Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Bahan Bekas Bagi Siswa di SMP Negeri 1 Air Satan Wahyu Arini; Tri Ariani; Sulistiyono Sulistiyono; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika serta keterampilan kreatif siswa melalui pelatihan pembuatan alat peraga berbasis bahan bekas. Subjek kegiatan adalah 25 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Air Satan, Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan materi konsep fisika dasar, demonstrasi pembuatan alat peraga, serta praktik langsung menggunakan bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan karet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian produk. Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari rata-rata 68% menjadi 88%, serta peningkatan pemahaman konsep yang ditunjukkan melalui skor rata-rata dari 62 menjadi 82. Sebanyak 84% siswa mampu menghasilkan alat peraga dengan kategori baik, dan 16% kategori cukup. Selain itu, 92% siswa menunjukkan peningkatan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual dan inovatif.
Pendampingan Guru dalam Merancang Pembelajaran Fisika Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Pada Kurikulum Merdeka Sulistiyono Sulistiyono; M. Syahrun Effendi; Merti Triyanti
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4284

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran fisika kontekstual berbasis kearifan lokal pada Kurikulum Merdeka. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengintegrasikan budaya dan potensi lokal ke dalam pembelajaran fisika sehingga pembelajaran cenderung bersifat teoritis dan kurang bermakna bagi peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, workshop, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, dan evaluasi. Peserta kegiatan merupakan guru fisika SMA dari beberapa sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar, LKPD, media pembelajaran, dan asesmen berbasis kearifan lokal. Guru berhasil mengaitkan konsep fisika dengan fenomena budaya dan lingkungan sekitar, seperti alat musik tradisional, permainan rakyat, dan aktivitas masyarakat lokal. Implementasi pembelajaran menunjukkan peserta didik lebih aktif, antusias, dan mudah memahami konsep fisika karena pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, program pendampingan ini efektif dalam mendukung implementasi pembelajaran fisika yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
UJI KELAYAKAN PANDUAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I BERBASIS INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Etika Maharani Khotimah; Endang Lovisia; Sulistiyono Sulistiyono
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.6915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal yang layak digunakan dalam kegiatan praktikum mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas PGRI Silampari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Data diperoleh melalui lembar validasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan skala Likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Aspek media memperoleh nilai rata-rata 55 dengan kategori sangat baik (A), aspek bahasa memperoleh nilai 41 dengan kategori sangat baik (A), dan aspek materi memperoleh nilai 81 dengan kategori sangat baik (A). Hasil tersebut menunjukkan bahwa panduan praktikum Fisika Dasar I berbasis inkuiri terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan praktikum. Panduan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemahaman konsep, dan motivasi belajar mahasiswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Analisis Hubungan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri Terawas Mohamad Ali; Dodik Mulyono; Sulistiyono
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 3 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/28br5654

Abstract

This study aimed to determine the relationship between students' learning interest and their physics learning outcomes at SMA Negeri Terawas. The research employed a quantitative method with a descriptive correlational approach. The population consisted of all students of SMA Negeri Terawas, while the sample comprised 68 eleventh-grade students selected as respondents. Data were collected using a questionnaire to measure students' learning interest and documentation of physics learning outcomes. Data analysis was conducted using SPSS through prerequisite tests, including normality and linearity tests, followed by the Pearson correlation test to examine the research hypothesis. The results showed that there was a significant relationship between students' learning interest and their physics learning outcomes at SMA Negeri Terawas. In conclusion, learning interest has a significant relationship with physics learning outcomes, indicating that students with higher learning interest tend to achieve better physics learning outcomes.  Keywords: Physics Learning Outcomes, Learning Interest
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau Emi Herawati; Supriyanto Supriyanto; Sulistiyono Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning (PBL) dan mengetahui kelayakan, serta pengaruhnya terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang melibatkan validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar termasuk dalam kategori sangat baik dari aspek materi skor 48, baik dari aspek media skor 33, dan sangat baik dari aspek bahasa skor 39. Bahan ajar hasil pengembangan dapat meningkatkan minat belajar siswa dilihat dari hasi angket diperoleh hasil sebelum mengikuti pembelajaran sebesar 67,93% (kategori tinggi) menjadi 84,32% (kategori sangat tinggi). Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran karena materi disajikan dalam bentuk permasalahan nyata yang relevan dengan kehidupan mereka. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 7,46 dan post-test sebesar 10,84 serta standar gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Selain peningkatan nilai, juga terjadi perkembangan pada kemampuan membaca, menyusun kalimat, dan menulis teks sederhana. Dengan demikian, bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Pendekatan PBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, menumbuhkan motivasi intrinsik, dan meningkatkan penguasaan materi secara bermakna.
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MA Riyadhus Sholihin Sulistiyono Sulistiyono; Wahyu Arini; Zikrillah Zikrillah; Aan Sugita
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Fisika berbasis Discovery Learning yang layak serta untuk mengatahui peningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi ahli materi memperoleh skor 57 dengan kategori Baik, validasi ahli media memperoleh skor 48 dengan kategori Sangat Baik, dan validasi ahli bahasa memperoleh skor 32 dengan kategori Sangat Baik. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD telah memenuhi standar kualitas dari segi materi, media dan kebahasaan. Selain itu LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,42 (kategori sedang). LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,67 (kategori sedang). Secara keseluruhan, ketiga hasil validasi tersebut membuktikan bahwa LKPD Fisika berbasis Discovery Learning layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin.
Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Discovery Learning pada Materi Energi Terbarukan untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Reno Nabila; Endang Lovisia; Sulistiyono Sulistiyono
Science and Physics Education Journal (SPEJ) Vol. 8 No. 2 (2025): SPEJ (Science and Physic Education Journal)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/8jath435

