Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Mahendra, Juandra Prisma
JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 2 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jrpp.v2i1.362

Abstract

This study aims to determine the impact of gadgets on early childhood social emotional development. This research is a type of qualitative research with a case study approach, the location of the study was carried out in RA Baytussalam North Lombok, the subjects in this study were RA Baytussalam Dusun Dasan Tengak students totaling 16 students, 1 teacher, and 2 guardians of students. The results of the analysis show that the impact of gadget use on the social emotional development of children in RA Baytussalam consists of positive impacts and negative impacts. The positive use of gadgets is to increase imagination, train intelligence, and improve the ability to recognize letters and numbers. While the negative impacts of using gadgets are being a closed person, having trouble sleeping, children getting angry easily, and being exposed to radiation.
Analisis Metode Story Telling Dalam Mengembangkatkan Keterampilan Menyimak Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Santong Tahun Pelajaran 2024/2025 Jayadi, Ahmad; Mahendra, Juandra Prisma; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penerapan metode story telling dalam mengembangkan keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN 1 Santong. Keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam pembelajaran bahasa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami informasi secara utuh. Metode story telling dipilih karena mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, menarik perhatian siswa, dan mendorong keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan story telling dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, penyampaian cerita, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa, seperti kemampuan memahami isi cerita, mengidentifikasi unsur-unsur cerita, serta menyampaikan kembali cerita secara runtut. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, fokus, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, gangguan lingkungan, dan faktor sosial siswa, metode story telling tetap memberikan dampak positif terhadap proses belajar. Dengan demikian, story telling merupakan metode strategis yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran menyimak di tingkat sekolah dasar.
Analisis Model Pembelajaran Diferensiasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 1 Santong Tahun Pelajaran 2024/2025 Hazraini, Holida Hana; Mahendra, Juandra Prisma; Eliyana, Eliyana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran diferensiasi terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 1 Santong, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif selama empat minggu, wawancara mendalam dengan guru kelas dan beberapa siswa, serta analisis dokumen seperti modul ajar, hasil karya siswa, dan catatan refleksi guru. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi diterapkan melalui tiga aspek utama, yaitu diferensiasi konten dengan penyesuaian terhadap gaya belajar siswa, diferensiasi proses melalui kerja kelompok yang bervariasi, serta diferensiasi produk dengan pemberian tugas-tugas kreatif. Faktor pendukung utama adalah tingginya motivasi belajar siswa dan keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, kendala yang dihadapi guru terutama terkait dengan keterbatasan waktu untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi dapat berjalan efektif apabila disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Rekomendasi yang disarankan meliputi pelatihan guru dalam menyusun bahan ajar diferensiasi serta pengembangan sistem pendampingan untuk mendukung implementasinya secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang inklusif di tingkat sekolah dasar.
