Claim Missing Document
Check
Articles

Uji aktivitas antibakteri formulasi sediaan gel antijerawat ekstrak etanol kulit buah alpukat (Persea americana Mill) terhadap bakteri Staphylococcus aureus Novi Yuliandari; Yayuk Putri Rahayu; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 6 Nomor 4 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i4.327

Abstract

The avocado peel contains flavonoids, saponins, tannins, steroids, and glycosides and has antimicrobial properties. Staphylococcus aureus is a gram-positive bacteria and typical skin microorganism that causes acne. It produces lipase, which breaks down free fatty acids from skin lipids. The gel preparation was chosen. It is better used in treating acne because it does not contain oil or affect acne. This study aimed to determine whether the ethanol extract of avocado peel can be used as an anti-acne gel and to choose the inhibitory power of the gel preparation against Staphylococcus aureus. The ethanol extract of avocado peel was prepared using the percolation method; the extract was formulated into anti-acne gel with 10%, 20%, and 30%. Then, a physical evaluation of the preparation was carried out by assessing organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, adhesion, spreadability, irritation, skin moisture, and syneresis. Then, the activity of Staphylococcus aureus bacteria was tested on gel preparations. The result is that the ethanol extract of avocado peel can be formulated into gel preparation. It has a distinctive aroma, is homogeneous, has a pH range of 6,2-6,9, has a value of viscosity, spreadability, and good adhesion, does not irritate, can moisturize the skin, and does not cause syneresis. The gel preparation had antibacterial activity against Staphylococcus aureus, namely a concentration of 10% inhibition of 14.56 mm, 20% inhibition of 19.46 mm, and 30% inhibition of 21.2%, so the interpretation of the inhibition zone was included in the susceptible category.
SOSIALISASI PEMANFAATAN YOGURT UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI KEPADA MITRA PENGELOLA ZAKAT YAYASAN PENDIDIKAN AMALIYAH KECAMATAN MEDAN TEMBUNG Yayuk Putri Rahayu; Haris Munandar Nasution Nasution; Supiyani Supiyani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21628

Abstract

Yogurt diketahui dapat menurunkan hipertensi dikarenakan dalam yogurt mengandung bakteri probiotik yang dapat mendorong pelepasan protein yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan kegiatan PKM ini adalah memberikan sosialisasi pengetahuan tentang pemanfaatan yogurt untuk menurunkan hipertensi kepada Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Yayasan Pendidikan Amaliyah kelompok forum silaturahmi Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Al-Hikmah kecamatan Medan Tembung. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah: (1) Penyuluhan (sosialisasi) ceramah pentingnya yogurt untuk menurunkan hipertensi, dan (2) Pemberian pengetahuan berbagai jenis contoh produk yogurt. Kegiatan PKM dilakukan dengan beberapa tahap: (1) Tahap survey, melakukan kerjasama dengan mitra, dan menentukan tema kegiatan; (2) Tahap persiapan PKM; (3) Tahap penyuluhan dan sosialisasi, dan penyampaian materi; dan (4) Tahap penyampaian berbagai contoh jenis produk yogurt. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PKM ini adalah pengetahuan mitra peserta PKM tentang yogurt dapat menurunkan hipertensi meningkat menjadi 71.21% dari rata-rata nilai pengetahuan 4.40 menjadi 7.53. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian PKM ini adalah (1) Peserta mitra menjadi mendapatkan pengetahuan tentang yogurt dapat menurunkan hipertensi, dan (2) Peserta mitra mendapatkan pengetahuan berbagai contoh jenis yogurt. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dari segi kesehatan di keluarga dan masyarakat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGOLAHAN PROPOLIS KELOMPOK SAPO BEN BEN DESA BATU JONG JONG KECAMATAN BAHOROK Yayuk Yuliana; Yayuk Putri Rahayu; Diana Sopha; Muhammad Arif; Oca Putri Nazuhra
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3512

Abstract

The problem faced by the people of Batu Jong Jong village is the lack of knowledge about the use of bee glue or what is known as raw propolis. The aim of this service is to make it easier for people to process raw propolis, which is something that needs to be understood and understood. The method used in this service is by conducting education or education, surveys by administering questionnaires for pre-test and post-test to measure initial abilities, level of understanding of knowledge about propolis, providing socialization and training. Results: 85.71% of the village community already understands the knowledge about the use of propolis processing as a potential natural resource in Batu Jong Jong village, Bahorok District
ANTIBACTERIAL TEST OF ETHANOLIC EXTRACT NANOPARTICLES FROM ARUM MANIS MANGO LEAVES (MANGIFERA INDICA L. VAR. ARUM MANIS) AGAINST STAPHYLOCOCCUS AUREUS Lubis, Nadya Frestika; Rahayu, Yayuk Putri; Nasution, Haris Munandar; Lubis, Minda Sari
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v5i2.1687

