Claim Missing Document
Check
Articles

Breast cancer screening in postpartum mother: A literature review Rahmawati, Dwi; Dona, Sismeri; Mahdiyah, Dede; Budiwinata, Winarta; Widodo, Hariadi
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.61

Abstract

Background: Breast cancer remains a leading cause of morbidity and mortality among women, with early detection playing a critical role in improving outcomes. Postpartum mothers face unique challenges related to breast cancer screening due to physiological changes in breast tissue, lactation, and competing demands of infant care. Objective: This literature review explores breast cancer screening practices in postpartum mothers, identifies barriers and facilitators, and proposes strategies to improve screening uptake during this critical period. Method: A narrative review was conducted by analyzing studies from peer-reviewed journals. Articles were selected based on their relevance to breast cancer screening, postpartum mothers, and early detection methods. The data were synthesized to highlight key findings, identify gaps, and provide actionable insights. Results: Postpartum mothers experience significant barriers to breast cancer screening, including hormonal changes, lactation-related conditions, and limited awareness. Physiological remodeling of breast tissue can obscure early symptoms, delaying diagnosis. Despite these challenges, self-breast examination (BSE) and acupressure are effective techniques for early detection and breast health improvement. Studies show that BSE reduces mortality by up to 20%, while targeted acupressure enhances lactation and breast tissue awareness. Healthcare provider interventions, such as counseling and education during postpartum visits, improve screening adherence. Conclusion: Breast cancer screening during the postpartum period is essential yet underutilized. Tailored education and integrated care approaches are critical to overcoming barriers and enhancing awareness among postpartum mothers. Further research should explore innovative technologies and interventions to optimize early detection in this population.
Improving the knowledge women of reproductive age about contraception through use of Klik KB Aryvia, Nabilla Salsa; Hestiyana, Nita; Mahdiyah, Dede; Lathifah, Nur
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 2: August 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i2.62

Abstract

Background: Family planning is a vital public health initiative aimed at enhancing reproductive health and ensuring sustainable population growth. Despite advancements, knowledge gaps persist, particularly in underserved areas, leading to misconceptions about contraceptive methods. Klik KB, a mobile application by BKKBN, has shown potential in improving contraceptive knowledge, yet its utilization remains limited. Objective:   This study evaluates the effectiveness of the Klik KB application in improving contraceptive knowledge among women of reproductive age. Method:   A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed, involving 30 women aged 15–49 years. Participants completed a structured questionnaire before and after guided use of the Klik KB application. Statistical analysis was performed using the Wilcoxon signed-rank test. Results:  The mean knowledge score significantly increased from 80.32 (SD = 11.82) pretest to 88.17 (SD = 8.74) posttest (p = 0.013). The proportion of participants with good knowledge rose from 70% to 93.3%, while no respondents remained in the poor knowledge category after the intervention. Conclusion:  The Klik KB application effectively improves contraceptive knowledge among women of reproductive age, highlighting its potential as a digital tool for enhancing reproductive health education and outcomes.
Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Tanah Gambut Terhadap Salmonella typhi: Antibacterial activity of peat soil bacteria against Salmonella typhi Yulianingsih, Devi; Mahdiyah, Dede; Tumanggor, Agustina Hotma Uli; Darsono , Putri Vidiasari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10535

