p-Index From 2021 - 2026
10.785
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AlphaMath: Journal of Mathematics Education DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Primary Education Zero : Jurnal Sains, Matematika, dan Terapan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Syntax Idea Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) DEDIKASI: Community Service Reports Jurnal Ilmiah Kontekstual Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Griya Journal of Mathematics Education and Application Cokroaminoto Journal of Primary Education EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indo-MathEdu Intellectuals Journal Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Journal of Educational Sciences Jurnal Ilmu Pendidikan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Pendidikan Terapan Journal of Mandalika Literature QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Lensa Pendas Indonesian Journal of Primary Education Ijarme
Claim Missing Document
Check
Articles

SPADE: Geometry Learning Model within Elementary School Epon Nur'aeni; Oyon Haki Pranata; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Ika Fitri Apriani
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 2 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: December 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i2.29433

Abstract

This research was initiated by a problem in learning geometry in primary schools, namely the use of learning models that tend to be monotonous and less attractive to students. In addition, the research is based on efforts to preserve existing cultures in Indonesia, especially those from Kampung Naga, Tasikmalaya, West Java Province. Kampung Naga is an area that still maintains traditional life and cultural wealth. Based on these conditions, research was carried out to solve problems through the development of the SPADE as a geometry learning model in elementary schools. SPADE stands for five activities, namely singing, playing, analyzing, discussing, and evaluating.Research development model by Plomp was used on this project. The research was conducted for three years and involved lecturers, students, teachers, and primary school students in Tasikmalaya City, West Java Province. The research instruments used were observation sheets, interview guidelines, learning assessment sheets, learning implementation videos, questionnaires, and field notes. The data were analyzed interactively with the following activities: 1) data reduction; 2) data presentations; 3) data verification. The research finds that SPADE is relevant as a learning model and got a positive response to be implemented in primary school. The SPADE learning model is expected to be implemented in a broader scope.
Analisis media pembelajaran papintung pada materi operasi hitung perkalian siswa kelas II sekolah dasar Mubayyanatul Haq, Rinna; Karlimah, Karlimah; Fitri Apriani, Ika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.24288

Abstract

Materi operasi hitung perkalian adalah pelajaran wajib yang harus dipelajari siswa disemua jenjang pendidikan. Perkalian merupakan modal awal bagi siswa untuk mempelajari semua bidang ilmu pengetahuan setelah penjumlahan dan pengurangan. Dalam mempelajari materi perkalian siswa harus memahami konsep terlebih dahulu karena perkalian tidak hanya ditemui oleh siswa selama pembelajaran, tetapi akan ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kebutuhan media dan kendala yang dialami dalam pembelajaran operasi hitung perkalian. Adapun hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara dan observasi di salah satu SD di Kabupaten Ciamis menunjukan bahwa terdapat keterbatasan media serta kendala yang dialami oleh siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung seperti penggunaan tabel perkalian yang dirasa kurang efektif dalam menyampaikan konsep dasar perkalian. Oleh karena itu, diperkukannya sebuah pengembangan media pada materi operasi hitung perkalian yang sesuai dengan kebutuhan karakteristik tersrbut. Kata Kunci: Perkalian, Media pembelajaran, Siswa kelas II SD
Analisis kebutuhan media pada pembelajaran perkalian dan pembagian bilangan cacah di kelas IV SD Yuliana Widi Maulita; Karlimah, Karlimah; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan media pembelajaran dalampembelajaran perkalian dan pembagian bilangan cacah di kelas IV SD. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisisdokumen. Subjek penelitian terdiri dari seorang guru kelas dan seluruh peserta didik kelas IV SDN 2Katekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan saat ini belumsepenuhnya memenuhi kebutuhan untuk pembelajaran yang efektif dalam materi perkalian danpembagian bilangan cacah. Beberapa faktor yang menjadi perhatian utama seperti kurangnya variasimedia yang tersedia, keterbatasan akses terhadap teknologi, dan keterbatasan dalam kreativitaspenerapan media pembelajaran. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan mediapembelajaran yang lebih interaktif, visual, dan dapat mendukung pemahaman konsep matematis secaralebih baik. Penerapan media yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sertamemfasilitasi pemahaman konsep matematika dengan lebih baik dalam konteks perkalian dan pembagianbilangan cacah di kelas IV SD. Penelitian ini memberikan perspektif tentang kebutuhan aktual dalampengembangan media pembelajaran matematika di tingkat SD, khususnya dalam topik perkalian danpembagian bilangan cacah yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum dan strategipembelajaran yang lebih efektif di masa mendatang.
DESAIN DIDAKTIS BERPIKIR ALJABAR DI KELAS III SEKOLAH DASAR Nia Ayu Kurniati; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ika Fitri Apriani
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5874