Abstract

Secondary metabolites with antibacterial properties have been found in arummanis mango leaves. Alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids, and steroids, especially the mangiferin molecule found in several mango varieties, are also present in arum manis mango leaf extract. Mangiferin has shown action on Staphylococcus aureus as an antibacterial agent that can prevent the development of bacteria. Staphylococcus aureus is one of the bacteria that triggers skin infections. In this research, extract nanoparticles and inhibition tests against staphylococcus aureus bacteria were prepared using extract nanoparticles and ethanol extract of arum manis mango leaves. The manufacture of nanoparticles in this study was carried out because smaller and nanometer-sized materials have more special chemical and glass characteristics; their small size has a greater surface area to volume ratio than larger particles. Nanoparticles are small particles ranging in size from 1 to 1000 nm. A particle size analyzer is used to characterize nanoparticles. Using the disc diffusion method, antibacterial activity tests were carried out at concentrations of 25%, 50%, and 75%, using nanoparticle extracts, and 2.5%, 5%, and 7.5% for extract concentration. The results of the extract nanoparticle size characterization were 40.2 nm. The bacterial inhibition zones of arum manis mango leaf extract obtained at concentrations of 25%, 50%, and 75% were 11.9, 14.4, and 15.4 mm, respectively. Meanwhile, the inhibition zones of nanoparticle bacteria extract 2.5%, 5%, and 7.5% were 15.5, 17.5, and 18.3 mm, respectively. The concentration of 2.5% nanoparticle extract has the inhibition power of bacteria equivalent to that of 75% ethanol extract, so it says that the nanoparticles can reduce the size dose and have an inhibition power in the moderate sensitivity category.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R. FORST & G. FORST) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella thypi Gultom, Syarifah Elena; Mambang, D. Elysa Putri; Nasution, Haris Munandar; Rahayu, Yayuk Putri
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1062

Abstract

Matoa memiliki sejarah panjang dalam penggunaan obat tradisional (Pometia pinnata J.R. Forst & G. Forst). Antioksidan termasuk vitamin C dan E, serta flavonoid, tanin, dan saponin dapat ditemukan dalam jumlah yang melimpah pada buah matoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antibakteri dari ekstrak etanol serbuk simplisia daun matoa dan metabolit sekundernya terhadap Salmonella thypi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata J.R. Forst & G. Forst). Pengujian dilakukan pada ekstrak 50%, 30%, dan 30%. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun matoa ditentukan dari kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Pelarut etanol digunakan untuk menguapkan ekstrak kental yang diperoleh dari hasil maserasi daun matoa. Ekstrak daun matoa diencerkan dengan DMSO 30%, 40%, dan 50%. Pengenceran tersebut akan menentukan seberapa baik ketahanan Salmonella typhi terhadap antibiotik. Metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan steroid dianalisis pada ekstrak etanol daun matoa dan simplisia. Salmonella thypi dihambat dengan rata-rata 12,6 mm pada konsentrasi 30% (Interpretasi menengah), 13,8 mm pada konsentrasi 40%, dan 15,3 mm pada konsentrasi 50% dengan menggunakan ekstrak etanol daun matoa. Aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun matoa ditunjukkan dengan zona hambat dengan diameter rata-rata daerah hambat yang sesuai dengan interpretasi Intermediate (I). 
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI BAKTERI ASAM LAKTAT PADA MINUMAN CLASSIC ENZYME BERBAGAI MACAM BUAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Harahap, Siti Salimah; Ridwanto, Ridwanto; Daulay, Anny Sartika; Rahayu, Yayuk Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.32917

Abstract

Classic Enzyme adalah cairan yang dihasilkan dari buah-buahan melalui proses fermentasi dengan waktu panen 1 tahun. Bakteri Asam Laktat dapat di isolasi dari minuman Classic Enzyme. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mendapatkan daya hambat antibakteri dari isolat BAL yang terdapat pada minuman classic enzyme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan uji organoleptik, pengukuran pH dan % kadar asam laktat. Isolat yang telah diisolasi dikarakterisasi secara makroskopis (warna, bentuk, ukuran koloni) dan mikroskopis (pewarnaan Gram dan pewarnaan endospora). Uji biokimia (uji katalase dan tipe fermentasi). Uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen dengan metode difusi cakram. Hasil Penelitian organoleptik classic enzyme memiliki aroma khas fermentasi, rasa asam, warna kuning muda keruh dan tekstur cair dengan pH 4,70 dan kadar asam laktat rata-rata 1,0717%. Dari isolasi 6 isolat yaitu BAL 1, BAL 2, BAL 3, BAL 4, BAL 5 dan BAL 6. Karakteristik makroskopis semua BAL berwarna putih susu, BAL 1, BAL 2, BAL 3 dan BAL 6 berbentuk batang sedangkan BAL 4 dan BAL 5 berbentuk bulat. Ukuran koloni berkisar 2,0-2,3 mm. pH sampel 4,70. Karakteristik mikroskopis semua isolat mempunyai pewarnaan gram positif dan endospora negatif. Karakteristik uji biokimia semua isolat katalase negatif dan tipe fermentasi homofermentatif. Semua isolat BAL dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat berkisar 8,8 mm hingga 10,6 mm. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa isolat yang diisolasi dari Classic enzyme adalah Bakteri Asam laktat yang memiliki aktivitas antibakteri yang berpotensi sebagai sumber probiotik.
Skrining Fitokimia, Formulasi, dan Karakteristik Fisik Sediaan Soothing Gel Daging Daun Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) Sinaga, Rosalinda Mahdalena; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rahayu, Yayuk Putri
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol6no2p81-88