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit demam akut yang disebabkan bakteri Salmonella Enterica khususnya turunannya Salmonella typhi. Demam tifoid menjadi penyebab angka modibilitas dan mortalitas pada banyak negara. Terapi yang digunakan pada demam tifoid adalah antibiotik kloramfenikol, akan tetapi saat ini banyak terjadi resistensi terhadap antibiotik. Tanah gambut merupakan tanah yang kaya akan bahan organik yang berasal dari tanaman yang membusuk kemudian terdekomposisi di dalam tanah. Potensi tanah gambut yang dapat dimanfaatkan misalnya senyawa metabolit sekunder yang memungkinkan memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri tanah gambut yang berpotensi sebagai antibakteri dan menguji aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan tanah gambut yang diproses dengan cara isolasi bakteri kemudian dilanjutkan dengan skrining aktivitas antibakteri, uji konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum. Hasil penelitian terdapat 7 isolat bakteri tanah gambut yang berhasil diisolasi. Semua isolat tanah gambut termasuk jenis bakteri gram positif dan berbentuk batang. Supernatan bakteri tanah gambut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dengan zona hambat 20, 91 mm dan 26,93 mm serta memiliki KHM pada konsentrasi 12,5% dan KBM 25% terhadap Salmonella typhi. Hasil statistik terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p value 0,021 pada Kruskal-Wallis Test dan 0,025 pada Mann Rhitney Test.
Analisis Pengaruh Waktu Pengambilan Sampel Terhadap Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) pada Air Sungai Sebamban Kabupaten Tanah Bumbu: Correlation of Public Knowledge on the use of Medicine for Tooth Pain in the Working Area of the Asam-Asam Health Center Saniah, Husnus; Alawiyah, Tuti; Mahdiyah, Dede; Rahmadani, Rahmadani
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10538

Abstract

Sungai Sebamban dimanfaatkan masyarakat disekitar bantaran sungai untuk keperluan sehari-hari untuk minum, mencuci (pakaian, piring dan lain-lain), mandi dan tempat pencarian ikan. Akan tetapi selian digunakan oleh masyarakat Sungai Sebamban pun berdekatan dengan pertambangan batu bara yang menyebabkan adanya cemaran logam dari hasil proses bongkar muat aktivitas pertambangan. Dilakukan dekstruksi basah terlebih dahulu dengan penambahan HNO3 dan HClO4 pada sampel air Sungai Sebamban selanjutnya dilakukan uji kualittaif dengan perekasi warna NH3; NaOH; KI dan uji kuanittaif dengan menggunakan instrument Spektrofotometer Serapan atom kemudian dilakukan uji Validasi dan Reabilitas. Pada ketiga sampel yang di uji secara kualitatif hasil yang di dapat adalah positif mengandung Logam Tembaga (Cu). pada hasil uji kuantitatif logam Tembaga (Cu) pada pukul 07.00-08.00; 12.00-13.00; 17.00-18.00 wita sebesar 5,25; 16,07; 3,20 mg/L. Diperoleh hasil analisis kadar yang paling tinggi pada pukul 12.00-13.00 wita. Dari hasil analisis di dapat adanya pengaruh variasi waktu pengambilan sampel terhadap kadar kandungan logam berat Tembaga (Cu). Analisis kandungan kadar logam Tembaga (Cu) yang paling tinggi diperoleh pada pukul 12.00-13.00 wita berdasarkan uji analisis kualitatif dengan reaksi warna dan uji kuantitatif dengan menggunakan SSA dan terdapat pengaruh waktu pengambilan sampel terhadap kandungan loham tembaga.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER JAMU KUNYIT DAN KENCUR PADA IBU NIFAS UNTUK MENINGKATKAN VOLUME ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAPIN UTARA Dzul Hidayani, Yunisa; Maolinda, Winda; Mahdiyah, Dede
Midwifery And Complementary Care Vol 2 No 2 (2023): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v1i2.339

