Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Sistem E2OV (Electronic – Election Observation and Voting) Menggunakan SMS Wicaksono, Satrio Agung; Setyawan, Raden Arief; Arwani, Issa; Herlambang, Admaja Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 1: Februari 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.481 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201851399

Abstract

Data valid tentang popularitas dan elektabilitas yang bersumbersecara langsung dari masyarakat menjadi faktor penting dalam analisis kader partai untuk diusung menjadi calon legislatif dalam kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Perancangan sistem E2OV (Electronic - Election Observation and Voting) menggunakan SMS (Short Message Service) akan mempermudah dalam mendapatkan data tersebut. Penelitian bertujuan untuk merancangan sistem observasi dan perolehan suara pemilihan secara elektronik berbasis SMS, melakukan transformasi data dari format SMS yang dikirim dengan struktur table dalam database, dan  melakukan ujicoba dari sistem yang dirancang sehingga diperoleh data yang valid untuk proses analisa lebih lanjut. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (research and development) yang terdiri dari tahap pra penelitian, identifikasi masalah, analisis, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penenlitian menunjukkan bahwa: (1) hasil rancangansistem E2OV terdiri dari beberapa elemen, yaitu cellular operator cloud, SMS gateway, modem, database server, web server, dan internet cloud; (2) transformasi data menghasilkan data dengan beberapa karakteristik, yaitu data yang dikirimkan oleh pengirim formatnya telah terstandar, tiap gateway memiliki kemampuan untuk menerima SMS sebanyak dua SMS per menit, dan diperkirakan dapat menerima 1000 SMS dalam waktu bersamaan; (3) hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh data sebanyak 1200 data dapat diselesaikan dalam waktu 6 jam dengan menggunakan enam buah modem.
Optimasi Suffix Tree Clustering dengan Wordnet dan Named Entity Recognition untuk Pengelompokan Dokumen Wijoyo, Satrio Hadi; Herlambang, Admaja Dwi; Rozi, Fahrur; Isanta, Septiyan Andika
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.179 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744400

Abstract

AbstrakSemakin meningkatnya jumlah dokumen teks di dunia digital mempengaruhi banyaknya jumlah informasi  dan menyebabkan kesulitan dalam proses temu kembali informasi (information retreival). Clustering dokumen merupakan suatu bidang text mining yang penting dan dapat digunakan untuk mengefisienkan dalam pengelolaan teks serta peringkasan teks. Namun beberapa permasalahan muncul dalam clustering dokumen teks terutama dalam dokumen berita seperti ambiguitas dalam content, overlapping cluster, dan struktur unik yang terdapat dalam dokumen berita. Penelitian ini mengusulkan metode baru yaitu optimasi Suffix Tree Clustering (STC) dengan WordNet dan Named Entity Recognition (NER) untuk pengelompokan dokumen. Metode ini memiliki beberapa tahap, yaitu prepocessing dokumen dengan mengekstraksi named entity serta melakukan deteksi sinonim berdasarkan WordNet. Tahap kedua adalah pembobotan term dengan tfidf dan nerfidf. Tahap ketiga adalah melakukan clustering dokumen dengan menggunakan Suffix Tree Clustering. Berdasarkan pengujian didapatkan rata-rata nilai precision sebesar 79.83%, recall 77.25%, dan f-measure78.30 %.Kata kunci: Clustering dokumen, Named Entity Recognition, Suffix Tree Clustering, WordNetAbstractThe increasingnumber oftext documentsin the internet, influence on the number of information and lead to difficulties in the process of information retrieval. Documents clustering is main field of text mining and can be used to stream line the management of text and summarization of text. However, some problems a risein documents clustering, especially in news documents such as ambiguity in the content, overlapping clusters, and theuniquestructure ofthe news thatcontained inthe document. Inthisresearch, we proposea newmethodfor documents clustering, optimization Suffix Tree Clustering (STC) with WordNet and Named Entity Recognition (NER). In this method there are several step, step one is prepocessing documents with named entity extraction and synonym detection based on WordNet. Step two is term weighting with tfidf and nerfidf. For the last step is document clustering using Suffix Tree Clustering. Based on testingwe obtained 79.83% for precision, 77.25% for recall, and78.30% for F-measureKeywords: Documents Clustering, Named Entity Recognition, Suffix Tree Clustering, WordNet
Pengembangan Fitur E-Matur dengan V-Model sebagai Alat Pengaduan Publik untuk Website Badan Kepegawaian Negara Herlambang, Admaja Dwi; Rachmadi, Aditya; Utami, Kartika; Hakim, Rahmana Ilmi; Rohmah, Nurur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2881.262 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651319

