p-Index From 2021 - 2026
6.097
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Elemen PAEDAGOGIA Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Social Learning (IJSL) ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Abdimas Sangkabira TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Jendela Pendidikan JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Journal of Education Research NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Indonesian Community Journal Asian Journal of Community Services (AJCS) Journal of Learning Improvement and Lesson Study Jurnal Pendidikan Sultan Agung Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan & Pengajaran NOBEL : Journal of Literature and Language Teaching Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) Journal of Education Policy Analysis Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL PENDIDIKAN ANTI KORUPSI UNTUK JENJANG SD DAN SMP DI KABUPATEN BENGKAYANG Saputro, Totok Victor Didik; Silvester, Silvester; Sumarni, Margaretha Lidya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32468

Abstract

Korupsi merupakan masalah yang signifikan yang menghalangi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini memerlukan integrasi pendidikan anti korupsi ke dalam kurikulum sekolah melalui integrasi pada mata pelajaran muatan lokal. Pendampingan ini bertujuan untuk menyusun capaian pembelajaran muatan lokal pendidikan anti korupsi khususnya pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Pendampingan diikuti oleh tim penyusunan kurikulum muatan lokal pendidikan anti korupsi yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Pendampingan ini menggunakan model GROW Coaching yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Goal, Reality, Options, dan Will. Perumusan capaian pembelajaran muatan lokal pendidikan anti korupsi ini memuat rasional mata pelajaran, tujuan mata pelajaran, karakteristik mata pelajaran, elemen, dan butir-butir rumusan capaian pembelajaran itu sendiri.
Analisis Kompetensi Guru Sekolah Dasar Dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Digital Silvester, Silvester; Purnasari, Pebria Dheni; Saputro, Totok Victor Didik; Jesica, Melania
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11: Special Issue No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i1.8281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital, yang ditinjau dari keterampilan, pemahaman, konsep dan pendekatan guru terhadap media digital dan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis kualitatif. Sumber data dalam penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan bersama responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduction, data display, dan conclusion drawing. Keabsahan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang dilakukan di SDN 03 Bengkayang menunjukan bahwa pemahaman guru terhadap teknologi digital masih tergolong kurang mahir khususnya dalam menggunakan perangkat digital dan aplikasi digital. Dalam kegiatan pembelajaran para guru masih menggunakan media konvensional, belum mengimplementasikan media pembelajaran berbasis digital. Hal ini karena kemampuan, pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan perangkat dang aplikasi digital masih kurang.
Meaning and Imagery in Pay Jarot Sujarwo’s “Kekasih, Kemarau Kali Ini Tidak Ada Jingga, Tidak Ada Jingga” and Its Pedagogical Relevance for Literature Courses Melati, Felisitas Viktoria; Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Saputro, Totok Victor Didik
NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL (On Progress)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/NOBEL.2025.16.1.92-103

Abstract

This study aims to analyze the meaning and imagery of Pay Jarot Sujarwo’s poem entitled “Kekasih, Kemarau Kali Ini Tidak Ada Jingga, Tidak Ada Jingga” and to describe its relevance as a teaching material for literature courses. This study uses a qualitative descriptive approach with a structural analysis of the poem’s content. The theoretical framework of this study draws on the structural theory of semiotics to examine the connotative meaning of the imagery and diction and to identify signs pointing to meanings beyond the diction. The results of the study show a diversity of imagery found, including visual, auditory, motion, tactile, and atmospheric imagery. The use of imagery clearly conveys the inner atmosphere of longing and despair. This poem is also relevant to literary learning because it uses diction that trains students to understand implied meanings, imagery that supports the aesthetic analysis of language, and a theme that effectively develops students’ critical thinking skills. This poem can be a model text to improve students’ literary competence.
Design of short-video-based microlearning for enhancing elementary students’ digital literacy Silvester, Silvester; Saputro, Totok Victor Didik; Purnasari, Pebria Dheni; Sadewo, Yosua Damas; Kusnanto, Kusnanto
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpip.v18i1.91011