Analisis Perilaku Bullying Dan Dampaknya Terhadap Perubahan Perilaku Siswa Di SDN 5 Pemenang Barat Raden Isnayadi; Fitriani Rahayu; Juandra Prisma Mahendra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Perilaku Bullying Terhadap Perubahan Perilaku Siswa di SDN 5 Pemenang Barat. (1) Jenis-jenis bullying yang terjadi di SDN 5 Pemenang Barat. (2) Motif pelaku melakukan bullying pada korban bullying di SDN 5 Pemenang Barat, (3) Dampak bullying terhadap perubahan perilaku siswa di Lingkungan Sekolah SDN 5 Pemenang Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistic, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik dokumentasi serta teknik wawancara dengan kepala sekolah, guru BK, guru kelas, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) di SDN 5 Pemenang Barat berbagai bentuk bullying yang terjadi, baik secara verbal maupun fisik, seperti ejekan, penghinaan, pengucilan, hingga kekerasan fisik. Bullying sering dipicu oleh perbedaan fisik serta dianggap sebagai hiburan oleh pelaku. (2) Alasan utama pelaku melakukan bullying pada korban bullying ialah buat mencari perhatian, menunjukkan kekuasaan, sekadar bercanda, maupun karena pengaruh teman sebaya. (3) Bullying berdampak pada perubahan perilaku siswa, seperti menarik diri, kecemasan, serta menurunnya kepercayaan diri pada korban, serta sikap dominan dan meremehkan pada pelaku. Hubungan sosial antar siswa pun terganggu akibat tindakan ini.
Meningkatkan Minat Belajar Anak Melalui Metode Proyek Dengan Pemanfaatan Barang Bekas Di TKN Pembina Dewi Kayangan Tahun Pelajaran 2024/2025 Akpalia, Dayatun Fitri; Mahendra, Juandra Prisma; Musafir, Musafir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini melalui penerapan metode proyek dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran di TKN Pembina Dewi Kayangan Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengikuti model Kemmis dan MC Taggart dan dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A2 yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar anak dari pra tindakan hingga akhir siklus II. Pada pra siklsus, sebagian besar anak meiliki minat belajar yang rendah dan dari 13 anak hanya 3 anak yang tuntas dengan nilai 70 serta secara klasikal hanya mencapai 23,07%. Pada siklus I terdapat 8 anak yang tuntas dengan nilai yang bervariasi dan secara klasikal mencapai 61,53%. Sedangkan pada siklus II, semua anak dikatakan tuntas baik secara individu maupun secara klasikal. Dengan kata lain, pada siklus II ini 100% tuntas secara individual dari ketuntasasan maksimal mencapai 70, dan tuntas secara klasikal dengan ketuntasan 80%.Penerapan metode proyek memungkinkan anak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, mengembangkan kreativitas, kolaborasi, serta tanggung jawab melalui kegiatan membuat proyek dari barang bekas, seperti telepon dari gelas plastik dan kereta dari kardus serta tutup botol. Anak menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, fokus dalam kegiatan, serta partisipasi aktif yang meningkat selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, metode proyek berbasis barang bekas terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini.
Analisis Media Visual Pada Materi Keragaman Budaya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SD Negeri 2 Genggelang Tahun Ajaran 2024/2025 Wijaya, Pema; Mahendra, Juandra Prisma; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui penggunaan media gambar pada materi keragaman budaya tehadap hasil belajar siswa III SDN 2 Genggelang, Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan media visual pada materi keragaman budaya kelas III SDN 2 Genggelang terhadap hasil belajar .Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif dan untuk teknik analisis data menggunakan teknik Milles dan Hubberman dengan 3 tahapan yaitu Kondensasi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Penggunaan media visual dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam merancang dan menyesuaikannya dengan karakter siswa serta materi pelajaran yang akan disampaikan. Guru memiliki peran utama dalam menentukan jenis media yang paling tepat agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. 2) Pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan media visual sangat penting bagi seluruh elemen sekolah, terutama guru dan pihak manajemen sekolah. Strategi pembelajaran yang efektif tidak hanya bergantung pada tersedianya media, tetapi juga pada kesiapan guru dalam merancang, menerapkan, serta mengevaluasi penggunaannya secara menyeluruh. Sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan perlu memberikan pelatihan yang berkelanjutan, alokasi waktu yang memadai, serta dukungan fasilitas yang sesuai agar penggunaan media visual dapat berjalan optimal.
Meningkatkan Kreativitas Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Menggambar Bebas  Di PAUD Abdi Ananda Tahun Pelajaran 2022/2023 Titin Astuti; M. Arzani; Juandra Prisma Mahendra
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/em3mfz61