Abstract

Aljabar perlu diperkenalkan sejak sekolah dasar agar peserta didik siap mempelajari aljabar formal di sekolah menengah. Dikarenakan kemampuan peserta didik dalam berpikir aljabar khususnya pada penjumlahan dan pengurangan terbilang rendah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui learning obstacle peserta didik, merancang desain didaktis berpikir aljabar, serta implementasinya. Desain didaktis yang dirancang berlandaskan pada pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini mengikuti alur penelitian desain didaktis atau Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari 3 tahap: analisis prospektif, analisis metapedadidaktik dan analisis retrospektif. Partisipan penelitian ini yaitu guru dan peserta didik kelas III A sebanyak 21 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, desain didaktis yang telah dirancang dan diimplementasikan, dapat mengurangi learning obstacle peserta didik. Terdapat perbaikan desain didaktis merujuk pada respon baru peserta didik dan angket respons peserta didik. Namun perbaikan desain didaktis tidak mempengaruhi HLT dan ADP yang telah disusun karena perbaikan hanya sebatas pada teknis saat pembelajaran dan tampilan LKPD saja.
PENGARUH MEDIA BATANG CUISENAIRE BERBANTUAN BALOK SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN Siti Sopiyah, Karlimah, Ika Fitri Apriani
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i1.3237

Abstract

Salah satu konsep Matematika yang harus menjadi capaian pembelajaran pada fase A yaitu siswa mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 20, namun pada kenyataannya penguasan pemahaman konsep Matematika pada materi tersebut masih sangat rendah. Rendahnya Tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi penjumlahan dan pengurangan hal ini menyebabkan nilai yang dihasilkan rendah dan tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan suatu strategi pembelajaran salah satunya dengan menggunakan media batang Cuisenaire berbantuan balok soal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media batang cuisenaire berbantuan balok soal dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan di kelas 1 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan quasi experimental design. Untuk instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa soal kemampuan pemahaman matematis dalam bentuk essay, sedangkan, untuk analisis data meliputi analisis uji normalitas, uji homogenitas, perhitungan N-Gain, dan uji t-test menggunakan Independent Sample Test. Berdasarkan data post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol, menunjukan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, Dimana 0,000 < 0,05. Itu berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya nilai akhir post-test kelas eksperimen berbeda dengan nilai akhir post-test kelas kontrol. Dengan demikian, media batang Cuisenaire berbantuan balok soal yang digunakan oleh kelas eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan di kelas 1 SD.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI GEOMETRI DAN PENGUKURAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN’S ERROR ANALYSIS Ratna Yuniar, Nur Fitri; Lidnillah, Dindin Abdul Muiz; Apriani, Ika Fitri
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i2.6974

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan soal numerasi berbasis AKM konten geometri dan pengukuran berdasarkan teori newman’s error analysis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan partisipan yaitu berjumlah 19 orang dari siswa kelas V pada salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Tasikmalaya. Data yang dianalisis pada penelitian ini dikumpulkan melalui tes dan wawancara semi terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 24 (25.26%) jawaban yang tidak terdapat kesalahan atau menjawab soal dengan benar. Selain itu terdapat 71 kesalahan yang dilakukan oleh 19 orang siswa dalam menjawab 5 soal dengan 4 kategori kesalahan berbeda. Yaitu, kesalahan pemahaman 34 kesalahan (35.79%), kesalahan transformasi 17 kesalahan (17.89%), kesalahan keterampilan proses 16 kesalahan (16.84%), dan yang terakhir kesalahan penyandian yaitu 4 kesalahan (4.21%). Dampak dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai jenis kesalahan siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal numerasi berbasis AKM konten geometri dan pengukuran. Sehingga kemampuan siswa dapat dianalisis lebih lanjut juga memungkinkan dilakukannya upaya perbaikan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan numerasi siswa.
Desain Didaktis Perkalian Bilangan Cacah untuk Memfasilitasi Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas III Dita Mulyani Asih; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ika Fitri Apriani
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.688

