p-Index From 2021 - 2026
9.857
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kajian Bali WARTA Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Aksara Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Widyadari : Jurnal Pendidikan Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Community Empowerment Jurnal Kajian Pariwisata Widyadari : Jurnal Pendidikan TRAVERSE - Journal of Language and Applied Linguistics Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora JASL - Journal of Applied Studies in Language Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Gema Wisata Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Business on Hospitality and Tourism Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Alamtana BJHTCR Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Aksara Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Open Access DRIVERset Aksara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN KAWASAN DESA WISATA BONGKASA PERTIWI Lestari, Denok; Ekasani, Kadek Ayu; Putra, I Putu Edy Suardiyana; Ananda, I Made Aryanta; Wiadnyana, I Gusti Agung Gede
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3603

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di desa Bongkasa Pertiwi, yang terletak di kecamatan Abiansemal kabupaten Badung, Bali. Desa ini telah ditetapkan sebagai desa wisata sejak tahun 2010 dan dikenal berkat potensi alamnya yang indah dan unik. Namun demikian, minimnya pemahaman dalam perencanaan dan pengelolaan pariwisata telah menghambat langkah desa Bongkasa Pertiwi menjadi desa wisata maju. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguatan kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan tata ruang dan tata kelola dalam pengembangan pariwisata. Kegiatan diawali dengan penyamaan persepsi tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah desa Bongkasa Pertiwi, yang dilanjutkan dengan pemaparan arah kebijakan pembangunan daerah,, dan strategi penyusunan peta sosial desa. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk menentukan program prioritas pengembangan desa tahun 2025. Rangkaian kegiatan pengabdian ini terlaksana berkat sinergi masyarakat dan pemerintah kabupaten Badung, dan telah memberikan manfaat berupa peningkatan kapasitas masyarakat, serta menghasilkan kesepakatan sebagai dasar penetapan kebijakan pengembangan desa wisata.
Semantik Toponimi Penamaan Desa di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Provinsi Bali Ekasani, Kadek Ayu; Lestari, Denok; Paramita, Putu Dian Yuliani; Ida Ayu Gayatri
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v16i1.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk toponimi, serta menjelaskan makna yang terkandung dalam toponimi penamaan desa di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali berdasarkan kajian kebahasaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang terbagi dalam tiga tahap penelitian, dimulai dari pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan data sekunder dari beberapa studi literatur dan dokumen sejarah yang dimiliki di masing-masing desa. Data dianalisis menggunakan studi antropolinguistik dan toponimi. Tujuh desa yang ada di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, adalah Desa Kedisan, Desa Keliki, Desa Kenderan, Desa Pupuan, Desa Sebatu, Desa Taro, dan Desa Tegallalang. Temuan menunjukkan bahwa bentuk toponimi berdasarkan aspek fisik yaitu Desa Kedisan, Desa Taro, dan Desa Tegallalang; berdasarkan aspek sosial yaitu desa Keliki; berdasarkan aspek kebudayaan yaitu Desa Kenderan, Desa Pupuan, dan Desa Sebatu. Sementara itu, makna semantik toponimi berkaitan dengan aspek fisik (perwujudan), sosial (kemasyarakatan), dan budaya toponimi adalah makna referensial, nonreferensial, konseptual, dan kolokasi. Kompleksitas toponimi ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk merumuskan metode pelestarian identitas toponimi tersebut.
Piala Asia Wanita U-17 AFC 2024 : Pemanfaatan Lapangan Bali United Training Center Untuk Promosi Wisata Pantai Purnama-Gianyar ( Studi Akun Instagram @AfcAsiancup ) Yuda, Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira; Widyaningsih, Ni Putu Putri; Arini, Ni Nyoman; Subadra, I Nengah; Sanjaya, I Wayan Kiki; Astina, Made Arya; Ekasani, Kadek Ayu
Bali Journal of Hospitality, Tourism and Culture Research Vol. 1 No. 2 (2024): MARKETING IN THE TOURISM AND HOSPITALITY SECTOR @ Bali Journal of Hospitality,
Publisher : Language Assistance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12662776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemanfaatan lapangan bali united training center sebagai media promosi dan bagaimana komentar netizen di akun Instagram @AFCASIAN CUP di Pantai purnama gianyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data sekunder melalui pengumpulan data komentar netizen di akun Instagram @AFCASIANCUP dan di analisis menggunakan analisis konten. Penelitian ini menemukan bahwa lapangan bali united training center siap untuk digunakan dalam ajang kegiatan olahraga selain sepak bola untuk meningkatkan citra pariwisata olahraga di Bali, pengikut dari akun Instagram @AFCASIANCUP sangat melihat lingkungan yang ada di lapangan bali united training center, mereka melihat bahwa lapangan ini adalah lapangan satu satunya yang di level asia yang memiliki lapangan di tepi Pantai Purnama Gianyar. terbatas pada pemanfaatan lapangan apa saja yang diambil selain pertandingan sepak bola dalam melakukan promosi dan mempertahankan dalam meneruskan masukan masukan positif untuk mengelola lapangan tersebut. Kedepannya, diperlukan juga admin Instagram dari pemerintah provinsi dan pemerintah dinas pariwisata gianyar untuk membantu promosi karena saat ini belum ada membuat postingan tentang promosi sport event  apa saja yang bisa di lakukan di lapangan bali united training center  selain pertandingan sepak bola.  
ANALISIS FONOLOGIS PADA TERJEMAHAN BUKU RESEP MASAKAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA Kadek Ayu Ekasani
Aksara Vol 28, No 1 (2016): Aksara: Edisi Juni 2016
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v28i1.19.77-90

