p-Index From 2021 - 2026
6.624
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Gizi dan Pangan Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia MEDIA MEDIKA INDONESIANA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Nutrition College Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keolahragaan Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin ODONTO Dental Journal Jurnal Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa Journal of Health Education JST ( Jurnal Sains Terapan ) GIZI INDONESIA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Journal of Applied Food Technology Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Journal of Maternal and Child Health Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM Unnes Journal of Public Health Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Medical Technology and Public Health Journal Medical and Health Science Journal AVICENNA Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Narra J Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Social Research Odonto dental journal Jurnal Bidan Cerdas Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Amerta Nutrition

Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara Berkembang Indah Budiastutik; Muhammad Zen Rahfiludin
Amerta Nutrition Vol. 3 No. 3 (2019): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.599 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v3i3.2019.122-129

Abstract

Background: The problem of stunting occurs in developing countries including Indonesia. In Indonesia the prevalence of child stunting is 30.8%, still above the world prevalence, which is 22.2%. The prevalence of stunting in sub-Saharan Africa is 34.5%, in Ethiopia is 52.4%, and the prevalence of stunting in Congo is 40%. While WHO stipulates that nutrition problems should not exceed 20%. Stunting could inhibit linear growth, development and degenerative diseases later in adulthood.Objective: This review discussed the risk factors of child stunting in developing countries.Discusion: One of the causes of increased stunting in children was due to inadequate nutritional intake in a long period. Stunting was often not realized by parents and only visible after the age of 2 due to low stature. Based on the results of the literature review the likelihood of stunting in developing country were: 16.43 times morelikely due to low birth length, 3.27 times higher due to maternal education, 2.45 times higher if the children were living in rural area, 4.5 times higher due to low birth weight, no risk Antenatal Care increase the risk 3.4 times, 6.38 times higher due to no immunization, and no exclusive breastfeeding increase the risk of stunting 4.0 times.Conclusion: The risk factor for child stunting in developing countries are exclusive breastfeeding, socioeconomic, low birth weight, length of birth, low maternal education, infectious disease.ABSTRAKLatar Belakang: Masalah stunting (stunting) yang terjadi di Negara Berkembang seperti Indonesia masih tinggi yaitu 30,8% masih  di atas dunia yaitu 22,2%.  Stunting di sub sahara Afrika 34,5%, di Ethiopia  52,4%, prevalensi stunting di Congo 40%. Word Health Organization sudah menentukan bahwa terjadinya masalah gizi suatu negara sebaiknya kurang dari 20%. Stunting memiliki risiko gangguan pertumbuhan, perkembangan dan penyakit degeneratif pada usia dewasa nanti.Tujuan: Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risikos apa saja yang dapat menentukan terjadinya stunting anak di Negara berkembang.Ulasan: Berdasarkan dari beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa salah satu penyebab stunting pada anak adalah karena tidak terpenuhinya gizi yang baik pada kurun waktu yang panjang dan sering kali tidak disadari oleh orang tuanya sehingga setelah anak usia di atas 2 tahun baru terlihat bahwa anaknya mengalami stunting. Berdasarkan hasil literatur review menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya stunting adalah panjang lahir berisiko 16,43 kali, pendidikan ibu yang rendah berisiko 3,27 kali, serta anak yang tinggal di desa berisiko 2,45 kali,  BBLR berisiko 4,5 kali, tidak ANC berisiko 3,4 kali, tidak imunisasi berisiko 6,38 kali, dan tidak ASI Eksklusif berisiko 4,0 kali  adalah merupakan faktor risiko  stunting anak di negara berkembang.Kesimpulan: Hasil sintesis ini secara konsisten yang menjadi faktor risikos terjadinya stunting pada anak di negara berkembang adalah tidak diberikan ASI eksklusif, sosial ekonomi, berat bayi lahir rendah, panjang lahir, pendidikan ibu rendah, penyakit infeksi.
Faktor Risiko Determinan Yang Konsisten Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan: Tinjauan Pustaka Ratnawati Ratnawati; Mohammad Zen Rahfiludin
Amerta Nutrition Vol. 4 No. 2 (2020): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.532 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v4i2.2020.85-94