Abstract

Abstract: This research was carried out with the aim of producing a Physics E-Modul Based on Discovery Learning to improve the critical thinking of class The research carried out is Research and Development (R&D) research using a 4-D approach which includes the definition stage, design stage, development stage and disseminate stage. The subjects of this research are students. class X.5 of SMA Negeri 1 Muara Beliti. Data collection techniques use interviews, observation, questionnaires and test questions. Based on the feasibility test analysis of the E-Module media given by the three experts, namely language, material and media experts, it shows that the physics E-Modul media meets the Very Good criteria, and the critical thinking of class X5 students at SMA N 1 Muara Beliti after using the physics-based E-module Discovery Learning based on the Ngain test is 0.32 in the medium category. Thus, it can be concluded that the Discovery Learning-based physics E-module developed by researchers can improve students' critical thinking in the physics learning process in class.   Keywords: E-Modul, Discovery Learning, 4-D, Critical Thinking  
Analisis Validitas Instrumen Tes Hasil Belajar Fisika dalam Model Pembelajaran Learning Cycle 5e pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Lubuklinggau Selvi Karlina; Endang Lovisia; Sulistiyono
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 1 (2025): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas instrumen tes hasil belajar fisika yang digunakan dalam model pembelajaran Learning Cycle 5E pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Lubuklinggau. Instrumen tes hasil belajar fisika yang valid sangat penting untuk mengukur secara akurat pemahaman siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Lubuklinggau yang telah mengikuti pembelajaran fisika menggunakan model Learning Cycle 5E. Data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar yang telah disusun berdasarkan indikator pencapaian kompetensi dalam kurikulum. Hasil analisis validitas isi menunjukkan bahwa instrumen memiliki kesesuaian yang tinggi dengan materi dan tujuan pembelajaran. Sementara itu, hasil analisis validitas empiris menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal dalam instrumen tes memiliki koefisien korelasi yang signifikan, menandakan instrumen tersebut valid dan layak digunakan untuk mengukur hasil belajar fisika siswa dalam konteks model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes hasil belajar fisika yang dikembangkan memiliki validitas yang baik, sehingga dapat diandalkan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran fisika dengan model Learning Cycle 5E.
Science Laboratory Management at State Middle School 8 Lubuklinggau Using the CIPP Model Dina Puspita Sari; Linda Nurfalah; Sapira; Etika Maharani Khitimah; Sulistiyono
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1121

Abstract

This study aims to evaluate the management of the science laboratory at SMP Negeri 8 Lubuklinggau using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The study employed an evaluative approach with descriptive qualitative methods. Subjects included the principal, science teachers, and laboratory administrators. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation studies. The results indicate that, from a contextual perspective, the science laboratory meets learning needs and is supported by school policy, although laboratory planning has not been systematically developed. From an input perspective, basic infrastructure is available, but there are still limitations in tools and laboratory materials, and the lack of dedicated laboratory staff. From a process perspective, practical activities have been carried out but not routinely, and laboratory administration and the implementation of occupational safety and health (K3) are not yet optimal. From a product perspective, the utilization of the science laboratory has a positive impact on student conceptual understanding and learning motivation. Overall, the management of the science laboratory is considered quite good, but still requires improvement, particularly in planning, procurement of facilities, and operational management to ensure optimal and sustainable laboratory function.