-silico dengan menggunakan perangkat lunak Molegro Virtual Docking . Docking dilakukan 10 Senyawa uji dalam fenugreek yaitu 4-hidroxyisoleucine, coumarine, diosgenin, galactomannan, isovitexin, quarcetin, tigogenin, trigoneline, vitexin dan yamogenin dengan 3 reseptor yaitu sugar beet alpha-glucosidase- (PDB ID : 3W37), human dipeptidyl peptidase-4 (PDB ID : 1X70), human peroxisome proliferator activated gamma (PDB: 2PRG) serta senyawa pembanding acarbose, sitagliptin dan rosiglitazone. Dari 10 senyawa uji, galactomanann memiliki nilai Rerank Score/RS paling rendah di dua reseptor yaitu alpha glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma dengan nilai berturut turut -116.56 kcal/mol dan -131.18 kcal/mol dan nilai RS acarbose -113.60 kcal/mol dan rosiglitazone -124.54 kcal/mol . Dari 10 senyawa uji, tigogenin memiliki nilai RS paling rendah direseptor dipeptidyl peptidase-4 dengan nilai RS -86.54 kcal/mol dan nilai RS sitagliptin -87.02 kcal/mol. Berdasarkan nilai RS, galactomannan diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor alpha-glucosidase dan peroxisome proliferator activated gamma sedangkan tigogenin diprediksi memiliki aktivitas antidiabetes yang bekerja pada reseptor dipeptidyl peptidase-4.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran (7P) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Non Resep dan Loyalitas Pelanggan Apotek 24 Jam di Kota Administrasi Jakarta Utara Utami, Santi Yanuarti; Prasetiyo, Andri; Ahmar, Nurmala
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 3 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i3.1413

Abstract

During the implementation of National Health Insurance (JKN), 24-hour pharmacies without a doctor's practice in North Jakarta Administrative City face a number of significant problems that affect their operations and sustainability. Currently, the development of pharmacies is increasing. This has led to business competition between pharmacies, especially 24-hour pharmacies without a doctor's practice and fluctuations in terms of visits and sales. This study seeks to investigate the effect along with results by interviews related to The marketing elements (7P), non-prescription product buying behavior and customer retention of 24-hour pharmacies on North Jakarta Administrative City. This investigation adopts a descriptive-analytical approach. The research method is a mix methods explanatory sequential method, namely this study is quantitative and continued with qualitative. Product, price, persons, procedure and tangible evidence make a substantial difference to the choice to purchase non-prescription products and customer loyalty of 24-hour pharmacies in North Jakarta City Administration, while place and promotion do not exert a considerable effect on the buying choice non-prescription goods and customer loyalty of 24-hour pharmacies in North Jakarta City Administration. Product is seen from the side of being safe, useful, in a state of intact and good physical form or condition, complete, varied and always available or never empty. Price is viewed from the perspective of being in accordance with quality, benefits and cheaper than other pharmacies. Place is analyzed from the angle of distance, easy to find and easy to access. Promotion is observed from the standpoint of recommendations, discounts or prizes or draws and the use associated with social networking platforms. People serve as seen from this side by having broad and good knowledge, being friendly, always ready and fast to serve customers. Process is seen from the side of providing clear information, providing health education outside of the required treatment, waiting time for taking medicine right according to the queue, fast and easy to get medicine after 10 pm. Physical evidence is seen from the neat layout, comfortable pharmacy waiting room, spacious vehicle parking area. Purchasing decisions are seen from the purchasing side according to what is needed, searching for information first, comparing prices with other pharmacies, purchasing according to ability and purchasing because it is useful. Customer loyalty is seen from the side of returning and making purchases because they are satisfied, will not switch to another pharmacy and continue to make purchases, recommending the pharmacy, defending and supporting the pharmacy when facing criticism or competition.
PROFIL OLAHRAGA TRADISIONAL PAKU SUKHA DI KECAMATAN BELALAU KABUPATEN LAMPUNG BARAT PROVINSI LAMPUNG Rachman, Fadlu; Rahmat, Ayi; Prasetiyo, Andri
Jurnal Penjaskesrek Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v10i2.2134

