p-Index From 2021 - 2026
6.641
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA RUMAH MAKAN BEBEK SAKTI KENDARI DI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI Waode Istiqoma; Ine Fausayana; Ilma Sarimustaqiyma Rianse
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i4.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif menggunakan Regresi Linear Berganda.  Populasi  dalam  penelitian  ini adalah  konsumen  rumah  makan  bebek sakti kendari.  Metode  penentuan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan kedua variabel independen yang diteliti yaitu kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.
ANALISIS FLUKTUASI HARGA BERAS DI TINGKAT PETANI, PEDAGANG, DAN PENGECER DI KOTA KENDARI Wulan Arifin; Ilma Sarimustaqyma Rianse; Hadi Sudarmo
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2094

Abstract

Fluktuasi harga komoditas pertanian kini sudah mencapai kondisi serius akibat peningkatan permintaan yang tidak diimbangi dengan kecukupan pasokan. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, hampir 90% masyarakat Indonesia mengkonsumsi nasi. Kondisi tersebut menyebabkan komoditas beras memberikan pengaruh yang signifikan terhadap stabilitas perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi harga dan tren harga gabah kering panen dan gabah kering giling di tingkat petani serta mengetahui fluktuasi harga dan tren harga beras di tingkat pedagang besar dan tingkat eceran di Kota Kendari. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis tren linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga gabah dan beras cenderung meningkat setiap tahunnya karena berbagai faktor antara lain: fluktuasi produksi beras; permintaan dan pasokan beras; Kebijakan pemerintah; kondisi perekonomian nasional; dan peristiwa global. Sementara itu, tren untuk harga butiran kering yang dipanen di tingkat petani pada tahun 2024 adalah IDR 4,801 per kilogram, tren untuk harga gandum kering di tingkat petani pada tahun 2023 adalah IDR 5,601 per kilogram, tren untuk harga dari beras di tingkat pedagang besar pada tahun 2024 sebesar Rp12.251 per kilogram, dan tren harga beras di tingkat eceran pada tahun 2024 sebesar Rp13.430 per kilogram. Harga gabah dan harga beras di Kota Kendari dari tahun 2014-2024 (Januari-Maret) cenderung meningkat setiap tahunnya, hal ini sejalan dengan tren harga gabah dan beras di Kota Kendari yang juga mengalami naik turun dari tahun 2014- 2024. Untuk mengendalikan harga gabah dan beras, pemerintah harus melakukan banyak hal, antara lain; penyesuaian harga pembelian gabah oleh pemerintah; operasi pasar; pengelolaan cadangan beras pemerintah; dan pengendalian impor beras.
ANALISIS KONTRIBUSI USAHATANI JAMBU METE (Anacardium Occidentale) TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA WOWONGA JAYA KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA Alan Canra; Ilma Sarimustaqiyma Rianse; Samsul Alam Fyka
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2114

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa besar pendapatan petani dari sektor usahatani jambu mete di Desa Wowonga Jaya Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara, dan mengetahui Berapa besar kontribusi usahatani jambu mete terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Wowonga Jaya Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara pada bulan Januari sampai bulan Februari 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 orang petani jambu mete. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sensus dimana peneliti mengambil seluruh populasi petani jambu mete di Kecamatan Kulisusu Utara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantittatif digunakan untuk mengetahui tingkat pendapatan usahatani jambu mete. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani dari sektor usahatani jambu mete di Desa Wowonga Jaya Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara sebesar Rp497.440.000 dengan jumlah rata-rata mencapai 40.683.870. Kontribusi usahatani jambu mete terhadap tingkat pendapatan rumah tangga petani di Desa Wowonga Jaya Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara sebesar 70.15%. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani jambu mete memiliki peranan penting dalam meningkatkan pendapatan petani di Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara.
DESKRIPSI FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETANI JAGUNG DI KECAMATAN SAWERIGADI KABUPATEN MUNA BARAT Ahmad Ical; Ilma Sarimustaqiyma Rianse; Munirwan Zani
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2201