Abstract

Analisis penelitian ini difokuskan pada aspek fonologi terjemahan buku resep masakan bahasaInggris ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan fonologiyang terjadi pada terjemahan buku resep. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan datapenelitian adalah (1) metode simak dan (2) metode deskriptif-komparatif. Data dianalisisdengan teori linguistik untuk menganalisis perubahan bunyi yang terjadi pada terjemahanbuku resep masakan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ada perubahan fonologi yang terjadi pada hasil terjemahan buku resep masakanbahasa Inggris ketika terserap ke dalam bahasa Indonesia, penguatan bunyi vokal [ʊ]→[u],[ɪ]→[i], [ǝ]→[u], [ɛ]→[i],[ə]→[i], [a]→[e], [ʌ]→[u], [ɛ]→[e], [ɒ]→[o], [ɒ]→[ɔ], dan[ɔ]→[u]; pelemahan bunyi vokal [i]→[ǝ], [ǝ]→[a], [ǝ]→[ɔ], [e]→[a], [ʌ]→[a], dan [ɪ]→[e];apokope, penghilangan fonem /t/,/i/, dan /əʊ/ → /ø/ di akhir kata; sinkope, penghilanganvokal panjang [ɑː], [i:], dan [u:] → [a], [i], dan [u] di tengah kata; epentesis, penyisipankonsonan [d], [l] dan penyisipan vokal [u], [ǝ], dan [a]; paragog, penambahan bunyi [r], [ci]di akhir kata; proses perpaduan vokal, yaitu monoftongisasi [əʊ]→[a], [eɪ]→[a], [eɪ]→[e],[eɪ]→[u], [eɪ]→[i]. Dengan demikian, pada proses penyerapan kata-kata dari bahasa Inggriske dalam bahasa Indonesia terutama pada buku resep masakan terjadi perubahan fonologiyang menunjukkan bahwa adanya penyesuaian bunyi terhadap kata-kata yang terserap daribahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia bertujuan untuk menyederhanakan pelafalan katakataserapan terhadap penutur bahasa Indonesia sehingga mudah diucapkan.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani Dalam Pengembangan Produk Boreh Bali Berbasis Wisata Kesehatan Di Desa Mekar Bhuwana Nitayani, Komang Tresia; Saputra, I Made Wira; Suka, Gabriella Debora Ginting; Widhiarini, Ni Made Ayu Natih; Ekasani, Kadek Ayu; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/abdiwisata.v2i1.320

