Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Training The Processing Of Tomato Sauce For A Home-Based Business The Scale Of SMES Sinta, Irada; Nur Ilham, Rico; Kumala Sari, Dewi; M, Mawardati; Khaidir, Khaidir; Ekamaida, Ekamaida
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 1 No. 1 (2021): November 2021 - February 2022
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.268 KB) | DOI: 10.54443/irpitage.v1i1.24

Abstract

The Corona Virus Disease (COVID-19) pandemic which has an impact on the economy is no exception to the community around the UNIMAL Faculty of Agriculture. The COVID-19 pandemic condition in Aceh caused UNIMAL to carry out online/online-based lecture activities according to the direction of the Ministry of Education and Culture. Campus activities with an online system cause students to carry out the learning process from their home area so they are not in the environment around UNIMAL. The regulation of the online learning system due to the Corona Virus Disease (COVID-19) Pandemic which dealt a tremendous blow to the economy of the community around the UNIMAL Faculty of Agriculture as traders in the UNIMAL environment and providers of rental houses for students. Then, the lack of knowledge of housewives in East Reulet about what business prospects can be run and the cleanliness and food safety of processed products that need to be realized for public health are the basis for this activity to be carried out. The location of the community service was taken around the UNIMAL Faculty of Agriculture Institution, namely Gampong Reulet Timur, North Aceh Regency. At the preparation stage, the implementation of activities begins with increasing coordination and synergistic cooperation between the parties involved, namely Academic Activists (Lecturers) and the targeted community groups. The implementation methodology is designed for mentors in the form of a participatory approach and refers to the adult learning process (adult-learning), which consists of: (1) Providing information related to sauce processing, (2) assignment or direct practice of sauce processing.
Pengembangan Media Pembelajaran TCG (Trade Card Game) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Materi Bangun Ruang KelasVIII SMP Negeri I Tinggimoncong Khaidir, Khaidir; Thamrin Tayeb; Angriani, Andi Dian; Baharuddin
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine (1) the process of developing TCG (Trade Card Game) learning media to increase learning motivation on solid geometry material for eighth-grade students at SMP Negeri 1 Tinggimoncong, and (2) the quality of TCG learning media in terms of validity, practicality, and effectiveness. This research employs the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model consisting of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The developed product is a TCG-based learning media for solid geometry material. The subjects for the trial are 31 students from class VIII.4 at SMP Negeri 1 Tinggimoncong. The instruments used include expert validation sheets, observations of teacher and student activities, student learning motivation questionnaires, teacher response questionnaires, and learning outcome tests. The research results show that: (1) The validity of the TCG learning media is in the "Very High" category with a score of 0.96. (2) The practicality of the media is classified as "Very Positive" with a teacher response rate of 91% and a teacher activity observation score of 4 ("Very Good"). (3) The effectiveness of the media is indicated by the student learning motivation of 90.6% ("High"), with an increase of 41.8% from the initial motivation (48.8%), student activity at 85% ("Very Good"), and learning completeness reaching 80.5% in a classical setting. Thus, the development of this TCG learning media has been proven to be valid, practical, and effective in enhancing student motivation and learning outcomes in spatial geometry material.
PENGEMBANGAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PENDIDIKAN MANGROVE: PENDEKATAN BERBASIS MASYARAKAT UNTUK KONSERVASI PESISIR PADA ANAK-ANAK DI KAMPUNG KAYU ARA PERMAI Khaidir, Khaidir; Miswadi, Miswadi; Prianto, Eko; Fatmawati, Riska; Oktorini, Yossi; Ramses, Ramses; Nofrizal, Nofrizal; Jhonnerie, Romie
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8009

Abstract

Degradasi ekosistem mangrove dan rendahnya kesadaran lingkungan generasi muda menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan kawasan pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan model pendidikan konservasi mangrove berbasis komunitas melalui program Sekolah Alam Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) di Kampung Kayu Ara Permai, Kabupaten Siak, Riau. Program menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif dengan desain aksi partisipatif yang melibatkan 73 anak berusia 5-15 tahun selama periode Mei 2024 hingga Februari 2025. Metodologi pembelajaran menerapkan experiential learning yang mengintegrasikan eksplorasi langsung ekosistem mangrove, nilai-nilai kearifan lokal Melayu, dan kolaborasi multipihak dalam pola pentahelix. Program dilaksanakan melalui 30 pertemuan mingguan dengan lima tahapan: persiapan, edukasi dasar, pengembangan keterampilan, penguatan karakter, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif (kemampuan mengidentifikasi lebih dari 20 spesies mangrove), afektif (tumbuhnya kesadaran dan sikap peduli lingkungan berbasis nilai budaya lokal), dan psikomotorik (penguasaan keterampilan konservasi dasar seperti pembibitan dan penanaman mangrove). Partisipasi peserta meningkat dari 3 anak pada pertemuan pertama menjadi 35 anak pada puncak program, menunjukkan efektivitas pendekatan yang digunakan. Model pendidikan ini berhasil membentuk kader konservasi muda yang memiliki pengetahuan komprehensif, kesadaran lingkungan, dan keterampilan praktis dalam menjaga ekosistem mangrove. Keberhasilan program didukung oleh integrasi kearifan lokal dan kolaborasi aktif berbagai pemangku kepentingan, menawarkan model alternatif pendidikan lingkungan yang dapat direplikasi untuk konservasi mangrove berbasis masyarakat di wilayah pesisir lainnya.
Tanggung Jawab Ayah Single Parent Terhadap Pendidikan Formal Anak Hewot, Yohanes Ricardus; Khaidir, Khaidir; Natsir, Rodja Abdul
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 Maret 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i1.y2020.p47-54