Abstract

Kebijakan pembangunan pertanian di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, memiliki kualitas dan keberlanjutan sehingga memiliki harga yang terjangkau begitupun di Sulawesi Tenggara khususnya di Kabupaten Muna Barat. Kecamatan Sawergadi merupakan wilayah administrasi Kabupaten Muna Barat memiliki luas panen jagung terbanyak kedua setelah Kecamatan Wadaga dengan total luasan 962 hektar. Kajian ini secara spesifik mengurai dampak sosial dan ekonomi petani jagung di Kecamatan Sawerigadi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive) dengan  pertimbangan  Kecamatan  Sawerigadi  merupakan  kecamatan  dengan jumlah luas panen tanaman jagung urutan kedua dengan penentuan sampel dilakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder diperoleh melalui wawancara langsung kepada petani dan dikumpulan dari berbagai sumber atau pihak instansi tertentu, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian luas lahan sebanyak 21 responden dengan nilai persentase 35% memiliki luas tanaman jagung berkisar antara <1 hektar dan sebamyak 39 responden memiliki luas jagung sekitar 1-2 hektar dengan nilai persentase sebesar 65% dengan produksi jagung yang bervariatif sebanyak 52 orang responden menyatakan bahwa produksi jagung yang mereka miliki berkisar antara 1 - 10 ton dengan nilai persentase sebesar 87% begitupun dengan responden sebanyak 8 orang memiliki produksi jagung berkisar antara 11 – 14 ton dengan nilai persentase sebesar 13%. Rata-rata pendapatan tertinggi petani jagung Rp1.600.000 – Rp3.500.000 dengan rata-rata pendapatan sebesar RpRp4.111.906.
Analisis Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Petani Jambu Mete di Desa Banggai Kecamatan Duruka Kabupaten Muna di Masa Pandemi COVID 19 Wa Ode Ceniwuladari; Idrus Salam; Ilma Sarimustaqiyma Rianse
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i1.2238

