Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Tingkat kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga kesehatan Pasca Pandemi Covid-19 Alamsyah, Cikal Restu; Juliantine, Tite; Hendrayana, Yudy
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v9i2.54577

Abstract

Pembelajaran Penjas memiliki peran penting dalam pengembangan siswa secara holistik, termasuk kemampuan berfikir kritis. Berfikir kritis merupakan kemampuan berpikir reflektif, analitis, yang penting dalam memecahkan masalah, membuat keputusan yang informan, serta mengembangkan pemahaman yang mendalam. Dalam konteks pembelajaran Penjas, siswa perlu mengaplikasikan berfikir kritis untuk memahami prinsip-prinsip kebugaran fisik, memecahkan masalah taktis dalam olahraga, dan mengambil keputusan terkait Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat kemampuan berpikir kritis pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Pasca Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif, sampel penelitian terdiri dari 101 siswa dari SMP Negeri 1 Cihaurbeuti denggan menggunakan Teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah California Critical Thinking Disposition Inventory (CCTDI) yang di kembangkan oleh Philosophy Association dalam Delphi Project. Terdiri 33 item untuk mengukur berbagai aspek berfikir kritis, data yang di peroleh di analisis menggunakan teknik statistik deskriptif, dari hasil yang diperoleh dapat dilihat bahwa mayoritas siswa (68.32%) berada pada interval "Sedang" dalam tingkat berfikir kritis. Sebanyak 18 siswa (17.82%) berada pada interval "Tinggi", dan 10 siswa (9.90%) berada pada interval "Sangat tinggi". Tidak ada siswa yang berada pada interval "Rendah". Terdapat juga beberapa siswa (3.96%) yang berada pada interval "Sangat Rendah". Mayoritas siswa SMP Negeri 1 Cihaurbeuti berada pada tingkat berfikir kritis yang sedang.
FEAR OF NEGATIVE EVALUATION (FNE) DALAM PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMAN 10 BANDUNG Widianti, Ninit; Hendrayana, Yudy; Sumpena, Asep
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v9i2.53904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fear of Negative Evaluation (FNE) dalam Pendidikan Jasmani terhadap Hasil Belajar di SMAN 10 Bandung. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif menggunakan desain Penelitian Survei dengan penyebaran Angket melalui Google From yang dilakukan secara langsng. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10,11 SMAN 10 Bandung, sedangkan yang menjadi sampel yaitu siswa SMAN 10 Bandung berjumlah 99 siswa. Tehnik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Brief Fear of Negative Evaluation Scale Leary (1983). Analisis data yang diginakan dalam penelitian ini yaitu uji Validitas dari 12 item pertanyaan memiliki nilai r hitung > 0,195 maka dinyatakan valid, lalu menggunakan uji Realibilitas dari 12 item pertanyaan memiliki nilai 0,802 > 0,195 maka dinyatakan reliabel, selanjutnya menggunakan uji Normalitas dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,200 > 0,05 maka dinyatakan normal, kemudian uji Homogenitas dengan nilai Sig.0,581 > 0,05 maka dinyatakan homogen, dan uji Paired Sample T-Test dengan nilai sig.(2-tailed) 1,000 > 0,05 maka tidak dapat pengaruh yang signifikan antara Fear of negative Evaluation (FNE) terhadap hasil belajar. Dapat disimpilkan hasil dari penelitian ini yaitu siswa dan siswi SMAN 10 Bandung tidak takut akan adanya evaluasi sehingga siswa tidak perduli terhadap hasil belajar.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran (Problem Based Learning dan Discovery Based Learning) dan Motor Educability Siswa Terhadap Penguasaan Keterampilan Dasar Renang Gaya Bebas Dan Gaya Dada Septian, Regi Dwi; Hendrayana, Yudy; Ugelta, Surdiniaty; Nugraha, Reshandi; Riansyah, Riansyah; Abdullah Al Ghazaly, Muhammad Dzikry
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol 8 No 1 (2024): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jpjo.v8i1.11902

Abstract

] The purpose of this study is to obtain data on the effects of the Problem Based Learning and Discovery Based Learning approach, as well as the level of Motor Educability students have on freestyle swimming skills and breaststroke. The method used in this study was an experiment with a 2x2 factorial design. The population in this study were students of the Bandung City Chemica Vocational School and the Bandung City Binadharma High School, with a total sample of 64 students. The instruments used in this study were the IOWA Brace Test, and the Freestyle and Chest Style Skill Test. The results showed that: There was a significant effect of the Problem Based Learning and Discovery Based Learning approach to freestyle swimming skills and breaststroke in students who had high Motor Educability. There is a significant effect of Problem Based Learning and Discovery Based Learning approaches on freestyle swimming skills and breaststroke in students who have low Motor Educability. The conclusion in this study is Problem Based Learning and Discovery Based Learning and seeing the results of Motor Educability owned by students are proven to have a positive influence on improving student swimming skills. Keywords: Discovery Based Learning, Motor Educability Problem Based Learning
School Perspectives on The Implementation of Adaptive Physical Education in Cirebon City Anggara, Muhammad Sofyan; Suherman, Adang; Hendrayana, Yudy
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 6, No 2 (2023): THE ROLE OF PHYSICAL EDUCATION IN ENHANCING QUALITY OF LIFE
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tegar.v6i1.57416

