p-Index From 2021 - 2026
9.663
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Didaktis Pola Bilangan di Kelas IV Sekolah Dasar Risa Intan Andini; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Ika Fitri Apriani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3640

Abstract

Materi pola bilangan merupakan bagian dari pembelajaran matematika sekolah dasar yang seringkali menjadi sumber kesulitan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan desain didaktis berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi pola bilangan kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu analisis prospektif, metapedadidaktik, dan retrospektif. Desain didaktis dikembangkan dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang divalidasi oleh tiga ahli dan diimplementasikan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain didaktis mampu mengatasi learning obstacle peserta didik, yang ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata respons peserta didik dari 85,2% pada siklus pertama menjadi 95,6% pada siklus kedua, serta respons guru sebesar 94,6% dengan kategori sangat layak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah desain didaktis pola bilangan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layak dijadikan alternatif inovatif dalam mengatasi hambatan belajar peserta didik di sekolah dasar.
Efektivitas penggunaan papan pecahan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa Sekolah Dasar Septi Rahmawati; Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.25595

Abstract

Media pembelajaran pecahan diyakini dapat mendukung pengembangan keterampilan pemahaman matematika. Namun kenyataannya, guru belum benar-benar menerapkan penggunaan media dalam pendidikan karena terlalu banyak waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan media pembelajaran. Dari masalah tersebut, peneliti dalam penelitian ini membahas mengenai pentingnya menggunakan media pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran matematika materi pecahan pada siswa kelas III. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media papan pecahan terhadap peningkatan pemahaman konsep bilangan pecahan sebelum dan sesudah menggunakan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eskperimental. Data dari penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, studi literatur dan tes. Kemudian data dianalisis dengan uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (paired sample t-test) dan N-Gain. Pembelajaran matematika dengan menggunakan media papan pecahan dilakukan dalam 3 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media papan pecahan efektif digunakan pada pembelajaran pecahan dan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata posttest di kelas eksperimen dan kontrol. Pada kelas eksperimen nilai rata-rata N-Gain 80,36%, sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 44,9%.
Understanding the Concept of Fractions through the Integration of the Realistic Mathematics Education Approach and Metacognition: A Descriptive Study of Second-Grade Elementary School Students in Indonesia Rina Setiana; Karlimah Karlimah; Ika Fitri Apriani
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.866

Abstract

This study aims to analyze elementary school students’ understanding of fractional numbers through the application of a metacognitive-based Realistic Mathematics Education (RME) approach. The study employed a qualitative, descriptive approach and was conducted with second-grade students at SDN Banjarwangi. Research subjects were selected using purposive sampling. Data were collected through concept comprehension tests, observations, interviews, and documentation. Data analysis was performed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and its validity was tested through triangulation of techniques and sources. The research results indicate that students’ understanding of fraction concepts falls into the “good” category, with an average score of 79.4%, an increase from the pre-test score of 61.2%. Most students were able to restate the concepts, classify, and represent fractions, but still had difficulty explaining the solution procedures systematically. Results from interviews and observations indicate that the use of real-world contexts in the RME approach helped students understand the concepts more concretely, while metacognitive strategies encouraged students to plan, monitor, and evaluate their thinking processes. Thus, RME- and metacognition-based mathematics learning is effective in improving students’ understanding of fraction concepts, although reinforcement is needed in the area of mathematical communication. This study recommends the integration of real-world contexts and reflective activities in learning to enhance the quality of students’ conceptual understanding.
VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN BILANGAN CACAH SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Anggi Novita Fitriani; Ika Fitri Apriani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11626

Abstract

Keterbatasan instrumen yang memiliki validitas dan reliabilitas tinggi dalam mengukur pemahaman konsep perkalian pada siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan dalam menghasilkan evaluasi pembelajaran yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen pemahaman konsep perkalian pada siswa sekolah dasar. Instrumen yang dikembangkan diharapkan mampu mengukur secara akurat tingkat pemahaman konsep perkalian sehingga dapat digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 54 siswa dan dianalisis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics. Instrumen yang dianalisis terdiri atas 10 soal esai yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep perkalian. Analisis validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan reliabilitas dianalisis menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 10 soal dinyatakan valid dengan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 dan r hitung > r tabel 0,268, sedangkan 2 soal lainnya tidak valid. Hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,894 yang menunjukkan kategori reliabel tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa instrumen secara umum telah memiliki konsistensi internal yang baik dan layak digunakan untuk mengukur pemahaman konsep perkalian siswa kelas IV setelah dilakukan perbaikan pada soal yang tidak valid.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Soal Cerita Materi Operasi Hitung Campuran Bilangan Cacah di Kelas IV Sekolah Dasar Popon, Popon; Apriani, Ika Fitri; Karlimah, Karlimah; Wijaya, Tommy Tanu
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i1.85093

