p-Index From 2021 - 2026
9.857
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kajian Bali WARTA Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Aksara Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Widyadari : Jurnal Pendidikan Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Community Empowerment Jurnal Kajian Pariwisata Widyadari : Jurnal Pendidikan TRAVERSE - Journal of Language and Applied Linguistics Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora JASL - Journal of Applied Studies in Language Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Gema Wisata Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Business on Hospitality and Tourism Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Alamtana BJHTCR Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Aksara Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Open Access DRIVERset Aksara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Storynomics Tinggalan Arkeologi: Mediasi antara Motivasi dan Minat Berkunjung ke Candi Tebing Tegallinggah Desa Bedulu Gianyar Bali I Wayan Sukanadi; Denok Lestari; Kadek Ayu Ekasani; Ni Made Ayu Natih Widhiarini
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2022.v12.i02.p07

Abstract

For the sake of tourism recovery during the post-pandemic period, a storynomic promotion strategy is currently being developed by Indonesian government, and is considered effective in triggering the curiosity and visiting interest of tourists. This study aims to identify the role of storynomics as a moderating variable in strengthening motivation and interest to visit the Tebing Tegallinggah Temple site in Bedulu village, Gianyar, Bali. First, storytelling stories were collected through field research by interviewing selected informants, as well as randomly distributing questionnaires. Second, historical data and documentation were classified and analyzed qualitatively, while respondents' answers were assessed using Smart PLS. Third, the results of data analysis are presented through narrative descriptions supported by tables and figures for visualization. The results showed that motivation and storynomic had a less significant effect on the visiting interest of the respondents, most of whom were young. This research is expected to speed up the tourism recovery as well as to contribute to the sustainability of archaeological heritage as special interest tourist destination in Gianyar regency in particular and Indonesia in general.
PENGGUNAAN VERBA MULTI KATA (MULTI WORD VERBS) PADA PEMBUATAN TEKS RESEP MASAKAN BAHASA INGGRIS Kadek Ayu Ekasani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.697-705

Abstract

Teks resep masakan termasuk ke dalam jenis teks prosedur yang berupa sebuah proses yang memberi petunjuk atau langkah – langkah kronologis dalam mengerjakan sesuatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan verba multi kata pada pembuatan teks resep masakan bahasa Inggris. Pengumpulan data menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bersumber dari teks resep masakan bahasa Inggris. Terdapat tiga jenis verba multi kata dalam bahasa Inggris, yaitu frasal verba (phrasal verbs), verba preposisional (prepositional verbs), dan verba frasal preposisional (phrasal prepositional verbs). Jenis verba multi kata yang paling sering digunakan dalam teks resep masakan bahasa Inggris adalah frasal verba (phrasal verbs). Penelitian selanjutnya diharapkan lebih detail menjelaskan penggunaan verba multi kata pada hasil terjemahannya ke dalam bahasa target. Diharapkan menemukan padanan yang tepat saat menerjemahkan verba multi kata dari bahasa sumber, bahasa Inggris ke dalam bahasa target, bahasa Indonesia.
COMMUNICATION ERRORS IN FOOD AND BEVERAGE SERVICE: AN ANALYSIS OF WAITERS’ INTERACTIONAL COMPETENCE IN VOCATIONAL HOSPITALITY EDUCATION Ekasani, Kadek Ayu; Ida Ayu Gayatri Kesumayathi
Yavana Bhasha : Journal of English Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Issue 1 (2026)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/yb.v9i1.6412

Abstract

Effective communication plays a central role in determining service quality within the hospitality industry, particularly in restaurant settings where waiter–guest interaction directly shapes customer experience. This study investigates common communication errors produced by waiter students in a hospitality education program, focusing on three major dimensions: grammatical accuracy, pragmatic appropriateness, and lexical precision. Employing a qualitative descriptive design, data were collected through observation and transcription of simulated restaurant service interactions involving undergraduate hospitality students. The collected utterances were analyzed to identify recurring patterns of linguistic and pragmatic deviation. The findings reveal that grammatical errors primarily involve auxiliary omission, incorrect tense usage, and improper interrogative formation, largely influenced by first language transfer. Pragmatic errors include overly direct imperatives, insufficient mitigation strategies, and limited empathetic responses in complaint situations, indicating underdeveloped sociopragmatic competence. Lexical errors are characterized by overgeneralization, collocational inaccuracies, and limited use of hospitality-specific terminology, which affect professional credibility and persuasive effectiveness in menu explanation. The study argues that communication challenges in hospitality contexts are multidimensional and extend beyond structural inaccuracies. In restaurant service encounters, language functions not only as a medium of information exchange but also as a representation of professionalism and institutional quality. Therefore, hospitality English instruction should adopt an integrated communicative competence framework that simultaneously addresses grammatical form, pragmatic sensitivity, and lexical specialization. The findings provide pedagogical insights for vocational institutions seeking to align English language training with the communicative demands of international restaurant environments.
Model Pengembangan Potensi Daya Tarik Wisata Berbasis Masyarakat Di Pantai Petitenget Desa Adat Kerobokan I Gusti Ngurah Alit Dwi Saputra; Kadek Ayu Ekasani; Ida Bagus Putra Yadnya
Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jemakbd.v4i2.1442