Abstract

This study analyzes the design of short-video-based microlearning developed by elementary school teachers to strengthen students’ digital literacy in Bengkayang Regency, West Kalimantan. Qualitative case study design was employed in four elementary schools, with data collected through interviews, observations, and documentation and analyzed using Miles and Huberman’s interactive models. The findings show that teachers were able to design microlearning creatively despite limitations in infrastructure and digital devices. The instructional designs focused on a single core concept within a duration of 1–5 minutes and integrated visual, audio, and text elements to support students’ conceptual understanding. Teachers used accessible applications such as Canva, CapCut, and KineMaster and implemented videos through various strategies, including flipped classrooms, introductory activities, and contextual documentation of school activities. The implementation of microlearning proved effective in enhancing students’ focus, engagement, and digital literacy skills, particularly in critically and responsibly interpreting digital information. However, teachers still faced challenges related to unstable electricity and internet access, limited devices, and constraints in video-editing skills. Overall, short-video-based microlearning is an effective and adaptive strategy to support the implementation of the Kurikulum Merdeka in border-area schools and offers an innovative solution for strengthening digital learning in elementary education.
Pendampingan Optimalisasi Komunitas Belajar untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar Silvester, Silvester; Saputro, Totok Victor Didik; Cahyaningtias, Christian; Sadewo, Yosua Damas
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nqq32f38

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai agar mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Namun, di wilayah 3T seperti Kabupaten Bengkayang, kompetensi digital guru masih rendah akibat keterbatasan sarana dan pendampingan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran Komunitas Belajar Gema Ceria di SDN 03 Bengkayang sebagai wadah kolaboratif untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar. Program dirancang menggunakan model Goal–Reality–Options–Will (GROW) yang melibatkan 20 guru, terdiri atas 14 guru kelas dan 6 guru mata pelajaran. Pendampingan meliputi pelatihan literasi digital berbasis kebutuhan, penggunaan aplikasi pembelajaran inovatif, dan pembuatan media Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr EDU. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata literasi digital guru dari 2,8 menjadi 4,3, dengan peningkatan tertinggi pada aspek integrasi teknologi dalam pembelajaran. Guru berhasil menghasilkan empat produk media AR bertema Sistem Tata Surya, Struktur Tumbuhan, Bangun Ruang Sederhana, dan Sejarah, yang diuji coba secara terbatas di kelas. Selain itu, frekuensi pertemuan komunitas belajar meningkat dari satu kali menjadi tiga kali per bulan, menandakan tumbuhnya budaya kolaboratif dan reflektif. Dengan demikian, model pendampingan GROW terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi digital guru serta memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di sekolah dasar wilayah perbatasan. Optimizing Learning Communities through Mentoring to Improve Elementary School Teachers’ Digital Literacy Abstract The development of digital technology demands that teachers possess adequate digital literacy to effectively integrate technology into the learning process. However, in remote and underdeveloped regions such as Bengkayang Regency, teachers’ digital competence remains low due to limited facilities and lack of mentoring. This Community Service Program aims to optimize the role of the Gema Ceria Learning Community at SDN 03 Bengkayang as a collaborative platform to enhance the digital literacy of elementary school teachers. The program was designed using the Goal–Reality–Options–Will (GROW) model and involved 20 teachers, consisting of 14 classroom teachers and 6 subject teachers. The mentoring activities included needs-based digital literacy training, the use of innovative learning applications, and the development of Augmented Reality (AR) media using Assemblr EDU. Evaluation was conducted both quantitatively and qualitatively. The pre-test and post-test results showed an increase in the teachers’ average digital literacy score from 2.8 to 4.3, with the highest improvement in the aspect of technology integration in learning. Teachers successfully created four AR media products on the themes of the Solar System, Plant Structure, Simple Geometry, and History, which were tested in classroom settings. In addition, the frequency of learning community meetings increased from once to three times per month, indicating the growth of a collaborative and reflective culture. Thus, the GROW mentoring model proved effective in improving teachers’ digital literacy competence and strengthening an adaptive, collaborative, and sustainable digital learning ecosystem in elementary schools located in border areas.
OPTIMASI PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI SMP NEGERI 1 TERIAK Gudiato, Candra; Yuliana, Yuliana; Saputro, Totok Victor Didik
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i1.2661

