Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Learning Paradigm Shift By Era Modern Sukisno, Sukisno; Nur'aini, Siti; Widiyawati, Rista; Jabbar, Aisyah Abdul
JURNAL PEDAGOGY Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v18i1.309

Abstract

Education has become an increasing focus of attention in this modern era, especially with the shift in the learning paradigm that accompanies technological developments and changing societal needs. This article explores the transformation in the role of teachers, curriculum innovation according to the development of the education world and needs, the use of technology-based learning media, and identifying challenges such as technology gaps, cultural adaptation, professionalism of educators, and education management are still obstacles in realizing an ideal learning system. Therefore, modern education must continue to develop holistically to create a learning ecosystem that is inclusive, flexible, and relevant to the needs of the times.
PERTAUTAN SIKAP YUDHISTIRA PADA LAKON WAHYU DARMA DENGAN AGAMA BUDDHA (SEBUAH ANALISIS HERMENEUTIKA) Prasetyo, Eko; Kabri, Kabri; Sukisno, Sukisno; Kumari, Winja
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v4i2.76

Abstract

Objek penelitan ini adalah pertunjukan wayang Lakon Wahyu Darma sajian Ki Manteb Soedarsono yang diunggah pada tanggal 25 Desember 2016 di channel youtube ANDHIKA MULTIMEDIA new. Lakon Wahyu Darma dipilih karena memiliki keunikan. Meskipun lakon ini bersumber dari wiracarita Mahabharata, sikap Yudhistira dalam lakon Wahyu Darma yang telah diolah oleh dalang memiliki pesan-pesan ajaran Buddha sehingga menarik untuk diungkap maknanya. Penelitian ini dipaparkan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Permasalah yang telah dirumuskan dalam penelitian ini akan dijawab dengan bantuan perangkat analisis hermeneutika Paul Ricoeur. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengungkapkan sikap dan tindakan tokoh Yudhistira dalam lakon Wahyu Darma; 2) mengungkapkan makna yang terkandung dalam sikap dan tindakan Yudhistira. Dapat disimpulkan bahwa sikap dan tindakan tokoh Yudhistira dalam lakon Wahyu Darma memiliki kemiripan tema dengan dengan Vyāghrī-Jātakam yang reliefnya terpahat di Borobudur yaitu digambarkan memiliki sifat seperti bodhisattva yang karena belas kasih tak terbatasnya, mempersembahkan tubuhnya sebagai makanan bagi induk harimau betina yang sedang mempertahankan hidup dan menolong Kijang yang berjuang menghidupi anak-anaknya dari ancaman Harimau kelaparan. Sikap dan tindakan Yudhistira yang kedua adalah memaafkan Duryudana serta membebaskannya meskipun sudah berulang kali Duryudana dan para Korawa berusaha membunuh dan membuat Pandhawa menderita. Sikap seperti ini memiliki sinergitas dengan pandangan Agama Buddha seperti yang terdapat pada penggalan syair Karaniya Metta Sutta yaitu memancarkan pikiran kasih sayang tanpa batas. Kasih sayangnya terhadap segenap isi alam semesta tanpa benci dan permusuhan bagaikan seorang ibu yang mempertaruhkan jiwanya demi kebahagiaan anaknya yang tunggal.
IMPLEMENTASI METODE AGILE UNTUK RANCANG BANGUN SISTEM PENILAIAN KINERJA GURU Hidayat, Taufik; Kurniawan, Hanif Fajar; Sukisno, Sukisno; Arlianti, Lily
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5171

