Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Neuroprotective Effects of Antioxidants in Alzheimer's Dementia: A Literature Review Komang Trisna Sumadewi; Saktivi Harkitasari; Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/-.v8i1.521

Abstract

This research aims to analyze the neuroprotective effects of antioxidants in Alzheimer’s disease (AD) by examining their roles in mitigating oxidative stress and related pathological mechanisms. The research employs a qualitative design with a descriptive approach through a literature review, utilizing secondary data from peer-reviewed scientific articles and relevant academic sources. Data were collected through systematic literature searching and analyzed using thematic qualitative methods, including data reduction, categorization, and inductive interpretation. The findings indicate that oxidative stress plays a central role in AD pathogenesis by interacting with amyloid-beta accumulation, tau hyperphosphorylation, mitochondrial dysfunction, neuroinflammation, and metabolic dysregulation. Antioxidants, particularly mitochondria-targeted compounds and natural bioactive substances such as polyphenols and flavonoids, demonstrate significant neuroprotective potential through multi-target mechanisms. However, their clinical effectiveness is limited by factors such as low bioavailability and restricted blood–brain barrier penetration. These findings highlight the importance of developing multi-target therapeutic strategies and advanced drug delivery systems to enhance treatment efficacy. In conclusion, this study contributes to a deeper understanding of the role of antioxidants in AD and supports the shift toward integrative and system-based approaches in neurodegenerative disease management.
Pemberdayaan Petani melalui Edukasi K3 Organofosfat dan Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Alam di Desa Gumbrih Komang Trisna Sumadewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Ni Putu Diah Witari; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Luh Gede Evayanti; Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba; Ni Made Gita Kusuma Dewi; Saktivi Harkitasari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.171-178

Abstract

Organofosfat adalah jenis pestisida yang menghambat hidrolase serin, terutama asetilkolin esterase (AChE), yang menyebabkan efek toksik pada sistem saraf. Penggunaannya yang luas dalam pengendalian hama pertanian menimbulkan kekhawatiran serius terkait potensi toksisitas pada petani. Organofosfat mengganggu fungsi normal saraf dengan mengakumulasi asetilkolin, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan dan ekonomi yang dihadapi petani di Banjar Tunjung, Kecamatan Pekutatan, melalui pendekatan berbasis komunitas. Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya paparan organofosfat yang berdampak negatif terhadap kesehatan petani, serta kondisi ekonomi yang rendah, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar. Solusi yang diajukan meliputi penyuluhan tentang deteksi dini keracunan organofosfat dan pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk meningkatkan pemahaman petani tentang pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, diberikan juga pelatihan pembuatan sabun berbahan alam untuk meningkatkan pendapatan keluarga petani. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan, termasuk penyuluhan, pelatihan, dan simulasi, yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak terkait. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan petani mengenai organofosfat lebih dari 40%, berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest. Semua mitra (100%) hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Selain itu, keterampilan petani dalam pembuatan sabun juga meningkat, di mana mereka telah berhasil mengurangi paparan organofosfat dengan menggunakan APD dan memproduksi sabun secara mandiri, yang memberikan dampak ekonomi positif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil dilaksanakan sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan.  
Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Sindrom Koroner Akut: Studi Kasus–Kontrol MADE BAGUS MANIK SATRIA MAHOTTAMA; KADEK SURYA ATMAJA; SRI MASYENI; SAKTIVI HARKITASARI; ADITYA YUDISTIRA
Hang Tuah Medical Journal Vol 23 No 2 (2026): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v23i2.896

Abstract

Abstract Background: Acute Coronary Syndrome (ACS) is a major cardiovascular emergency associated with substantial morbidity and mortality. Hypertension is considered an important risk factor, yet local evidence remains essential. Objective: evaluate the relationship between hypertension and ACS occurrence in two referral hospitals in Bali, Indonesia. Methods: A hospital-based case–control study using medical record data was conducted at Karangasem and Tabanan District Hospitals. A total of 176 subjects were included: 88 ACS cases and 88 non-ACS controls. Purposive sampling with age- and sex-matching was applied. Bivariate analysis employed Chi-square test, reporting OR with 95% CI. Results: Most participants were aged >45 years (96.6%) and male (65.9%). Among cases, the most frequent ACS subtype was unstable angina (43.2%), followed by NSTEMI (34.1%) and STEMI (22.7%). The most common presenting symptoms were dyspnea (84.1%) and typical chest pain (79.5%). Hypertension was present in 39.8% of cases and 18.2% of controls. Hypertension was significantly related to ACS (p=0.002 OR of 2.97; 95% CI: 1.491–5.923).Conclusion: Hypertension is significantly related to ACS occurrence and increases the odds of ACS by nearly threefold.
Pencegahan Neurosistiserkosis Melalui Pengolahan Daging Babi yang Benar di Desa Blahbatuh, Gianyar Saktivi Harkitasari; Komang Trisna Sumadewi; Wayan Sayang Yupardhi; Albert Salim; I Wayan Diki Wahyu Adinata
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v5i1.5811