Abstract

The results of the study show that Petitenget Beach has great potential to be developed as a community-based tourism destination, which is reflected in natural and cultural wealth, active community participation, and local and spiritual values. However, the development of this destination faces various challenges, such as limited infrastructure, suboptimal local institutions, and environmental pressures. Based on the SWOT analysis, 16 development strategies were obtained and a community-based management model was formulated that emphasizes collaboration, inclusive empowerment, authentic tourism products, digital promotion, and participatory monitoring. This model aims to harmonize cultural preservation and improve the local economy through active community involvement.
Pelatihan English for Workplace Interaction untuk Meningkatkan Kesiapan Komunikasi Calon Pekerja Migran Indonesia Nyoman Surya Wijaya; Kadek Ayu Ekasani
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i2.3109

Abstract

Abstract: Kemampuan komunikasi bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan oleh calon pekerja migran Indonesia untuk beradaptasi dan bekerja secara efektif di lingkungan kerja global. Namun, sebagian besar calon pekerja migran masih memiliki keterbatasan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi di tempat kerja, terutama dalam memahami instruksi, berinteraksi dengan supervisor, dan menyampaikan informasi sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan komunikasi calon pekerja migran melalui pelatihan English for Workplace Interaction yang dilaksanakan bekerja sama dengan PT Bali Duta Mandiri sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan English for Specific Purposes (ESP) melalui tahapan analisis kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi (role play), dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang dipadukan dengan observasi kemampuan berbicara (speaking performance), angket umpan balik peserta, dan penilaian dari pihak mitra. Pelatihan diikuti oleh 40 calon pekerja migran Indonesia.. Pelatihan diikuti oleh sekitar 40 calon pekerja migran yang dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 56,2 pada pre-test menjadi 89,0 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap kosakata lingkungan kerja, kemampuan memahami instruksi, penggunaan ungkapan komunikasi fungsional, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris selama sesi simulasi. Pelatihan ini juga memberikan manfaat bagi mitra melalui penguatan program pembekalan bahasa Inggris yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional. Dengan demikian, pelatihan English for Workplace Interaction merupakan salah satu strategi yang menunjukkan peningkatan kompetensi komunikasi calon pekerja migran Indonesia sebelum memasuki lingkungan kerja global.
Storynomics Tinggalan Arkeologi: Mediasi antara Motivasi dan Minat Berkunjung ke Candi Tebing Tegallinggah Desa Bedulu Gianyar Bali I Wayan Sukanadi; Denok Lestari; Kadek Ayu Ekasani; Ni Made Ayu Natih Widhiarini
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2022.v12.i02.p07