Abstract

This study was motivated by the findings of learning obstacles experienced by students in the multiplication of count numbers. The findings were obtained through the learning obstacle test at the preliminary study stage and supported by data showing the low numeracy skills of students in Indonesia. The identified difficulties include: (1) understanding the meaning of story problems, (2) understanding the concept of multiplication as repeated addition, (3) performing mathematical calculation processes, and (4) applying the concept of multiplication in everyday life. To overcome these problems, a didactical design was developed as an effort to minimize learning obstacles while facilitating students' numeracy skills. This research uses the Didactical Design Research (DDR) method which includes three stages, namely prospective analysis, metapedidactic, and retrospective. Data were collected through observation interviews, tests, questionnaires, and documentation studies, then analyzed through data reduction, presentation and verification. The results showed that the application of didactical design had a positive impact on multiplication learning. This is evidenced by 89% of students who gave positive responses, as well as the reduction of learning barriers that had previously been identified, especially the reduction of difficulties in understanding the concept of multiplication. However, there are still some aspects that need to be improved to optimize learning and anticipate other potential obstacles.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA E-COMIC TENTANG MATERI ALJABAR UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Isni Rahmadiani; Karlimah, Ika Fitri Apriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31706

Abstract

The purpose of this study was to analyze the need for the development of E-Comic media on algebra material for third-grade elementary school students at SDN 1 Waringinsari, Banjar City, West Java. This research is motivated by the limited availability of learning media, particularly for algebra material, as well as the lack of learning tools that support the needs of Generation Alpha students, who are generally familiar with digital technology. Therefore, innovative learning media that align with their characteristics and interests are needed. This study employs a qualitative method with a descriptive design. Data collection techniques include interviews with teachers and students, document studies, and observations, which were then analyzed using the Miles and Huberman model. The research results show that there is no digital media or E-Comic available to support algebra learning. In addition, teachers expressed the need for innovative media to help students understand algebraic concepts, while students showed interest in visually engaging comics that are relevant to their daily lives.
DEVELOPMENT COMPUTATIONAL THINKING TEACHING MATERIALS BASED CS UNPLUGGED FOR FRACTIONAL NUMBERS IN GRADE V ELEMENTARY SCHOOL Shakinah, Jessy Permata; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Apriani, Ika Fitri
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v6i2.8686

Abstract

Computational thinking is one of the essential skills in 21st-century learning. However, its implementation in elementary schools remains limited, mainly due to the lack of appropriate and contextual teaching materials. This study aims to develop CS Unplugged-based teaching materials that integrate informatics and mathematics learning, particularly in the topic of fractions. The research employed the Educational Design Research (EDR) method, which consists of three stages: (1) analysis and exploration, (2) design and construction, and (3) evaluation and reflection. The developed teaching materials were validated by four experts: an informatics expert, a mathematics expert, a learning design expert, and a pedagogical expert. The validation results indicated that the teaching materials were highly feasible, with an average percentage score of 87%. Therefore, the CS Unplugged-based teaching materials are considered suitable for use in elementary schools and can serve as an alternative solution to foster students' computational thinking skills, especially in schools with limited computer facilities. Berpikir komputasional merupakan salah satu keterampilan esensial dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, implementasinya di sekolah dasar masih menghadapi tantangan, terutama karena terbatasnya bahan ajar yang relevan dan sesuai dengan konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berpikir komputasional tipe CS Unplugged yang mengintegrasikan mata pelajaran informatika dan matematika, khususnya pada materi bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research (EDR) yang terdiri atas tiga tahap, yaitu: 1) analisis dan eksplorasi, 2) desain dan konstruksi, serta 3) evaluasi dan refleksi. Produk bahan ajar yang dikembangkan divalidasi oleh empat ahli, yakni ahli informatika, ahli matematika, ahli desain pembelajaran, dan ahli pedagogik. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 87%. Dengan demikian, bahan ajar ini layak digunakan di sekolah dasar dan dapat menjadi alternatif solusi dalam mengembangkan keterampilan berpikir komputasional peserta didik, khususnya di sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer memadai.
HOME NUMERACY ANAK KELAS V SEKOLAH DASAR BERDASARKAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA Rani Eka Nuraeni; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ika Fitri Apriani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 9 No. 4 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v9i4.65458