Abstract

This study aims to determine the perspectives of special schools regarding the implementation of adaptive physical education in Cirebon City. The research method employed in this study is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques involve the use of the Triangulation method. Data analysis in this study utilizes the Miles and Huberman field models. The sampling technique utilizes random sampling. Based on the research findings and the discussions presented, it can be concluded that the initial implementation of adaptive physical education for children with special needs can be considered successful because it has achieved the objectives of adaptive physical education. Furthermore, the treatment provided by physical education teachers to children with special needs is consistent with that provided to regular students, with special modifications to enable children with special needs to participate in the same learning materials as their peers. However, the third observation indicates that not all lessons align with the previously created lesson plans (RPP). Teachers have more flexibility to adapt to the circumstances and conditions of both regular students and children with special needs. The four strategies for adaptive education include learning modification techniques, environmental modification techniques, and learning activity modification techniques.
Development Life Skills Sport in Indonesia: A Systematic Literature Review Burstiando, Rizki; Ma’mun, Amung; Komarudin, Komarudin; Hendrayana, Yudy
JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga Vol 4 No 2 (2024): JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/mor.v4i2.1476

Abstract

In recent years, sport has been seen not only as a means of health, achievement, and industry. More than that sport is considered as a means of developing the whole person. Developing life skills through sports has recently emerged as a study that has been extensively studied in various countries. In Indonesia, studies regarding the development of life skills through sports are still few. This study aims to scientifically reveal the study of life skills through sports in Indonesia through a systematic literature review. Article searches are limited to publications in sports journals in Indonesia over the past 10 years. A total of 18 articles have been found for analysis. The results of the study found 18 articles for further study. The focus of life skills research in Indonesia is more towards life skills improvement programs carried out through coaches for athletes or physical education teachers on school students. It is hoped that further research can expand the focus of studies related to the development of life skills in sports with various research methods to develop improvement programs, measurements, and concepts of life skills in sports
Analisis Keterampilan Sosial Atlet Bulu Tangkis Berdasarkan Perspektif Gender di Klub Bulu Tangkis Jawa Barat Rahayu, Nastiti Wiji; Hendrayana, Yudy; Salman; Burhan Hambali
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 11 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v11i1.4256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterampilan sosial atlet bulu tangkis di klub bulu tangkis Jawa Barat menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah Life Skill Scale for Badminton Sport (LSSBS) dengan 18 item yang telah diuji validitasnya (0,69) dan reliabilitasnya (0,94). Partisipan penelitian yaitu atlet bulu tangkis yang menggunakan kluster sampling, melibatkan 21 atlet perempuan dan 29 atlet laki-laki dengan kriteria inklusif yaitu : 1) atlet yang aktif tergabung dalam klub bulu tangkis di Jawa Barat; 2) atlet bulu tangkis laki-laki maupun perempuan dan 3) sudah berlatih minimal tiga bulan. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan independent sampel t-test dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan sosial secara keseluruhan sebesar 14% pada kategori rendah, 64% pada kategori sedang dan 22% pada kategori tinggi. Analisis independent samples t-test menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) = 0,119, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara keterampilan sosial atlet laki-laki dan perempuan. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar atlet memiliki keterampilan sosial pada kategori sedang, tanpa perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin.
Hubungan antara Kondisi Ekonomi Siswa dengan Hasil Belajar Olahraga Siswa Syahid, Wildan Shofarrizqa; Hendrayana, Yudy; Cariswan, Cariswan; Hambali, Burhan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i1.2519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat indeks pembangunan olahraga siswa di MTs di Jawa Barat dilhat dari kondisi ekonomi siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan 266 siswa MTs se-Jawa Barat sebagai partisipan, terdiri dari 157 siswa laki-laki (59%) dan 109 siswa perempuan (41%), dengan rentang usia antara 13 hingga 16 tahun. Data dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dan menggunakan teknik sampling jenuh serta analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peralatan olahraga yang dibeli cukup tinggi, dengan 62% partisipan mengeluarkan nilai 166, sementara 38% siswa mengalami keterbatasan finansial dengan nilai 100 dari total sampel 266 siswa. Rata-rata pengeluaran untuk membeli kebutuhan olahraga adalah kurang dari 200 ribu rupiah, dimana 50% siswa menunjukkan nilai di bawah angka tersebut; perlengkapan yang paling banyak dibeli adalah sepatu (31%), diikuti dengan pembayaran untuk tempat latihan (26%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi ekonomi berhubungan dengan kegiatan olahraga di MTs di Jawa Barat masih tergolong rendah.
Hubungan antara Kondisi Ekonomi Siswa dengan Hasil Belajar Olahraga Siswa Syahid, Wildan Shofarrizqa; Hendrayana, Yudy; Cariswan, Cariswan; Hambali, Burhan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i1.2519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat indeks pembangunan olahraga siswa di MTs di Jawa Barat dilhat dari kondisi ekonomi siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan 266 siswa MTs se-Jawa Barat sebagai partisipan, terdiri dari 157 siswa laki-laki (59%) dan 109 siswa perempuan (41%), dengan rentang usia antara 13 hingga 16 tahun. Data dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dan menggunakan teknik sampling jenuh serta analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peralatan olahraga yang dibeli cukup tinggi, dengan 62% partisipan mengeluarkan nilai 166, sementara 38% siswa mengalami keterbatasan finansial dengan nilai 100 dari total sampel 266 siswa. Rata-rata pengeluaran untuk membeli kebutuhan olahraga adalah kurang dari 200 ribu rupiah, dimana 50% siswa menunjukkan nilai di bawah angka tersebut; perlengkapan yang paling banyak dibeli adalah sepatu (31%), diikuti dengan pembayaran untuk tempat latihan (26%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi ekonomi berhubungan dengan kegiatan olahraga di MTs di Jawa Barat masih tergolong rendah.
Traditional kite game as an effort to overcome stress for elementary school students during the covid-19 pandemic Budiman, Indra Adi; Hendrayana, Yudy; Sofyan, Davi
Jurnal Keolahragaan Vol. 11 No. 1: April 2023
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v11i1.46163