Abstract

Olahraga tradisional merupakan permainan yang dihasilkan oleh tradisi masyarakat sekitar karena di dasarkan oleh alam, budaya, dan kultur masyarakat. Olahraga tradisional Paku Sukha khas Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung sudah mulai terlupakan oleh generasi muda saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk merevitaliasi olahraga tradisional Paku Sukha di Kabupaten Lampung Barat yang sudah mulai terlupakan oleh generasi muda. Penelitian kualitatif tentang olahraga tradisional "Paku Sukha" di Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, dengan sumber data berupa wawancara dan data tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan langsung pada objek peneltian , wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data penulis menggunakan beberapa cara diantaranya: (1) reduksi data. (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejarah olahraga tradisional Paku Sukha dijumpai khususnya didaerah Lampung Barat yang berada didaratan kecamatan Belalau. Olahraga tradisonal Paku Sukha tercipta berdasarkan kebiasaan masyarakat setelah pulang bekerja mereka inisiatif membuat permainan yang berasal dari sumber daya alam sekitar yaitu sejenis tumbuhan pakis/paku lalu ditambahkan dengan Injang (Kain Sarung), net dan lapangan sebagai media bermainnya. pemain olahraga tradisional Paku Sukha dalam satu tim terdiri dari lima orang pemain. empat orang pemain bertugas memegang dua Injang (Kain Sarung), membentuk dua pasang di dalam lapangan permainan. Sementara itu, satu orang lainnya bertugas sebagai pelempar bola, yang melemparkan bola kepada salah satu pemain di dalam lapangan pada awal permainan dan saat mengumpulkan hasil bola dari poin yang akan didapat. Setiap kelompok harus mencapai poin sembilan agar bisa memenangkan permainan.AbstractTraditional sports are games that are produced by the traditions of the surrounding community because they are based on nature, culture and the culture of the community. The traditional sport of Paku Sukha, typical of West Lampung Regency, Lampung Province, has begun to be forgotten by today's young generation. The aim of this research is to revitalize the traditional sport of Paku Sukha in West Lampung Regency which has begun to be forgotten by the younger generation. Qualitative research on the traditional sport "Paku Sukha" in Belalau District, West Lampung Regency, Lampung Province, with data sources in the form of interviews and written data. The data collection techniques used are direct observation of the research object, interviews and documentation. To analyze the data the author used several methods including: (1) data reduction. (2) data presentation, and (3) data verification or drawing conclusions. The results of the research show that the history of the traditional sport Paku Sukha is found especially in the West Lampung area which is on the mainland of Belalau sub-district. The traditional sport of Paku Sukha was created based on people's habits after returning home from work, they took the initiative to make games that came from the surrounding natural resources, namely a type of fern/fern plant and then added Injang (Song Cloth), a net and a field as playing media. Paku Sukha traditional sports players in a team consisting of five players. Four players are tasked with holding two Injang (cloth sarongs), forming two pairs on the playing field. Meanwhile, another person serves as the ball thrower, who throws the ball to one of the players on the field at the start of the game and when collecting the ball results from the points that will be obtained. Each group must reach nine points in order to win the game.
Co-Authors Ade Yeni Aprilia Aey Fadilah, Yasin Agustia, Rini Ahmad Nuruhidin Alwie, Rakhmat Ramdhani Armanjaya, Satria Audrey, Cresentia Bambang Pontjo Priosoeryanto Bastian, Arif Alexander Bella Rofi Bungsudi Desi Nadya Aulena Dhani, Muhammad Esti Mumpuni Esti Mumpuni Esti Mumpuni, Esti Evi Susanti Fadlu Rachman Fajar Ramadhan, Ziko Fitry Angger Pangestu Gayatri Indah Pramesti Gumay, Jovana Renaldy Hakim, Zainur Rahman Hutagaol, Lungguk Indriani, Aqilah Idelia Julian Rahmat Lalu Sanik Wahyu Fadil Amrulloh Lidya Luziana Lilik Sulastri Lilik Sulastri LUNGGUK HUTAGAOL Lungguk Hutagaol Luziana, Lidya Marlien Bokko Martati, Titiek Maulinda, Elvi Sahri Mawijaya, Agus Megawati - Muhamad Yamin Muhamad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Zulfadhli, Muhammad Mulatsari, Esti Nabila Prihantini Khairunnisa Natthawani, Amitta Nawasiah, Nana Novi Yantih Noviyantih, Noviyantih NURAINI HARMASTUTI Nurmala Ahmar Nuruhidin, Ahmad Panca Bayu Chandra, Pra Pratama, Rendy Yudha Pratamaa, Yuga Rachman, Fadlu Rachmi Ridho Rahmat, Ayi Ramadhan, Islami Al-Kaffah Ramadhani, Karina Natasya Ramani, Sofyan Raymond R. Tjandrawinata Rhahmadini, Yahdi Thia Risna Rosmiyati Saeful Amin Saeful Amin Salsabila Adlina Saputra, Putri Windari Sarah Annisaa Nurwan Sari Dewi, Rika Sari, Felinda Sekar Harsti Rahmadhani Shaquille, Haikal Shirly Kumala Shofiyah Simanjuntak, Josua Donrio Simanjuntak, Vino Soaduon Siswandono, Siswandono Sodik, Alfan Nur Syaifurrohman, Amir Syamsudin Abdillah Syifa Aulia Taqwa, Iqbal Ananda Ulfa Isni Kurnia Utami, Santi Yanuarti Winana Kartika Dewi Wirabrata, I Gede Made Wiwi Winarti Yogaswara, Amira Thufailla Zahra, Nurulita Az Ziko Fajar Ramadhan, Ziko Fajar