Abstract

Background : Stunting remains a global health issue with a prevalence of 21.9% in 2018. Many variables of stunting risk factors have been studied. Research results that show dominant risk factors that consistently affect stunting are needed as a priority for prevention.Objective: To determine the dominant risk factors that are consistently associated with stunting events.Methods: This systematic review was carried out using the Google Scholar search engine and Springerlink E-Journal using the keyword stunting of children aged 6-24 months.  Exclusion criteria were published >5 years, journals were not reputable on SCIMAGOJR and were referenced <10 times and has a sinta index > 2.Results: There were 3 international journal articles Q1 and 5 national journals accredited by Sinta 2. The number of variables studied in 8 journals is 51 Variables. There were 36 variables that were conducted only one study with significant results related to the incidence of stunting as many as 16 variables and 20 variables were not significant. The variables conducted by the research with inconsistent analysis results were 8 variables. Dominant variables that show a significant relationship with the incidence of stunting consistently from four different studies are low birth weight (LBW) and family income / family welfare index. The lowest & highest risk factors LBW (OR=3.26 & 5.870), Income / welfare index (OR=2.2 & 8.5). Protein Adequacy Level (OR=5.54 & 7.65) and children aged 12-24 months (AOR=2.688 & 3.24) were consistent in 2 studies.Conclusion: LBW, income / family welfare index, level of protein adequacy and children aged 12-24 months were variables with dominant and consistent stunting risk factors.ABSTRAKLatar Belakang : Stunting masih menjadi masalah kesehatan di dunia dengan prevalensi 21,9 % pada tahun 2018. Ada Banyak variabel faktor risiko stunting yang sudah diteliti. Penelurusan hasil penelitian yang menunjukkan faktor risiko dominan secara konsisten mempergaruhi stunting sangat diperlukan sebagai prioritas untuk pencegahan.Tujuan : Untuk mengidentifikasi  faktor risiko dominan yang secara konsisten bermakna hubungannya dengan kejadian stunting.Metode : Tinjauan pustaka ini dilakukan dengan mengunakan search engine google scholar dan springerlink E- Journal  mengunakan kata stunting usia 6-24 bulan. Kriteria esklusi terbit > 5 tahun terakhir, jurnal tidak bereputasi pada SCIMAGOJR dan dirujuk < 10 kali dan sinta > 2.Hasil Ulasan : Didapatkan 3 artikel jurnal internasional Q1 dan 5 jurnal nasional terakreditasi Sinta 2. Jumlah variabel yang diteliti pada 8 jurnal sebanyak 51 Variabel. Didapatkan 36 variabel yang dilakukan hanya satu kali penelitian dengan hasil yang signifikan berhubungan dengan kejadian stunting sebanyak 16 variabel dan 20 variabel tidak signifikan. Variabel yang dilakukan penelitian dengan hasil analisis yang tidak konsisten sebanyak 8 variabel. Variabel dominan yang menunjukkan hubungan bermakna dengan kejadian stunting secara konsisten dari empat penelitian yang berbeda adalah BBLR dan pendapatan keluarga/indeks kesejahteraan keluarga.  Faktor risiko yang terendah&tertinggi BBLR (OR=3,26 & 5,870), Pendapatan/Indeks kesejahteraan (OR=2,2&8,5).  Tingkat Kecukupan Protein (OR=5,54 & 7,65) dan usia anak 12-24 bulan (AOR =2,688 & 3,24) konsisten pada 2 penelitian.Kesimpulan BBLR, pendapatan /indeks kesejahteraan keluarga, tingkat kecukupan protein dan usia anak 12-24 bulan merupakan variabel dengan faktor risiko stunting yang dominan konsisten. 
Pengaruh Metode Emo-Demo terhadap Pengetahuan, Motivasi, dan Self-Efficacy Ibu Mengenai Praktik Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono: The Effect of the Emo-Demo Method on Mothers' Knowledge, Motivation, and Self-Efficacy Regarding Exclusive Breastfeeding Practices in the Sumowono Community Health Center Working Area Idroes, Syarifah Zahwana Tasya Al; Pangestuti, Dina Rahayuning; Rahfiludin, Mohammad Zen
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 3SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 4th Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i3SP.2024.51-60