Abstract

Abstract: This study explores how parental socioeconomic status influences the Home Numeracy practices of fifth-grade students at SDN Giriwangi using a qualitative case study approach. Data were collected from five students and their parents through interviews, observation, and documentation. Despite low education and income levels, many parents showed care and involvement in their children’s numeracy activities. Support ranged from engaging in contextual learning to minimal involvement due to work demands. The study highlights that parental awareness and involvement are more influential than socioeconomic status in shaping Home Numeracy practices.  Keyword: Home Numeracy, Elementary School, Socioeconomic Status, Parenting   Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap praktik numerasi di rumah pada siswa kelas V SDN Giriwangi dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Data diperoleh dari lima siswa dan orang tuanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Meskipun sebagian besar orang tua memiliki latar belakang pendidikan dan pendapatan yang rendah, banyak dari mereka tetap menunjukkan kepedulian dan keterlibatan dalam aktivitas numerasi anak. Dukungan yang diberikan bervariasi, mulai dari pembelajaran kontekstual hingga keterlibatan minimal karena tuntutan pekerjaan. Studi ini menekankan bahwa kesadaran dan keterlibatan orang tua lebih berpengaruh daripada status sosial ekonomi dalam mendukung numerasi anak. Kata Kunci: Home Numeracy, Sekolah Dasar, Status Sosial Ekonomi, Pola Asuh
Co-Authors Adinda Novita Andhini Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Akhmad Nugraha Alexa Audisti Fitria Alfina Bakti P Andini, Risa Intan Anggi Novita Fitriani Asep Nuryadin Aviva Ayuningtias CHILDA CHITMANATUL AINI Cici Herawati Cipta, Febbry DANIATI GINAYANTI Darlin Adam Dede Nurhidayah Dede Rohmatin Fauziah Desi Lisnawati Desmia, Seli Devi Mutiarani Dhea Tri Agustina Dinda Fadia Az Zahra Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Mulyani Asih Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni L Epon Nur’aeni Eri Triyana Nuraeni Ernawulan Syaodih Eva Alawiah Eza Fauziah Fadlya Khotimatun Nisa Farhan Ali Rahman Fitri Nurzakiah Fuadi Geri Syahril Sidik Gina Anggraini Ginna Islamati Ginna Islamiati Ginna Islamiati Gumilar, Pratama Hanandita, Tiara Hani Heri Yusuf Muslihin Hurilaini, Melki Ineu Agustin Insani, Andi Mutiara Insani, Sofi Mutiara Irni Rachmawati Irni Rachmawati Putri Isni Rahmadiani Jamaludin Jamaludin Jian Rijkiah Karlimah Karlimah Karlimah, Karlimah krisma natalia Kusumaningrum, Fanny L, Epon Nur’aeni Lia Musli'ah Lilis Susilawati Lilis Susilawati Lilis Susilawati Ma'iswati Hani Mardiyah, Resa Siti Maulani, Dena Mubayyanatul Haq, Rinna Muhammad Rijal Wahid Muharram Muhammad Rijal Wahid Muharram Nadifah Amalia Nana Ganda NANDANG RUSMANA Neni Nuraeni Nia Ayu Kurniati Nisa Nur Iqlima Nur'aeni, Epon Nurani, Luthfi Ainun Nurkamilah, Milah Nursaadah, Wida Oyon Haki Pranata P, Alfina Bakti Popon, Popon Putri Nurul Kamila Putri Widiyawati Rahma Handayani Rahma, Devia RAIDA YULIA Rani Eka Nuraeni Ratna Yuniar, Nur Fitri Respati, Resa Revina Putri Hermawan Revina Putri Hermawan Rifqy Muhammad Hamzah Rijal Wahid Muharram Rina Lestari Rina Setiana Risa Intan Andini Risman Abdul Hakim Rita Rita, Rita Saputra, Erwin Rahayu Sekar Ayu Utami SELIN NADIA ALWINI Septi Rahmawati Shakinah, Jessy Permata Shella Nur Pratama Sri Wahyu Supriadi, Supriadi Susilawati, Lilis Syaripah, Auliya Syifa Yulianti Nurjanah Turmudi Via Khoirun Nisa Vina Rizki Lisdiana Widani Widani Widi Astuti Wijaya, Tommy Tanu Wulan Ajeng Lestari Yuliana Widi Maulita Yusuf Suryana Yusuf Suryana