Abstract

SDS Arya Jaya Sentika Tigaraksa merupakan salah satu sekolah dasar swasta yang berada di kecamatan Tigaraksa. Saat penilaian kinerja guru masih dilakukan dengan cara mengisi lembar form dan mengumpulkan dokumen pendukung, yang menyebabkan menumpuknya dokumen pendukung dan sering terjadi dokumen yang hilang, sulit untuk di cari jika diperlukan, maka dari permasalahan diatas dibutuhkan sistem informasi penilaian kinerja guru. Untuk membangun sistem ini menggunakan metode pengembangan agile model, dengan perancangan UML yaitu use case diagram, dan activity diagram. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi penilaian kinerja guru berbasis web, yang dapat membantu pihak sekolah dalam penilaian kinerja setiap guru yang dapat lebih efektif dan efisien dalam menilai dan menyimpan dokumen pendukung serta pembuatan laporan yang menjadi lebih cepat. Penilaian dalam sistem ini menggunakan Key Performance Indikator (KPI) supaya dapat membantu pihak sekolah dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan dari penilaian kinerja guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembangunan dari sistem informasi penilaian kinerja guru ini dapat membantu dan memudahkan pihak sekolah dalam melakukan penilaian kinerja guru dan penyimpanan dokumen pendukung, serta sistem ini juga telah dilakukan pengujian sebelumnya dan mendapatkan nilai rata-rata yaitu 81 maka nilai ini tergolong masuk kategori “Bagus” dengan penilaian “B”.
Penyimpangan Nilai Moral dalam Lakon Rama Bargawa: Tinjauan Sosiologi Sastra Atmaja, Mahendra; Sukisno, Sukisno
DIWANGKARA: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa Vol 5 No 1 (2025): Agustus
Publisher : STKIP PGRI Ponorogo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60155/dwk.v5i1.542

Abstract

This study aims to identify and analyze the deviations in moral values depicted in the Rama Bargawa puppet play through a sociology of literature approach. The Rama Bargawa play was chosen because of its complexity in depicting the social and moral dynamics of society, especially related to the deviations committed by its characters. This study uses a qualitative description method with an embedded and case study research strategy, which focuses on the analysis of the puppeteer's dialogue in the Rama Bargawa play sourced from a YouTube video. The results of the study show that the Rama Bargawa play contains various deviations in moral values, such as infidelity, unwillingness to take responsibility, broken promises, anger, and murder. These deviations not only reflect individual conflicts, but also broader social and cultural conditions. Through a sociology of literature analysis, it is revealed that the immoral actions committed by the characters in the Rama Bargawa play, who are in fact educated and respected people, are a reflection of the dynamics of power, injustice, and norms that apply in society at that time. This study concludes that the play Rama Bargawa functions as a mirror that reflects social and cultural realities, and how deviations in moral values can be a representation of broader problems in a social context. A sociological analysis of literature on this play provides a deeper understanding of how literary works can be used to criticize and reflect on the conditions of society.
Estimation of Sustained Groundwater Resource Potential by Analyzing Aquifer Depth Lithology in Selebar Subdistrict, Bengkulu Fadilah, Fadilah; Simarmata, Marulak; Farid, Muchammad; Sukisno, Sukisno
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.12799

