Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS PROSES BERPIKIR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DI SMP INKLUSI KOTA METRO (Studi Kasus pada Siswa Tunagrahita Ringan) Nurain Suryadinata; Nurul Farida
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.759 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v5i1.470

Abstract

The aims of the research is to describe the thinking process at mild intellectual disability students to solve mathematics problem. The research was a descriptive qualitative. The subjects of the research was students of grade eight SMPN 5 Metro. Technique analyzing of the data were: (1) classifying the data, (2) presenting the data, and (3) concluding the data in each categories. The results of the research showed that thinking process for mild intellectual disability students : (1) mild intellectual disability students can establishnment understanding in thinking process; (2) mild intellectual disability students can’t establishnment opinion and students cant’t using the right strategy to solve mathematics problem; (3) mild intellectual disability can’t give conclusion.
PELATIHAN PEMANFAATAN PAGUYUBAN KELAS BAGI GURU-GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING DI TK FRANSISKUS XAVERIUS BANDAR LAMPUNG Erimson Siregar; Nurain Suryadinata; Risma Margaretha Sinaga; Widyastuti Widyastuti
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the impacts felt in the world of education by the COVID-19 virus pandemic is the cessation of the face-to-face teaching and learning process and being replacement by distance learning. Therefore, an effective communication model is needed so that teachers and students have the same perception of learning objectives through online materials and assignments given by teachers to kindergarten children through messages to parents. One of the models that can be used is the class association, which creates collaboration between parents, teachers, and students to be empowered to learn in dealing with emergencies due to covid 19. The method of implementing the service is carried out offline because there are only 7 participants. An introduction to the material, what and why class associations are, and how to use class associations in online learning during the COVID-19 pandemic. The AJEL (Active, Joyful, Effective Learning) principle was applied in the training. In its implementation, the instructor will act as a facilitator. The results of the process evaluation showed that the participants were very active and enthusiastic. The results of the comparison between the pretest and the posttest show that this training can increase the knowledge of teachers regarding classroom associations.Keywords: class associations; online learning; teacherAbstrakSalah satu dampak yang dirasakan dalam dunia pendidikan oleh pandemi virus covid-19 adalah terhentinya proses belajar mengajar secara tatap muka dan digantikan pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu diperlukan model komunikasi yang efektif agar antara guru dan siswa memiliki persepsi yang sama akan tujuan pembelajaran melalui materi dan tugas daring yang diberikan guru bagi anak-anak TK melalui pesan kepada orangtua. Salah satu model yang yang dapat dimanfaatkan adalah paguyuban kelas, sehingga tercipta kolaborasi orangtua, guru murid untuk berdaya belajar dalam menghadapi situasi darurat akibat covid 19. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara luring karena peserta hanya 7 orang. Pengenalan tentang materi, apa dan mengapa paguyuban kelas, dan bagaimana memanfaatkan paguyuban kelas dalam pembelajaran daring pada masa pandemic covid 19. Dalam pelatihan diterapkan prinsip AJEL (Active, Joyfull, Efective Learning). Dalam pelaksanaannya, instruktur akan berperan sebagai fasilitator. Hasil evaluasi proses menunjukkan bahwa peserta sangat aktif dan antusias. Hasil perbandingan antara pretes dan postes menunjukkan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan para guru terkait paguyuban kelas.DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v2i1.hal.66-75
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA AUDIO VISUAL MATEMATIKA BAGI GURU SD KOTA BANDAR LAMPUNG Sugeng Sutiarso; Nurhanurawati Nurhanurawati; Nurain Suryadinata; M. Coesamin
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.988 KB)

