p-Index From 2021 - 2026
4.727
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA ELEKTRIKA DEDIKASI JURNAL MAHASISWA Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika e-Jurnal Arus Elektro Indonesia Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis Akuntabel : Jurnal Ekonomi dan Keuangan ADMINISTRASI PUBLIK Jurnal Agrotek Lestari Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan dan Administrasi Publik AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Resolusi: Jurnal Sosial Politik COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Jurnal Teknik Industri Jurnal Pengabdian Mandiri Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Teknik Elektro The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Jurnal Sains Student Research Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Transaction: Journal of Taxation, Accounting, Management and Economics Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Prosiding Seminar Nasional Unimus Epaper Bisnis: International Journal Entrepreneurship and Management International Journal of Technology and Education Research International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jurnal Ilmu Administrasi dan Pemerintahan Indonesia Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
Claim Missing Document
Check
Articles

Hallyu Di Tingkat Lokal: Representasi Budaya Korea Dalam Aktivitas Komunitas Kpop Kota Malang Samantha Dorothy Sitorus; Angela Christy Kusumaputri Nalle; Naomi Clarita Alexis Tarigan; Rahma Naura Iman; Agnesia Lolita Situmeang; Andi Setiawan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.872

Abstract

Gelombang budaya populer Korea Selatan (Hallyu) telah berkembang menjadi fenomena global yang tidak hanya mendorong konsumsi budaya populer, tetapi juga membentuk praktik representasi budaya dan relasi kultural lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Korea direpresentasikan dalam aktivitas komunitas K-Pop di Kota Malang melalui ruang digital dan media publik, serta bagaimana aktivitas tersebut dapat dipahami sebagai bentuk diplomasi budaya non-negara di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan analisis berbasis data sekunder, meliputi konten media sosial, dokumentasi kegiatan komunitas, publikasi daring, dan literatur akademik. Data dianalisis menggunakan analisis dokumen dan analisis konten kualitatif dengan kerangka teori representasi budaya dan diplomasi budaya non-negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas K-Pop di Kota Malang secara aktif memproduksi dan merepresentasikan budaya Korea melalui simbol visual, bahasa, performativitas fandom, dan praktik sosial kolektif yang berlangsung di ruang digital maupun ruang publik. Lebih jauh, aktivitas komunitas tersebut berfungsi sebagai praktik diplomasi budaya non-negara yang bersifat organik, partisipatif, dan berbasis komunitas, di mana daya tarik budaya Korea dibangun melalui pengalaman sosial sehari-hari tanpa keterlibatan langsung institusi negara. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dengan memperluas pemahaman diplomasi budaya sebagai praktik kultural desentralistik yang dijalankan oleh aktor non-negara melalui aktivitas keseharian (everyday cultural diplomacy) di tingkat lokal.
Evaluasi dan Perkembangan Ketahanan Pangan Indonesia Tahun 2023–2025 berdasarkan Kerangka Empat Pilar FAO Nabilah Zahra Tiftazani; Muhammad Rifkie Sabitul Noerzaman; Cika Gracella Hermawan; Nada Askori; Maulidia Iftitakhur Rohmah; Andi Setiawan
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1397

Abstract

Food security is a critical and crucial issue for Indonesia, facing multidimensional challenges such as climate change, import dependence, and inequality in distribution processes. This study aims to evaluate the development of Indonesia's food security between 2023 and 2025 using the FAO's four pillars framework (Availability, Accessibility, Utilization, and Stability). The research method used is descriptive qualitative, utilizing secondary data from various government reports and international institutions. The research results show that Indonesia's food security is in a state of "unstable recovery." There has been progress in the utilization pillar, as evidenced by a decrease in stunting prevalence and improvements in food production by 2025. However, food security remains under pressure due to structural vulnerabilities in the pillars of availability (dependence on imports and production fluctuations), accessibility (unequal distribution and limited purchasing power), and stability (climate impacts and global price fluctuations). It is concluded that despite progress, Indonesia's food security is not yet fully robust. Integrated policies focused on production diversification, distribution reform, strengthening food reserves, and accelerating nutritional improvements are needed to build more resilient food security.
JEJARING KELEMBAGAAN BAWASLU DALAM PENANGANAN PELANGGARAN PEMILIHAN UMUM SERENTAK Andi Setiawan
Jurnal Academia Praja Vol 3 No 02 (2020): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v3i2.161