Abstract

Bagian Informasi Kepegawaian dan Komunikasi merupakan sebuah divisi yang ada pada Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya. Layanan pengaduan publik oleh Bagian Informasi Kepegawaian dan Komunikasi melalui website memerlukan fitur pengelolaan. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode V-Model. Proses pengujian yang dilakukan meliputi unit testing, integration testing, system testing, dan acceptance testing. Unit testing dilakukan dengan basis path testing dan menghasilkan 4 independent path dari perhitungan cyclomatic complexity pada kasus uji unit addPIC. Integration testing pada kasus uji fungsi addPIC dari class controller admController dengan fungsi insertPIC dari class model admModel menunjukkan hasil valid. System testing dilakukan terhadap 28 fungsi pada sistem, yang menunjukkan hasil valid. Acceptance testing dilakukan terhadap stakeholder atau user menggunakan black box testing menunjukkan hasil bahwa stakeholder menerima fungsi dalam sistem yang dibuat dan telah sesuai dengan kebutuhan fungsional pada dokumen elisitasi kebutuhan sistem. AbstractStaff Information and Communication Division is one of division in State Staffing Agency Regional Office II Surabaya. Public complaint service handled by Staff Information and Communication Division through website require management features. This development research used V-Model method. The testing process includes unit testing, integration testing, system testing, and acceptance testing. Unit testing used the base path testing that produces 4 independent paths from the calculation of cyclomatic complexity in the addPIC unit test case. Integration testing in the test case of the addPIC function from controller class admController with the insertPIC function from model class admModel shows valid results. System testing performed on the 28 system functions show a valid result. Acceptance testing conducted against stakeholders or users using black box testing indicates that the stakeholders have received the system functions and had been in accordance with the functional requirements that exist in the document elicitation system requirements.
Evaluasi Berbasis Kriteria untuk Kesusksesan Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Berdasarkan Delone and Mclean Model Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Rachmadi, Aditya; Alimah, Cindy Felita Nur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2700.64 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631321

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan (Homedika.com). Pengukuran dilakukan berdasarkan DeLone & McLean Model. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan data dianalisis dengan statistik jenis deskriptif. Hasil analisis kesuksesan pada variabel system quality, information quality, service quality, user satisfaction, dan net benefits masuk ke dalam kategori Tinggi, dan variabel use masuk ke dalam kategori Cukup Tinggi. Kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan dapat ditingkatkan dengan cara melakukan perbaika pada variabel use dengan indikator frequency of use.AbstractThe study aims to evaluate the success of health information systems (Homedika.com) implementation. Measurements are carried out based on DeLone & McLean Model. Data collection was done through  questionnaire that had passed the validity and reliability test. The research sample consisted of 30 respondents who were selected using purposive sampling technique and ata were analyzed using descriptive statistics formula. The results of success analysis in the system quality, information quality, service quality, user satisfaction, and net benefits variable categorized as High, and use variable categorized as Quite High. The success of the implementation of health information systems can be improved by improving the use variable with frequency of use indicator.
Evaluasi Kebijakan, Kelembagaan, Infrastruktur, Aplikasi, dan Perencanaan E-Goverment di Pemerintahan Kota Batu Herlambang, Admaja Dwi; Saputra, Mochamad Chandra; Fadhlurrahman, Ridho
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 6: Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2419.257 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019661322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan e-government di Pemerintah Kota Batu dengan melakukan studi kasus di Dinas Komunikasi dan Informasi; Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda); dan Dinas Pertanian Kota Batu. Penilaian dilakukan menggunakan kerangka kerja Pemeringkatan e-government Indonesia (PeGI) yang terdiri dari lima variabel pengukuran, yaitu kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan alat pengukuran berupa kuesioner, wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penilaian, penerapan e-government di Dinas Kominfo, Bapelitbangda, dan Dinas Pertanian berada pada kategori Kurang. Hasil evaluasi merekomendasikan bahwa prioritas utama yang perlu diperbaiki dalam waktu dekat adalah variabel kebijakan, infrastruktur, dan perencanaan.  AbstractThis study aims to evaluate the implementation of e-government in Kota Batu Government by conducting case studies at the Communications and Information Department; Regional Development Planning, Research and Development Department (Bapelitbangda); and Agriculture Department. The assessment was conducted using the Indonesian e-government Ranking Framework (PeGI) consisting of five measurement variables, namely policy, institutional, infrastructure, application, and planning. The research approach used is qualitative with questionnaires, interviews, and observations as measurement tools. Based on the assessment, the implementation of e-government in the Communications and Informatics Department, Bapelitbangda, and the  Agriculture Department categorized as Less. The evaluation results recommend that the main priorities that need to be improved in the near future are policy, infrastructure, and planning variables.
Algoritma Naive Bayes untuk Klasifikasi Sumber Belajar Berbasis Teks pada Mata Pelajaran Produktif di SMK Rumpun Teknologi Informasi dan Komunikasi Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 4: Agustus 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2254.084 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019641323

