Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Humas Dalam Membangun Citra Lembaga Di SD Islam Cendikia Faiha Palembang Akmal , Rian; Setyaningsih, Kris; Rohman, Asep
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi humas dalam membangun citra lembaga dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat komunikasi humas dalam membangun citra lembaga di SD Islam Cendikia Faiha Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi informan peneltian Waka Humas, Kepala Sekolah dan Tim Humas. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan komunikasi yang jelas menjadi landasan penting dalam setiap aktivitas humas, seperti meningkatkan pemahaman publik, membangun citra positif, dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Komunikasi humas di sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai strategi untuk menciptakan reputasi unggul sebagai lembaga pendidikan Islami. Faktor pendukung keberhasilan komunikasi meliputi perencanaan yang terstruktur, penggunaan media yang efektif, serta pembagian tugas yang jelas dalam tim humas. Namun, kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia yang menyebabkan ketidakseimbangan beban kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi humas yang efektif, dengan tujuan yang spesifik dan terukur, berkontribusi langsung pada peningkatan citra positif sekolah di mata masyarakat.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Ghassani , Firda Fadila; Setyaningsih, Kris; Safitri, Dian
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13110

Abstract

Kepemimpinan transformasional merupakan pendekatan kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan dan peningkatan kualitas kinerja organisasi melalui inspirasi, motivasi, dan pemberdayaan sumber daya manusia. SMA Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dipilih sebagai lokasi penelitian karena kepala sekolah di sana telah menerapkan model kepemimpinan ini, meskipun masih terdapat tantangan seperti kurangnya kreativitas guru dan pemanfaatan teknologi. Selain itu, beberapa prestasi siswa mencerminkan hasil positif dari pendekatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMA Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Kepemimpinan transformasional dianggap mampu memberikan pengaruh signifikan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, motivasi guru, dan prestasi siswa melalui pendekatan visioner dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan budaya kerja yang positif melalui visi yang jelas, komunikasi terbuka, dan pelatihan profesional. Faktor pendukung meliputi kerja sama tim, ketersediaan teknologi, dan dukungan dari pihak sekolah. Namun, ditemukan pula hambatan seperti keterbatasan pemahaman teknologi oleh beberapa guru senior, kurangnya inovasi dalam strategi pembelajaran dan resistensi perubahan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan transformasional, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1 Kecamatan Tanjung Batu Apriza, Endang; Annur, Saipul; Murtopo, Ali; Setyaningsih, Kris
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v13i2.22324

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam  Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I Kecamatan Tanjung Batu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sains Pencampuran Warna Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah anak-anak kelompok B dengan jumlah 15 anak di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis di dapatkan setelah dilakukan test awal (pretest) dan test akhir (posttest), selanjutnya peneliti menganalisis hasil penelitian. Hasil analisis data dalam pembuktian uji hipotesis diperoleh thitung = 57,55 sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5%, dk = n-1 = 15-1 =14 sehingga 0,02514 didapat ttabel 2,144. Dengan semikian thitung> ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Miftahussalam Desa Tanjung Pinang 1. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi pengaruh model discovery learning terhadap aspek perkembangan lainnya seperti sosial-emosional dan motorik halus anak. Selain itu, perlu dilakukan replikasi dengan jumlah sampel yang lebih besar dan melibatkan lembaga PAUD dari berbagai karakteristik wilayah guna meningkatkan generalisasi temuan.
Administrasi Kepegawaian di MTs Negeri 1 Palembang Maulana, Muhammad Resi Aji; Setyaningsih, Kris; Rohman, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6748

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh peran krusial administrasi kepegawaian dalam mendukung efektivitas pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pendidikan madrasah, yang mencakup perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, penggajian, penilaian kinerja, disiplin, serta administrasi cuti, absensi, dan mutasi pegawai. Observasi awal pada Juli 2025 mengungkap bahwa meskipun beberapa aspek seperti analisis jabatan, penggajian, kompensasi, hubungan kepegawaian, dan pengelolaan organisasi SDM berjalan baik, terdapat kendala signifikan pada pengembangan kepegawaian yang belum menyeluruh, ketidaksesuaian penempatan berdasarkan keahlian, pengawasan kinerja dan disiplin yang kurang memadai, serta administrasi cuti dan mutasi yang belum sepenuhnya sesuai regulasi. Rumusan masalah difokuskan pada: (1) bagaimana pelaksanaan administrasi kepegawaian di MTs Negeri 1 Palembang, dan (2) faktor pendukung serta penghambatnya. Tujuan penelitian mencakup penggambaran proses administrasi kepegawaian dan identifikasi faktor-faktor tersebut, dengan manfaat teoritis berupa kontribusi pada ilmu administrasi kepegawaian di madrasah serta praktis berupa rekomendasi perbaikan bagi pengelola madrasah untuk meningkatkan profesionalisme pegawai. Metodologi penelitian bersifat kualitatif deskriptif melalui studi lapangan, dengan pengumpulan data primer dari observasi, wawancara terstruktur dengan informan kunci (kepala tata usaha) dan pendukung (kepala madrasah, staf kepegawaian), serta dokumentasi, dilakukan mulai Desember 2025 selama 6 bulan di lokasi MTs Negeri 1 Palembang (Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palembang). Analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber serta teknik untuk memastikan keabsahan data. Temuan utama menegaskan bahwa proses penempatan pegawai dilakukan tepat pasca-seleksi dengan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang jelas, mendukung efektivitas kerja dan mutu layanan pendidikan,
Pelaksanaan Bursa Kerja Khusus dalam Menyalurkan Lulusan di SMK Muhammadiyah 1 Palembang Septiana, Alecia; Setyaningsih, Kris; Alvio, Wira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam menyalurkan lulusan di SMK Muhammadiyah 1 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, ketua BKK, staf BKK, serta alumni. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan BKK di SMK Muhammadiyah 1 Palembang telah berjalan cukup baik dan terarah melalui empat indikator utama, yaitu pengarahan, koordinasi, komunikasi, dan motivasi. Pengarahan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pembekalan kerja kepada siswa sebelum lulus agar memiliki gambaran dunia kerja. Koordinasi dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri guna membuka peluang kerja bagi lulusan. Komunikasi dilaksanakan melalui berbagai media informasi seperti grup media sosial dan penyampaian langsung kepada alumni. Sementara itu, motivasi diberikan melalui pembekalan serta berbagi pengalaman dari alumni yang telah bekerja. Faktor pendukung dalam pelaksanaan BKK meliputi adanya kerja sama yang baik dengan pihak industri serta kompetensi pengelola BKK dalam menjalankan program. Adapun faktor penghambat meliputi sikap sebagian lulusan yang terlalu selektif dalam memilih pekerjaan serta kesiapan kerja yang masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, pelaksanaan BKK sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan pada kesiapan lulusan agar proses penyaluran kerja dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja..
Pemeliharaan Sarana Perpustakaan di Madrasah Ibtidaiyah Ma’rifatul Ulum Banyuasin Zakariya, Maulana; Setyaningsih, Kris; Ibrahim, Ibrahim
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5371

Abstract

This study aims to analyze in depth the implementation of library facility maintenance at MI Ma’ariful Ulum, covering aspects of awareness-building, understanding, organization, implementation, and documentation. This study employs a qualitative approach with a phenomenological research design, focusing on understanding experiences and real practices in library facility maintenance activities. The research subjects consisted of 13 people, including the principal, the vice principal for facilities and infrastructure, the librarian, teachers, and students. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, while data analysis is conducted through stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity tested using source and technique triangulation. The results indicate that the maintenance of library facilities has been carried out fairly well through habituation in maintaining cleanliness, providing understanding to school members, task distribution involving various parties, implementation of routine maintenance activities, and documentation through inventory books. However, maintenance activities are still relatively simple, not yet based on a preventive schedule, and the documentation system is still conducted manually. Therefore, it is necessary to develop a more structured system and utilize technology to improve the effectiveness of library facility maintenance