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang neurosistiserkosis, memberdayakan masyarakat dengan keterampilan praktis melalui praktek kebersihan dalam memasak daging babi, membuat lawar dan memelihara babi. Mitra program PKM ini adalah ibu-ibu PKK desa Blahbatuh, Gianyar, Bali sejumlah 15 orang. Berdasarkan wawancara dengan kelian dinas banjar, teridentifikasi beberapa masalah utama yang dihadapi oleh mitra yaitu rendahnya pemahaman higiene peramu makanan, belum mengetahui cara pengolahan lawar yang benar dan aman, dan teknik pemeliharaan babi dan sapi yang kurang memadai. Metode sosialisasi yang digunakan melibatkan berbagai pendekatan, termasuk ceramah dan sesi demonstrasi langsung. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dengan baik. Kegiatan dilaksanakan satu hari pada 10 Desember 2024 yang  diawali dengan pre-test, dilanjutkan sosialisasi tentang pengolahan daging babi yang benar untuk mencegah neurosistiserkosis dengan memberikan uraian menggunakan poster dan booklet, kemudian demonstrasi pengolahan lawar merah bebas bakteri,  dan  diakhiri dengan evaluasi hasil melalui pelaksanaan post-test. Kegiatan  ini  menunjukan dampak  positif  dan  memperoleh  apresiasi dari  masyarakat  dan perangkat   desa. Hal ini terlihat dari persentase kehadiran 100% dan partisipasi aktif 100%, nilai pretest dan posttest dengan peningkatan >40% dan peningkatan keterampilan mitra mengenai pengolahan daging babi yang benar.
Analisis SOFA Score terhadap Prognosis Pasien Sepsis di Rumah Sakit Ngoerah Denpasar Tahun 2024 Cokorda Agung Pratiwi; Ni Kadek Fitria Parahita; Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi; Ni Putu Dina Pradnyani; I Nyoman Wande; Saktivi Harkitasari
Aesculapius Medical Journal Vol 6 No 2 (2026): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.6.2.2026.397-404

Abstract

Abstrak Sepsis dikenal sebgai sindrom klinis yang kompleks dan mengancam jiwa akibat respons inflamasi sistemik yang tidak terkontrol sehingga sering berujung pada disfungsi multiorgan dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penilaian prognosis secara dini memiliki peranan prima dalam menentukan tata laksana, salah satunya melalui penggunaan Sequential Organ Failure Assessment (SOFA) score. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran SOFA score serta outcome pasien sepsis di Rumah Sakit Ngoerah Denpasar tahun 2024. Desain penelitian adalah observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh melalui total sampling terhadap 90 pasien dewasa (>18 tahun) yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik demografi, komorbiditas, skor SOFA awal, serta outcome klinis. Hasil menunjukkan kelompok usia ?60 tahun mendominasi kasus sepsis (57,2%) dan sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki. Diabetes melitus (36,6%) merupakan komorbiditas terbanyak, diikuti penyakit kardiovaskular (32,2%). Distribusi SOFA score terbanyak pada rentang 4–8 (57,8%). Analisis outcome menunjukkan adanya peningkatan proporsi mortalitas seiring dengan peningkatan SOFA score, yaitu 55,6% pada skor 2–3, meningkat menjadi 76,9% pada skor 4–8, dan mencapai 90% pada skor 9–16. Temuan ini mengindikasikan bahwa SOFA score awal berpotensi menggambarkan prognosis pada pasien sepsis. Penggunaan SOFA score sejak awal diagnosis dapat dipertimbangkan sebagai acuan dalam stratifikasi risiko, pemilihan strategi terapeutik, serta perencanaan monitoring pasien secara lebih komprehensif. Kata Kunci: Sepsis, SOFA score, Prognosis, Rumah Sakit Ngoerah Denpasar   Abstract [An Overview of SOFA Scores and Patient Outcomes for Sepsis Patients Admitted to Ngoerah Hospital, Denpasar, in 2024] Sepsis is a complex and life-threatening clinical syndrome characterized by dysregulated systemic inflammation, frequently progressing to multiorgan dysfunction with high morbidity and mortality. Early prognostic assessment plays a crucial role in guiding clinical decision-making, with the Sequential Organ Failure Assessment (SOFA) score serving as one of the most reliable tools This study aims to provide an overview of SOFA scores and patient outcomes for sepsis at Ngoerah Hospital in Denpasar in 2024. A descriptive observational study with a cross-sectional design was conducted using total sampling of 90 adult patients (>18 years) who met the inclusion criteria. Data collected included demographic characteristics, comorbidities, initial SOFA score, and clinical outcomes. The results showed that sepsis occurred predominantly in patients aged ?60 years (57.2%) and was more frequent in males. Diabetes mellitus (36.6%) was the most common comorbidity, followed by cardiovascular disease (32.2%). The majority of patients had an initial SOFA score of 4–8 (57.8%). Outcome analysis revealed an increase in the mortality rate as the SOFA score rose, namely 55.6% for scores of 2–3, rising to 76.9% for scores of 4–8, and reaching 90% for scores of 9–16. These findings suggest that the initial SOFA score has the potential to predict the prognosis in patients with sepsis. The use of the SOFA score from the outset of diagnosis may be considered as a guide for risk stratification,the selection of therapeutic strategies, and the planning of more comprehensive patient monitoring. Keywords: Sepsis, SOFA score, Prognosis, Ngoerah Hospital Denpasar
Inovasi Diagnosis Meningitis Streptococcus Suis: Tantangan dan Solusi Komang Trisna Sumadewi; Saktivi Harkitasari; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Luh Gede Evayanti
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2026.v9.89-104