Abstract

Background:Breast milk (ASI) is the best method of feeding for infants. The coverage of exclusive breastfeeding at the Tapin Utara Health Center is still below the target, which may be due to insufficient breast milk production. Asitri is a compound known to enhance breast milk production, and it is found in turmeric and kencur (aromatic ginger). Objective:To examine the effect of turmeric and kencur herbal medicine (jamu) on increasing breast milk volume in postpartum mothers in the working area of the Tapin Utara Public Health Center. Method:This was an experimental study using a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. Postpartum mothers were divided into an intervention and a control group. Sampling was done using purposive sampling. Data were analyzed using a paired t-test. Results:Univariate analysis based on age showed that all 10 respondents (100%) were in the low-risk age category. Regarding the postpartum day, the most common was day three, with 5 respondents (50%) in both groups. Bivariate analysis showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of turmeric and kencur herbal medicine on improving breast milk production in postpartum mothers in the Tapin Utara Health Center working area. Conclusion:There was an increase in breast milk volume of 120 ml after 7 days of administering turmeric and kencur herbal medicine, indicating its effectiveness in increasing breast milk volume in postpartum mothers in the Tapin Utara Health Center area, Tapin Regency. Keywords: Turmeric Herbal Medicine, Kencur (Aromatic Ginger), Complementary Therapy, Postpartum, Breast Milk Volume
HUBUNGAN RIWAYAT PEMAKAIAN KONTRASEPSI DENGAN RIWAYAT PENYAKIT KRONIS PADA WANITA USIA 45-55 TAHUN Rahayyu, Rini; Zulliati, Zulliati; Mahdiyah, Dede
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 1 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i1.398

Abstract

Background: Menopause is a normal life event which is marked by the physiological cessation of the last menstruation which is related to the elderly level of a woman. Women who use hormonal contraception will enter menopause longer or older. Objective: To determine the relationship between history of contraceptive use and history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years at the Dirgahayu Health Center, Kotabaru District. Methods: This study used an analytic survey with a cross-sectional approach. A sample of 30 mothers used accidental sampling. Data collection used a questionnaire which was analyzed in the form of a frequency distribution which was analyzed using the chi square test. Results: Most of the history of contraception use in women aged 45-55 years used hormonal as many as 19 people (63.3%). Mothers with mild and severe premenopausal complaints were 15 people (50.0%). Obtained a significant value of p = 0.014 (p.value <0.05), there is a relationship between history of contraceptive use and a history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years. Conclusion: there is a relationship between history of contraceptive use and history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) Terhadap Bakteri Salmonella typhi Theana, Milka; Mahdiyah, Dede; Rahmadani
Sains Medisina Vol 2 No 3 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i3.75

Abstract

Demam tifoid  saat ini masih menjadi masalah serius di dunia dan kerap terjadi di berbagai negara. Terapi farmakologi yang digunakan untuk demam tifoid yaitu antibiotik kloramfenikol, tetapi pada saat ini masih sering terjadi resistensi kloramfenikol terhadap Salmonella typhi sehingga perlu penemuan obat alternatif antibakteri untuk demam tifoid. Terapi alternatif non farmakologi yang sering digunakan yaitu ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) yang mempunyai kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin yang diduga dapat sebagai antibakteri. Tujuan pada penelitian ini yaitu mengidentifkasi nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan nilai Minimum Bactericidal Concentration (MBC) terhadap bakteri Salmonella typhi. Pada skrining aktivitas antibakteri ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) terhadap Salmonella typhi menggunakan metode difusi sumuran. Penentuan MIC dan MBC ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) menggunakan metode dilusi. Zona hambat aktivitas antibakteri ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) terhadap Salmonella typhi adalah 19,22 mm dan memiliki nilai MIC pada konsentrasi 50% (0,5 g/ml). Ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) tidak mempunyai kemampuan daya bunuh bakteri Salmonella typhi. Ekstrak gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dengan nilai MIC 0,5g/ml.
Role Of Youth Information Centers And Counseling In Minimizing Premature Wedding Events Putri, Hernisa Trisna; Yuliana, Fitri; Mahdiyah, Dede; TM, M. Fajriannor
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.14346