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia yang kemudian disebut dengan Bawaslu RI dalam menjalankan fungsinya sebagai salah satu dari tiga lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia. Pemilihan Umum atau Pemilu Serentak dilaksanakan pada tahun 2019 dimana memiliki kompleksitas masalah dari Pemilu pada umumnya, hal ini dikarenakan ruang lingkup yang begitu luas. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan langkah strategis dalam menjalankan fungsi lembaga melalui hubungan antar lembaga dengan Stakeholders. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif yang datanya disajikan dalam bentuk deskriptif oleh penulis. Kerangka Konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nework Governance oleh Klijn, Koppenjan, & Termeer hal ini dikarenakan sesuai dengan tujuan penulis untuk melihat bagaimana hubungan antar lembaga dengan Stakeholders dijalankan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bawaslu RI dalam menjalankan fungsi pengawasannya melakukan hubungan antar lembaga yang dikategorikan menjadi empat subjek yaitu: (1)Lembaga Pemerintah, (2)Non Government Organization (NGO), (3)Perguruan Tinggi, dan (4)Media. Dalam menjalankan hubungan antar lembaga tersebut telah diimplementasikan dalam Network Governance yaitu membentuk persepsi/interpretasi, menentukan aktor/sumberdaya, dan membangun institusi/norma. Kemudian, melalui data hubungan antar lembaga Bawaslu RI cenderung memiliki arah untuk membangun hubungan dengan lembaga pemerintah dibanding tiga subjek lainnya seperti NGO, Perguruan Tinggi dan Media. Kata Kunci: Hubungan Antar Lembaga, Pemilu Serentak, Network Governance
Efektivitas Amandemen Organik dan Trikoderma dalam Meningkatkan Kualitasi Pembibitan Kopi Arabika pada Tanah Andisol Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo Diki wahyudi Hutabarat; Andi Setiawan; Kabul Warsito
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i2.12717

Abstract

This research aims to evaluate how effective the use of organic amendments and Trichoderma mushrooms is in increasing the quality of Arabica coffee seeds planted on Andisol type land in the Namanteran District, Karo Regency. The method used is a random igroup design (RAK) with a single treatment design (non-factorial), which consists of eight different treatments and each of them is repeated four times. The treatments include: A0 (no treatment/control), A1 (compost 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A2 (biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A3 (manure 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A4 (manure 20 g + biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A5 (compost 20 g + biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A6 (compost 20 g + 20 g + Trichoderma 10 g per plant), and A7 (biochar 20 g + manure 20 g + Trichoderma 10 g per plant). The parameters observed in this research include plant height, stem diameter, leaf number, leaf surface area, and root system length. This treatment showed a real influence on all plant growth parameters, including height, stem diameter, number of leaves, leaf area, and root length at ages 2 and 3 BST.Keywords: Coffee, Seedling Cultivation, Organic Amendment, Trichoderma
Co-Authors Adela Tri Anzani Adella Tri Anzani Agnesia Lolita Situmeang Agung Stiawan Ahmad Faizin Ahmad Jaeni Ana Putri Nastiti Andrew D Garner Angela Christy Kusumaputri Nalle Anung B Studyanto Anung Studiyanto Aris Kiswanto Astohar Astohar Astuti, Rif'ah Dwi Bagus Yunianto W Bagus Yunianto Wibowo Bagus Yunianto Wibowo, Bagus Yunianto BUDI SUMARTONO Cika Gracella Hermawan Destine Fajar Wiedayanti Dewi Mahrani Rangkuty dewi susanti Diki wahyudi Hutabarat Dimas Pratama FAJAR HIDAYAT Fasha Septia Putri Faza Octavio Abdi Robbil Ka’bah George Towar Ikbal Tawakkal Hadiahti Utami Hapzi Ali HARI MOEKTIWIBOWO Hartono Hartono Irin Mirrah Luthfia Irma Fitriana Ulfah Irma Lusi Nugraheni Jati Nugroho Kabul Warsito Kaleb Endless Fidel Katon Galih Setyawan Lutfianto, Ifan Lu’lu Purwaningrum Lu’lu’ Purwaningrum M Nahar M. Nahar Makmun Riyanto Maulidia Iftitakhur Rohmah Muchammad Ardhian Wicaksono Muhammad Aulia Syahdanjani Muhammad Imron Muhammad Rifkie Sabitul Noerzaman Muhammad Rohadi Nabilah Zahra Tiftazani Nada Askori Nanang Adie Setyawan Naomi Clarita Alexis Tarigan Ni Luh Gede Ratna Juliasih Noor Suroija Nurwijayanti Pungky Habib Bachtiar Rahma Naura Iman Rahmanu Widayat Resti Triana Ningsih Retno Winarti Riki Adiyanto Riska Franita Riza Anindya Nabila Putri Rizqi Bachtiar Rosyidatul Lutfiah Samantha Dorothy Sitorus Sandi Supaya Saptianing Saptianing, Saptianing Shobihus Surur Silfia Mona Aryani SITI AISAH Sri Astuti Sri Eka Sadriatwati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Subandi Subandi Sukma Perdana Prasetya Sulistyo Sulistyo Sumanto Sumanto Suryani Sajar SUTRISNO Suwardi Suwardi Suwardi Thomas R Seitz Triwahju Hardianto Yarmaidi Yarmaidi Yulia Setyaningrum Zaidan Mauliddan Zeldi Januarif Akhtiar