Abstract

Boreh merupakan salah satu ramuan dalam pengobatan tradisional (Usadha) Bali yang terbuat dari kombinasi rempah-rempah yang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit dan Boreh menjadi produk wellness tourism yang dilirik wisatawan. Di Desa Mekar Bhuwana telah ada Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mulai mengolah rempah-rempah menjadi Boreh namun pengembangannya belum maksimal. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penguatan kapasitas kepada KWT dalam mengembangkan produk Boreh yang sesuai dengan kebutuhan pasar wellness tourism. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan 3 tahapan metode yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun hasil dari pengabdian ini yaitu KWT menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dalam memproduksi Boreh dan mengemas Boreh yang sesuai dengan pasar wellness tourism serta KWT menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya pemasaran produk Boreh untuk dapat menjangkau pelanggan yang lebih luas. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman dan keterampilan baru terhadap KWT. Sebagai tindak lanjut, KWT masih membutuhkan pendampingan untuk memastikan keberlanjutan usaha.
Strategi Pramusaji dalam Menangani Keluhan Pelanggan di Kori Restaurant I Gusti Agung Bhisma; Kadek Ayu Ekasani
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v4i2.4096

Abstract

Kori Restaurant is the restaurants offering an authentic Balinese atmosphere with international cuisine and Asian flavours, as well as high quality service. Located at Poppies Lane II, Legian, Kuta, this restaurant is in a strategic location near the Beachwalk shopping centre and the bustling Kuta Beach area. In reality at this restaurant, customer complaints are often faced by restaurant staff, both complaints in online and offline media. The purpose of this study was to determine the waiter's strategy in handling customer complaints at Kori Restaurant. This research uses qualitative research with data collection techniques with observation, interviews and documentation, data validity techniques are used triangulation methods and with data analysis using data reduction methods, data presentation and conclusion drawing. The results of this study state that efforts to handle customer complaints at Kori Restaurant are identifying problems, listening to guest complaints and distinguishing between service or food complaints, handling is carried out according the type of complaint, and strategies carried out by Kori Restaurant waiters in handling customer complaints, namely listening to guest complaints without cutting the conversation, clarifying the problem, internal verification, and apologising and offering solutions such as replacing food or drinks with complimentary, as well as remaking orders if needed and offering discounts, or freeing problematic orders, and it can be concluded that the waiter's strategy in handling guest complaints at Kori Restaurant is listening, clarifying, internal verification, apologising and offering appropriate solutions.
Model Pengembangan Potensi Daya Tarik Wisata Berbasis Masyarakat Di Pantai Petitenget Desa Adat Kerobokan Saputra, I Gusti Ngurah Alit Dwi; Kadek Ayu Ekasani; Ida Bagus Putra Yadnya
Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jemakbd.v4i2.1442

Abstract

The results of the study show that Petitenget Beach has great potential to be developed as a community-based tourism destination, which is reflected in natural and cultural wealth, active community participation, and local and spiritual values. However, the development of this destination faces various challenges, such as limited infrastructure, suboptimal local institutions, and environmental pressures. Based on the SWOT analysis, 16 development strategies were obtained and a community-based management model was formulated that emphasizes collaboration, inclusive empowerment, authentic tourism products, digital promotion, and participatory monitoring. This model aims to harmonize cultural preservation and improve the local economy through active community involvement.
Pergeseran Makna dalam Terjemahan Bumbu Bali Ekasani, Kadek Ayu; Kesumayathi, Ida Ayu Gayatri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 3 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i3.390-398

Abstract

Penelitian ini membahas pergeseran makna yang terjadi dalam proses penerjemahan istilah-istilah bumbu tradisional Bali, khususnya base genep, basa gede, dan basa wangen, ke dalam bahasa Inggris. Bumbu-bumbu ini tidak hanya memiliki fungsi kuliner, tetapi juga sarat dengan makna simbolik dan nilai-nilai budaya yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Bali. Namun, dalam konteks pariwisata dan promosi global, istilah-istilah tersebut sering kali diterjemahkan secara reduktif sehingga mengaburkan makna kultural yang sesungguhnya. Dengan menggunakan pendekatan teori terjemahan dari Newmark, Venuti, dan Nida, serta mengacu pada kajian terbaru oleh Ekasani (2023), penelitian ini menganalisis representasi terjemahan yang ditemukan dalam situs web pariwisata, brosur promosi, dan konten media sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan domestikasi makna melalui padanan yang hanya mengedepankan aspek fungsional dan sensorik, seperti “spice paste” atau “aromatic blend”. Strategi tersebut dinilai kurang merepresentasikan nilai-nilai filosofis, spiritual, dan identitas budaya lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penggunaan strategi penerjemahan yang lebih berimbang, seperti foreignisasi dan penambahan catatan budaya, agar nilai otentik dari kuliner tradisional Bali dapat tetap terjaga dalam konteks lintas budaya.
Inovasi Media Sosial dalam Mendukung Pengembangan Wisata Edukasi di Teba Majalangu Kesiman, Bali Ade Sintya Devi; Ida Bagus Putra Yadnya; Kadek Ayu Ekasani
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol. 21 No. 3 (2025): September : Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemawisata.v21i3.864

Abstract

The importance of educational tourism in Indonesia and Bali lies in its ability to combine education with tourism experiences, empower local communities, and support cultural and environmental preservation. With the right approach, educational tourism can become one of the main pillars in the development of sustainable tourism in Indonesia. The development of educational tourism in Indonesia and Bali not only provides educational benefits for visitors but also supports local economic growth and cultural preservation. With the proper approach, educational tourism can serve as an essential pillar in the development of sustainable and inclusive tourism. This study aims to design an innovative social media content strategy to increase the visibility of culture- and agriculture-based educational tourism at TeBA Majalangu, Kesiman, Bali. The research method used is qualitative with a case study approach, conducted through field observations, in-depth interviews, and social media content analysis. The results show that TeBA Majalangu’s social media is currently managed incidentally, lacking consistency in posting frequency and without a strong narrative structure. Based on these findings, the author developed an innovative social media model consisting of five main content categories: educational storytelling, interactive videos, visual education, user-generated content, and interactive content. As a form of implementation, prototypes were also created, including storyboard reels, educational carousel posts, interactive polls, Instagram feed mockups, and a one-month content calendar. This strategy is expected to serve as a reference for managers in strengthening TeBA Majalangu’s digital image as an educational tourism destination based on local wisdom that is relevant, inspiring, and sustainable. In today’s digital era, social media offers great opportunities to maximize the promotion of educational tourism, strengthen direct interaction with potential visitors, and disseminate information. With the right innovations in social media strategy, TeBA Majalangu is expected to increase the number of visitors and contribute more significantly to empowering local communities.
Peluang Karier Mahasiswa Perhotelan di Industri Pariwisata Internasional melalui Penguasaan Bahasa Asing Kadek Ayu Ekasani; Putu Dian Yuliani Paramita; Ida Ayu Gayatri Kesumayathi
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v4i3.6663

Abstract

This study aims to analyze students’ perceptions of foreign language learning and its impact on their readiness to enter the international job market. The research employed a descriptive qualitative method, collecting data through questionnaires distributed to 100 students from various study programs across multiple faculties. The study explored students’ experiences in learning foreign languages, including perceived challenges, motivations, and the effectiveness of teaching strategies applied in the classroom. The findings indicate that foreign language proficiency has a positive correlation with students’ confidence levels, especially when facing cross-border professional challenges, international collaboration, and communication with global stakeholders. Students reported that while foreign language learning at the university is generally effective, there are areas for improvement, particularly regarding the integration of real-world contexts, industry-specific vocabulary, and interactive practice opportunities. Furthermore, the study revealed that students value opportunities for cultural exposure, international internships, and collaboration with foreign peers as part of their learning experience. Based on these findings, universities are recommended to adopt strategies such as curriculum integration, practice-based teaching methods, interdisciplinary projects, and strengthening international partnerships to better prepare students for global employment. The study concludes that foreign language mastery is not only a linguistic skill but also an essential social, cultural, and professional capital that enhances graduates’ competitiveness in the global job market. Ultimately, developing comprehensive language skills, combined with intercultural competence, will equip students with the adaptability, confidence, and communication abilities required to thrive in diverse international work environments.
Co-Authors Ade Sintya Devi Adis Audiana Syafri Aditya, I Putu Angga Agastia, I Gede Made Aditya Agung Rizky Fedora Febrawan Alberta, Felicia Johny Anak Agung Istri Putera Widiastiti Ananda , I Wayan Aris Trisna Mega Ananda, I Made Aryanta Apriadi , Gede Arini, Ni Nyoman Ariwidana, I Putu Eka Nova Astina, Made Arya Astrawan , I Kadek Oka Bhuanaputri, Ni Kadek Ajeng Wangi Christhofer Anugrah Singgih Tio Cokorda Istri Sri Apriyani Sudarsana Darmaya , I Gede Denok Lestari Denok Lestari Dewi , I Gusti Ayu Melistyari Dijaya , I Gusti Ngurah Ari Dinata , I Putu Sastra Febrawan, Agung Rizky Fedora Felicia Johny Alberta Giri, I Dewa Gede Yodya Anggara Gunawan Gunawan I Dewa Ayu Dewi Prasanti I Gede Made Aditya Agastia I Gusti Agung Bhisma I GUSTI AGUNG GEDE WIADNYANA . I Gusti Agung Mirah Sanjiwani I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ayu Melistyari Dewi I Gusti Ayu Melistyari Dewi I Gusti Ayu Suwintari I Gusti Ngurah Alit Dwi Saputra I Kadek Udiyana Putra I Ketut Widnyana I Made Gowinda I Made Hadi Purnantara I Nengah Subadra I Nyoman Joni Paranata I Nyoman Sudiarta I Putu Agus Hary Indrawan12 I Wayan Eka Mahendra I Wayan Kiki Sanjaya I Wayan Sukanadi I Wayan Sukanadi I Wayan Wiarta Ida Ayu Adriana Nareswari Ida Ayu Gayatri Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira Yuda Ida Bagus Putra Yadnya Ida Bagus Putra Yadnya Ida Bagus Subrahmaniam Saitya Ismail , Deden Jesyca Amanda Salsabilla Kadek Feni Aryati Kadek Thea Kirana Kesumayathi, Ida Ayu Gayatri Lina Widiastuti Luh Eka Susanti Made Wahyu Mahendra . Mahendara, Eka Mirayanti, Ni Luh Diah Muhamad Nova Muliadiasa, Ketut Ni Kadek Ajeng Wangi Bhuanaputri Ni Kadek Yunika Rahayu Ni Luh Diah Mirayanti Ni Luh Gede Liswahyuningsih Ni Luh Ketut Mas Indrawati Ni Luh Putu Daniella Santika Dewi Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Rinayanthi Ni Nyoman Arini Ni Putu Dian Nirmala Trisna Ni Putu Isha Aprinica Ni Putu Isha Aprinica Ni Putu Putri Widyaningsih Ni Wayan Putri Kariyani Nitayani, Komang Tresia Nyoman Surya Wijaya Paramartha , I Dewa Gede Nata Paramita, Putu Dian Yuliani Paramitha, I Gusti Ayu Cintya Paulin Yosephanny Pratiwi, Ni Made Niktya Pricilia Putra, I Putu Edy Suardiyana Putu Dian Yuliani Paramita Putu Eka Wirawan Putu Haskara Wijana Putu Junio Figo Budiwan Putu Sabda Jayendra Rahmanita, Yayang Regita, Gde Made Nugraha Sanjaya , I Wayan Kiki Sanjaya, I Wayan Kiki Saputra, I Gusti Ngurah Alit Dwi Saputra, I Made Wira Saputra, Nyoman Wibawa Semara, I Made Trisna Shirley Maitri Sinaga , Firman Sinaga, Hotmauli Subadra, I Nengah Sudarsana, Cokorda Istri Sri Apriyani Suka, Gabriella Debora Ginting Sulasmini , Ni Made Ayu Sulasmini, Ni Made Suwintari, I Gusti Ayu Eka Timotius Prastio Timur , Nizharbenda Vikhan Utik Kuntariati Wardana, Miko Andi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Widhyanti, Ni Kadek Sri Yosephanny, Paulin Yudistira Zulfikri Akbar Respati Yundari, Yundari