Abstract

This research aims to increase the creativity of group A children through free drawing activities at Abdi Ananda Preschool for the 2022/2023 academic year. The subjects of this research were Group A children at PaudAbdiAnanda with a total of 13 children, namely 9 boys and 4 girls. This research method uses Classroom Action Research (PTK), which is research carried out systematically on various actions carried out by researchers to improve learning conditions and carried out in two cycles, with each cycle containing planning, implementation, observation and reflection. The results of this research show that there is an increase in children's creativity through free drawing activities. In the pre-cycle classical completion only reached 30.7%, in cycle I children's creativity increased by 23.1% to 53.8%, and in cycle II children's creativity increased by 38.5%, to 92.3% . This shows that an increase in the percentage of children's creativity in the Developing According to Expectations (BSH) criteria with a percentage of 92.3% has been achieved in this research. This means that most children's creativity can be increased through free drawing activities in group A at Paud Abdi Ananda for the 2022/2023 academic year.
Penerapan Media Audio Visual Animasi Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Di SDN I Genggelang Kabupaten Lombok Utara Tahun Ajaran 2023/2024 KHAERINNAYATI; Juandra Prisma Mahendra; Rauhun Jannah
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/8haxrc35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan media audio visual animasi pada mata pelajaran IPA Kelas V di SDN 1 Genggelang Kabupaten Lombok Uata Tahun Ajaran 2023/2024. Subyek penelitian ini adalah kelas V  di SDN 1 Genggelang dengan jumlah siswa 15 orang, dimana jumlah siswa laki-laki sebanyak 5 orang dan perempuan sebanyak 10 orang. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru untuk memperbaiki proses pembelajaran agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa karena pada pra siklus ketuntasan klasikal hanya 26%. Selanjutnya dilakukan tindakan pada siklus 1 dan meningkat sebesar 53%. Kemudian pada Siklus II meningkat sebesar 66%. Selanjutnya pada siklus III mengalami penigkatan sebesar 86%. Dari hal tersebut maka penelitian dilakukan hanya sampai siklus III karena sudah mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan peneliti. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual animasi dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V di SDN 1 Genggelang.
Teacher's Efforts In Improving Children's Self-Confidence Through The Role-Playing Method In Group B II At The Muslim Cadani Integrated Islamic Kindergarten In The 2024/2025 Academic Year Nilatul Aslamiah; Juandra Prisma Mahendra; Rusman Hadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9322

Abstract

Researchers found significant problems at the Muslim Madani Islamic Integrated Kindergarten, which could have a negative impact on the children's future. These problems include children lacking confidence to express their feelings, feeling shy in front of large groups of people, and feeling embarrassed to perform in front of others. Therefore, the researchers were interested in investigating whether role-playing methods could enhance the self-confidence of 5-6-year-old children at the Islamic Integrated Muslim Kindergarten Madani for the 2024/2025 academic year. The research method used in this study was Classroom Action Research (CAR) by Kemmis & McTaggart. The results of the study found that this role-playing method is highly effective in enhancing self-confidence in children aged 5-6 years at the Muslim Madani Integrated Islamic Kindergarten. The study results show that in Cycle I, children's self-confidence reached 53.3%, which was followed by Cycle II, in Cycle II, the children's self-confidence increased to 86.6%, meaning that the criteria for significant development were met with a classical percentage of 80% achieved in this study. On average, the children's self-confidence improved, particularly through the role-playing method to enhance self-confidence in Group B2 at the Muslim Madani Integrated Islamic Kindergarten for the 2024/2025 academic year. 
The role of teachers in instilling religious character in children aged 5-6 years in kindergarten Yati Emilawati; Raden Sumiadi; Juandra Prisma Mahendra
Panicgogy International Journal Vol. 3 No. 1 (2025): pij
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/pij.v3i1.131

Abstract

This study aimed to understand the role of teachers as educators and guides in implanting the religious character of five-year-old children and to examine the impact of this on group B children at TK Fathunintention. The research employed data collection methods such as observation, interviews, and documentation, with the data analysis following the techniques outlined by Miles and Huberman, which involved data condensation, data display, and verification. The study found that teachers played a pivotal role in implanting religious values through the use of breeding methods, which proved effective in shaping the religious character of the children. The results showed that, through these practices, children became capable of performing wudhu independently, memorizing short verses, correctly executing prayer movements, memorizing daily prayers, and reciting greetings. These practices not only enhanced the children’s religious knowledge but also contributed to their moral development and spiritual growth. It was clear that the teachers’ methods created a nurturing environment for the development of religious character, where the children could practice and internalize religious teachings in a meaningful way. Based on these findings, it was recommended that other institutions adopt similar structured methods to foster religious character, ensuring the integration of religious values into the daily lives of young children. Further research was suggested to focus on the long-term impact of these educational approaches on the children’s moral and spiritual growth, as well as investigate the role of parental involvement in supporting religious education. Teacher training programs were recommended to enhance the educators' ability to implement religious character education effectively, with an emphasis on pedagogical strategies that encouraged the holistic development of children's religious identity, ensuring consistency in the implementation of these practices across educational settings.