Abstract

Aloe vera (Aloe vera (L.) Burm.f.) can make the skin not dry quickly and feel moisturised. Soothing gel works effectively to restore skin moisture, provide comfort and a cooling effect on red and irritated skin so that the skin condition returns to normal, and prevents skin dryness. The aim of the study was to determine the various secondary metabolites in aloe vera leaf extract to determine differences in concentrations of aloe vera leaf extract in soothing gel preparations on the physical characteristics of the preparations and to determine physical changes before and after stability tests were carried out using the cycling test method. The research method was used experimental, with the independent variables varying the concentration of aloe vera leaf extract 0% (blank), 1%, 2%, and 3%, the dependent variable secondary metabolites and physical characteristics. The sample preparation method is wet sorting and other methods used are phytochemical screening, viscometry, and cycling tests. The results of the phytochemical screening showed that aloe vera leaf extract contains secondary metabolites of flavonoids, glycosides, tannins, saponins, and steroids.
Edukasi Pemilihan Makanan Fast Food Ayam Krispi Lokal Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Halal di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Healthy Aldriany Prasetyo; Yayuk Putri Rahayu; Haris Munandar Nasution; Supiyani Supiyani
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1122

Abstract

Kegiatan tim PKM kolaborasi ini dilakukan pada kelompok ibu-ibu pengajian PWBI (Persatuan Wirid Batak Islam) di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Objek yang menjadi materi penyuluhan dalam PKM ini adalah memberikan edukasi pemilihan makanan fast food ayam krispi local yang sesuai dengan Standar Nasional Indones-ia (SNI) dan Halal. Tujuan utama memberikan edukasi dan sosialisasi supaya masyarakat mendapat pengetahuan memilih makanan yang sesuai standar SNI dan Halal sehingga layak untuk dikonsumsi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi melalui ceramah edukasi tentang pentingnya memilih makanan fast food ayam krispi lokal dan memberikan pengetahuan contoh cara memilih makanan ayam krispi yang sesuai standar SNI dan Halal. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah produk peningkatan layanan masyarakat dalam bidang kesehatan adalah terbentuknya edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya memilih makanan fast food ayam krispi lokal yang sesuai standar SNI dan Halal untuk menjaga kesehatan serta pengetahuan pelatihan cara memilih makanan fast food ayam krispi lokal yang sesuai dengan standar SNI dan Halal. Kesimpulannya dari hasil PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan, motivasi, kesadaran akan pentingnya pemilihan makanan yang sesuai SNI dan Halal.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI LIBERIKA (COFFEA LIBERICA W. BULL EX HIERN) Linda, Rosa; Rahayu, Yayuk Putri; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36810

Abstract

Daun kopi liberika (Coffea liberica W. Bull ex Hiern) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, polifenol dan lainya yang memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan, antibiotik, dan antiinflamasi. Senyawa fenolik (flavonoid) berkorelasi dengan aktivitas antioksidan. Antioksidan dapat menstabilkan kekurangan elektron dari radikal bebas sehingga sel-sel terlindungi dari senyawa reaktif. Banyaknya radikal bebas didalam tubuh dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kadar total fenolik, flavonoid, aktivitas antioksidan dan toksisitas daun kopi liberika. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif dan kualitatif yang mana diambil dari hasil pengumpulan sampel, karakteristik simplisia, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik dan flavonoid, uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazyl (DPPH), uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada larva udang Artemia salina Leach. Metode BSLT merupakan metode uji pendahuluan toksisitas senyawa antikanker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak dan simplisia daun kopi liberika mengandung senyawa kimia yaitu alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, glikosida dan steroid. Simplisia daun kopi liberika memiliki karakteristik sesuai persyaratan mutu MMI Edisi 5. Hasil penetapan kadar total fenolik yaitu 227,21 mgGAE/g ekstrak dan flavonoid 85,66 mgQE/g ekstrak. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 = 48,56 µg/mL dengan kategori sangat kuat, dan hasil uji toksisitas diperoleh nilai LC50 = 143,208 µg/mL dengan kategori sangat toksik. Hal ini menunjukkan bahwa daun kopi liberika memiliki potensi sebagai antikanker karena memiliki antioksidan yang sangat kuat dan toksisitas yang sangat tosik.
Perbedaan Media Fermentasi Terhadap Produksi Protein Sel Tunggal (PST) Menggunakan Kultur Saccharomyces cerevisiae Rahayu, Yayuk Putri; Nasution , Haris Munandar; Prasetyo , Healthy Aldriany
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 2 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i2.846