Abstract

For the sake of tourism recovery during the post-pandemic period, a storynomic promotion strategy is currently being developed by Indonesian government, and is considered effective in triggering the curiosity and visiting interest of tourists. This study aims to identify the role of storynomics as a moderating variable in strengthening motivation and interest to visit the Tebing Tegallinggah Temple site in Bedulu village, Gianyar, Bali. First, storytelling stories were collected through field research by interviewing selected informants, as well as randomly distributing questionnaires. Second, historical data and documentation were classified and analyzed qualitatively, while respondents' answers were assessed using Smart PLS. Third, the results of data analysis are presented through narrative descriptions supported by tables and figures for visualization. The results showed that motivation and storynomic had a less significant effect on the visiting interest of the respondents, most of whom were young. This research is expected to speed up the tourism recovery as well as to contribute to the sustainability of archaeological heritage as special interest tourist destination in Gianyar regency in particular and Indonesia in general.
Co-Authors Ade Sintya Devi Adis Audiana Syafri Aditya, I Putu Angga Agastia, I Gede Made Aditya Agung Rizky Fedora Febrawan Alberta, Felicia Johny Anak Agung Istri Putera Widiastiti Ananda , I Wayan Aris Trisna Mega Ananda, I Made Aryanta Apriadi , Gede Arini, Ni Nyoman Ariwidana, I Putu Eka Nova Astina, Made Arya Astrawan , I Kadek Oka Bhuanaputri, Ni Kadek Ajeng Wangi Christhofer Anugrah Singgih Tio Cokorda Istri Sri Apriyani Sudarsana Darmaya , I Gede Denok Lestari Denok Lestari Dewi , I Gusti Ayu Melistyari Dijaya , I Gusti Ngurah Ari Dinata , I Putu Sastra Febrawan, Agung Rizky Fedora Felicia Johny Alberta Giri, I Dewa Gede Yodya Anggara Gunawan Gunawan I Dewa Ayu Dewi Prasanti I Gede Made Aditya Agastia I Gusti Agung Bhisma I GUSTI AGUNG GEDE WIADNYANA . I Gusti Agung Mirah Sanjiwani I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ayu Melistyari Dewi I Gusti Ayu Melistyari Dewi I Gusti Ayu Suwintari I Gusti Ngurah Alit Dwi Saputra I Kadek Udiyana Putra I Ketut Widnyana I Made Gowinda I Made Hadi Purnantara I Nengah Subadra I Nyoman Joni Paranata I Nyoman Sudiarta I Putu Agus Hary Indrawan12 I Wayan Eka Mahendra I Wayan Kiki Sanjaya I Wayan Sukanadi I Wayan Sukanadi I Wayan Wiarta Ida Ayu Adriana Nareswari Ida Ayu Gayatri Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Ayu Gayatri Kesumayathi Ida Bagus Nyoman Krisna Prawira Yuda Ida Bagus Putra Yadnya Ida Bagus Putra Yadnya Ida Bagus Subrahmaniam Saitya Ismail , Deden Jesyca Amanda Salsabilla Kadek Feni Aryati Kadek Thea Kirana Kesumayathi, Ida Ayu Gayatri Lina Widiastuti Luh Eka Susanti Made Wahyu Mahendra . Mahendara, Eka Mirayanti, Ni Luh Diah Muhamad Nova Muliadiasa, Ketut Ni Kadek Ajeng Wangi Bhuanaputri Ni Kadek Yunika Rahayu Ni Luh Diah Mirayanti Ni Luh Gede Liswahyuningsih Ni Luh Ketut Mas Indrawati Ni Luh Putu Daniella Santika Dewi Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Rinayanthi Ni Nyoman Arini Ni Putu Dian Nirmala Trisna Ni Putu Isha Aprinica Ni Putu Isha Aprinica Ni Putu Putri Widyaningsih Ni Wayan Putri Kariyani Nitayani, Komang Tresia Nyoman Surya Wijaya Paramartha , I Dewa Gede Nata Paramita, Putu Dian Yuliani Paramitha, I Gusti Ayu Cintya Paulin Yosephanny Pratiwi, Ni Made Niktya Pricilia Putra, I Putu Edy Suardiyana Putu Dian Yuliani Paramita Putu Eka Wirawan Putu Haskara Wijana Putu Junio Figo Budiwan Putu Sabda Jayendra Rahmanita, Yayang Regita, Gde Made Nugraha Sanjaya , I Wayan Kiki Sanjaya, I Wayan Kiki Saputra, I Gusti Ngurah Alit Dwi Saputra, I Made Wira Saputra, Nyoman Wibawa Semara, I Made Trisna Shirley Maitri Sinaga , Firman Sinaga, Hotmauli Subadra, I Nengah Sudarsana, Cokorda Istri Sri Apriyani Suka, Gabriella Debora Ginting Sulasmini , Ni Made Ayu Sulasmini, Ni Made Suwintari, I Gusti Ayu Eka Timotius Prastio Timur , Nizharbenda Vikhan Utik Kuntariati Wardana, Miko Andi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Widhyanti, Ni Kadek Sri Yosephanny, Paulin Yudistira Zulfikri Akbar Respati Yundari, Yundari