p-Index From 2021 - 2026
4.608
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi dan Perkembangan Ketahanan Pangan Indonesia Tahun 2023–2025 berdasarkan Kerangka Empat Pilar FAO Nabilah Zahra Tiftazani; Muhammad Rifkie Sabitul Noerzaman; Cika Gracella Hermawan; Nada Askori; Maulidia Iftitakhur Rohmah; Andi Setiawan
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1397

Abstract

Food security is a critical and crucial issue for Indonesia, facing multidimensional challenges such as climate change, import dependence, and inequality in distribution processes. This study aims to evaluate the development of Indonesia's food security between 2023 and 2025 using the FAO's four pillars framework (Availability, Accessibility, Utilization, and Stability). The research method used is descriptive qualitative, utilizing secondary data from various government reports and international institutions. The research results show that Indonesia's food security is in a state of "unstable recovery." There has been progress in the utilization pillar, as evidenced by a decrease in stunting prevalence and improvements in food production by 2025. However, food security remains under pressure due to structural vulnerabilities in the pillars of availability (dependence on imports and production fluctuations), accessibility (unequal distribution and limited purchasing power), and stability (climate impacts and global price fluctuations). It is concluded that despite progress, Indonesia's food security is not yet fully robust. Integrated policies focused on production diversification, distribution reform, strengthening food reserves, and accelerating nutritional improvements are needed to build more resilient food security.
JEJARING KELEMBAGAAN BAWASLU DALAM PENANGANAN PELANGGARAN PEMILIHAN UMUM SERENTAK Andi Setiawan
Jurnal Academia Praja Vol 3 No 02 (2020): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v3i2.161

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia yang kemudian disebut dengan Bawaslu RI dalam menjalankan fungsinya sebagai salah satu dari tiga lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia. Pemilihan Umum atau Pemilu Serentak dilaksanakan pada tahun 2019 dimana memiliki kompleksitas masalah dari Pemilu pada umumnya, hal ini dikarenakan ruang lingkup yang begitu luas. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan langkah strategis dalam menjalankan fungsi lembaga melalui hubungan antar lembaga dengan Stakeholders. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif yang datanya disajikan dalam bentuk deskriptif oleh penulis. Kerangka Konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nework Governance oleh Klijn, Koppenjan, & Termeer hal ini dikarenakan sesuai dengan tujuan penulis untuk melihat bagaimana hubungan antar lembaga dengan Stakeholders dijalankan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bawaslu RI dalam menjalankan fungsi pengawasannya melakukan hubungan antar lembaga yang dikategorikan menjadi empat subjek yaitu: (1)Lembaga Pemerintah, (2)Non Government Organization (NGO), (3)Perguruan Tinggi, dan (4)Media. Dalam menjalankan hubungan antar lembaga tersebut telah diimplementasikan dalam Network Governance yaitu membentuk persepsi/interpretasi, menentukan aktor/sumberdaya, dan membangun institusi/norma. Kemudian, melalui data hubungan antar lembaga Bawaslu RI cenderung memiliki arah untuk membangun hubungan dengan lembaga pemerintah dibanding tiga subjek lainnya seperti NGO, Perguruan Tinggi dan Media. Kata Kunci: Hubungan Antar Lembaga, Pemilu Serentak, Network Governance
Efektivitas Amandemen Organik dan Trikoderma dalam Meningkatkan Kualitasi Pembibitan Kopi Arabika pada Tanah Andisol Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo Diki wahyudi Hutabarat; Andi Setiawan; Kabul Warsito
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i2.12717

Abstract

This research aims to evaluate how effective the use of organic amendments and Trichoderma mushrooms is in increasing the quality of Arabica coffee seeds planted on Andisol type land in the Namanteran District, Karo Regency. The method used is a random igroup design (RAK) with a single treatment design (non-factorial), which consists of eight different treatments and each of them is repeated four times. The treatments include: A0 (no treatment/control), A1 (compost 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A2 (biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A3 (manure 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A4 (manure 20 g + biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A5 (compost 20 g + biochar 20 g + Trichoderma 10 g per plant), A6 (compost 20 g + 20 g + Trichoderma 10 g per plant), and A7 (biochar 20 g + manure 20 g + Trichoderma 10 g per plant). The parameters observed in this research include plant height, stem diameter, leaf number, leaf surface area, and root system length. This treatment showed a real influence on all plant growth parameters, including height, stem diameter, number of leaves, leaf area, and root length at ages 2 and 3 BST.Keywords: Coffee, Seedling Cultivation, Organic Amendment, Trichoderma
Co-Authors Adela Tri Anzani Adella Tri Anzani Agnesia Lolita Situmeang Agung Stiawan Ahmad Faizin Ahmad Jaeni Ana Putri Nastiti Andrew D Garner Angela Christy Kusumaputri Nalle Anung B Studyanto Anung Studiyanto Aris Kiswanto Astohar Astohar Astuti, Rif'ah Dwi Bagus Yunianto W Bagus Yunianto Wibowo Bagus Yunianto Wibowo, Bagus Yunianto BUDI SUMARTONO Cika Gracella Hermawan Destine Fajar Wiedayanti Dewi Mahrani Rangkuty dewi susanti Diki wahyudi Hutabarat Dimas Pratama FAJAR HIDAYAT Fasha Septia Putri Faza Octavio Abdi Robbil Ka’bah George Towar Ikbal Tawakkal Hadiahti Utami Hapzi Ali HARI MOEKTIWIBOWO Hartono Hartono Irin Mirrah Luthfia Irma Fitriana Ulfah Irma Lusi Nugraheni Jati Nugroho Kabul Warsito Lutfianto, Ifan Lu’lu Purwaningrum Lu’lu’ Purwaningrum M Nahar M. Nahar Makmun Riyanto Maulidia Iftitakhur Rohmah Muhammad Aulia Syahdanjani Muhammad Imron Muhammad Rifkie Sabitul Noerzaman Muhammad Rohadi Nabilah Zahra Tiftazani Nada Askori Nanang Adie Setyawan Naomi Clarita Alexis Tarigan Ni Luh Gede Ratna Juliasih Noor Suroija Nurwijayanti Pungky Habib Bachtiar Rahma Naura Iman Rahmanu Widayat Resti Triana Ningsih Retno Winarti Riki Adiyanto Riska Franita Riza Anindya Nabila Putri Rizqi Bachtiar Rosyidatul Lutfiah Samantha Dorothy Sitorus Sandi Supaya Saptianing Saptianing, Saptianing Setyawan, Katon Galih Shobihus Surur Silfia Mona Aryani SITI AISAH Sri Astuti Sri Eka Sadriatwati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Subandi Subandi Sukma Perdana Prasetya Sulistyo Sulistyo Sumanto Sumanto Suryani Sajar SUTRISNO Suwardi Suwardi Suwardi Thomas R Seitz Triwahju Hardianto Yarmaidi Yarmaidi Yulia Setyaningrum Zaidan Mauliddan Zeldi Januarif Akhtiar