Abstract

The purpose of this research is to carry out a traditional game, especially a kite, as an effort to overcome stress in elementary school students during the COVID-19 pandemic. Quantitative research with the type of survey research is carried out in this study. The sample in this study amounted to 10 students. The sample was selected based on being domiciled in a block whose houses were not far apart so that it was easy to condition them. The distribution of questionnaires and performing organized interviews with parents and kids make up the data collection process. In this study, the Lovibond and Lovibond DASS (Depression Anxiety Stress Scale) questionnaire 42 was utilized. Both quantitative and qualitative descriptive methodologies were used to analyze the data. The findings demonstrated that the scores obtained were based on DASS 42 from the circumstances before the test to overcome stress with kite flying and after. Before the trial, the stress value was 31.7, then after that, there was a decrease of around 16.7, which is in the range of 15. Thus, overcoming stress through the traditional kite game is considered quite successful for elementary school students during the COVID-19 pandemic. There are limitations in this study because it is not able to describe the situations of students with a larger scope, different cultures, physical conditions, and urban play environments. Recommendations for further researchers to conduct research for students in overcoming stress against high pressure in the learning process through the form of methods, strategies, and other games.
Pengaruh program motor cognitive coordination training terhadap gross motor skill dan working memory dalam pendidikan jasmani Setiawan, Lili; Hendrayana, Yudy; Mahendra, Agus
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2020): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i2.29279

Abstract

AbstrakMotor cognitive coordination training merupakan sebuah konsep latihan multimodel yang mengkombinasikan aktivitas fisik dengan stimulasi kognitif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motor cognitive coordination training terhadap gross motor skill dan working memory dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri Leles I (kelompok control) dan SD Negeri Leles III (kelompok treatment) yang terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran akademis pada anak usia 9-10 tahun. Metode yang digunakan dalam penelatian ini adalah the matching only-pretest-posttest control group design. Instrumen yang digunakan yaitu test gross motor development (TGMD-3) untuk mengukur 13 keterampilan motorik mendasar, dibagi lagi menjadi dua sub-skala yaitu Keterampilan Lokomotor dan Object Control. Sedangkan Digit Span Test untuk mengukur daya ingat (working memory). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh motor cognitive coordination training dalam program aktivitas pendidikan jasmani lebih baik dibandingkan program aktivitas pendidikan jasmani terhadap peningkatan gross motor skill dan working memory siswa di sekolah dasar. Penelitian ini mengungkapkan program gerak yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan motorik anak, salah satunya dengan menerapkan program motor cognitive coordination training. The influence of motor cognitive coordination training program on gross motor skill and working memory of physical educationMotor cognitive coordination training is a multimodel exercise concept that combines physical activity with cognitive stimulation. The purpose of this study is to find out whether there is an influence from the motor cognitive coordination training program on gross motor skill and working memory of physical education in elementary school. The sample in this study were students of Leles I Elementary School (control group) and Leles III Elementary School (treatment group) who were actively involved in academic learning activities in children aged 9-10 years. This research uses the matching only-pretest- posttest control group design as a method and uses of instrument like test gross motor development (TGMD-3) to measure 13 basic motor skills, subdivided into two subscales namely Locomotor Skills and Object Control. While Digit Span Test to measure memory (working memory). The results showed the effect of motor coordination on cognitive training in physical education activity programs is better than physical education activity programs against increasing gross motor skills and working memory of students in elementary school. This research explains the important of program which can increase cognitive and motoric skill of students, like apply motor cognitive coordination program.