Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Ragam Model Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini Nursholichah, Kurnia Utami; Hibana, Hibana
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1313

Abstract

Pendidikan anak sejak usia dini harus dilakukan untuk setiap individu dari suatu lembaga ataupun langsung dari orang tua yang melakukan pendidikan untuk anak sejak usia dini, dalam pendidikan anak berbagai metode digunakan oleh orang tua, guru ataupun pendidik. Salah satunya yaitu beragamnya model pembelajaran yang akan kita gunakan pada pendidikan anak sejak usia dini meliputi, model pembelajaran kelompok, area, sudut, dan sentra. Penelitian ini bertujuan untuk memberitahu bahwa ada beragam model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pendidikan anak sejak usia dini pada rentan usia 4-6 tahun. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitaif dengan bentuk deskriptif, subjek ragam dalam model pembelajaran dan yang terlibat dalam penelitian yaitu guru dan anak yang berusia 4-6 tahun, metode pengumpulan data dengan wawancara kepada guru kelas yang mengajar pada kelas B kelompok usia 4-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ragam model pembelajaran pada pendidikan anak usia dini ada empat model pembelajaran telah digunakan ataupun diterapkan guru kepada setiap kelas dan setiap model pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Implementasi Media Kotak Ceria Berbasis Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Motorik Anak di BA Aisyiyah Banyuaeng Maharani, Teni Marlina; Hibana, Hibana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi media Kotak Ceria  berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini. Media Kotak Ceria dirancang untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan melalui kegiatan bermain tradisional seperti engklek, congklak, dan egrang batok. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek anak usia 5–6 tahun dengan julah anak di kelompok B sebanyak  17 anak di BA Aisyiyah Banyuaeng, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.  Prosedur pelaksanaan dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan menerapkan permainan tradisional seperti engklek, congklak, bakiak kayu, dan egrang batok (coconut shell stilts) sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran motorik. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian kemampuan motorik anak yang mencakup indikator keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi gerak, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan t-test untuk melihat perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media Kotak Ceria memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kemampuan motorik anak, baik motorik kasar maupun halus. Anak menjadi lebih aktif, terampil, dan menunjukkan koordinasi gerak yang lebih baik. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.  
Analisis Penerapan Pengenalan Body Safety Guna Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak Usia Dini Misriaton, Misriaton; Hibana, Hibana; Zarkasih Putro, Khamim; Rohmah, Lailatu
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1786

Abstract

Kasus pelecehan pada anak semakin meningkat, sementara penerapan  pengenalan body safety di sekolah belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis pendekatan pengenalan body safety guna mencegah pelecehan seksual pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di TK An-Nur III Yogyakarta pada September 2025 dengan melibatkan seorang guru kelas B sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta 1 subjek guru wali kelas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkah bahwa di sekolah sudah dikenalkan body safety dan pendidikan dengan baik., melalui  kegiatan parenting dan  menghadirkan narasumber  dalam memberikan edukasi kepada guru serta orangtua. Akan tetapi,  penelitian juga menunjukkan bahwa: a) masih kurangnya pemahaman guru dalam mengenalkan keamanan tubuh anak; b) minimnya media pembelajaran, hanya menggunakan metode bernyanyi. Diperlukannya metode dan media baru dalam menunjang pengenalan keamanan tubuh.
Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini : a Systematic Literature Reviewe Husnah, Sri Kumala; Rohmah, Lailatu; Hibana, Hibana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36467

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini untuk membentuk berpikir fleksibel, imajinatif, dan kemampuan pemecahan masalah anak. Namun, dalam praktik PAUD, kreativitas anak sering terhambat oleh keterbatasan pemahaman guru, lingkungan belajar yang kurang mendukung, dan tekanan kurikulum. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui strategi pembelajaran, pengelolaan lingkungan belajar, dan interaksi pedagogis yang mendukung ekspresi kreatif anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen relevan dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan guru berperan penting melalui penyediaan lingkungan belajar yang aman dan stimulatif, penerapan pembelajaran berbasis bermain dan seni, serta pemberian kebebasan berekspresi kepada anak. Sikap guru yang apresiatif dan terbuka terhadap ide anak meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dan pengembangan strategi pembelajaran inovatif untuk optimalisasi kreativitas anak.
Pencampuran Warna dalam Finger Painting pada Kelompok B di RA Al Anwar Kota Kediri Zulfa, Lutfiyati Unsiyah; Hibana, Hibana
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.5746

Abstract

The purpose of this study was to examine how the process of preparing color mixing activities, the process of implementing color mixing activities, and the benefits of color mixing activities in group B at PAUD RA Al Anwar Kediri City. The research method used is descriptive qualitative research, a sample of 15 children taken by observation technique. The data collection process is by conducting interviews, participant observation, and documentation. Data analysis in this study uses narrative analysis techniques and is obtained by using data collection, data reduction, data display, verification and confirmation of conclusions. The results showed that Finger Painting activities are very beneficial for students, inseparable for further education such as stimulation for daily activities, coordination between brain and eyes, brain development, and imagination. The conclusion in this study is that Finger Painting color play activities can maximize the various skills possessed by children. Because color play can encourage children's willingness to move freely and create images. Keywords: Finger Painting, Color mixing, Group B.