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui penerapan Google Classroom  sebagai platform pembelajaran berbasis teknologi di SMP Negeri 1 Teriak, Kabupaten Bengkayang. Program dilaksanakan dalam beberapa tahapan, dimulai dari observasi dan analisis kebutuhan, pelaksanaan seminar/workshop atau In House Training (IHT), pendampingan implementasi, hingga dokumentasi hasil kegiatan. Pendekatan kegiatan dilakukan secara teoritis dan praktis dengan metode learning by doing, sehingga guru dapat langsung mempraktikkan cara membuat kelas digital, menambahkan siswa, membagikan materi, memberikan tugas, serta melakukan penilaian secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengoperasikan Google Classroom  dan meningkatnya kepercayaan diri mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar mengajar. Guru juga menyatakan bahwa penggunaan Google Classroom  membantu meningkatkan efisiensi administrasi pembelajaran, mempercepat proses penilaian, serta mempererat interaksi antara guru dan siswa. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap upaya transformasi digital di lingkungan sekolah pedesaan yang masih
PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA NARKOTIKA OLEH TIM KKN KEBANGSAAN PADA SISWA KELAS 1 SMA NEGERI 1 LEDO : PENYULUHAN EDUKASI BAHAYA NARKOTIKA OLEH TIM KKN KEBANGSAAN PADA SISWA KELAS 1 SMA NEGERI 1 LEDO Antonius Anton; Totok Victor Didik Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), adolescents are individuals aged between 10 to 19 years old. Adolescents themselves refer to emotional and behavioral characteristics that tend to fluctuate. In their transitional period, adolescents have a very large curiosity about the life around them. One of the juvenile delinquencies that is quite prevalent in today's life is drug abuse. This can happen, among other things, because there are several unresolved conflicts during childhood, resulting in rebellion and opposition that leads to drug use in abnormal doses. Narcotics themselves are substances or drugs that can cause decreased consciousness, loss of sensation, reduced to eliminate pain, and cause a sense of dependence. One of the first steps to prevent drug abuse is to provide education to adolescents so that they have maximum provisions in facing challenges in the future.
GAPS IN MANAGING BLENDED LEARNING PROCESSES IN BORDER AREA SCHOOLS: EVIDENCE FROM BENGKAYANG, INDONESIA Sadewo, Yosua Damas; Purnasari, Pebria Dheni; Saputro, Totok Victor Didik; Silvester, Silvester; Yimer, Nurselam Hassen
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9288

Abstract

ABSTRACT Educational disparities between urban and border areas remain a critical issue within Indonesia’s education system. One manifestation of this disparity is the uneven management of blended learning-based instructional processes. This study aims to examine the gaps in managing blended learning processes in border area schools, using Bengkayang Regency as the context of analysis. This study employs a literature review approach by analyzing national and international journal articles, government reports, and relevant educational statistical data. Data were analyzed using thematic analysis to identify patterns, challenges, and characteristics related to the management of blended learning in border areas. The findings indicate that the implementation of blended learning in border areas faces multiple constraints, including limited technological infrastructure, low teacher readiness, insufficient institutional support, and sociocultural conditions that are not yet conducive to digital learning. These findings suggest that the success of blended learning is not solely determined by technological availability, but also by the quality of contextual and realistic instructional management. This study is expected to contribute theoretically and practically to the development of blended learning management in border area schools. ABSTRAK Kesenjangan pendidikan antara daerah perkotaan dan perbatasan tetap menjadi isu kritis dalam sistem pendidikan Indonesia. Salah satu manifestasi kesenjangan ini adalah pengelolaan proses pembelajaran campuran yang tidak merata. Studi ini bertujuan untuk meneliti kesenjangan dalam pengelolaan proses pembelajaran bauran di sekolah-sekolah daerah perbatasan, dengan menggunakan Kabupaten Bengkayang sebagai konteks analisis. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional, laporan pemerintah, dan data statistik pendidikan yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan karakteristik yang berkaitan dengan pengelolaan pembelajaran bauran di daerah perbatasan. Temuan menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran campuran di daerah perbatasan menghadapi berbagai kendala, termasuk infrastruktur teknologi yang terbatas, kesiapan guru yang rendah, dukungan kelembagaan yang tidak memadai, dan kondisi sosial budaya yang belum kondusif untuk pembelajaran digital. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran bauran tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan pembelajaran yang kontekstual dan realistis. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoritis dan praktis terhadap pengembangan pengelolaan pembelajaran bauran di sekolah-sekolah daerah perbatasan.
IMPLEMENTASI STEM DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN DAN PENDEKATAN PENDIDIKAN ABAD KE 21 Jayanto, Pery; Saputro, Totok Victor Didik
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9443