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan masalah ayah yang berstatus sebagai single parent terhadap pendidikan formal anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan dilakukan di Desa Langir Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu selama satu bulan, sebagai informan atau sumber data adalah beberapa ayah single parent, anak dan masyarakat sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutya dari sumber data tersebut dianalisis sebagai hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab ayah single parent terhadap pendidikan formal anak dilakukan sesuai perannya. Memang tidak gampang namun dengan keterbatasan baik dari sisi pengetahuan maupun ekonomi ayah single parent mampu melaksanakan tanggung jawabnya. Ketika terjadi masalah, ayah single parent terkadang harus meminta bantuan pada tetangga atau keluarga untuk turut menyelesaikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memaksimalkan peran mereka sebagai ayah single parent terhadap pendidikan formal anak.
Model Penjaminan Mutu Terpadu Sekolah Muhammadiyah Berbasis Kepemimpinan, Pelayanan Pendidikan, dan Ismubaristik: Studi Evaluatif pada Sekolah Dasar Muhammadiyah Khaidir, Khaidir
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.16480

Abstract

Penjaminan mutu pendidikan merupakan aspek strategis dalam meningkatkan kinerja dan daya saing satuan pendidikan, khususnya sekolah Muhammadiyah yang memiliki karakteristik keislaman dan keorganisasian yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem penjaminan mutu sekolah Muhammadiyah serta merumuskan model penjaminan mutu terpadu berbasis kepemimpinan kepala sekolah, pelayanan pendidikan, dan nilai Ismubaristik. Penelitian menggunakan pendekatan evaluatif dengan metode deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian adalah Sekolah Dasar Muhammadiyah yang dievaluasi menggunakan Instrumen Penjaminan Mutu Sekolah Muhammadiyah Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah yang terdiri atas 35 indikator dengan skor maksimal 140. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik skoring, kategorisasi mutu, dan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penjaminan mutu sekolah berada pada kategori baik dengan kecenderungan menuju kemandirian, ditopang oleh kepemimpinan kepala sekolah yang disiplin, pelayanan pendidikan yang memadai, serta implementasi nilai Ismubaristik dalam budaya sekolah. Penelitian ini menghasilkan model penjaminan mutu terpadu yang mengintegrasikan dimensi manajerial dan nilai Islam Berkemajuan sebagai ciri khas sekolah Muhammadiyah. Temuan ini berimplikasi pada penguatan kebijakan dan praktik penjaminan mutu sekolah Muhammadiyah secara berkelanjutan.
PPengaruh Daerah Pengambilan Limbah Kulit Singkong (Manihot Esculenta L.) Dan Volume Starter Ragi Terhadap Kuantitas Dan Kualitas Produk Bioetanol Inayatillah1, Aufa; Handayani, Selvy; Khaidir, Khaidir; Nazaruddin, Muhammad; Fridayanti, Nelly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kulit singkong memiliki potensi besar sebagai bahan baku bioetanol karena kandungan selulosanya mencapai 80–85%. Namun, pemanfaatan limbah ini belum optimal meski produktivitasnya tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah asal limbah dan volume starter ragi (Saccharomyces cerevisiae) terbaik dalam proses produksi bioetanol. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: asal limbah (Paya Gaboh dan Saree) serta volume starter ragi (250 mL, 350 mL, dan 450 mL). Proses produksi meliputi empat tahapan, yaitu pretreatment, hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Parameter pengujian mencakup rendemen, densitas, viskositas, kadar bioetanol, dan titik kabut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah asal limbah berpengaruh nyata terhadap densitas produk, dengan kualitas terbaik berasal dari daerah Saree (L2). Volume starter ragi berpengaruh terhadap rendemen dan densitas, di mana volume 250 mL (S1) memberikan hasil paling optimal. Terdapat interaksi antara daerah asal limbah dan volume starter ragi terhadap densitas bioetanol. Kombinasi perlakuan terbaik ditemukan pada interaksi limbah asal Saree dengan volume starter 250 mL (L2S1). Kesimpulannya, perbedaan karakteristik nutrisi pada daerah asal dan optimasi volume ragi sangat menentukan efisiensi serta kualitas konversi limbah kulit singkong menjadi bioetanol.