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Desa Banggai merupakan desa yang menghasilkan berbagai komoditas perkebunan. berdasarkan hasil survei awal menunjukan bahwa di Desa Banggai terdapat 43 KK yang mengusahakan usahatani jambu mete. Dengan demikian petani tidak menghasilkan sendiri bahan pangan pokok untuk konsumsi rumah tangga, sehingga mereka harus membeli untuk memenuhi kebutuhan pangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui besar pengeluaran pangan petani jambu mete di Desa Banggai Kecamatan Duruka Kabupaten Muna pada masa pademi dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran pangan rumah tangga petani jambu mete di Desa Banggai Kecamatan Duruka Kabupaten Muna pada masa pandemi. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Jumlah responden rumah tangga petani jambu sebanyak 30 KK. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menghitung dan mendeskripsikan alokasi pengeluaran pangan rumah tangga dan analisis regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran pangan rumah tangga. Analisis data menggunakan rumus Y = a + b1X1 + b2 X2 + b3X3 + b4X4 + e. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pangsa pengeluaran pangan rumah tangga petani jambu mete yaitu padi-padian dan umbi-umbian sebesar 23.01%, ikan/udang/cumi/kerang/daging sebesar 41,47%, telur dan susu sebesar 3,59%, sayur-sayuran dan kacang-kacangan sebesar 3,55%, buah-buahan sebesar 1,97%, minyak dan kelapa sebesar 4,07%, kopi, teh dan gula sebesar 2,20%, bumbu-bumbuan sebesar 2,14%, makanan dan minuman jadi sebesar 6,53% dan rokok sebesar 11,49%. Faktor pendapatan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga secara parsial berpengaruh signifikan/nyata terhadap pengeluaran pangan. Sedangkan pendidikan kepala rumah tangga dan pendidikan ibu rumah tangga tidak berpengaruh signifikan/nyata terhadap pengeluaran pangan.
Analisis Bauran Pemasaran Kemasan Pangan Bioplastik Antioksidan di Kota Kendari Selvi Amalia; Ilma Sarimustaqiyma Rianse; Pertiwi Syarni
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelaku usaha sektor pangan terhadap bauran pemasaran 4P, yang mencakup aspek produk, harga, tempat, dan promosi, dan menyusun strategi yang dapat mendorong penggunaan kemasan pangan berbahan dasar bioplastik. Penelitian ini dilakukan di Kota Kendari, populasi penelitian ini adalah pelaku UMKM yang ada di Kota Kendari sedangkan teknik pengambilan sampel di tentukan dengan teknik snowball sampling dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui kuesioner dan wawancara mendalam, melibatkan 25 pelaku usaha olahan pangan yang ada di Kota Kendari periode penelitian April hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden mengenai manfaat kemasan bioplastik masih tergolong rendah. Meski demikian, seluruh responden menyatakan ketertarikan untuk beralih ke kemasan tersebut apabila kualitas dan keamanannya dapat dipastikan. Faktor produk dan promosi menjadi komponen utama yang memengaruhi minat, dengan preferensi terhadap kemasan. Strategi promosi yang bersifat edukatif, seperti media sosial dan kegiatan sosialisasi langsung, dinilai paling efektif. Harga menjadi hambatan utama jika harga kemasan bioplastik lebih mahal karna mempengaruhi biaya produksi. Ketersediaan produk yang mudah diakses melalui toko plastik, platform daring, dan kerja sama dengan percetakan lokal dianggap sangat penting. Berdasarkan temuan tersebut, strategi yang direkomendasikan mencakup pengembangan variasi desain kemasan dan kualitas kemasan yang sama dengan plastik konvensiona, harga kemasan yang tidak jauh berbeda dengan kemasan yang digunakan serta pemberlakuan harga grosir bersubsidi, peningkatan distribusi secara online dan offline, serta pelaksanaan kampanye edukasi secara terintegrasi yang didukung oleh pemerintah daerah. Diharapkan hasil studi ini dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan untuk mempercepat transisi penggunaan kemasan ramah lingkungan di kalangan pelaku usaha di Kota Kendari.
Co-Authors Abdi Abdi Abdi La Abdi Ade Sahrul Ahmad Ical Ahmad Muhajir, Ahmad Ainun Jariyah Aisyah, Tendri Nur Alan Canra Amurwani, Sulistyo Andi Awaluddin Angel Puspita Sari Any Suryantini Arfan Arfan Arsana, Made Widana Asma Jayanti Asmarita, Eganing Asniar Pascayantri Awaluddin Awaluddin Awaluddin Hamzah Awaluddin, Andi Aynul Izati Ayu, Ni Gusti Ayu Ketut Sulastri Azhar Bafadal Bahari Bahari, Bahari Darlis Darlis Dasmin Sidu Dwidjono Hadi Darwanto Efriani Efriani Erin Kristina Eva Aziza Fahria Nadiryati Sadimantara Fahria Nadiryati Sadimantara Fahria Nadiryati Sadimantara Fahria Nadiryati Sadimantara Fatma Yunita Ferdian Adi Saputra Nasran Fitrawan, La Ode Muhammad Fristiohady, Adryan Fyka, Samsul Alam Gafaruddin, Abdul Gafarudin, Abdul Grasiana Eka E.Y.G Hadi Sudarmo Hadi Sudarmo Hasballah Hasballah Hermawan, Jojon Hermina, Sitti Hidrawati Hidrawati Hidrawati, Hidrawati I made Riki Ariadi Ida Mardhiah Afrini Kasman Arifin Idrus Salam Idrus Salam Iko, La Ode Ine Fausayana Ine Fausayana Ine Fausayana, Ine Irmansyah S., Darlis Iskandar Iskandar Iswandi, R. Marsuki Jamhari, Jamhari Jukasmir Jukasmir Kusumabaka R., Muhammad Ikbal La Ode Alwi La Ode Geo La Ode Kasno Arif La Ode Midi, La Ode LA ODE SYUKUR, LA ODE Laode Muhamad Mbuyang Nadia Lestari Rahayu Waluyati Lestari, Fenti Nandia M. Tufaila Maragi, Muh. Ikhawan Alif Al Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Aswar Limi Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Iqbal Kusumabaka Rianse Muhammad Rizal Zulkarnain Munirwan Zani Nur Halizah, Nur Nurazizah Nurazizah Pama'tan, Aska Pertiwi Syarni Punde, Marvani Rahadi, Muhammad Ma’rif Rahma Dita Rosmayani Rosmayani Rukia Taslim Rustam, La Ode Saediman Saediman Sahidin Salahuddin Salahuddin Samsul Alam Fyka Samsul Alam Fyka Sarabiah, Sarty Sari, Sitna Sinda Selfina, Selfina Selvi Amalia Slamet Hartono Slamet Hartono Slamet Hartono Slamet, Agustono Sri Widodo Syahrir Syahrir Syam Rahadi Syamsiar, Syamsiar Syarni, Pertiwi Tamrin Tamrin Taridala, Sitti Aida A. Taridala, Sitti Aida Adha Usman Rianse WA KUASA Wa Ode Ceniwuladari Wa Ode Norma Wa Ode Nurlah WAHYUNI Waode Istiqoma Waode Siti Anima Hisein Waode Syamsinar Weka GUSMIARTY ABDULLAH Weka Gusmiarty Abdullah Weka Gusmiarty Abdullah, Weka Gusmiarty Weka Widayati Weka Widayati WEKA WIDAYATI winda pratiwi Wulan Arifin Yamin Yamin Yamin Yusran Yusran Yusran Yusriadin, Yusriadin Yusuf Musafir Kolewora Yusuf Musafir Kolewora Zulfikar Zulfikar ZULFIKAR LA ZULFIKAR