Abstract

Utilization of pineapple peel waste and tofu liquid waste can reduce environmental impacts and is an alternative fermentation medium containing cheap and easily obtained carbohydrate sources and has the potential for the growth of Saccharomyces cerevisiae. Single Cell Protein (SCP) is a protein derived from microbes such as yeast. The purpose of this study was to determine the differences between pineapple peel waste and tofu liquid waste with the addition of different nutrients to SCP production using S. cervisiae. The research method was experimental. The independent variables were fermentation medium MK1 (pineapple peel waste; KH2PO4; sugar); MK2 (pineapple peel waste; KH2PO4; (NH4)2SO4; sugar), MT1 (tofu liquid waste; KH2PO4; sugar); and MT2 (tofu liquid waste; KH2PO4; (NH4)2SO4; sugar). The fermentation period was 0, 2, 4, and 6 days. The dependent variables were protein content, cell dry weight, glucose content, pH and temperature. The results of the SCP production research obtained the highest percentage increase in protein content in MT2 media (tofu liquid waste; KH2PO4; (NH4)2SO4; sugar) was 33.33% (day-2, increase in dry cell weight 84.90%), followed by MK2 media (pineapple peel waste; KH2PO4; (NH4)2SO4; sugar) was 13.15% (day-4, increase in dry cell weight 2.77%). The conclusion is that from both pineapple peel waste and tofu liquid waste substrates, the best PST production was obtained with the highest protein content in MT2 (tofu liquid waste media with the addition of KH2PO4; (NH4)2SO4; and sugar).
Co-Authors Adelia Ramadani Adelia Ramadani Adli Nuzula Rahmah Ahmad Gozali Siregar Alfi Wahyudi Nasution Amaliana, Amaliana Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika. D Ayu , Tri Indah Pagar Barutu, Liza Anisa Shevia Burju Artha Marshalina Silitonga Cindy Widya Rosa Br Simarmata Cynthia Syahni D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Delvi Amira Hutagaol Dena, Mutia Dikki Miswanda Elma Natasya Fahira, Nelsa Fatikasari, Cilki Fithri Pulungan, Ainil Fitri Mulyani, Fitri Gabena Indrayani Dalimunthe Habibie, Dian Harahap, Azmi Kurniawan Harahap, Siti Salimah Haris Munandar Nasution Hendri Gunawan Hutagaol, Delvi Amira Huzeila Nisa Siregar Ika Fitriani Ika Yeni Siahaan Khofifah , Nur Lastri Afni Leni Safriani Linda, Rosa Lisda Mayanti Lubis, Minda Sari Lubis, Nadya Frestika Lulu Ilma Khoirun Nissa M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution Merani Phaustina Lumban Gaol Muhammad Amin Nasution Muhammad Arif Muhammad Hizbullah Muhammad Pandapotan Nasution Munaziatul Jannah Nadia Salsabilla Najwa Lailatulqodri Nanda Nadia Nasution , Muhammad Amin Nasution, M Pandapotan Nasution, M. Pandapotan Nelsa Fahira Nofa Lismandaria Nomi Noviani Novi Yuliandari Novika Utami Novriani Putri Santia Nurul Hasanah Oca Putri Nazuhra Oktavia, Sri Rahayu Prasetyo , Healthy Aldriany Rafita Yuniari Rafita Yuniart Rahman Halim Ridwanto Ridwanto Rosalinda Mahdalena Sinaga Rosalinda Mahdalena Sinaga Rossa, Aliffa Safira , Liyuza Selfiani Selfiani Sepriani, Ananda Shilvia, Fatin Sinaga, Rosalinda Mahdalena Siregar, Huzeila Nisa Siti Aisyah Jamil Sony , Suyefri Sopha, Diana Sri Wahyuni Supiyani, Supiyani Syarifah Elena Gultom Tawir Rina Rezeki Tusaddiah, Ria Winata, Ageng Tegar Yani, Farida Yayuk Yuliana Yuniarti, Rafita Zulmai Rani