Abstract

Background: Breast milk is the main source of nutrition for newborns up to six months of age. Data from Statistics Indonesia (BPS) shows a decline in the number of infants receiving exclusive breastfeeding in Central Java. This study aimed to see the effect of the Emo-Demo method on mothers' knowledge, motivation, and self-efficacy regarding exclusive breastfeeding practices in the Sumowono Community Health Center Working Area. Objectives: This study aimed to determine the effect of the application of the Emo-Demo method on mothers' knowledge, motivation, and self-efficacy regarding exclusive breastfeeding practices in the intervention and control groups. Methods: The study employed a quasi-experimental pretest-posttest control group design, involving 71 respondents: 43 mothers in an intervention group and 28 mothers in a control group. The research instruments included an interview guide, research questionnaires, Emo-Demo method modules, a microtoise, and a digital scale. Data was analyzed using univariate and bivariate methods (Mann-Whitney and Wilcoxon tests). Results: The Emo-Demo method improved mothers' knowledge and motivation, implying that there were significant effects on both knowledge (<0.001) and motivation (<0.001) between groups. In contrast, there were no significant effects on self-efficacy (0.070) and exclusive breastfeeding practices (0.439) between groups. Conclusions: The Emo-Demo method was effective in measuring the knowledge and motivation of mothers in the Sumowono Community Health Center Working Area.
Co-Authors Adlinsyah, Diva' Noeriza Aredya Adriyan Pramono Ahmad Syauqy Aisyah Aisyah Aisyiah, Aisyiah Alfi Fairuz Asna Ali Rosidi Ali Rosidi Ali Rosidi Anggraeni, Neni Ani Margawati Ani Margawati Ani Margawati Anies Anies Anisatul Khofidzoh Anita Sulistyorini Anjani, Gemala Apoina Kartini Aprilliyani Pepi Lusita Aredya, Diva' Noeriza Arti, Dwi Windu Kinanti ARUBEN, RONY Arulita Ika Fibriana Arum, Rzky Arviyani, Tiffany Nisa Astutik Astutik Aulia Annisa Ayuningtyas Ayuningtyas Bagoes Widjanarko Bandawati, Bandawati Bekti Putri Harwijayanti Binar Panunggal BUDIYONO Budiyono Budiyono Cahya Tri Pumami Camelia Nurjannah Cecep Kusmana Christin Hiyana Tunggadewi Daru Lestantyo Debby Rizky Amelia Devi sari Devy Aulia Juniar Devy Noviandhita Anggarani, Devy Dewi Puspitaningrum Dewi Ratnasari Dharminto Dharminto Dhea Salisa, Merisha Diah Krisnansari Diah Ratnasari Dian Isti Cahyani Dian Nursanti Diana Nur Afifah, Diana Nur Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Distrika Philani Dita Kartika, Dita Dwi Astuti Dwi Ayu Novitasari, Dwi Dwi Kurnia Yulia Ratnasari Dwi Sutiningsih Edi Dharmana Elisa Henny Ella Febriana Emiyanti, Emiyanti Endang Mahati Endang Mahati Eni Kurniawati Erni Gustina Eros Rosmiati Etika Ratna Noer Etika Ratna Noor