Abstract

Salah satu komponen esensial dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan Rumpun Teknologi Informasi dan Komunikasi (SMK TIK) adalah ketersediaan sumber belajar mata pelajaran produktif. Media internet atau online adalah sumber belajar yang berbentuk media elektronik yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru melalui jaringan internet. Salah satu bentuk media online adalah halaman web berformat .html (Hypertext Markup Language) yang berupa dokumen teks sangatlah banyak. Sehingga sumber belajar tersebut perlu di kelompokkan berdasarkan kriteria atau ciri esensial setiap mata pelajaran produktif di SMK TIK. Proses pengelompokkan menggunakan algoritma Naive Bayes karena algoritma tersebut dapat digunakan untuk dokumen teks dan menggunakan teorema Bayes dengan menganggap semua atribut saling tidak berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil klasifikasi dan evaluasi kualitas klasifikasi sumber belajar berbasis teks dengan menggunakan Algoritma Naïve Bayes. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah pengoleksian data set, pemrosesan awal dengan text mining, pembobotan Tf-Idf, pengklasifikasian Naïve Bayes, dan evaluasi akurasi. Pengklasifikasian teks menghasilkan sembilan kelompok mata pelajaran produktif dan pengujian menghasilkan nilai akurasi tertinggi 81,48%, sedangkan nilai akurasi terendah sebesar 79,63%. AbstractThe availability of learning resources for productive subjects is one of the essential components in learning activities for Vocational High Schools, especially for Information and Communication Technology competence field. Internet or online media is a learning resource in the form of electronic media that can be used by students and teachers through the internet. One form of online media is a web page formatted in .html (Hypertext Markup Language) in the form of very many text documents. So that learning resources need to be grouped based on the essential criteria or characteristics of each productive subject in Vocational High Schools. The grouping process uses the Naive Bayes algorithm because the algorithm can be used to text documents and use the Bayes theorem by assuming all attributes are mutually unrelated. The purpose of the study was to describe the results of the classification and classification quality evaluation of text-based learning sources using the Naïve Bayes Algorithm. The stages of the research carried out are collecting data sets, pre-processing with text mining, Tf-Idf weighting, Naïve Bayes classifying, and accuracy evaluation. Text classification results shows that there are nine productive subject groups and based on uji results shows that the highest accuracy value was 81,48%, while the lowest accuracy value was 79,63%.
Perbandingan antara Metode Advance Use Case point dan Revised Use Case Point untuk Evaluasi Biaya Pengembangan Sistem Informasi Reservasi Ruangan Saputra, Mochamad Chandra; Herlambang, Admaja Dwi; Fahrunisa, Savira
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek-proyek pengembangan perangkat lunak seringkali mengalami kegagalan karena tidak terpenuhinya batasan ruang lingkup, biaya dan waktu. Pada CV Gumcode Indonesia beberapa proyek mengalami keterlambatan dan kelebihan biaya karena metode perhitungan estimasi yang digunakan berupa campuran perhitungan dan dugaan, sehingga menghasilkan estimasi yang tidak tepat. Evaluasi terhadap metode estimasi dibutuhkan untuk menghasilkan estimasi yang lebih baik. Penelitian ini menjelaskan tentang estimasi biaya, waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pengembangkan Sistem Informasi Reservasi Ruangan yang mengacu pada Work Breakdown Structure dan menjadwalkan ke dalam Gantt Chart menggunakan metode Advance Use Case Point dan Revised Use Case Point. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara kepada Manajer Proyek dan observasi pada sistem, yang diolah menjadi use case diagram dan use case scenario. Dari metode Advance Use Case Point diperoleh estimasi hours of effort sebesar 2.229,4 jam kerja dengan total biaya Rp 110.558.733,00 dan dikerjakan oleh 26 orang. Sedangkan, dari metode Revised Use Case Point diperoleh estimasi hours of effort sebesar 1.679,8 jam kerja dengan total biaya Rp 83.303.382,00 dan dikerjakan oleh 26 orang. Berdasarkan analisis perbandingan hasil kedua metode, metode Advance Use Case Point lebih direkomendasikan karena mencangkup fitur End-User Development yang dibutuhkan dalam Sistem Informasi Reservasi Ruangan.AbstractMany software development projects failed because they didn’t meet the limits of scope, cost and time. In CV Gumcode Indonesia, some projects experienced delay and the cost was overrun because the estimation method used is a mixture of calculations and guesses, resulting in incorrect estimates. This study described the cost, time and resource estimation needed to develop a Room Reservation Information System that referred to the Work Breakdown Structure and scheduled it into the Gantt Chart using the Advance Use Case Point and Revised Use Case Point methods. Data is collected by interviewing the Project Manager and observing the system, which is processed into a use case diagram and use case scenario as input for both methods. The Advance Use Case Point method produces hour of effort estimate of 2,229.4 hours of work with a total cost of Rp 110,558,733.00 and is done by 26 people. The Revised Use Case Point method produces hours of effort estimation of 1,679.8 working hours with a total cost of Rp. 83,303,382.00 and is done by 26 people. Based on the results of the comparative analysis, the Advance Use Case Point method is more recommended because it covers the End-User Development features needed in the Room Reservation Information System.
V- Model untuk Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Ruang Rapat Herlambang, Admaja Dwi; Rachmadi, Aditya; Rahmatika, Azri Putri; Utami, Dinar Indah Dwi; Hapsari, Safira Widya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 2: April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020721893