Abstract

Rapid urban development frequently overlooks groundwater availability, potentially causing environmental degradation and unsustainable resource management. This study aims to determine groundwater potential through geoelectric resistivity analysis in Selebar Subdistrict, Bengkulu, specifically at Fatmawati Sukarno State Islamic University campus area. The Schlumberger configuration method was employed across four measurement tracks, with electrode spacing systematically varied to detect subsurface resistivity variations at depths up to 300 meters. Data were processed using Progress Version 3.0 software, applying both direct and indirect interpretation methods through inversion techniques. Laboratory analysis of water samples assessed physical and chemical parameters including pH, turbidity, Total Dissolved Solids (TDS), color, odor, and temperature against Minister of Health Regulation No. 32/2017 standards. Results identified two distinct aquifer systems: an unconfined aquifer at 9.94-25.53 meters depth with 15.59 meters thickness, and a confined aquifer exceeding 161.43 meters depth. Resistivity values ranged from 0.93 to 6.74 ohm-m, indicating water-bearing clayey sandstone formations. Water quality analysis demonstrated that samples from three locations met drinking water standards, while the Student Center location exhibited elevated pH (8.64), rendering it unsuitable for direct consumption but acceptable for non-potable applications
PERANCANGAN SISTEM MONITORING KONDISI TANAH DAN UDARA DALAM BUDIDAYA TANAMAN OBAT BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Putra, Ismail Ramanda; Sukisno, Sukisno; Sukrim, Sukrim; Haryanto, Haryanto
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA UNIS Vol. 13 No. 1 (2025): Jutis (Jurnal Teknik Informatika)
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman obat sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu dan menjadi tambahan yang sangat penting untuk menunjang kelangsungan hidup manusia. Secara umum tanaman obat dapat ditanam di sawah maupun tegal, di dataran tinggi maupun rendah. Syarat yang diperlukan agar tanaman cabai dapat tumbuh dengan baik adalah ketinggian tanah, jenis tanah, air, suhu udara dan kelembaban. Kelembaban dapat berupa kelembaban pada udara maupun kelembaban tanah. Modifikasi iklim mikro di sekitar tanaman cabai merupakan suatu usaha agar tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Kelembaban udara dan tanah, suhu udara dan tanah merupakan komponen iklim mikro yang sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, dan masing-masing berkaitan mewujudkan keadaan lingkungan optimal bagi tanaman. Kelembaban tanah dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman obat. Kelembaban tanah yang sesuai dengan karakteristiktanaman obat sekitar 69,2%, 69,6%, 70,3%, dan 70,8%. Suhu udara yang optimal pada tanaman obat 25-30°C. Semakin rendah kelembaban tanah dan udara maka pertumbuhan tanaman obat tidak akan maksimal, tanaman akan mengalami kekerdilan dan semakin tinggi kadar kelembaban tanah dan suhu udara yang tinggi maka tanaman obat akan layu. Dalam perancangan monitoring ini penulis menggunakan fuzzy logic sebagai pendukung akurasi pendeteksian dalam monitoring tanah dan udara pada budidaya tanaman obat, Fuzzy logic adalah suatu metode perhitungan yang menggunakan variabel linguistik atau kata-kata, sebagai alternatif dari perhitungan dengan menggunakan bilangan. Sedangkanpenelitian sebelumnya, peneliti tidak menggunakan sistem logika fuzzy sebagai pendukung akurasi pendeteksian dalam monitoring tanah dan udara pada budidaya tanaman obat.
Towards a Fertilizer-Independent Village: Zero-Waste Management in Tik Kuto Village, Rimbo Pengadang-Lebong, Bengkulu Province Sutrawati, Mimi; Ginting, Sura Menda; Jumiarni, Dewi; Andani, Apri; Sukisno, Sukisno; Rafflesia, Ulfasari; Nadiya, Elva; Windra, Hengki; Dewi, Maylan Ratu; Pratama, Fadhillah Akbar
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT VOL 4 NO 3 DESEMBER 2025
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v4i3.571

Abstract

Background: In Tik Kuto Village, organic household and agricultural waste remains largely underutilized, contributing to environmental pollution and potentially reducing community health status and productivity. The lack of practical, low-cost, and easily applied waste management technologies at the household and farm levels highlights the need for community-based interventions that support sustainable and environmentally friendly practices.Aims: The specific objective is to enhance community capacity to process organic waste into Local Microorganisms (MOL), Liquid Organic Fertilizer (POC), and ecoenzymes within a Zero-Waste Management framework.Methods: The program was implemented through participatory outreach and counseling, demonstrations, technical training, and mentoring activities involving farmer groups and housewives. Educational support materials included posters and booklets. The resulting MOL served as an activator for POC, which was fermented for four weeks. Ecoenzymes were produced from fruit peels, brown sugar, and water in a 3:1:10 ratio and fermented for a minimum of three months. Program effectiveness was evaluated using pre-tests, post-tests, and direct observation of participant engagement.Results: A total of 18 farmers participated in the program. Although most participants were middle-aged and experienced farmers, their baseline knowledge of organic waste processing was low. Post-training evaluation showed substantial improvements, with understanding of waste sorting and processing reaching 94–100%. Knowledge related to materials, production steps, application dosage, and benefits of MOL, POC, and ecoenzymes increased from 6–28% to 83–94%.Conclusion: The program successfully improved participants’ knowledge and behavioral intentions regarding organic waste management at the household and community levels.