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan peserta didik dalam kemampuan pemecahan masakah sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah terhadap soal cerita materi operasi hitung campuran bilangan cacah sehingga hal ini berguna sebagai bahan bagi guru sebagai upaya untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Hasil analisis dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran khususnya masalah matematis peserta didik di sekolah dasar. Penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian digunakan berupa tes diagnostik yang dilakukan pada kelas IV di salah satu SD yang berada di Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki peserta didik berdasarkan hasil jawaban dari tes soal cerita materi operasi hitung campuran bilangan cacah yaitu memahami masalah (83%), merencanakan pemecahan masalah (75%), menyelesaikan masalah (79%), dan mengecek kembali (95%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa kekeliruan yang paling banyak dilakukan adalah peserta didik tidak memahami masalah sehingga ketika selesai mengerjakan soal peserta didik tidak mengecek kembali soal yang telah dikerjakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, guru perlu merancang atau mengembangkan inovasi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi terutama kesalahan dalam memahami masalah dan mengecek kembali. Analysis of problem-solving ability of mixed arithmetic operation story problems in class IV Abstract: This study is motivated by the lack of ability of students in problem-solving ability so this study aims to determine the results of the analysis of the ability of students in problem-solving on the story problem of the mixed arithmetic operation of numerical numbers so that this is useful as a material for teachers as an effort to be able to improve the problem-solving ability of students. The results of the analysis can be used to improve the quality of learning, especially the mathematical problems of students in elementary schools. The research used is using a qualitative descriptive method with research instruments used in the form of diagnostic tests conducted in class IV in one of the elementary schools in Tasikmalaya Regency. The results of the research conducted state that the problem-solving abilities possessed by students based on the results of the answers to the story problem test on mixed counting operations of small numbers are understanding the problem (83%), planning problem-solving (75%), solving the problem (79%), and checking back (95%). So, it can be concluded that the most common mistake made is that students do not understand the problem so when they finish working on the problem students do not check back the problems that have been done. Based on the results of this study, teachers need to design or develop more effective learning innovations to minimize the errors that occur, especially errors in understanding the problem and checking back.
PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL LITERACY DAN CONTENT CREATOR KELOMPOK PEMUDA DI DESA SUKAJADI KABUPATEN CIAMIS Apriani, Ika Fitri; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Nugraha, Akhmad; Nuryadin, Asep; Susilawati, Lilis
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 7, No 1 (2025): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v7i1.93939

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kemampuan literasi digital menjadi salah satu keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki, terutama bagi generasi muda yang merupakan tulang punggung masa depan desa. Adanya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital literacy dan content creator. Pelatihan ini berlokasi di Desa Sukajadi Kabupaten Ciamis. Subjek dalam pelatihan ialah kelompok pemuda di Desa Sukajadi Kabupaten Ciamis sebanyak 40 peserta berusia 18-40 tahun. Metode yang digunakan berupa pelatihan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Hasil yang telah dicapai adalah: 1) pada tahap persiapan, koordinasi dengan pihak desa dan karang taruna Desa Sukajadi terjalin dengan baik; 2) pada tahap pelaksanaan, dilakukan dengan dua kegiatan, yakni pemaparan materi dan praktik bagaimana cara menjadi content creator yang dilaksanakan di Aula Desa Sukajadi di Jalan Desa Sukajadi; 3) pematerian disampaikan dalam rangka memberikan pemahaman tentang konsep dasar literasi digital dan menumbuhkan keterampilan menjadi konten kreator; 4) hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berdampak terhadap meningkatkanya pemahaman literasi digital dan mereka dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk kemajuan diri dan desanya.
Peningkatan Kompetensi Guru SD dalam Mendesain Local Instruction Theory untuk Mendukung Pembelajaran Inovatif pada Kurikulum Merdeka Apriani, Ika Fitri; Saputra, Erwin Rahayu; Putri, Agnestasia Ramadhani; Insani, Andi Mutiara; Syaripah, Auliya
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 6, No 1 (2024): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v6i1.79530