Abstract

Pengelolaan peminjaman ruangan yang baik, dapat memberikan informasi yang dapat diakses secara real-time sehingga akan mempermudah pengguna untuk mengetahui informasi yang tersedia perihal ketersediaan ruangan.Pemindahan jadwal secara mendadak karena kesalahan informasi ruangan mengakibatkan terjadinya bentrok dengan jadwal lain. Kesalahan informasi menyebabkan agenda yang telah direncanakan sebelumnya tertunda. Solusi dari permasalahan peminjaman ruang pertemuan adalah penyebaran informasi secara real-time dan dapat diakses oleh tiap pengguna. Sistem berbasis web dibutuhkan untuk dapat memberikan informasi peminjaman secara real-time sehingga kesalahan informasi dapat diperkecil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencangan dan pembangunan sistem berbasis web untuk mengelola peminjaman ruangan. Model pembangunan aplikasi yang digunakan adalah V-Model dengan pendekatan terstruktur. V-Model meliputi aktivitas spesifikasi kebutuhan, architectural design, component design, implementasi kode hingga pengujian. Basis Path Testing menghasilkan dua puluh kasus uji yang seleuruhnya telah teruji dengan baik. Hasil uji dari Validation Testing menunjukan hasil yang valid yang telah dilakukan kepada tujuh fungsi yang dimiliki oleh sistem. AbstractAn organization needs good meeting room booking management that could be accessed in real-time. Convenient access for meeting room information will make searching activities for the meeting room availability in an organization easier. The sudden change in schedule due to misinformation resulted in a conflict with another schedule. Incorrect information can make a previously planned agenda to be delayed. The solution of meeting room booking management problems is to provide all departments in the organization with real-time information about the room that had been booked. Using the website as a means for disseminating room information can make incorrect information to be eliminated. This study aims to design and build a room booking management website to help the organization manage its room information. V-Model development used as a model to build the meeting room booking management website. In this study, V-Model is used with structural system design method. The V-Model included the requirements specification, architectural design, component design, code implementation to testing. The Basis Path Testing provided twenty test cases which had been thoroughly tested. Test results from Validation Testing showed valid results that have been tested on the seven functions owned by the system.
Pengembangan Tes Bentuk Soal Pilihan Ganda dan Uraian Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Ranah Kognitif Mata Pelajaran Pemrograman Dasar (Studi pada SMK Negeri 12 Malang) Aryati, Meilita Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Herlambang, Admaja Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023104955