Abstract

Latar Belakang: Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) adalah suatu wadah yang dikembangkan dalam program GenRe, yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memebrikan pelayanan informasi dan konseling kepada remaja salah satunya upaya pendewasaan usia perwakinan untuk meminimalkan kejadian dari pernikahan usia dini. Kejadian pernikahan usia 15-19 tahun pada tahun 2018 Barito Kuala menduduki peringkat tertinggi sedangkan pada tahun 2022 barito Kuala menduduki peringkat ke 12.Tujuan: Mengetahui peranan Pusat Informasi Konseling remaja (PIK R) dalam meminimalkan kejadian pernikahan usia dini di Barito Kuala.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian sebanyak lima orang informan utama dan empat orang informan triangulasi. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan analisis isi.Hasil: Pernikahan usia dini yang terjadi di Barito Kuala masih sering terjadi dengan beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu pengetahuan, pergaulan, orang tua dan kebiasaan turun-temurun. Peran dari PIK R sendiri sudah cukup baik, namun SDM untuk PIK masih kurang, sehingga pelayanan yang diberikan masih sangat terbatas.Simpulan: Pusat Informasi Konseling Remaja di Barito Kuala berperan dalam meminimalkan kejadian pernikahan di usia dini.Saran: Diharapkan untuk meningkatkan promosi PIK R di kalangan remaja, agar peranan dari PIK R sendiri bisa terjalankan dengan baik Kata Kunci: pernikahan usia dini, Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R), remaja ABSTRACT Background: The youth counseling information center (PIK R) is a vessel developed in genre, run of, by, and for youth to provide information services and counseling to youth, one of which is an  effort to increase the age of the delegation to minimize incidents of premature marriage. The incidence of a 15-19 - year - old wedding in 2018 named Barito Kuala finished its high rating by 2022; Barito Kuala received its 12th.Objective: Knowing the role of the youth counseling information center (PIK R) in minimizing youth wedding events in Barito Kuala.Methods: Qualitative descriptive methods, Informant in research as many as five key informant and four persons informant triangulation. Data collection USES in-depth interviews with content analysis.Results: Early marriage that takes place in barito Kuala Lumpur is not uncommon with some factors affecting his knowledge, associations, parents, and past customs. Whereas the role of the PIK R itself was good enough, however, because human resources for PIK R were so small that service was still so limited.Conclusion: The role of the youth counseling information center in Barito Kuala plays in minimizing premature marriage events.Suggestion: It is hoped to enhance the PIK R promotion among teenagers, so that the role of PIK R properly carried out. Keywords: youth,  Youth Counseling Information Center (PIK R), Youth marriage, 
The Effect of Administering A Combination of Bay Leaf Boiled Water and Honey on Decreasing Mean Arterial Pressure (MAP) in Prelaines with Hypertension Rapika, Nor; Tasalim, Rian; Mahdiyah, Dede; Redjeki, Dwi Sogi Sri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS4.4241

Abstract

Hypertension is often referred to as a "silent killer" because it often arises without symptoms. Data from the World Health Organization (WHO) in 2022 that there are around 1.56 billion people around the world suffering from hypertension and it is estimated that the prevalence of hypertension will continue to increase from year to year. In Gambut District, Banjar Regency is the area with the highest incidence of hypertension from year to year. There are 2 ways of hypertension management, namely pharmacological management and non-pharmacological management. One example of non-pharmacological management is by giving a combination of bay leaf decoction water and honey. Objective to determine the effect of a combination of bay leaf and honey boiled water on the reduction of Mean Arterial Pressure (MAP) value in elderly people with hypertension in the working area of the Peat Health Center. This study used a quantitative method with a Pre-Experimental research design Two Group Pretest-Posttest Design. The number of samples was 30 respondents using the purposive sampling technique, which was tested by the Wilcoxon statistical test. The results of statistical analysis showed that there was a significant difference in MAP values between before and after the intervention of a combination of bay leaf and honey boiled water. There was an effect of giving a combination of bay leaf decoction and honey on MAP value.
Midwifery Project Semangat Baramian (Seduh Hangat Bayam Merah Anti Anemia) Olahan Bahan Alam Di Puskesmas Teluk Dalam Kota Banjarmasin Lestari, Nisya Fitriani; Palimbo, Adriana; Mahdiyah, Dede
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.566