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang materinya memiliki karakteristik tertentu bila dibandingkan dengan pelajaran lain. Karakteristik tertentu tersebut seperti materinya bersifat abstrak, logis, sistematis, dan menggunakan simbol yang bersifat universal. Karakteristik inilah yang menjadi salah satu faktor matematika sulit dipahami siswa, apalagi siswa SD (sekolah dasar). Untuk membantu kesulitan siswa tersebut maka perlu pemanfaatan media pembelajaran sebagai sarana yang memudahkan belajar siswa, seperti media audio visual. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan penge-tahuan guru SD tentang media-visual matematika, dan keterampilan guru SD dalam membuat media audio visual matematika. Sasaran kegiatan pengabdian adalah guru SD yang mengajar matematika di Kota Bandar Lampung sebanyak 32 orang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 6 hari, yaitu 1 hari untuk penyampaian materi/teori (Sabtu, 9 Oktober 2021, dilaksanakan di ruang kuliah G9, Gedung G FKIP Universitas Lampung) dan 5 hari untuk pembimbingan praktek (Senin-Jumat, 11-15 Oktober 2021, dilaksanakan secara daring/online). Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah (1) meningkatknya pengetahuan guru SD dalam membuat media audio visual dengan N-Gain sebesar 0,88 (rata-rata skor pretes: 46,95; dan rata-rata skor postes: 95,08), dan (2) meningkatnya keterampilan guru SD dalam membuat media audio visual; hal ini ditunjukkan oleh media audio visual yang dihasilkan guru. DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v1i2.hal.41-46
PENERAPAN TEAM BASED LEARNING DENGAN SOFTWARE GAP PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR Nurain Suryadinata; Nurul Farida
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 2, No 1 (2017): JUNE 2017
Publisher : Lembaga Penelitian UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlplppm.v2i1.484

Abstract

The purpose of this study is to determine the achievement of learning and improving student achievement learning of TBL assisted GAP software in the course of algebra structure. This research is a quasi-experiment research with the form of Nonequivalent (Pre-Test and Post-Test) Control Group Design. The technique of collecting data using test. The data analysis technique used statistical test against pretest, posttest and n-gain score. The results of this study concluded that (1) the learning achievement of students who received learning GPL-assisted TBL software was higher than that of students who received conventional learning, (2) improvement of learning achievement of students who received learning GPL-assisted TBL software higher than students who received learning Conventional.
RINTISAN PKBM CAHAYA ILMI DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT Nurain Suryadinata; Nego Linuhung
SINAR SANG SURYA Vol 2, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v2i1.1004

Abstract

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOMETRI DASAR BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING NURAIN SURYADINATA; NEGO LINUHUNG
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1b (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan prasurvey yang telah dilakukan diketahui bahwa belum adanya Bahan Ajar yang sesuai guna memfasilitasi mahasiswa dalam mempelajari geoemtri dasar. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar berbasis penemuan terbimbing pada mata kuliah Geometri Dasar yang valid dan praktis untuk digunakan dalam memfasilitasi pencapaian kemampuan belajar mahasiswa. Subyek Penelitian dalam penelitian ini adalah 10 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Metro. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian dan Pengembangan. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengadaptasi model Plomp (2013) yang memiliki tiga tahap yaitu Preliminary Research, Prototyping, dan Assesment. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, dan lembar angket. Berdasarkan dari hasil penelitian untuk memenuhi kriteria valid, diperoleh rata-rata hasil dari 3 validator memberikan nilai 109 dengan persentase 75,69% tergolong kriteria cukup valid. Uji coba terbatas kepada mahasiswa diperoleh nilai 3,11 yang masuk dalam kategori praktis/mudah. Penelitian berikutnya yang dapat dilakukan adalah menguji keefektifan bahan ajar geometri dasar berbasis penemuan terbimbing yang telah dikembangkan tersebut.
Penerapan Pembelajaran Quick On The Draw Menggunakan Masalah Open Ended Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Nurain Suryadinata
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 02 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.207 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v5i02.2925

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui mana yang lebih tinggi kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diberi pembelajaran quick on the draw masalah open ended dengan pembelajaran konvensional, dan (2) untuk mengetahui mana yang lebih tinggi peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diberi pembelajaran quick on the draw masalah open ended dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Roudlotus Saidiyyah Semarang pada kelas VIII Semester genap Tahun Ajaran 2013/2014. Pemilihan sampel menggunakan cludter random sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experiments bentuk Nonequivalent (Pre-Test and Post-Test) Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji statistik terhadap skor pretest, posttest dan n-gain. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa: (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diberi pembelajaran quick on the draw dengan masalah open ended lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional, dan (2) peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diberi pembelajaran quick on the draw dengan masalah open ended lebih tinggi dibandingkan siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Kemampuan berpikir kreatif matematis, Open ended, Quick on the draw math@nsdinata15.com
Literasi digital mahasiswa dan faktor-faktor yang berpengaruh Riswanti Rini; Nurain Suryadinata; Ujang Efendi
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.48774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui beberapa faktor internal yang berpengaruh terhadap literasi digital mahasiswa. Faktor-faktor yang difokuskan dalam penelitian ini adalah rasa ingin tahu dan determinasi diri. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah responden 656 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disusun ke dalam Google Form dan disesuaikan dengan indikator rasa ingin tahu, determinasi diri dan literasi digital. Teknik analisis data menggunakan uji statistik regeresi linier ganda dengan terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik sebagai prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan determinasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital. Besar kontribusi yang dihasilkan yaitu 37,7% dan model persamaan regresi yaitu Y = 0,551X1 + 0,297X2+ 55,268, di mana Y adalah literasi digital, X1 adalah rasa ingin tahu dan X2 adalah determinasi diri. Secara parsial baik rasa ingin tahu maupun determinasi diri juga berpengaruh signifikan terhadap literasi digital. Rasa ingin tahu memberikan kontribusi sebesar 35,1% sedangkan determinasi diri memberikan kontribusi 33,9%. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk melihat pengaruh lain baik internal maupun eksternal terhadap literasi digital.
Pendampingan Pengembangan STEM for Mathematics Learning bagi Guru Matematika Provinsi Lampung Noer, Sri Hatuti; Gunowibowo, Pentatito; Triana, Mella; Suryadinata, Nurain
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru matematika se-Provinsi Lampung dalam mengembangkan STEM for mathematics learning. Rangkaian kegiatan yang direncanakan adalah: (1) pretest untuk mengetahui pengetahuan guru tentang pendekatan STEM, cara membuat desain pembelajaran matematika dengan pendekatan STEM, dan cara penerapan STEM dalam pembelajaran matematika; (2) pelatihan dan workshop pembelajaran matematika dengan pendekatan STEM; (3) pendampingan guru membuat desain pembelajaran matematika dengan pendekatan STEM; (4) pendampingan penerapan desain pembelajaran yang telah dirancang oleh beberapa guru model; dan (5) posttest untuk mengetahui perkembangan pengetahuan dan keterampilan guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman guru tentang STEM for mathematics learning sudah sangat baik, dengan rata-rata sebesar 89,15 dari skor ideal 100 dan skor minimum mengalami perubahan dari sebelumnya 17 menjadi 67. Selain itu peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang STEM for mathematics learning juga ditunjukkan dengan rata-rata skor N-Gain yaitu 0,71 atau 71% dan masuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci: guru matematika; mathematics learning; pendampingan; STEM AbstractThis community service aims to provide knowledge and skills for mathematics teachers throughout Lampung Province in developing STEM for mathematics learning. The planned series of activities are: Pretest to determine teachers' knowledge about the STEM approach, how to create mathematics learning designs using a STEM approach, and how to apply STEM in mathematics learning. Mathematics learning training and workshops with a STEM approach. Teacher assistance in creating mathematics learning designs with a STEM approach. Assistance in implementing learning designs that several model teachers have designed. Posttest to determine the development of teacher knowledge and skills. The results of this activity show that teachers' knowledge and understanding of STEM for mathematics learning is excellent, with an average of 89.15 from the ideal score of 100, and the minimum score has changed from the previous 17 to 67. In addition, teachers' knowledge and understanding of STEM for mathematics learning is also shown by an average N-Gain score of 0.71 or 71% and is in the high category.  Keywords: accompaniment; mathematics learning; mathematics teacher; STEMDOI: https://doi.org/10.23960/rp/v3i2.hal.76-82
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam Pembelajaran Daring untuk Guru-Guru di Kecamatan Natar Agung Putra Wijaya; Rini Asnawati; Widyastuti; Nurain Suryadinata
Nuwo Abdimas Vol. 2 No. 1 (2023): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Online learning is a learning interaction solution during the Covid-19 Pandemic. A Learning Management System (LMS) is essential to facilitate the implementation of online learning. Teachers can use many LMS. Schoology and Google Classroom are LMS that teachers can use in online learning. However, the facts show that most junior high school teachers need help utilizing Schoology and Google classrooms in online learning. Therefore, technical guidance activities are carried out to increase teacher knowledge, understanding, and skills in utilizing Schoology and google classroom in online learning. The method used in this activity is job training, divided into off and on-the-job training. Off-the-job training is carried out to increase teachers' knowledge and understanding of the use of Schoology and google classroom in online learning. The resulting output is an increase in teacher knowledge and experience as indicated by the n-gain between the scores before (pretest) and after (posttest) attending the training. On-the-job training is carried out to improve the skills of teachers in utilizing Schoology and google classroom in online learning. The results of this activity show an increase in teacher knowledge, understanding, and skills in using Schoology and google classroom in online learning.