Claim Missing Document
Check
Articles

Administrasi Kepegawaian di MTs Negeri 1 Palembang Maulana, Muhammad Resi Aji; Setyaningsih, Kris; Rohman, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6748

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh peran krusial administrasi kepegawaian dalam mendukung efektivitas pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pendidikan madrasah, yang mencakup perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, penggajian, penilaian kinerja, disiplin, serta administrasi cuti, absensi, dan mutasi pegawai. Observasi awal pada Juli 2025 mengungkap bahwa meskipun beberapa aspek seperti analisis jabatan, penggajian, kompensasi, hubungan kepegawaian, dan pengelolaan organisasi SDM berjalan baik, terdapat kendala signifikan pada pengembangan kepegawaian yang belum menyeluruh, ketidaksesuaian penempatan berdasarkan keahlian, pengawasan kinerja dan disiplin yang kurang memadai, serta administrasi cuti dan mutasi yang belum sepenuhnya sesuai regulasi. Rumusan masalah difokuskan pada: (1) bagaimana pelaksanaan administrasi kepegawaian di MTs Negeri 1 Palembang, dan (2) faktor pendukung serta penghambatnya. Tujuan penelitian mencakup penggambaran proses administrasi kepegawaian dan identifikasi faktor-faktor tersebut, dengan manfaat teoritis berupa kontribusi pada ilmu administrasi kepegawaian di madrasah serta praktis berupa rekomendasi perbaikan bagi pengelola madrasah untuk meningkatkan profesionalisme pegawai. Metodologi penelitian bersifat kualitatif deskriptif melalui studi lapangan, dengan pengumpulan data primer dari observasi, wawancara terstruktur dengan informan kunci (kepala tata usaha) dan pendukung (kepala madrasah, staf kepegawaian), serta dokumentasi, dilakukan mulai Desember 2025 selama 6 bulan di lokasi MTs Negeri 1 Palembang (Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palembang). Analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber serta teknik untuk memastikan keabsahan data. Temuan utama menegaskan bahwa proses penempatan pegawai dilakukan tepat pasca-seleksi dengan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang jelas, mendukung efektivitas kerja dan mutu layanan pendidikan,
Pelaksanaan Bursa Kerja Khusus dalam Menyalurkan Lulusan di SMK Muhammadiyah 1 Palembang Septiana, Alecia; Setyaningsih, Kris; Alvio, Wira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam menyalurkan lulusan di SMK Muhammadiyah 1 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, ketua BKK, staf BKK, serta alumni. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan BKK di SMK Muhammadiyah 1 Palembang telah berjalan cukup baik dan terarah melalui empat indikator utama, yaitu pengarahan, koordinasi, komunikasi, dan motivasi. Pengarahan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pembekalan kerja kepada siswa sebelum lulus agar memiliki gambaran dunia kerja. Koordinasi dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri guna membuka peluang kerja bagi lulusan. Komunikasi dilaksanakan melalui berbagai media informasi seperti grup media sosial dan penyampaian langsung kepada alumni. Sementara itu, motivasi diberikan melalui pembekalan serta berbagi pengalaman dari alumni yang telah bekerja. Faktor pendukung dalam pelaksanaan BKK meliputi adanya kerja sama yang baik dengan pihak industri serta kompetensi pengelola BKK dalam menjalankan program. Adapun faktor penghambat meliputi sikap sebagian lulusan yang terlalu selektif dalam memilih pekerjaan serta kesiapan kerja yang masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, pelaksanaan BKK sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan pada kesiapan lulusan agar proses penyaluran kerja dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja..
Pemeliharaan Sarana Perpustakaan di Madrasah Ibtidaiyah Ma’rifatul Ulum Banyuasin Zakariya, Maulana; Setyaningsih, Kris; Ibrahim, Ibrahim
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5371

Abstract

This study aims to analyze in depth the implementation of library facility maintenance at MI Ma’ariful Ulum, covering aspects of awareness-building, understanding, organization, implementation, and documentation. This study employs a qualitative approach with a phenomenological research design, focusing on understanding experiences and real practices in library facility maintenance activities. The research subjects consisted of 13 people, including the principal, the vice principal for facilities and infrastructure, the librarian, teachers, and students. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, while data analysis is conducted through stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity tested using source and technique triangulation. The results indicate that the maintenance of library facilities has been carried out fairly well through habituation in maintaining cleanliness, providing understanding to school members, task distribution involving various parties, implementation of routine maintenance activities, and documentation through inventory books. However, maintenance activities are still relatively simple, not yet based on a preventive schedule, and the documentation system is still conducted manually. Therefore, it is necessary to develop a more structured system and utilize technology to improve the effectiveness of library facility maintenance