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan  masalah nasional karena mencerminkan  kesejahteraan sosial ekonomi  dan berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada ibu hamil disebut dapat menimbulkan bahaya bagi ibu dan anak, sehingga semua tenaga medis perlu memberikan perhatian serius terhadap anemia. Anemia pada ibu hamil disebut potencial danger for mother of child (potensial membahayakan bagi ibu dan anak). Ibu hamil mampu melakukan upaya pencegahan untuk menurunkan risiko kejadian anemia dalam masa kehamilan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal bayam merah yang dikeringkan, diolah menjadi serbuk dan diseduh sebagai minuman yang kaya zat besi. Kegiatan dilakukan dengan sasaran Ibu hamil diwilayah kerja puskesmas teluk dalam. Berdasarkan hasil pengkajian data serta permasalahan yang diangkat, lalu dilaksanakan midwifery project penyuluhan memanfaatkan bahan pangan lokal Bayam Merah yang dikeringkan dan diolah menjadi seduhan hangat untuk cegah anemia. Hasil kegiatan pengabdian ini dihadiri > 50% target peserta sebanyak 25 orang dan mendapat apresiasi positif dari aparat pemerintah maupun dari pihak Puskesmas yang saat pelaksanaan kegiatan ikut berhadir. Peserta juga sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir terlihat tanya jawab dari peserta saat penyuluhan cara pengolahan bayam merah sebagai seduhan anti anemia. Data pengetahuan peserta sesudah diberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dalam kategori baik (89,6%), dalam kategori cukup (10,4%). Hal ini dapat diartikan ada peningkatan  yang signifikan untuk pengetahuan sesudah dilakukan edukasi pencegahan anemia. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil  mengenai perbaikan pola makan dan kebiasaan untuk mencegah anemia dengan makanan atau minuman tinggi zat besi dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar.
Co-Authors Achmad Jaelani Adriana Palimbo, Adriana Al Kahfi, Rina Ali Rakhman Hakim Alpian, Ridho Anita Herawati, Anita Arfiah Ariani, Malisa Aryvia, Nabilla Salsa Aulia Rahmah Bamegawati, Ika Melinda Bayu Hari Mukti Budiwinata, Winarta Damayanti, Linda Meydigret Dewi, Candra Ratna Dharmawan, Muhammad Rifqi Dilla, Khaliza Natasya DWI RAHMAWATI Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Dzul Hidayani, Yunisa Eliya, Pega F. Talang, Jessica Fadhiyah Noor Anisa Fahrianti Fahrianti, Fahrianti Fakhriah, Siti Nurintan Fariana, Yuni Riska Nur Fatimah Azzahra Fatmawati Fatmawati Fitri Yuliana, Fitri Hariadi Widodo, Hariadi Hayatun Ni'Mah Hidayani, Yunisa Dzul Ilhamiyah Irawan, Angga Ismiadi, Rahmad Istiqamah Kasmayuda, Muhammad Lathifah, Nur Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Nisya Fitriani Lestari, Yayuk Puji Lisaura, Inggrit Windy Marselino, Doni Irawan Prancisco Maulina, Nor Mayasari, Vita Meidawati, Gusti Sophia Meldawati Melitia, Ni Putu Nova Melviani, Melviani Mia Audina, Mia Mohammad Basit, Mohammad Mohtar, M. Sobirin Nastiti, Kunti Neni Widaningsih Nita Hestiyana, Nita Noval Noval , Noval Noval Noval Novita Novita Nur Hidayah Nurlathifah NURUL HIDAYAH Oktavia, Helda Priscilla, Ika Puteri, Puteri Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Hernisa Trisna Putri, Nabila Chanisya Rabiatul Adawiyah Rahayyu, Rini Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmah, Lailatul Rahman, Luthfia Hidayati Rapika, Nor Ratna Sari Riani Riani, Riani Rohama, Rohama Saniah, Husnus Saputri, Nur Arida Setia Budi Sismeri Dona, Sismeri Subhannur Rahman, Subhannur Sumartila Tasalim, Rian Theana, Milka TM, M. Fajriannor Tumanggor, Agustina Hotma Uli Tuti Alawiyah Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Widodo, Heriadi Wijaksono, Muhammad Arief Winda Maolinda, Winda Yulianingsih, Devi Yuniarty, Stefany Yustian, Alifira Adhany Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati