Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Program Ketahanan Pangan di Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung dengan Model CIPP Ainul Ilmi, Luthfi Mufthi; Sukmana, Cucu
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jappa.v3i2.63358

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi Program Ketahanan Pangan di Desa sayati dengan melakukan observasi langsung untuk melihat kodisi sosial dan lingkungan di sekitar Desa Sayati yang menjadi tempat pelaksanaan Program Ketahanan Pangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeketan kualitatif  yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan maupun tulisan dan perilaku orang- orang yang diamati. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product), karna digunakan untuk mengkaji lebih dalam makna dibalik program yang sudah terlaksana dan memastikan kebenaran implemantasi program tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Program Ketahanan Pangan yang di laksanakan di Desa Sayati sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka yang mengacu terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Ketahanan Pangan. Program Ketahan Pangan ini dilaksanakan oleh kelompok tani yang diberikan pelatihan dan pembekalan terlebih dahulu sebelum melaksanakan program serta diberi juga dana oleh pemerintah Desa Sayati berupa infrastuktur, bibit hewan ternak, pakan, dan tak luput dari monitoring pemerintah setempat. Program Ketahan Pangan ini belum bisa dirasakan manfaat nya oleh masyarakat karna program ini masih terbilang baru dalam pelaksanannya, sebab adanya beberapa kendala yang menyebabkan program ini harus terhambat dalam implementasinya dan di dalam proses beternak pasti memerlukan waktu yang lama. Tetapi dengan segala kendala yang ada tidak menjadikan hambatan untuk program ini tetap berjalan. Program Ketahan Pangan memberikan dampak positif berupa pengetahuan baru tentang pertanian dan peternakan kepada masyarakat serta sebagai sarana dalam pemberdayaan masyarakat.Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat, Evaluasi, Model CIPP
Implementasi Pelatihan Tutor Berjenjang Berbasis Kompetensi di PKBM Al Insan Syifa Nurul Hasanah; Sukmana, Cucu; Ardiwinata, Jajat S; Sodikin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89186

Abstract

Pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi merupakan strategi pengembangan profesional yang dirancang untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran pendidikan kesetaraan di PKBM. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi di PKBM Al Insan, Sumedang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan standar kompetensi, dan penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap konteks lokal. Pelaksanaan dilaksanakan dalam tiga jenjang yaitu jenjang dasar, menengah, dan lanjutan dengan menggunakan metode partisipatif seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, microteaching, dan praktik lapangan. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen, keterlibatan tutor senior, dan kemitraan eksternal, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan sarana, jadwal padat, dan variasi kemampuan awal peserta. Rekomendasi meliputi penguatan analisis kebutuhan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan pendampingan pasca pelatihan yang berkelanjutan.
Peran Tokoh Masyarakat dalam Pelestarian Kearifan Lokal Pasca Ketiadaan Kepala Adat di Desa Adat Cireundeu Cimahi Ayubia, Putri Nayla; Sukmana, Cucu; Saepudin, Asep
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i3.27157

Abstract

Establishing a cultural community becomes a valuable asset capable of supporting the dissemination of cultural values. The community in Kampung Adat Cireundeu Village, Cimahi City has long upheld traditional values. This research aims to explain how the Cireundeu community can preserve and maintain its culture despite the absence of an official adat leader. Using a qualitative method with a case study approach, data collection techniques were derived from interviews, observations, and documentation studies. This research found that the Cireundeu community successfully overcame this challenge through collective leadership mechanisms and the use of modern technology. Community figures, including elders and the deputy adat leader, play a crucial role in preserving customs and traditions through the effective distribution of responsibilities and active involvement in various customary activities. Despite facing some obstacles, such as uncertainty in decision-making and suboptimal coordination, the Cireundeu community has adopted adaptive strategies that allow them to maintain cultural preservation and ensure their social continuity. This research demonstrates that even without an Indigenous leader, community strength, local figures, and local innovation can support cultural preservation in sustaining the Indigenous community.
Increasing the Effectiveness of the Learning Exchange Model: The Role of MSME Facilitators in the CIKEPO MSME Community Emi, Chiara; Rahmat Pramudia, Joni; Sukmana, Cucu; Sardin, Sardin
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2024): Kolokium : Publishing April 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v12i1.796

Abstract

MSME facilitators are crucial in supporting the region's development of Micro, Small, and Medium Enterprises. MSME companions represent the 17th SDGS goal, namely partnerships to achieve goals (partnerships for the goals). This research aims to determine the effectiveness of learning exchange: The role of UMKM Facilitator in the CIKEPO Community of Cimahi City. This research uses a descriptive method with a qualitative approach—data collection techniques using interviews and documentation. MSME Facilitators have a role in encouraging awareness of MSME players in following the learning exchange process, which can improve skills. Also, MSME Facilitators provide education and training for MSME owners, including business management, marketing, and understanding local business regulations. Apart from that, MSME mentors also provide individual business guidance to help MSME owners identify potential and overcome the challenges they face.Keywords: MSME Companion, Learning Exchange
Evaluasi Program Jumat Bersih (Jumsih) Model CIPP di Desa Cikeusi Kab. Sumedang Nurjannah, Nisa; Sukmana, Cucu
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2024): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.4.1.1-6.2024

Abstract

Kegiatan Jumat bersih atau Jumsih merupakan hasil dari inisiatif Masyarakat terhadap kebersihan maupun keindahan lingkungan disekitar tempat tinggal atau suatu wilayah yang ditempati. dibutuhkan pengujian berupa evaluasi untuk mengukur seberapa jauh program tersebut berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan awal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan melakukan observasi. Program Jumat Bersih memilikitotal penilaian 14 poin positif (73,7%) dan 5 poin menengah (26,3%). hasil survei menunjukkan kecenderungan positif, dimana mayoritas responden berpendapat bahwa program ini berjalan dengan baik.