Abstract

Hasil belajar siswa dapat diketahui dengan tes. Dilihat dari survei internasional pada tahun 2018 (PISA), negara Indonesia menempati nilai terendah di Dunia karena soal yang digunakan masih belum mengukur Higher Order Thinking Skillls (HOTS). Pada penelitian ini dilakukan pengembangan tes dengan bentuk soal pilihan ganda dan uraian yang menggunakan indikator HOTS pada ranah kognitif seperti menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode research and development (R&D) dengan model formative research dari Tessmer, yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu preliminary¸ self evaluation, protoyping, dan field test. Hasil tahap preliminary yaitu telah menentukan subjek dan tempat penelitian yang berada di SMK Negeri 12 Malang, namun pelaksanaan pengujian dilakukan secara daring karena adanya Pandemi COVID-19. Tahap self evaluation menghasilkan desain soal yang disebut dengan prototype I. Tahap Prototyping menghasilkan soal yang telah diperbaiki pada uji ahli dan uji one-to-one yang disebut dengan prototype II, pada Uji small group tidak terdapat perbaikan karena mendapatkan respon positif dari peserta didik. Hasil pengujian field test yaitu terkumpul data sebanyak 29 orang, lalu dilakukan penskoran dan analisis kualitas soal. Hasil analisis kognitif peserta didik memiliki rata-rata cukup baik, sedangkan hasil analisis HOTS pada indikator menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta adalah sangat kurang. Hal tersebut disebabkan karena peserta didik tidak mampu menjawab soal dengan baik dan banyak menjawab secara asal-asalan. Oleh karena itu perlu adanya pembiasaan menjawab soal dengan kriteria HOTS agar dapat melatih kognitif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. AbstractThe result of student learning can be known by the test. From the international survey in 2018 (PISA), Indonesia has lowest score in the world, because the questions used still not measured Higher Order Thinking Skills (HOTS). In this study, the development of test was carried out with the type of multiple choice questions and descriptions, using HOTS indicators in the cognitive domain such as analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6). The method used in this study is research and development (R&D) method with the formative research model from Tessmer, which consist of 4 development stages namely preliminary¸ self evaluation, protoyping, and field test. The result of the preliminary stage has been determined the subject and place of research at SMK Negeri 12 Malang, but the testing was carried out online because of the COVID-19 pandemic. The self-evaluation stage produces questions design called prototype I. The prototyping stage produces questions that have been corrected in the expert test process and one-to-one test was called prototype II, in the small group test there’s no improvement because it gets a positive response from students. The results of the field test were 29 people data was collected then scored and analyzed the quality of the questions. The results of the cognitive analysis of students have a fairly good average, while the results of HOTS analysis on indicators of analyzing, evaluating, and creating are very lacking. This is because students are not able to answer questions well and many answer carelessly. Therefore it is necessary to get used to answering questions with HOTS criteria in order to train cognitive and higher-order thinking skills.
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning yang Diperkaya dengan ARCS Motivational Model terhadap Kualitas Manajemen Kelas dan Motivasi Belajar Siswa secara Online pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar di Sekolah Menengah Kejuruan Majid, Allisa; Herlambang, Admaja Dwi; Amalia, Faizatul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022915500