Abstract

Streptococcus suis (S. suis) is an important zoonotic pathogen that causes severe infections in humans, including meningitis, sepsis, and endocarditis. S. suis meningitis remains a public health concern, particularly in regions with high pork consumption, pig farming, or occupational exposure to pigs and pork products. This narrative review synthesizes current evidence on pathogenesis, diagnostic gaps, and emerging point-of-care strategies. The disease develops through sequential colonization, bloodstream invasion, disruption of the blood-brain barrier, entry into the central nervous system, and meningeal inflammation. Virulence factors, including capsular polysaccharide, suilysin, collagenase-like protease, and zinc metalloproteinase C, contribute to immune evasion, endothelial injury, and increased barrier permeability. Conventional cerebrospinal fluid culture enables bacterial isolation and antimicrobial susceptibility testing, but its diagnostic yield may decrease after prior antibiotic exposure, and its turnaround time is slow. PCR-based methods offer faster targeted detection, with reported diagnostic performance of approximately 92–100% and potential results within less than 4 hours in optimized workflows. Metagenomic next-generation sequencing improves detection in culture-negative or complex cases but remains limited by cost, infrastructure, and interpretation challenges. LAMP, RPA-lateral flow assays, biosensors, and CRISPR-based platforms are promising but require clinical validation using human cerebrospinal fluid. Future research should prioritize accuracy, affordability, accessibility, and implementation in endemic settings globally.
Co-Authors Aditya Yudistira Agus Praktyasa Albert Salim Anak Agung Bagus Ngurah Nuartha Anak Agung Ngurah Agung Bayu Sutha Anak Agung Ngurah Agung Bayu Sutha Anny Eka Pratiwi Anny Pratiwi Asri Lestarin Audria, Intan Safira Citra Udiyani Cokorda Agung Pratiwi Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Desyanti Risky Putri Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Dewa Ayu Sri Shita Meliani Dewi Manuaba, Ida Ayu Laxmi Ananda Dharmesti Wijaya Fransiscus Fiano Anthony Fransiscus Fiano Anthony Kerans Giovanca Verentzia Purnama Guptha, I Dewa Gede Agung Siwa Hiranandini Prawista, I Gusti Ayu Maha I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, I Dewa Ayu Inten Dwi I Gde Nengah Adhilaksman Sunyamurthi Wirawan I Gede Purna Weisnawa I Gusti Ngurah Agung Cahyadi Putra I Komang Hotra Adiputra I Made Wandia I Nyoman Wande I Wayan Diki Wahyu Adinata I Wayan Sumardika Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Bagus Giri Sena Putra Ida Bagus Giri Sena Putra Indra Wijaya Indratmo, Novea Jerry Junior, Darren Kadek Ayu Astuti Kadek Surya Atmaja KADEK SURYA ATMAJA Komang Aditya Yudistira Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Trisna Sumadewi Komang Triyani Kartinawati Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti MADE BAGUS MANIK SATRIA MAHOTTAMA MADE BAGUS MANIK SATRIA MAHOTTAMA Made Ilora Hiranandasastri Ni Kadek Fitria Parahita Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Made Kharisma Praba Yuanika Ni Made Widya Apsari Cahyadewi Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Putu Dian Puspitha Maheswari Yasa Ni Putu Dina Pradnyani Ni Putu Sukarini Ni Wayan Diana Ekayani Nia Calista Santoso Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pratiwi, Cokorda Agung Pratyaksa, I Gusti Ngurah Dinda Primatanti, Putu Asih Putra Parwati, Tjok Istri Putu Asih Primatanti R. A.T. Kuswardhani Richard Christian Suteja Rima Kusuma Ningrum Satya Diksha, I Gusti Ngurah Ariestha SRI MASYENI Sri Masyeni Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sri Ratna Dewi Sumadewi, Komang Trisna Suteja, Richard Christian Suyasning Hastiko Indonesia Tanjung Subrata Thomas Eko Purwata Tjok Istri Putra Parwati Toddy Hendrawan Yupardhi, Toddy Hendrawan Wayan Sayang Yupardhi Widhidewi Ni Wayan Winianti Ni Wayan Wiranatha, I Gede Wulandari, Putu Kintan