Abstract

ABSTRACT The Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach has been widely recommended as an instructional strategy for addressing the demands of 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication. However, the implementation of STEM in elementary schools still faces various challenges related to teachers, curriculum, facilities, and students’ characteristics. This article aims to comprehensively examine the challenges of implementing STEM in elementary schools and their implications for the learning process. This  study employed a descriptive qualitative literature review. The research stages consisted of: (1) searching for articles from reputable national and international journals published within the last three years (2022–2024); (2) selecting articles based on predefined inclusion and exclusion criteria; (3) conducting content analysis to identify major themes related to STEM implementation challenges; and (4) synthesizing research findings to identify consistent patterns across studies. The results indicate that the main challenges include teachers’ limited understanding of STEM concepts and integration, lack of continuous professional development, insufficient learning facilities and media, and difficulties in aligning STEM with the existing curriculum. In addition, variations in elementary school students’ readiness levels also affect the effectiveness of STEM implementation. This article is expected to serve as a reference for educators and policymakers in developing more effective and sustainable strategies for strengthening STEM implementation in elementary schools. ABSTRAK Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi salah satu strategi pembelajaran yang direkomendasikan untuk menjawab tuntutan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Namun, implementasi STEM di sekolah dasar (SD) masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek guru, kurikulum, sarana prasarana, maupun karakteristik siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tantangan implementasi STEM di sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Tahapan penelitian meliputi: (1) penelusuran artikel ilmiah dari jurnal internasional dan nasional bereputasi yang dipublikasikan dalam tiga tahun terakhir (2022–2024); (2) seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi; (3) analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait tantangan implementasi STEM; serta (4) sintesis hasil penelitian untuk memperoleh pola temuan yang konsisten. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama implementasi STEM di sekolah dasar meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang konsep dan integrasi STEM, minimnya pelatihan profesional berkelanjutan, keterbatasan fasilitas dan media pembelajaran, serta kesulitan dalam mengintegrasikan STEM dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, perbedaan kesiapan siswa sekolah dasar juga memengaruhi efektivitas penerapan STEM. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi penguatan implementasi STEM yang lebih efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Literasi Pengemasan Ramah Lingkungan Untuk Penguatan Nilai Produk dan Aspek Higiene Pada Kelompok Wanita Tani Kecamatan Bengkayang Atlantika, Yeremia Niaga; Dedy, Dedy; Siokalang, Maria Angela; Salfarini, Eligia Monixa; Beni, Sabinus; Saputro, Totok Victor Didik; Sadewo, Yosua Damas; Curapwati, Nani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8312

Abstract

Pengabdian pada masyarakat mengenai literasi pengemasan dengan pendekatan ramah lingkungan ini bertujuan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai pengemasan ramah lingkungan dan pemasaran hasil produk pertanian KWT berbasis digital yang merupakan strategi penguatan nilai produk dan pemenuhan aspek higiene. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan langsung melalui observasi awal, penjadwalan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 sesi melalui metode ceramah, tanya jawab, literasi pengemasan, literasi strategi pemasaran berbasis digital, workshop desain serta pengemasan produk yang berorientasi pada nilai Kesehatan dan ramah lingkungan, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian ini menggambarkan peningkatan nilai produk sebebsar 20% setelah dilakukannya pengemasan dan proses pemasaran. Dengan tingkat pemberdayaan KWT sebesar 89,23%. Selain itu, secara teknis dan digital pada aspek pengemasan dan pemasaran mendukung transformasi ekonomi berbasis pangan lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif secara sosial-ekonomi, sehingga menjadi model efektif dalam pengembangan usaha mikro dan kecil di daerah perbatasan.