Abstract

Kebijakan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 melahirkan beberapa permasalahan. Pemilihan metode dan pemberian motivasi pada kegiatan belajar mengajar di masa peralihan darurat atau pembelajaran daring, perlu diperhatikan oleh guru agar mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode Problem Based Learning yang dipadukan dengan ARCS Motivational Model untuk mengetahui kualitas manajemen kelas dan motivasi belajar pada mata pelajaran Pemrograman Dasar di SMK National Media Center Malang. Pelaksanaan penelitian, yaitu eksperimen jenis post-test control group dengan memberikan perlakuan berbeda terhadap kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kemudian dilakukan penyebaran kuesioner berskala Likert yang hasilnya dihitung menggunakan indeks persentase (%), uji normalitas data menggunakan Kolmogorov Smirnov, dan uji hipotesis menggunakan uji t-bebas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan metode Problem Based Learning dan ARCS Motivational Model berpengaruh terhadap kualitas manajemen kelas dan motivasi belajar siswa. Temuan unik dari penelitian ini adalah selisih kualitas manajemen kelas mencapai 6,00% (68,00% di kelas kontrol dan 62,00% di kelas eksperimen) dan selisih motivasi belajar mencapai 4,00% (68,00% di kelas kontrol dan 64,00% di kelas eksperimen). Abstract The policy of implementeting learning during the Covid-19 pandemic gave birth to several problems. The selection of methods and providing motivation for teaching and learning activities during the emergency transition or online learning needs to be considered by teachers in order to achieve learning objectives. This study applies the Problem Based Learning method combined with the ARCS Motivational Model to determine the quality of classroom management and learning motivation in Basic Programming subjects at SMK National Media Center Malang. The implementation of the research, namely the experimental type of post-test control group by giving different treatment to the control class and the experimental class. Then, a Likert-scaled questionnaire was distributed, the results of which were calculated using the percentage index (%), normality test of the data using Kolmogorov Smirnov, and hypothesis testing using the independent t-test. The results of this study found that the application of the Problem Based Learning method and the ARCS Motivational Model had an effect on the quality of classroom management and student learning motivation. The unique finding of this study is the difference in the quality of classroom management reaches 6.00% (68.00% in the control class and 62.00% in the experimental class) and the difference in learning motivation reaches 4.00% (68.00% in the control class and 64.00% in the experimental class). 
Co-Authors 'Alam, Ghasa Faraasyatul Aditya Rachmadi, Aditya Aditya Rachmadi, Mohammad Adnan Adrian, Alif Wahyu Widi Adzkia, Muhammad Hilmi Afranita, Yanuarin Salwa Ahmad Afif Supianto Akhmadi, Lutfiani Alam, Ghasa Faraasyatul Aldiariza, Sephia Alfida Puspaningrum, Vivian Alimah, Cindy Felita Nur Aminuyati Ananda, Reza Berlian Anggraini, Aulia Septy Anisya, Rossa Dini Aryati, Meilita Dwi Aryo Pinandito Awanda, Gabriella Fadhilatus Batita, Maurish Sofie Rahmi Budiman, Baiti Cipto, Yafie Arbian Deanova, Elsya Diaz DEWANTO, ALFIANSYAH PRADANA PUTRA Eliantari, Putu Candra Fadhlurrahman, Ridho Fahrunisa, Savira Faizatul Amalia, Faizatul Fajar Pradana Farah, Najla Alia Febriani, Melin Fitra Abdurrachman Bachtiar Fitriana, Allisa Nahla Fransisca, Olivia Dyah Hadi Wijoyo, Satrio Hakim, Rahmana Ilmi Hanggara, Buce Trias Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hapsari, Safira Widya Hayashi, Yusuke Herawati, Serra Nadya Indi Hertin, Lyra Hirashima, Tsukasa Husen, Dania Lazuardi Husodo, Safira Luthfiana Issa Arwani Jayanti, Ayudia Jelita, Gheri Khalid Rahman, Khalid Kurniasari, Salvia Dyah Kusuma Wardani, Ajeng Ayu Laksmana, Kumara Sahasika Linuwih, Dara Nurul Idlal Magfiroh, Ni'mah Majid, Allisa Millati, Sarah Safira Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Muslichah, Nur Wachidatul Nabila, Failashofi Nadia, Deswita Marsya Naqiyah, Azhar Salsabila Nazirah, Fadwa Nugraha Kresna Mukti Nur Hidayat, Wahyu Nuraini, Rahayu Dwi Permatasari, Amelia Intan Phadung, Muneeroh Pratama, Edwin Samodra Pratama, Fani Putri Pratiwi, Yunita Eka Prima Zulvarina Prima Zulvarina, Prima Purnawirawan, Okta Puspitasari, Adellia Putri Putra, Davit Pratama Putri, Hedara Raden Arief Setyawan Rahmajati, Hanifah Rahmatika, Azri Putri Rahmatulloh, Septianton Rezki Rais, Putri Daliana Salsabilla Ramadana, Muhammad Rifqy Riswan Septriayadi Sianturi Rizka Rindingpadang, Mayzke Rohmah, Nurur Rozi, Fahrur Satrio Agung Wicaksono Satrio Hadi Wijoyo Satrio Hadi Wijoyo Sembiring, Rinawati Septiyan Andika Isanta Sholihah, Tuffahati Simanjuntak, Yen Nanci Sudibyo, Dwi Rizky Cahyo Sukma, Iwang Laga Suryananda, Dananjaya Cikal Danis Tri Afirianto, Tri Utami, Dinar Indah Dwi Utami, Kartika Uun Hariyanti, Uun Wibisono Sukmo Wardhono, Wibisono Sukmo Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Wulandari, Nurma Cici Zanah, Yulia Husnathul Zharfani, Nadya Putrininda Zulfarina, Prima