Abstract

The aim of the service activity is to provide insight and increase the professionalism of teachers in Tasikmalaya City in designing Local Instructional Theory (LIT) for innovative learning in elementary schools. The innovative learning models offered are the Problem Based Learning (PBL) learning model, and Project Based Learning (PjBL). Overall, teachers were not yet familiar with the concept of LIT, but when the training was carried out, teachers became aware and interested in developing a Local Instruction Theory design. Teachers' ability to develop Local Instruction Theory in learning is still very low. There are several factors that cause this to happen. First, teachers do not yet understand LIT and innovative learning models in the independent curriculum. Second, there is still a lack of training in creating/compiling/designing LIT in the independent curriculum. The partners' problem solutions include providing training and providing assistance to elementary school teachers to design LIT for learning. This training activity was attended by 20 elementary school teachers at one of the elementary schools in Tasikmalaya City. After attending the training, the participants gave a positive response and felt the need to carry out the next training.
Pemanfaatan Virtual Music Instruments sebagai Media Pengembangan Bahan Ajar pada Guru Musik SMA di Kota Bandung Cipta, Febbry; Respati, Resa; Gumilar, Pratama; Apriani, Ika Fitri
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 7, No 2 (2025): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v7i2.99357

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru musik SMA dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya instrumen musik virtual, guna menciptakan bahan ajar yang interaktif dan relevan. Dalam era digital, teknologi musik memberikan peluang baru bagi guru untuk mengadaptasi gaya belajar siswa Generasi Z yang cenderung visual dan berbasis teknologi. Program ini meliputi serangkaian tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, para guru mengikuti pelatihan yang mencakup teori dan praktik penggunaan virtual music instruments serta pembuatannya sebagai produk bahan ajar. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner untuk menilai efektivitas program dalam mengembangkan keterampilan guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan musik dapat meningkatkan minat siswa sekaligus memperkaya metode pengajaran guru. Dengan adanya pendampingan lanjutan, diharapkan guru dapat terus mengembangkan bahan ajar kreatif yang mampu mendukung pembelajaran musik yang inovatif.
Co-Authors Adinda Novita Andhini Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Akhmad Nugraha Alexa Audisti Fitria Alfina Bakti P Andini, Risa Intan Anggi Novita Fitriani Asep Nuryadin Aviva Ayuningtias CHILDA CHITMANATUL AINI Cici Herawati Cipta, Febbry DANIATI GINAYANTI Darlin Adam Dede Nurhidayah Dede Rohmatin Fauziah Desi Lisnawati Desmia, Seli Devi Mutiarani Dhea Tri Agustina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Mulyani Asih Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni Epon Nur&#039;aeni L Epon Nur’aeni Eri Triyana Nuraeni Ernawulan Syaodih Eza Fauziah Farhan Ali Rahman Fitri Nurzakiah Fuadi Geri Syahril Sidik Gina Anggraini Ginna Islamati Ginna Islamiati Ginna Islamiati Gumilar, Pratama Hanandita, Tiara Heri Yusuf Muslihin Hurilaini, Melki Insani, Andi Mutiara Insani, Sofi Mutiara Irni Rachmawati Irni Rachmawati Putri Isni Rahmadiani Jamaludin Jamaludin Karlimah Karlimah Karlimah, Karlimah krisma natalia Kusumaningrum, Fanny L, Epon Nur’aeni Lia Musli'ah Lilis Susilawati Lilis Susilawati Lilis Susilawati Ma'iswati Hani Mardiyah, Resa Siti Maulani, Dena Mubayyanatul Haq, Rinna Muhammad Rijal Wahid Muharram Nadifah Amalia Nana Ganda NANDANG RUSMANA Neni Nuraeni Nia Ayu Kurniati Nur'aeni, Epon Nurani, Luthfi Ainun Nurkamilah, Milah Nursaadah, Wida Oyon Haki Pranata P, Alfina Bakti Popon, Popon Putri Nurul Kamila Rahma Handayani Rahma, Devia RAIDA YULIA Rani Eka Nuraeni Ratna Yuniar, Nur Fitri Respati, Resa Revina Putri Hermawan Revina Putri Hermawan Rijal Wahid Muharram Rina Lestari Rina Setiana Risa Intan Andini Risman Abdul Hakim Rita Rita, Rita Saputra, Erwin Rahayu Sekar Ayu Utami SELIN NADIA ALWINI Septi Rahmawati Shakinah, Jessy Permata Shella Nur Pratama Sri Wahyu Supriadi, Supriadi Susilawati, Lilis Syaripah, Auliya Syifa Yulianti Nurjanah Turmudi Via Khoirun Nisa Vina Rizki Lisdiana Widani Widani Widi Astuti Wijaya, Tommy Tanu Wulan Ajeng Lestari Yuliana Widi Maulita Yusuf Suryana Yusuf Suryana