Fadhila, Akbar Kholish Fannisa Mahastuti Farid Agushybana Febriyanti, Tiara Amidhea Fitri Khoiriyah P. Fitri, Annisa Aulia Fitri, Reza Kartika Fitriyani Wijayanti Hapsari, Qori Chairunisa Hardhono Susanto Hardhono Susanto Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herliana Endang Supriyatini Hertanto Wahyu Subagio Hidayanti, Lilik Himma Sahulika Idroes, Syarifah Zahwana Tasya Al Ihda Nur Kasyifa Ikhtiarti, Wulandari Imas Rini Indah Budiastutik Indrawati Wurdianing, Indrawati Indrianto, Gunawan Sapto Izzatul Arifah Jatu Safitri Cahyahati Juwita Pramodya Wardhani, Juwita Pramodya Karinta Ariani Setiaputri Khasanah, Dwi Puji Khikmah Wati Kholidah, Nur Laksmi Widajanti Laksmi Widajanti Linda Meliati Lintang Dian Saraswati Livia Nur Ghassani Mardiah Nur Arlita Nasution, Mardiah Nur Maria Mexitalia Martha IK Martha Irene Kartasurya Martini Martini Meidiana Dwidiyanti Merry Wenda Meylda Intantiyana Mia Afritia Misrina Ulil Aziza Mohammad Irsam Muhammad Azinar Mursid Raharjo Nadyah Ayu Ginanti Naintina Lisnawati Nia Dhesti Arindita, Nia Nisa, Alfiana Ainun Nova Adiani Priastari Novia Arista Novia Luthviatin Nughraheni, S. A. Nugraheni, SA. Nur Amin Nur Amin, Nur Nur Asiah Rahmi Nur Wulandari Nurani Hari Murti Nuril Nikmawati Nurul Aindina Madaliana Nurul Fadhilah Nyoman Suci W, Nyoman Suci Oktiyani Puspita Sari Onny Setiani Permatasari, Claudia Praba Ginandjar Pradipta Kurniasanti Prananingrum Kinasih Puji Sri Rahayunigtyas Pusaka, Semerdanta Pusporini, Anggraeni Dyah Rahmah, Farida Noor rahmuniyati, merita eka Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Refky Dermawan Ria Yuniati Riezky Aulia Yulandani Rita Kartika Syarif Ronny Aruben S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . SA Nugraheni SA Nugraheni, SA SA. Nugraheni Santi Mutiara Purnama Asri Santi Rahayu Saputri, Ulfa Ayu Selvina Arum Dewanti SETIAPUTRI, KARINTA ARIANI Setyaningsih, Rini Indah Setyatama, Ike Putri Sholahuddin, Irfan Sholekhah, Nur Khamilatusy Siti Fatimah SITI FATIMAH Siti Fatimah Pradigdo Sofiyetti, Sofiyetti Sonya Hayu Indraswari Sri Achadi Nugraheni Sri Madinah Sri Winarni Suci Musvita Ayu Suhartono SULISTIYANI SULISTIYANI Sulistyawati Sulistyawati Sumarah Sumarah Surip Surip Suroto Suroto Suroto suroto Sutopo Patria Jati Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Arifin Syamsulhuda BM Talitha Rahma Nur Aini Tamalla, Putri Nur Temi Chintia Risva Tias Larasati Tiffany Nisa Arviyani Tinuk . Istiarti Titin Prihatin Triana Sri Hardjanti, Triana Sri Triwahyuningsih, Ria Y. Umaroh Umaroh, Umaroh Virnanda Adani Vita Rizky Pradani Sugiyanto Wanda Lestari, Wanda Wellina, Wiwien Fitrie Wijayanti, Deti Wulan Ayu Kusumanngtyas Wulansari - Yudhy Dharmawan Yugharyanti, Tsamara Putri Yuliana, Aniestia Yuliani Setyaningsih Yuliarti Yuliarti Yuliarti, Yuliarti Yuliarti Yuni Atika Sari