Performance generator magnet permanen dapat dioptimalkan secara signifikan melalui desain kombinasi antara magnet dan inti stator. Berdasarkan penelitian, keberadaan torque cogging menjadi isu paling krusial dalam aplikasi generator magnet permanen. Oleh karena itu, penunrunan torsi cogging harus dilakukan secara maksimal untuk mencapai kinerja mesin yang optimal. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap model generator magnet permanen yang memiliki konfigurasi 24 slot dan 20 kutub. Sebagai parameter awal, pada penelitian ini melakukan kajian pada mesin magnet permanen dengan desain magnet stator konvesional standard. Pada tahap kedua, dilakukan modifikasi pada ujung magnet berupa magnet edge slotting serta dilakukan evaluasi. Pada tahap ketiga, dilakukan penambahan modifikasi pada mesin magnet permanent berupa dummy slot, dengan demikian terdapat kombinasi desain pada struktur magnet permanen dengan inti stator mesin. Kajian ini secara menyeluruh menganalisis, membandingkan, dan menjelaskan performance mesin magnet permanen dalam beberapa konfigurasi desain. Dalam desain yang direkomendasikan, konfigurasi desain antara magnet dan inti stator dapat ditingkatkan melalui dua parameter utama yaitu magnet edge slotting dan dummy slot di inti stator. Penerapan kombinasi desain tersebut berengaru terhadap penurunan nilai maksimum torque cogging serta mengkatkan frekuensinya. Analisa serta perbandingan nilai torque cogging pada desain yang rekomendasikan dilakukan dengan menggunakan software FEMM 4.2. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa desain baru berhasil menurunkan torque cogging hingga 99,47% dibandingkan desain magnet stator konvesional standard, terutama pada kondisi penggunaan dummy slot berbentuk segitiga serta magnet edge slotting dua tahap dengan sudut 4°.